Menjadi Pendiam

Hingga waktu terus berlalu.

Bulan pun berganti tahun namun Bara tetap pada profesinya yaitu sebagai tukang nasi goreng, tapi dalam kurun waktu yang cukup lama itu juga tak merubah hati nya untuk membenci seorang gadis yang sampai detik itu juga masih saja suka bertengkar mulut dengannya bila bertemu muka.

Namun suatu malam saat Bara telah selesai mengantarkan pesanan kepada langganannya dirinya tak sengaja melihat balap liar dan saat itu terjadi kecelakaan tunggal yang menyebabkan sang rider tak sadarkan diri.

Jiwa penolong Bara yang kala itu entah kenapa dirinya yang tadinya cuek saja tiba-tiba ingin ikut berkerumun dengan para rider tersebut dan betapa terkejutnya Bara saat melihat rider yang kecelakaan itu wajah di balik helm full face itu adalah wajah yang sangat dia kenal itu adalah Nika.

Dan tanpa berfikir panjang lagi Bara meminta orang-orang yang ada disana untuk memanggil ambulans, dan saat ambulans datang Bara ikut mengantar Nika kerumah sakit bahkan Bara membersihkan darah Nika yang mengalir terus dari dahinya.

Beberapa rider juga ikut mengantar Nika kerumah sakit, tapi saat di rumah sakit ternyata Nika harus masuk ke ruang operasi, dan mereka pun harus menunggu di depan ruang operasi.

Salah satu rider wanita memperhatikan Bara, dia tersenyum saat melihat penampilan Bara yang masih memakai celemek di pinggangnya.

Boleh juga sih Nick punya inceran tapi sayangnya sikap Nick itu berbeda bila dengan orang yang dia suka semakin dia suka dengan orang itu semakin dia ingin mencari ribut dengan orang itu, karena itu adalah tanda bahwa dia mencari perhatian orang tersebut.

Batin rider yang selalu menjadi teman curhat Nika.

Tak lama lampu ruang operasi mati dan pintu ruang operasi terbuka dan dokter pun keluar dari sana.

"Maaf keluarga nona ini yang mana ya? " tanya dokter tersebut.

"Keluarga nya tidak ada dok tapi kami hanya temannya saja"jelas rider perempuan itu.

Dokter pun menjelaskan kepada semuanya tentang kondisi Nika yang mengalami koma dan kelumpuhan di kakinya karena beberapa tulang patah dan syaraf Nika pun ikut lumpuh.

Para rider temen Nika hanya dapat menutup mulutnya saja karena mereka tidak menyangka akan separah ini keadaannya.

"Ehm... bang maaf kita titip Nick dulu sementara kita akan kasih kabar kepada keluarga Nick" pinta rider perempuan tersebut.

"Hah apa?! " Bara terkejut.

"Nggak gue nggak mau nungguin dia yang ada pas dia sadar dia langsung caci maki gue" tolak Bara.

"Ayolah bang... abang ini orang baik kan? buktinya abang mau nungguin Nick pas dia di operasi, itu tandanya abang peduli kan sama dia plis bang kasihan lah pada teman kami" ucap salah satu rider laki-laki yang berbadan besar.

"Iya bang barang kali kalau di temani abang Nick bisa cepat sadar dari komanya" ucap rider perempuan itu.

"Iya dia cepet sadar karena mau cari ribut sama gue" gerutu Bara.

Para rider itu pun hanya tergelak saja karena Bara begitu ceplas ceplos.

Dan dengan desakan dari para rider akhirnya Bara mau juga menunggui Nika di ruang ICU dan Bara memilihkan ruang ICU VIP untuk Nika karena disana kondisi Nika bisa lebih terpantau oleh dokter dan perawat.

Bara pun tidak bisa berdiam diri saja saat menunggui Nika di ruangan tersebut, sesekali dia mengajak Nika berbicara, sesekali dia memuji kecantikan Nika, namun sesekali juga dia mengeluhkan sikap Nika yang selalu angkuh dan sombong kepadanya.

Bara bahkan melaksanakan shalat dan mengaji di samping Nika, hingga telinga Nika sebenarnya bisa mendengar suara Bara hanya saja matanya belum bisa dia buka.

Dia... dia... nolongin gue lagi? dan dia nungguin gue juga.

Batin Nika yang merasa senang karena Bara berada disamping nya disaat dia kecelakaan.

Bara berharap keluarga Nika secepatnya bisa datang hingga ada orang yang dapat menggantikan diri nya untuk menjaga Nika di rumah sakit ini.

Namun sudah tiga hari keluarga dan teman-teman Nika yang kemarin tidak ada yang datang, dan pagi ini saat dokter memeriksa keadaan Nika tiba-tiba gadis itu menunjukkan perkembangan yang cukup bagus, bahkan Nika sudah bisa membuka matanya perlahan.

Bara yang di beritahu dokter tentang keadaan Nika yang sudah sadar dari komanya pun mengucapkan syukur karena dengan begini dirinya bisa bebas menjaga Nika.Tapi ternyata harapan nya salah saat Nika sadar dirinya malah tidak mau di tinggalkan oleh Bara, hingga Bara bingung sendiri.

Tapi saat Nika tahu kalau kakinya lumpuh Nika yang frustasi dan bersedih karena berfikir dirinya tak akan ada yang mau mencintai nya dengan keadaan lumpuh seperti ini, Bara jadi tidak tega untuk meninggalkan nya sendirian.

"Jangan berkecil hati gue yakin suatu saat nanti elu pasti sembuh dan ketemu sama jodoh lu, orang yang benar-benar mencintai elu apa adanya Nik" Bara berusaha membesarkan hati Nika.

"Tapi apa ada hal yang seperti itu? sekarang gue tanya sama elu, apa elu mau sama gue yang cacar ini? " Nika bertanya tiba-tiba.

Bara jadi bingung sendiri harus menjawab apa.

"Nggak mau kan? elu yang jelek miskin ajah nggak mau sama gue? dan pasti semua cowo juga nggak mau sama cewe lumpuh kaya gue hiks... hiks... " Nika menangis histeris.

Dan entah kenapa tangan Bara terulur untuk mengusap rambut gadis tersebut, namun saat Bara berusaha menenangkan Nika tiba-tiba ada seorang pria datang dan langsung memukul wajah Bara.

"Siapa lu berani betul pegang-pegang adik gue?! " tanya pria tersebut yang ternyata adalah kakak Nika.

"Aaa kak Niko dia teman aku kak" Nika menjerit saat melihat Niko tiba-tiba memukul Bara.

Bara melihat sinis ke arah Niko dan menghapus darah yang menetes di sudut bibir nya.

"Ooo elu kakaknya bagus lah kalo begitu, Nika gye balik dulu ya udah ada keluarga elu, gue juga masih banyak kerjaan yang kemarin ketunda, udah ya gue balik" Bara pamit.

Tapi Nika tidak membiarkan Bara pergi begitu saja.

"Nggak elu nggak boleh pergi elu harus nemenin gue disini, gue nggak mau sama yang lain" Nika nampak memohon.

"Nika... lebih baik dia pergi disini ada perawat dan dokter yang bisa menemani mu dan merawat mu" jelas Niko.

"Tuh elu denger kan apa kata kakak lu" ucap Bara santai.

"Nggak gue nggak mau sama suster atau dokter gue maunya sama elu" Nika bersih keras.

"Nika apa sih yang kamu harapkan dari laki-laki lusuh ini? " tanya Niko bingung.

"Karena disaat semua orang tidak ada Bara selalu ada buat Nika kak hiks... meski Nika sekarang Nika lumpuh dia masih mau jadi temen Nika" Nika menangis.

Niko melihat dan mendengar adiknya seperti ini langsung berfikir kalau orang yang ada di hadapan nya ini mempunyai tempat special dihati adiknya.

Nika astaga kenapa harus pria lusuh seperti ini sih yang kamu suka.

Batin Niko seolah tak percaya.

Bara yang tetap kukuh pada pendiriannya pun tetap berpamitan meski Nika memohon kepadanya untuk tinggal.

"Maaf Nik gue nggak bisa nemenin lu, sekarang ada keluarga lu dan mereka juga nggak menginginkan gue ada disini, cepet sembuh ya" ucap Bara sebelum meninggalkan ruangan Nika.

Nika langsung terdiam melihat kepergian Bara, dia sadar laki-laki itu tidak menginginkan dirinya meski dirinya memohon untuk tetap disisinya tapi Bara tetap tak mau bersamanya.

Apa sebenci itu dia sama gue?

Batin Nika.

Dan sejak saat itu sikap Nika jadi berubah, dia jadi tak banyak bicara dan lebih sering mengurung diri di dalam kamarnya dia yang saat ini menjadi lumpuh hingga hilang rasa percaya diri nya tak ingin bersosialisasi dengan orang lain.

Hingga tiga tahun berlalu kondisi Nika masih sama seperti saat dia mengalami kecelakaan namun saat ini tubuhnya semakin kurus, karena dirinya sering tidak mau makan.

Nika benar-benar menutup diri dari dunia luar sampai pada suatu hari mamahnya memberitahu kalau dirinya akan dijodohkan dengan seorang mafia demi menyelamatkan perusahaan papahnya yang hampir bangkrut.

Nika ragu dengan perjodohan ini biasanya pasalnya laki-laki mana yang mau dengan dirinya yang lumpuh, tapi mamahnya optimistis karena sang ayah dari mafia itu sendiri yang menginginkan Nika menjadi menantunya, beliau tak mempermasalahkan kelumpuhan Nika karena sang papah sudah menjelaskan terlebih dahulu kepada ketua mafia tersebut bila putrinya saat ini lumpuh akibat kecelakaan tiga tahun yang lalu. tapi sang ketua mafia tak mempermasalahkan itu yang terpenting anaknya bisa menikah dengan wanita, karena anaknya itu benar-benar sulit berhubungan dengan perempuan begitulah cerita nya, hingga sang ketua mafia mau memilih Nika sebagai calon menantunya.

Apa ini memang jodoh ku? tak ada pria baik yang mau dengan ku hingga akhirnya Tuhan memberikan aku jodoh dengan seorang mafia.

Batin Nika sedih.

Tapi dia juga tak bisa membiarkan bisnis papahnya bangkrut karena bisnis itu sudah di rintisnya sejak beliau muda, dan demi menyelamatkan keluarga Nika pun akhirnya mau menerima perjodohan ini. dan besok malam adalah pertemuan mereka.

Bersambung.

Episodes
1 Siapa Kau Sebenarnya
2 Cerita Bara
3 Kenyataan Yang Menyakitkan
4 Galau
5 Menjadi Pendiam
6 Permintaan Papah
7 Bertemu Kembali
8 Tusuk Sate Pakai Baju Pengantin
9 Matheo Bingung
10 Keributan di Butik
11 Dia Mafia
12 Calon Istri
13 Draft
14 Tak Mengharapkan
15 Berkunjung Ke Mansion
16 Menggali Mimpi
17 Sangat Menakutkan
18 Dua Kepribadian
19 Seperti Awan Yang Berarak
20 Pawang Macan
21 Alasan Sebenarnya Bara
22 Tanda Merah Buat Panik
23 Firasat Buruk
24 Firasat Buruk part 2
25 Mencemaskan Aku Rupanya
26 Hati Yang Retak
27 Benarkah Itu Tuan Muda
28 Cara Mencintai Yang Berbeda
29 Janji Bara
30 Kenapa Tak Jujur Saja
31 Menutup Mulut
32 Keisengan Nika
33 Segera Launcing
34 Hati Ini Untuk Siapa
35 Bertemu Dokter
36 Bertengkar Lagi
37 Ucup Atau Bara?
38 Tak Mengerti
39 Pancake
40 Periksa Ke dokter Lagi
41 Cie Yang Sayang Istri
42 Tamu Tak Terduga
43 Rencana Kencan Pertama
44 Cemburu
45 Kenangan part 1
46 Kenangan Part 2
47 Keracunan
48 Penyelidikan
49 Mayat Hidup
50 Tertangkap
51 Obat Penawar
52 Nika Bangun Tapi....
53 Membawa Nika Pulang
54 Malaikat Pelindung
55 Tertangkap nya Pengkhianat
56 Ledakan Mobil
57 Serigala Betina
58 Kabar Bahagia di Pagi Hari
59 Salah Faham
60 Matheo Curiga
61 Ruang Rahasia Bara
62 Menahan Tangis
63 Menjadi Asing
64 Kepergian Bara
65 Kedai Donat
66 Hujan
67 Victor
68 Di Jual
69 Harapan
70 Kerumah Bara
71 Mengajari Nika
72 Penyesalan
73 Surat Undangan
74 Berteduh Lagi
75 Sulit nya Mengikhlaskan
76 Pesan Tersembunyi
77 Festival Kembang Api
78 Identitas Asli Victor
79 Cinta Tak Dapat Disalahkan
80 Suara Tangis Nika
81 I Love You Lelaki Besar ku
82 Pembicaraan Antara Ayah & Anak
83 Penyerangan
84 Cinta Gila
85 Menikah Lagi
86 End
Episodes

Updated 86 Episodes

1
Siapa Kau Sebenarnya
2
Cerita Bara
3
Kenyataan Yang Menyakitkan
4
Galau
5
Menjadi Pendiam
6
Permintaan Papah
7
Bertemu Kembali
8
Tusuk Sate Pakai Baju Pengantin
9
Matheo Bingung
10
Keributan di Butik
11
Dia Mafia
12
Calon Istri
13
Draft
14
Tak Mengharapkan
15
Berkunjung Ke Mansion
16
Menggali Mimpi
17
Sangat Menakutkan
18
Dua Kepribadian
19
Seperti Awan Yang Berarak
20
Pawang Macan
21
Alasan Sebenarnya Bara
22
Tanda Merah Buat Panik
23
Firasat Buruk
24
Firasat Buruk part 2
25
Mencemaskan Aku Rupanya
26
Hati Yang Retak
27
Benarkah Itu Tuan Muda
28
Cara Mencintai Yang Berbeda
29
Janji Bara
30
Kenapa Tak Jujur Saja
31
Menutup Mulut
32
Keisengan Nika
33
Segera Launcing
34
Hati Ini Untuk Siapa
35
Bertemu Dokter
36
Bertengkar Lagi
37
Ucup Atau Bara?
38
Tak Mengerti
39
Pancake
40
Periksa Ke dokter Lagi
41
Cie Yang Sayang Istri
42
Tamu Tak Terduga
43
Rencana Kencan Pertama
44
Cemburu
45
Kenangan part 1
46
Kenangan Part 2
47
Keracunan
48
Penyelidikan
49
Mayat Hidup
50
Tertangkap
51
Obat Penawar
52
Nika Bangun Tapi....
53
Membawa Nika Pulang
54
Malaikat Pelindung
55
Tertangkap nya Pengkhianat
56
Ledakan Mobil
57
Serigala Betina
58
Kabar Bahagia di Pagi Hari
59
Salah Faham
60
Matheo Curiga
61
Ruang Rahasia Bara
62
Menahan Tangis
63
Menjadi Asing
64
Kepergian Bara
65
Kedai Donat
66
Hujan
67
Victor
68
Di Jual
69
Harapan
70
Kerumah Bara
71
Mengajari Nika
72
Penyesalan
73
Surat Undangan
74
Berteduh Lagi
75
Sulit nya Mengikhlaskan
76
Pesan Tersembunyi
77
Festival Kembang Api
78
Identitas Asli Victor
79
Cinta Tak Dapat Disalahkan
80
Suara Tangis Nika
81
I Love You Lelaki Besar ku
82
Pembicaraan Antara Ayah & Anak
83
Penyerangan
84
Cinta Gila
85
Menikah Lagi
86
End

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!