" Mbak tolong carikan baju yang cocok buat dia ya.. " Titah regita setelah mereka berada di sebuah toko pakaian dengan merek ternama sembari menunjuk kearah suaminya.
" Baik bu. " Balas seorang karyawan di toko tersebut.
" Kalau yang ini bagaimana bu? Ini kaos model terbaru dan juga jaketnya. " Ucap seorang karyawan wanita menunjukan sebuah kaos dan juga jaket yang terlihat keren.
" Boleh juga. coba deh biar di coba dulu, sekalian sama celana yang itu. " Ucap Regita sembari menunjuk celana yang terpajang tak jauh dari sana.
" Baik bu, kalau begitu saya carikan ukuran yang pas. "
Regita mendekat kearah Aaron yang sedari tadi hanya diam dan menyimak obrolan sang istri dengan karyawan tersebut.
" Kamu coba dulu yang itu, nanti kalau cocok baru kita ambil. " Ucap Regita pada Aaron yang sedari tadi hanya diam dan sedikit kebingungan.
" Ruang ganti bajunya dimana.? "tanya Aaron dengan raut wajah bingung.
" Disana. " Ucap Regita sembari menunjuk kearah ruang fitting room.
" Yasudah kalau gitu kamu ikut yuk. " Aaron menarik tangan regita supaya ikut masuk ke dalam kamar ganti tersebut.
" Heh... masa' iya saya harus ikut masuk kedalam. kan kamu mau ganti baju. " Protes regita
" Ya nggak apa apa, sekalian kan kamu bisa lihat langsung-"Ucap Aaron yang malah terkekeh sendiri.
" Ngaco kamu! udah sana buruan kamu coba dulu bajunya, biar aku tunggu disini. " ucap Regita sambil menyerahkan kaos, jaket, celana yang dia ambil dari karyawan toko tadi.
" Baiklah kalau gitu tungguin ya disini, jangan sampai ada yang ngintip. tapi kalau kamu yang nggak apa apa. malahan nanti aku kasih bonus. "Cerocos Aaron sebelum masuk ke dalam ruang ganti. entahlah dia sangaat senang sekali menggoda istri menyalanya itu..
semantata regita hanya mampu memutar bola matanya sambil menghela nafas kasar melihat kelakuan random suami bocilnya itu.
Dan wanita itu menunggu didepan pintu ruang ganti, sampai Aaron selesai ganti baju dan keluar dari kamar ganti tersebut.
" Gimana? udah mirip K-pop belum? " tanya Aaron setelah keluar dari tempat itu sembari menunjukan gayanya yang sok Cool.
Dan seketika Regita langsung menoleh kearah yang. wanita itu terdiam sesaat. Namun bibirnya langsung mengembangkan senyum.
" Cocok sekali. " Ucap regita yang langsung saja mengacungkan kedua jempolnya.
Aaron benar benar sangat terlihat tampan. bahkan mampu membuat Regita senyum senyum sendiri seperti orang yang sedang kasmaran
Sepintas dia sempat berfikir, mungkin tidak ada salahnya, jika dia harus meneruskan pernikahan dengan pria itu.
Rasanya, regita pikir sudah tak lagi membutuhkan harta pada pasangannya. Yang dia butuhkan hanyalah kasih sayang. Perhatian yang tulus. Serta rupa yang akan terus menerus membuat dirinya kembali merasakan indahnya jatuh cinta.
" Ya sudah kalau sudah cocok, aku ganti baju lagi ya, soalnya malu dari tadi di lihatin cewek cantik "ucap Aaron yang langsung saja membuat regita menoleh ke kiri dan ke kanan.
" Mana cewek cantiknya.?" tanya regita dengan cepat dan wajah ekspresi yang kini mulai berubah.
" Nih cewek cantik yang lihatin saya. " Ucap Aaron sembil menunjuk kearah regita yang membuat wanita itu seketika langsung diam. Akan tetapi bibirnya mengembangkan senyum dan entah kenapa ucapan Aaron barusan membuat dadanya mendadak sedikit berdebar kencang.
" Ya sudah buruan gangi bajunya, aku langsung tunggu di kasir ya. " Ucap Regita yang langsung berjalan terlebih dulu menuju kasir karena wanita itu tak ingin suaminya melihat wajahnya yang sudah mulai bersemu merah merona.
Entahlah Hal sederhana begitu saja bisa bisanya menggetarkan hatinya. Dia sempat berfikir apakah dia sudah berubah menjadi wanita yang murahan dan gampang tergoda.
Setelah itu regita langsung membayar pakaian yang dia beli. kali ini regita meminta Aaron untuk menunggunya di depan toko saja. karena dia tidak akan membiarkan Aaron melihat nominal baju yang dibelinya, dia takut suaminya itu akan syok melihat harga baju tersebut seperti halnya di restoran tadi.
" Kamu tunggu disini sebentar ya, saya mau ke toilet dulu. " ucap regita setelah menghampiri suaminya.
" Mau diantar nggak..? "tawar pria itu dengan cepat.
" Nggak usah. kamu tunggu saja disini, lagian aku juga nggak lama kok. " Balas regita setelah itu dia berjalan dengan cepat. Sementara itu Aaron menunggu didepan toko tadi.
" Kenapa dia banget ya sama gue. ? atau jangan jangan dia sudah jatuh cinta sama gue. aduh terus gimana dong kalau beneran iya. " Gumam Aaron malah kembali merasa bingung.
" Hai Aaron ini beneran kamu? " tiba tiba saja ada suara seseorang yang membuatnya terkejut dan mencari arah sumber suaranya.
" Astaga Sheila. " Pekik Aaron sambil kedua matanya terbuka lebar. Kenapa juga dia harus bertemu wanita itu disana.
Rupanya Sheila datang dengan Mega, teman dekat si wanita itu.
" Kamu ngapain disini? kok nggak ngajak ngajak. aku kalau ke mall sih sayan, tahu gini kan aku nggak perlu ajak mega ke sini. " Ucap Sheila yang langsung mendekat kearah Aaron kemudian menggandeng lengan Aaron tanpa ragu.
Dan langsung saja Aaron melihat kearah kanan, dia ingin memastikan kalau regita belum kembali.bisa bahaya kalau regita melihatnya sekarang lagi bersama sheila.
Meski pria itu tidak tahu apakah istrinya itu akan marah atau malah bersikap biasa saja, intinya dia tetap merasa tak enak saja.
"Emm iya aku disini lagi ada keperluan. " Elak Aaron dengan cepat. Sekaligus wajahnya saat ini sudah mendadak tegang.
" Oh ya? tapi kok tumben sendirian nggak sama Dean dan juga kevin? Tanya Sheila sambil menatap Aaron dengan dahi mengerut.
" Iya.. soalnya aku lagi ada kerja sampingan. kalau gitu aku cabut duluan ya. "Ucap Aaron yang langsung melepaskan tangan Sheila dari lengannya. Setelah itu dia segera melangkah pergi meninggalkan Sheila dengan wajah kecewa.
" Ih.. Aaron tunggu dulu, kita kan bisa jalan jalan sebentar. " Teriak sheilla sembari menghentak hentakan kakinya karena kesal.
Sedangkan Aaron terus tetap berjalan tanpa memperdulikan wanita yang pernah menjadi mantan kekasihnya itu.
" Eh Sheila bukannya Lo sama si Aaron sudah putus ya.? " Tanya mega dengan tatapan selidik kearah sahabatnya itu.
" Iya sih tapi gue masih sayang sama dia meg.lagian waktu itu gue mutusin dia juga karena nggak sengaja keceplosan saja. " Tutur Sheila dengan wajah cemberut.
" Huh dasar kampret Lo shel. " Cibir Mega.
Sedangkan Aaron terus saja melangkahkan kakinya dengan cepat, pria itu benar benar berniat menghindari Sheila si mantan kekasih..
" Lhoh kamu malah kesini? " tanpa sadar suara regita membuatnya terkejut dan menghentikan langkahnya.
Dia benar benar merasa terkejut saat tiba tiba saja regita sudah berdiri di hadapannya.
" i iya aku mau nyusul kamu. "jawab Aaron sekenanya sambil mengusap tengkuknya.
" Astaga kenapa pakai nyusul segala. yasudah kalau gitu kita pulang sekarang. " Ajak Regita tanpa dia sadari mengembangkan senyum tipisnya sedangkan Aaron kini bisa bernafas dengan Lega
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 82 Episodes
Comments