Hana, Agus, Beni sama Andi tinggal di villa bersama kami.
Kami mengobrol dengan mereka sebentar.
Mereka enak juga diajak ngobrol.
"Nis, bobo sana.. Udah malem. Istirahat dulu. Kamu capek banget tuh"kata Indra.
Aku pun pamit kekamar dengan Indah& Ferly juga.
Indra dan yang lain berjaga diluar.
***
Esoknya om nya Indah sudah di villa, Ustad juga sudah datang bersama beberapa orang yang memakai sorban putih.
Rukiyah pun dilakukan di Villa ini. Om nya indah seakan tidak percaya bahwa villa nya angker.
Rukiyah berjalan lancar sejauh ini.
Dan siang hari selesai rukiyah.
Kami pun pamit akan pulang.
"Kapan kapan main sini lagi aja.."kata Andi kepadaku dan Indra.
"Inshaa Allah ndi.. "Indra menjawabnya.
"Kamu ini tinggal diasah aja Niss. Jangan takut. Insha Allah kamu bisa menghadapi 'mereka'"
ujar Andi.
"Hmm. Iya Ndi.. Insha Allah."
Lalu kami pamit pulang dengan membawa cerita baru dan pengalaman yang menegangkan.
Kak Yusuf semalam juga menelfonku lagi menanyakan keadaan ku.
Dan lega setelah tau aku baik baik saja.
Aku tertidur didalam mobil disamping Indra yang sedang menyetir.
***
"Aku pergi ya Nis.. kamu jaga diri baik baik.."itu kata kata Indra.
Dia memakai seragamnya dan pergi dengan naik pesawat..
Lalu kulihat Indra berteriak dan ada ledakan besar ditempat Indra berada.
"Ndraaaaaaa" teriakku.
"Nis.. Nisa... kenapa? aku disini Nis" Indra ada disebelahku.
Ternyata kami sudah sampai dikos.
Aku langsung memeluknya erat.
"Kamu mimpi buruk?"
Aku hanya mengangguk.
Aku takut, benar benar takut jika mimpiku menjadi kenyataan.
Indra menggandengku ke kos.
Lalu mengantarku sampai kamar kos ku.
"Mau aku bikinin minum? coklat anget ya."
Indra segera beranjak ke dapur membuatkan ku minuman.
Aku memandanginya terus.
Mimpi tadi seperti sebuah pertanda. Sama seperti mimpi mimpiku sebelumnya.
Ya Allah lindungi Indra..
Indra pamit setelah 2 jam di kamar kos ku. Aku menahannya.
"Kamu sini aja, nggak boleh ke mana mana"pintaku sambil memeluk lengannya dan tak terasa air mata menetes dipipi.
"Kamu kenapa sayang? pasti kepikiran mimpi tadi ya.. kamu mimpi apa sih?" Indra jadi penasaran.
"Aku mimpi, kamu, kamu pergi ninggalin aku Ndra.. Aku nggak mau Ndra! aku nggak mau kamu pergi.. aku sayang sama kamu.. nggak pengen kehilangan kamu.."kataku.
Indra memelukku dan diam, seperti sedang berfikir.
"Aku nggak akan kemana mana Nis.. aku bakal disini terus sama kamu."
Katanya berbisik ditelingaku.
Malam ini Indra menginap di kamarku. dia tidur disofa.
Aku melarangnya kembali ke kamarnya..
***
Indra berjalan menjauhiku. Ketempat yang sangat jauh. aku memanggilnya tapi dia tidam kembali malah semakin jauh pergi.
"Indraaaaaaa..."aku berteriak memanggilnya.
"Nisaaa. Niss... kamu mimpi lagi? aku disini Nis.."kata Indra yang sudah ada didekatku.
Aku menangis sambil memeluk nya.
"Mimpi itu lagi Ndra... aku mimpi kamu lagi..."kataku masih menangis memeluknya.
Indra membelai kepalaku sambil mencium keningku.
"Udah, aku disini. Kamu tidur lagi ya.."ucapnya lembut.
Indra menidurkanku kembali. lalu ikut tidur juga di sampingku.
Indra memelukku erat.
"Aku di sini Nis.. kamu jangan khawatir ya.. sekalipun aku pergi, aku pasti kembali lagi ke kamu Nis. Aku janji...," kata nya berbisik di telingaku.
Hari ini kak adam menikah. Rumah lebih ramai karena saudara berkumpul semua.
Aku pun pulang demi kak adam.
Acara dilangsungkan di rumahku, karena calon istri kak adam adalah yatim piatu.
Mereka bertemu secara tidak sengaja.
Jodoh itu unik..
Seringkali yang dikejar kejar menjauh.
Yang tak sengaja, mendekat.
Yang seakan sudah pasti, menjadi ragu.
Yang diragukan menjadi pasti.
Yang selalu diimpikan, tak berujung ke pernikahan.
Yang tak pernah dipikirkan, bersanding di pelaminan.
Maka, jodoh itu..
Bukan seberapa lama kau mengenalnya,
Tapi seberapa yakin kau kepadanNYA
Seberapa ikhlas saat kau gagal mendapatkannya,
Lalu digantikan yang lebih baik menurut versi NYA.
****
Semua orang datang,tak terkecuali orang tua indra.
Kak adam dgn lantang mengucapkan ijab qabul,hanya 1x saja..dgn 1 tarikan nafas.
Membuktikan bahwa kak adam sangat serius dan sudah mempersiapkan semua dgn matang.
Mimpi tentang indra masih sering aku alami.
Aku berharap itu hanya bunga tidur saja.karena sampai sekarang dia masih di sini dan baik baik saja.
Kak Adam membuat pesta resepsi di halaman rumah. Bertema outdoor, banyak bunga di sana sini.kak shinta memang sangat menyukai bunga. Terutama mawar putih. Dan hiasan disini semua mawar putih.
Kak adam romantis juga.
Untung cuaca cerah.
Setelah menikah kak Adam dan kak shinta akan tinggal di sini, menemani papah. Jarena aku dan kak yusuf juga di luar kota.
Kulihat ada seorang wanita yg seumuran dgn papah sedang asik mengobrol dgn papah.
Papah terlihat bahagia didekatnya.
"Nis.. Kamu akhir ini kok jadi diem sih.. ada masalah apa sayang?" Indra mengagetkan ku.
"Gak papa kok ndra.. Grogi kali yah,bentar lagi aku lulus.aku mau nyari kerja dimana ya kira kira. kamu ada ide?"kataku bohong.
"Eum.. emang siap??"
"Ya mau gimana lagi, harus siap. Aku pengen yang deket sama kamu aja. Jangan di luar kota. Aku gak mau kita LDR."
"Iya, jangan jauh jauh kalo kangen gimana. Hehe" katanya merayuku.
"Wah.. Kapan dong dilamarnya ndra." tiba tiba kak yusuf datang.
"Eh kakak.. Insha allah kak,setelah nisa lulus kuliah,indra bakal lamar."
"Aamiinn.. "Kami mengamini kata kata indra.
***
Kebetulan aku masih libur kuliah. Indra pun cuti.jadi kami bisa di rumah lebih lama.
Aku sedang membaca di teras saat kak yusuf baru pulang setelah pergi ke rumah kak arif.
"Baca apa dek.." kak yusuf masih melepas jaket&sepatunya. Kedua kakak ku ini memang lebih suka naik motor.
"Baca novel kak.. Kakak dari rumah kak arif? kok ga diajak ke sini?"
"Iya, arif lagi sibuk, bolak balik Kalimantan, mumpung dia lagi di rumah jadi kakak main."
"Ngapain di Kalimantan?"
"Pesantren kakak buka cabang di sana nis. Kayanya tahun depan kakak juga ikut bantu bantu di sana. Masih kurang orang."
"Oo gitu.yah, tambah jauh donk nisa kalo pengen ketemu.."
"Hehe. Oh iya, indra gak ke sini?"
"Eumm,, paling sorean kak."
"Kalian lagi gak ada masalah kan?kakak liat kamu lebih pendiem dari biasanya"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 276 Episodes
Comments
fia maharani
baca berkali-kali tetep ga bosen
2021-11-02
0
_@syahira zalsa bella@_
jngan sampai mimpi si nisa kenyataan tar si nisa sedih lagian nisa udah terlanjur sayang sama indra
2020-12-27
16
Duwik Kirana Phonya
ih jangan sampai mimpi nisa beneran kejadian..seperti mimpi2sebelumnya
2020-10-25
19