tersiksa

...Soundtrack//to my youth-bolbbalgan4//...

...Tambahkan gaes ke playlist kalian,ini tuh lagunya menggambarkan bagaimana Mina, kehidupan remajanya yang hancur hanya karena pernikahan tanpa rasa cinta....

...Aku harus kuat!!...

...Karena bahkan hujan harus rela jatuh berkali-kali demi terciptanya sebuah pelangi...

...-mina-...

   Aku mendengar samar samar suara seakan memanggilku sejak tadi, entah kenapa kepalaku sangat sakit dan tubuhku susah untuk bangkit.

Aku pun mencoba bangkit dengan sekuat tenaga hingga aku bisa duduk walaupun masih sedikit lemas,aku melihat sekeliling dan aku malah duduk dibawah jemuran?kenapa?aku melirik kearahnya suara yang membangunkan ku tadi, ternyata dia adalah bapak penjaga pintu depan.

"Astaga neng,kenapa neng bisa disini?Tuan astan sangat marah sekarang,"ucap bapak itu.

Hah?Mas astan marah?Kenapa ia bisa pulang secepat ini?Aku juga kenapa bisa pingsan disini sih?

"Hah?kenapa mas astan pulang secepat ini pak?Jam berapa sekarang?"aku ingin memastikan pukul berapa tepatnya sekarang.

Bapak itu terlihat frustasi"Astagah neng,tuan astan memang biasanya pulang kerja jam 05 neng.Saya pikir neng ada didalam seharian,tuan astan sangat marah saat pulang tak ada neng dirumah.Tuan astan pikir kalau neng kabur,"jelasnya.

Aku langsung berdiri panik,tapi kakiku sedikit ngilu tanpa sebab"Makasih yah pak udah bangunin saya,saya permisi pak"ucapku berdiri.

"Tapi neng,dahi neng,,"ucapnya langsung aku tinggalkan tak ada waktu lagi.Aku tak ingin mas astan lebih marah lagi kepadaku.

Aku masuk kerumah secara perlahan, sungguh ketakutan sekarang, bagaimana bisa aku pingsan selama itu?Sampai jam 05 sore?Habislah aku.

"DARI MANA SAJA KAMU?"saat aku sampai diruang tengah langsung saja mas astan menyemburku dengan suaranya yang lantang hingga jantung ku berpacu tak karuan saking takutnya.

Aku menunduk meremas kemejanya yang kebesaran kukenakan itu.

"Maaf tuan,sa,,,saya,"aku bingung harus mengatakan apa?Rasanya seperti alasan jika aku mengatakan kalau aku pingsan,aku harus berkata apa?

"JAWAB!!"bentaknya semakin keras dan dia mulai berdiri.

Aku menahan air mataku dengan susah payah,batinku sangat lemah apalagi untuk mendengarkan suara suara keras seperti tadi"Maaf tuan,,sa,, saya,"entah apa yang harus aku katakan?Aku bingung sekali.

Dia menghampiriku dengan cepat"Sepertinya saya terlalu lunak yah kepada mu?berani beraninya kamu mencoba kabur,"ucapnya aku menggeleng mencoba menjelaskan namun ia  menarik aku dengan keras menuju kamar.

Aku tak tahan dengan genggaman kerasnya dipergelangan tanganku.Ini sungguh menyakitkan,ibarat seperti sedang menggenggam sebuah benda ia memperlakukan tanganku layak nya tak bisa merasakan sakit.

Dia membuka pintu kamar mandi dengan keras dan melemparku ke dinding kamar mandi"Ohh jadi kamu ingin melihat bagaimana saya yang sebenarnya?Kamu sudah cukup menerima kebaikan saya beberapa hari ini,oleh karena itu kehidupan bagai nerakamu dimulai hari ini,"ucapnya tersenyum,tapi entah kenapa melihat senyumannya aku malah semakin ketakutan.

Dia berkata aku telah menerima kebaikannya beberapa hari ini?Dimana tepatnya letak kebaikan yang ia maksud?Apakah suaranya yang lantang saat berbicara dengan ku?Atau tangannya yang selalu ringan kearahku?Atau juga tatapannya yang sangat mengintimidasi diriku seakan ia sangat ingin aku segara mati?Itukah kebaikan yang ia maksud?.

Aku menggeleng meminta ampun"Maaf tuan,saya tidak berniat kabur tuan."aku berjongkok dan bersimpuh dibawah kakinya,inikah yang ia inginkan?melihatku merendahkan diri agar ia bisa dengan mudah menginjakku hingga lenyap.

Tapi itu saja masih belum cukup untuknya,ia masih tak puas dengan melihatku seakan bersujud padanya"Lepaskan kaki saya sebelum saya semkain marah,"ucapnya lantang.

Aku masih memeluk kakinya meminta maaf atas kesalahanku"Ohhh tidak mau mendengarkan yah?baiklah kalau itu maumu."dia menendang perutku hingga terpental menabrak dinding, rasanya punggungku patah semua, sungguh sakit sekali,ini pertama kalinya aku mendapatkan perlakuan seperti ini,semoga ayah tak pernah tau ini,semoga ayah tak pernah tau ini,semoga saja.Karena ia akan merasa terluka jika tau,itu akan. Membuatku semakin terluka saja.

Aku merasakan air jatuh dari atas menimpa tubuhku,aku terkejut karena airnya sangat dingin, apalagi saat ini hari sudah mulai malam maka hawanya semakin bertambah dingin.

"Ini masih belum seberapa dengan yang akan kamu hadapi kedepannya,"ucapnya tersenyum keluar menutup pintu.

Aku terduduk lemas dilantai,menangis dalam diam.Aku tak ingin dia mendengar suara tangisanku,sia sia saja tadi aku menahannya"Akhh,"aku meringis saat merasakan sakit di dahiku.

Aku berdiri menghadap kaca dan melihat dahiku luka dan sedikit parah?Dimana aku mendapatkan ini?Apa mungkin saat pingsan tadi dahiku terbentur tiang jemuran, astagah jemuran belum aku angkat.

Aku langsung mencoba mengeringkan baju kemeja putih yang kupakai dengan memerasnya berharap airnya tak akan jatuh lagi.Sesaat kemudian aku membuka pintu kamar mandi dengan pelan dan melihat keadaan tepatnya mencari sosok mas astan.

Syukurlah dia sedang tidur sekarang,aku langsung berlari keluar kamar dan menuju keluar rumah untuk mengambil jemuran yang tadi siang ku jemur.

Tubuhku menggigil saat telah sampai diluar mungkin baju basahku dan terpaan angin yang membuat hawanya semakin dingin.Kepalaku sangat pusing sekarang jadi aku harus cepat cepat mengambil jemuran ini dan bergegas masuk.

Saat menarik dasi mas astan mataku tertuju keatas langit dan melihat langit malam yang begitu indah.

"Bahkan kepada bulan pun aku iri,dia memiliki bintang dan benda langit lainnya yang menemaninya,"ucapku sambil menghapus air mataku dengan cepat.

"Wuhh anginnya kuat banget sampe air mataku keluar,"ucapku langsung bergegas masuk kerumah untuk merapikan baju baju ini ke keranjang dan akan aku setrika besok.

Aku berjalan kearah balkon untuk melihat baju yang aku jemur semalam,aku harus mengganti bajuku ini,sangat dingin sekarang.

Tapi sayangnya aku tak melihat baju itu sama sekali, bagaimana ini?Aku hanya punya baju itu dan baju mas astan yang aku kenakan ini,dan sekarang baju itu tak keliatan dan baju yang aku kenakan sekarang sudah basah keseluruhan, bagaimana sekarang?.

Aku pun memutuskan memasak saja,siapa tau baju ini akan kering dengan sendirinya dan untuk baju ganti aku pikirkan besok saja.Mungkin bapak itu bisa membantu ku.

Saat memasak aku sempatkan untuk menghangatkan diri melalui api dari kompor"Setidaknya sedikit lebih hangat sekarang,"ucapku dengan pelan dan menyiapkan makanan dimeja makan,aku jadi kelaparan sekarang, apalagi mengingat sejak kemarin aku tak pernah makan,karena merasa tak berhak untuk memakan makanan dirumah ini.

Aku memasuki kamar perlahan dan takut takut untuk membangunkan mas astan untuk makan malam"Tu,,tuan,maaf mengganggu saatnya makan malam tuan,"ucapku pelan kearahnya.

Matanya langsung terbuka dan menatap kearah ku dengan tajam"Berani sekali kamu mengganggu tidur saya,"ucapnya langsung duduk dan menatap murka kearahku.

Aku lagi lagi bergetar takut,kenapa tak bisa sekali saja aku tenang saat berbicara dengannya.Selalu saja aku takut dan takut"Maaf tuan saya takut makanannya segera dingin kalau tidak dimakan sekarang,"ucapku pelan dengan suara bergetar.

Ia melirik kearahku dengan heran, matanya menjelajahi tubuhku mulai dari kaki hingga kepala,apa yang salah?Apa aku berbuat kesalahan lagi?.

"Dasar ja*Lang,kamu mencoba merayu saya yah? sayangnya saya tak tertarik dengan ja*ang murahan sepertimu, menjijikkan,"ucapnya berdiri keluar dari kamar.

Apa maksudnya?aku sama sekali tak berniat menggodanya,apa dengan menyuruh makan malam aku terlihat seperti seorang gadis penggoda?.

Aku mendekati meja makan dan berdiri tepat dibelakang mas astan menunggunya makan.

Aku melihat dari belakang bahu kekarnya gemetar dan ia terus saja memandangi kursi dihadapannya, sebenarnya dia kenapa?.

"Dyva,,, bagaimana ini?kakak tak bisa menghabiskan makanannya,ayolah marahi saja kakak tak apa,"ucapnya tepat kepada kursi kosong dihadapannya.

Aku faham sekarang, ternyata mas astan masih beranggapan kalau kak dyva pasti masih disini.Ia pasti sangat merindukan nya,entah kenapa melihat mas astan seperti ini membuat ku merasa bersalah,entah kenapa rasa sakit dan kesalku malah berganti haluan jadi rasa bersalah.Saat ini mas astan seperti orang yang sangat butuh pelukan dan tempat untuk bersandar.

Aku pun tergerak untuk menanyakan kabarnya"Tu,,tuan,tuan baik baik saja?"tanyaku pelan.

Seketika ia melirik kebelakang dan memutar kursinya menghadap kearahku,lalu ia tersenyum getir"Wah! sekarang kamu khawatir tentang saya?kejutan sekali seorang putri dari orang yang membunuh adik saya menghawatirkan saya?jangan bercanda sekarang,"ucapnya dengan mata tak suka kearahku.

Aku menunduk meremas pakaian yang aku kenakan ini walaupun masih belum cukup kering tapi sudah lebih baik dari yang sebelumnya"Ma,,maaf tuan,saya hanya khawatir,"ucapku sungguh!

Ia berdiri dan mendekati ku,kemudia ia berbisik tepat ditelingaku"Harusnya sekarang kamu khawatirkan dirimu sendiri,kita tidak tau sampai kapan nafasmu akan berhembus,mungkin saja ini hari terakhirmu bisa melihat dunia ini."ucapnya tegas tanpa ragu,jantungku berdegup kencang tak karuan, rasanya sangat sesak tanpa alasan.

Aku masih gemetar takut, bagaimana aku tidak takut?Ada banyak faktor yang mendukung keseriusan dari kata katanya,ia memang sangat ingin aku cepat cepat menghilang dari dunia ini.

Aku melihat kearahnya yang menatapi tubuhku dengan tatapan seperti saat dikamar tadi,melihat dari kaki hingga kepalaku.

"Sepertinya kamu memang berniat menggoda saya kan?Dasar ja*Lang bi*nal kenapa tidak sekalian saja kamu telanjang bulat dihadapan saya dibanding berpakaian tipis transparan itu,"ucapannya merendahkanku.

Aku melihat sekujur tubuhku dan benar saja karena kemeja putih ini basah,tubuhku jadi ter-ekspos keluar.Bagaimana bisa aku tak menyadari itu?Jadi sedari tadi mas astan sudah melihat ini?.

"Bu,,bukan maksud saya menggoda tuan,maaf tuan,tadi baju saya basah dan saya tidak punya baju ganti, setidaknya ini lebih baik dari pada tidak berpakaian sama sekali,"ucapku takut takut.

Ia tersenyum smirk kearahku dan mendekat"Bagi saya sama saja,sama sama menjijikkan,sudah berapa laki laki yang menjajankan tubuhmu ini? sepertinya sudah banyak yah?"ucapnya berlalu pergi.

Menjajankan?Menjajankan apa?Aku tak pernah diajak jajan sama laki laki,bahkan berhadapan dengan laki laki saja tidak pernah apalagi mau diajak jajan.Aku hanya tau belajar dan bekerja dikampungku,tak ada waktu dengan laki laki.

Seperginya mas astan,aku langsung menyantap makanan sisanya.Sungguh aku sudah kelaparan sedari kemarin,tak apa sisa asalkan halal.

Sehabis makan aku langsung membereskan dapur mulai dari mencuci piring dan membersihkan meja.

Aku memasuki kamar dan melihat mas astan sudah diatas tempat tidur sambil memainkan Hpnya, terkadang aku penasaran apa yang membuat orang sangat betah berhadapan dengan Hp itu?Saat disekolah dulu aku selalu dibuat heran dengan teman temanku yang lebih memilih bermain hp dikelas dibandingkan belajar.

Aku mencoba berbaring dilantai tempat aku tidur semalam,mencoba tidur meskipun sangat tidak mungkin, rasanya sulit sekali,mungkin karena rasa sakit didahiku semakin terasa saja, padahal tadi saat aku memasak dan bekerja tak terasa sama sekali,kenapa sekarang sangat sakit sekali?.

Bajuku sudah kering tapi kenapa dinginnya masih tetap sama?Aku berharap semoga hari cepat pagi.

Berapa lama kah aku akan berada disini?apakah seumur hidup aku akan jadi tahanannya?.

Tak apa jika itu bisa membuat ayah aman,aku baik baik saja.

Aku rindu ayah dan ibu

...//Bersambung//...

...✳️✳️✳️✳️...

Huuu

Kok rada kasihan juga sama si Mina,astan jahat banget yah?

Gimana pendapat kalian gaess?🤗

❄️❄️ Jangan lupa klik segi lima dibawah yah tayang tayang❄️❄️

❇️❇️ Jangan lupa juga buat follow akun author 🌷🌷

Laffyouall ♥️

Terpopuler

Comments

Muji Lestari Tari

Muji Lestari Tari

kok kayak nggak masuk akal ya

2025-01-04

0

Eva Rubani

Eva Rubani

jagan kasar kali dongg ksian mina tu pkai baju basah lagi..

2023-01-15

0

Kenzi Kenzi

Kenzi Kenzi

lama2 bucin cui

2022-10-03

0

lihat semua
Episodes
1 hari pertama
2 belum terbiasa
3 belajar faham
4 tersiksa
5 dibelikan baju
6 kejam
7 penyiksaan
8 tak berperasaan
9 aku hanya mencoba
10 meratap
11 kasar
12 aku rindu sekolah
13 hampir di perkosa
14 nyaman yang menyiksa
15 pria misterius
16 perkenalan
17 aku ingin
18 aku takut
19 perasaan aneh
20 kenapa dengan mas astan?
21 ciuman pertama ku
22 menghindar
23 kenapa mas astan semakin kejam?
24 aku yang tak mengerti
25 mas astan sebenarnya mau apa sih?
26 terbayang bayang
27 ciuman lembut
28 bekas tanda merah
29 kedua jantung yang sama berdetak
30 dibelikan hape
31 perihal surat
32 mas alga pergi
33 mas astan tertimpa
34 menolak rasa
35 lagi?
36 mas ken?
37 apa aku cemburu?
38 apa astan yang jatuh cinta?
39 kehangatan
40 plin-plan
41 akhirnya...
42 malu
43 gimana gaes???
44 cast
45 gagal gituan(1)
46 gagal gituan(2)
47 mas astan ultah
48 Tidak mungkin!!!
49 kita akhiri saja
50 berantakan
51 hamil?
52 genit
53 kentang?
54 resah
55 seperti bayi
56 tak menyangka
57 lahiran?
58 bangun sayang
59 Mina pergi.....?
60 alfa jaya ramatha
61 mas remas
62 ayah dan suami yang baik
63 jumpa mas ken
64 kencan
65 duhh alfa tega sama papah
66 nikahan Mas ken
67 was was
68 Mas alga datang
69 merasa bersalah
70 pergi lagi?
71 Reuni
72 bersyukur
73 serasa jadi bos
74 kecemburuan
75 kecemburuan(2)
76 bulan madu
77 kenapa?
78 aku benci
79 lega
80 kejutan lagi
81 kejutan lagi(2)
82 apa..?
83 berangkat.
84 merindu
85 bagaimana mungkin
86 ini hanya mimpi buruk kan?
87 menolak percaya
88 memohon
89 kamu tega mas
90 maafin mamah sayang
91 tetap sama
92 keadaan yang berubah
93 harapanku
94 bisakah aku menyerah?
95 bagai keluarga
96 benarkah ini?
97 mas astan...
98 lepas rindu
99 maafkan aku mas
100 saling memuaskan rindu
101 bukan mimpi
102 Afa sayang papah
103 Terima kasih
104 istirahat
105 epilog
106 cuap cuap
107 kabar gembira
108 1.kehilangan(S2)
109 2.hukuman(S2)
110 3.kedatangan(S2)
111 4.pernikahan sialan (S2)
112 5.Neraka mu baru dimulai (S2)
113 6.gadis aneh(S2)
114 7.Tujuan(S2)
115 8.penyiksaan (S2)
116 9.dasar penggoda(S2)
117 10.hanya karena risih (S2)
118 11.gadis lancang (S2)
119 12.ini balasan mu(S2)
120 13.parah sekali(S2)
121 14.Bagaimana? (S2)
122 15.ratapanmu(S2)
123 16.sial(S2)
124 17.kenapa sih? (S2)
125 18.Gadis gila(S2)
126 19.gadis cengeng (S2)
127 20.Aku bijak (S2)
128 21.pendisiplinan(S2)
129 22.Minum(S2)
130 23.Kenapa dia? (S2)
131 24.mari kita lihat(S2)
132 25.Cobalah(S2)
133 26.aneh sekali(S2)
134 27.Kamu kenapa? (S2)
135 28.Dasar..(S2)
136 29.akrab sekali (S2)
137 30.aku menciumnya? (S2)
138 31.aku kenapa? (S2)
139 32.Aku kenapa? #2 (S2)
140 33.Apa aku sudah gila? (S2)
141 34.berciuman yang kumau(S2)
142 35.malas(S2)
143 36.aku yang nyaman (S2)
144 37.beneran gila(S2)
145 38.beneran gila#2(S2)
146 39.awas saja(S2)
147 40.aku membelikannya HP?(S2)
148 41.surat sialan (S2)
149 42.imutnya..(S2)
150 43.sedang apa dia? (S2)
151 44.kamu senang yah? (S2)
152 45.berharap(S2)
153 46.apa benar? (S2)
154 47.kamu dan bibirmu(S2)
155 48.aku cemburu? (S2)
156 49.kamu bisa rusak(S2)
157 50.duhh hanya aku yang tau(S2)
158 51.apa apa cemburu yah? (S2)
159 52.kehidupan kelam mu(S2)
160 53.aku memang bodoh(S2)
161 54.kami melakukannya? (S2)
162 55.dikamar mandi (S2)
163 56.jangan digantung(S2)
164 57.jangan digantung#2(S2)
165 58.Hadiah terindah (S2)
166 59.kamu pasti berbohong (S2)
167 60.jangan seperti ini(S2)
168 61.ini pasti mimpi (S2)
169 62.hamil(S2)
170 63.kecanduan(S2)
171 64.dasar kentang (S2)
172 65.istriku(S2)
173 66.merawatmu(S2)
174 67.aku tidak suka(S2)
175 68.kamu kuat(S2)
176 69.anak kita butuh kamu(S2)
177 70.kamu(S2)
178 71.Anakku (S2)
179 72.Remasan (S2)
180 73.aku berusaha (S2)
181 74.jumpa ken (S2)
182 75.date (S2)
183 76.alfa khawatir (S2)
184 77.aku khawatir (S2)
185 78.dia khawatir (S2)
186 79.aku kangen (S2)
187 80.Jatahku(S2)
188 81.harusnya(S2)
189 82.Kegugupanmu (S2)
190 83.bukan kamu biasanya (S2)
191 84.dia cemburu (S2)
192 85.dan aku cemburu (S2)
193 86.honeymoon (S2)
194 87.honeymoon#2 (S2)
195 88.rencanaku (S2)
196 89.ketakutanmu(S2)
197 90.jangan begitu (S2)
198 91.kantong doraemon (S2)
199 92.kamu suka? (S2)
200 93.ngisi bekal(S2)
201 94.ngisi bekal#2 (S2)
202 95.keberangkatan ku (S2)
203 96.merindukan mereka (S2)
204 97.tak sadarkan diri(S2)
205 98.aku dimana(S2)
206 99.aku harus bisa(S2)
207 100.butuh bantuan(S2)
208 101.berlalu begitu cepat.
209 102.ini keajaiban (S2)
210 103.pasar(S2)
211 104.aku kembali (S2)
212 105.Aku kembali#2(S2)
213 106.Maafkan aku (S2)
214 107.kulepas rinduku (S2)
215 108.banyak berubah (S2)
216 109.pak umar pergi (S2)
217 110.Memuaskan rindu (S2)
218 111.memuaskan rindu#2 (S2)
219 112.Cengeng nya (S2)
220 113.Kamu manis (S2)
221 114.alfa ganteng (S2)
222 115.Hatinya lembut (S2)
223 116.Keputusan terbaik (S2)
224 117.Kami pulang (S2)
225 118.Gagal lagi (S2)
226 119.Mandi hujan (S2)
227 120.minta ganti (S2)
228 121.Epilog (S2)
229 say hello
230 hayyy.
231 yuk mampir
232 mampir yukk
Episodes

Updated 232 Episodes

1
hari pertama
2
belum terbiasa
3
belajar faham
4
tersiksa
5
dibelikan baju
6
kejam
7
penyiksaan
8
tak berperasaan
9
aku hanya mencoba
10
meratap
11
kasar
12
aku rindu sekolah
13
hampir di perkosa
14
nyaman yang menyiksa
15
pria misterius
16
perkenalan
17
aku ingin
18
aku takut
19
perasaan aneh
20
kenapa dengan mas astan?
21
ciuman pertama ku
22
menghindar
23
kenapa mas astan semakin kejam?
24
aku yang tak mengerti
25
mas astan sebenarnya mau apa sih?
26
terbayang bayang
27
ciuman lembut
28
bekas tanda merah
29
kedua jantung yang sama berdetak
30
dibelikan hape
31
perihal surat
32
mas alga pergi
33
mas astan tertimpa
34
menolak rasa
35
lagi?
36
mas ken?
37
apa aku cemburu?
38
apa astan yang jatuh cinta?
39
kehangatan
40
plin-plan
41
akhirnya...
42
malu
43
gimana gaes???
44
cast
45
gagal gituan(1)
46
gagal gituan(2)
47
mas astan ultah
48
Tidak mungkin!!!
49
kita akhiri saja
50
berantakan
51
hamil?
52
genit
53
kentang?
54
resah
55
seperti bayi
56
tak menyangka
57
lahiran?
58
bangun sayang
59
Mina pergi.....?
60
alfa jaya ramatha
61
mas remas
62
ayah dan suami yang baik
63
jumpa mas ken
64
kencan
65
duhh alfa tega sama papah
66
nikahan Mas ken
67
was was
68
Mas alga datang
69
merasa bersalah
70
pergi lagi?
71
Reuni
72
bersyukur
73
serasa jadi bos
74
kecemburuan
75
kecemburuan(2)
76
bulan madu
77
kenapa?
78
aku benci
79
lega
80
kejutan lagi
81
kejutan lagi(2)
82
apa..?
83
berangkat.
84
merindu
85
bagaimana mungkin
86
ini hanya mimpi buruk kan?
87
menolak percaya
88
memohon
89
kamu tega mas
90
maafin mamah sayang
91
tetap sama
92
keadaan yang berubah
93
harapanku
94
bisakah aku menyerah?
95
bagai keluarga
96
benarkah ini?
97
mas astan...
98
lepas rindu
99
maafkan aku mas
100
saling memuaskan rindu
101
bukan mimpi
102
Afa sayang papah
103
Terima kasih
104
istirahat
105
epilog
106
cuap cuap
107
kabar gembira
108
1.kehilangan(S2)
109
2.hukuman(S2)
110
3.kedatangan(S2)
111
4.pernikahan sialan (S2)
112
5.Neraka mu baru dimulai (S2)
113
6.gadis aneh(S2)
114
7.Tujuan(S2)
115
8.penyiksaan (S2)
116
9.dasar penggoda(S2)
117
10.hanya karena risih (S2)
118
11.gadis lancang (S2)
119
12.ini balasan mu(S2)
120
13.parah sekali(S2)
121
14.Bagaimana? (S2)
122
15.ratapanmu(S2)
123
16.sial(S2)
124
17.kenapa sih? (S2)
125
18.Gadis gila(S2)
126
19.gadis cengeng (S2)
127
20.Aku bijak (S2)
128
21.pendisiplinan(S2)
129
22.Minum(S2)
130
23.Kenapa dia? (S2)
131
24.mari kita lihat(S2)
132
25.Cobalah(S2)
133
26.aneh sekali(S2)
134
27.Kamu kenapa? (S2)
135
28.Dasar..(S2)
136
29.akrab sekali (S2)
137
30.aku menciumnya? (S2)
138
31.aku kenapa? (S2)
139
32.Aku kenapa? #2 (S2)
140
33.Apa aku sudah gila? (S2)
141
34.berciuman yang kumau(S2)
142
35.malas(S2)
143
36.aku yang nyaman (S2)
144
37.beneran gila(S2)
145
38.beneran gila#2(S2)
146
39.awas saja(S2)
147
40.aku membelikannya HP?(S2)
148
41.surat sialan (S2)
149
42.imutnya..(S2)
150
43.sedang apa dia? (S2)
151
44.kamu senang yah? (S2)
152
45.berharap(S2)
153
46.apa benar? (S2)
154
47.kamu dan bibirmu(S2)
155
48.aku cemburu? (S2)
156
49.kamu bisa rusak(S2)
157
50.duhh hanya aku yang tau(S2)
158
51.apa apa cemburu yah? (S2)
159
52.kehidupan kelam mu(S2)
160
53.aku memang bodoh(S2)
161
54.kami melakukannya? (S2)
162
55.dikamar mandi (S2)
163
56.jangan digantung(S2)
164
57.jangan digantung#2(S2)
165
58.Hadiah terindah (S2)
166
59.kamu pasti berbohong (S2)
167
60.jangan seperti ini(S2)
168
61.ini pasti mimpi (S2)
169
62.hamil(S2)
170
63.kecanduan(S2)
171
64.dasar kentang (S2)
172
65.istriku(S2)
173
66.merawatmu(S2)
174
67.aku tidak suka(S2)
175
68.kamu kuat(S2)
176
69.anak kita butuh kamu(S2)
177
70.kamu(S2)
178
71.Anakku (S2)
179
72.Remasan (S2)
180
73.aku berusaha (S2)
181
74.jumpa ken (S2)
182
75.date (S2)
183
76.alfa khawatir (S2)
184
77.aku khawatir (S2)
185
78.dia khawatir (S2)
186
79.aku kangen (S2)
187
80.Jatahku(S2)
188
81.harusnya(S2)
189
82.Kegugupanmu (S2)
190
83.bukan kamu biasanya (S2)
191
84.dia cemburu (S2)
192
85.dan aku cemburu (S2)
193
86.honeymoon (S2)
194
87.honeymoon#2 (S2)
195
88.rencanaku (S2)
196
89.ketakutanmu(S2)
197
90.jangan begitu (S2)
198
91.kantong doraemon (S2)
199
92.kamu suka? (S2)
200
93.ngisi bekal(S2)
201
94.ngisi bekal#2 (S2)
202
95.keberangkatan ku (S2)
203
96.merindukan mereka (S2)
204
97.tak sadarkan diri(S2)
205
98.aku dimana(S2)
206
99.aku harus bisa(S2)
207
100.butuh bantuan(S2)
208
101.berlalu begitu cepat.
209
102.ini keajaiban (S2)
210
103.pasar(S2)
211
104.aku kembali (S2)
212
105.Aku kembali#2(S2)
213
106.Maafkan aku (S2)
214
107.kulepas rinduku (S2)
215
108.banyak berubah (S2)
216
109.pak umar pergi (S2)
217
110.Memuaskan rindu (S2)
218
111.memuaskan rindu#2 (S2)
219
112.Cengeng nya (S2)
220
113.Kamu manis (S2)
221
114.alfa ganteng (S2)
222
115.Hatinya lembut (S2)
223
116.Keputusan terbaik (S2)
224
117.Kami pulang (S2)
225
118.Gagal lagi (S2)
226
119.Mandi hujan (S2)
227
120.minta ganti (S2)
228
121.Epilog (S2)
229
say hello
230
hayyy.
231
yuk mampir
232
mampir yukk

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!