Kesepakatan

🍓🍓🍓

"Kamu benar-benar keterlaluan ya Reyna. Kami cuma minta sedikit darah kamu untuk adik kamu sendiri. Tapi kamu malah meminta imbalan sebesar itu. Sudah Pa, Jangan hiraukan dia. Semenjak dia menikah dengan montir itu dia jadi anak pembangkang. !" Sungut Mama Arini dengan emosi.

Bagaimana bisa Reyna meminta sahamnya di perusahaan. Ia berpikir jika bukan Maretha yang jadi pewaris, maka Raka yang bisa. Jadi dia akan usahakan kalau semua kekayaan Papa Haris, harus jatuh ke tangan anak kandung nya sendiri.

"Itu terserah Papa. Dan harus aku ingatkan satu lagi. Tiga buah vila yang ada dipuncak itu adalah milik Mamaku. Papa tidak berhak memberikan nya pada siapapun termasuk istri Papa yang lain." Balas Reyna tak kalah sengit .

Reyna begitu geram saat tau aset-aset milik mendiang Mamanya sudah berubah kepemilikan menjadi milik Mama tirinya. Baru beberapa hari yang lalu ia mengetahui itu. Dan semua itu terjadi ketika Reyna meninggalkan rumah dan menikah dengan Doni.

"Papa akan berikan, tapi tidak lima puluh persen. Papa akan berikan dua puluh persen untuk kamu. Dan lagi, dua puluh persen saham perusahaan adalah milik Arsen yang akan diberikan oleh Tuan Alex untukmu." Papa Haris mencoba bernegosiasi dengan Reyna. Walaupun dia tau kalau Reyna akan menolak.

"Tidak mau. Kalau begitu cari saja orang lain untuk memberikan darahnya buat Raka. Aku pergi." Ujar Reyna.

"Rey.." Panggil Maretha sambil menggamit lengan Reyna. Tapi segera dihempaskan dengan kasar oleh Reyna.

"Tolong jangan egois. Itu adik kamu loh. Seandainya aku bisa donor darah, pasti akan aku lakukan." Pinta Maretha dengan suara bergetar. Matanya pun nampak berkaca-kaca.

Reyna terkejut. Ini kah Maretha yang selalu membuat keributan dengannya ? Tapi kenapa seperti orang lain. Matanya juga tidak bohong kalau sebenarnya dia khawatir dengan Raka. Selama ini Reyna menganggap Maretha sibuk dengan dunianya sendiri dan tidak peduli pada Raka.

"Aku mau saham ku. " Tegas Reyna sekali lagi. Bukan tanpa alasan Reyna ingin mengamankan aset-aset miliknya dan milik Mamanya. Dia juga baru mengetahui kalau Mama Arini gemar berjudi dengan teman-teman sosialita nya. Mereka bertaruh ratusan bahkan milyaran rupiah untuk sekali pertemuan. Bukan tidak mungkin jika nanti aset miliknya ikut dijadikan taruhan juga.

"Pa, tolong berikan saja apa yang Reyna minta. Papa tau golongan darah itu sangat susah ditemukan. Dan jikapun ada belum tentu cocok. Kasihan Raka Pa, dia sudah menunggu terlalu lama." Mohon Maretha pada Papa Haris yang sedari tadi masih berpikir keras.

Memang jika melakukan negosiasi dengan putrinya itu, rasa-rasanya akan percuma juga. Ia pasti kalah meskipun ia bisa memaksa, tapi suatu hari Reyna bisa membalas semuanya. Salah satunya adalah ketika berulang kali Papa Haris berniat menjodohkan Reyna dengan anak dari rekan bisnisnya. Berkali-kali Reyna menolak, hingga pada akhirnya ia memutuskan menikah diam-diam dan meninggalkan rumah juga perusahaan.

Membuat perusahaan yang selalu mendapat banyak kerjasama perlahan - lahan mulai kehilangan klien sedikit demi sedikit karena ketidakpuasan investor dengan kepemimpinan Papa Haris. Mereka lebih menyukai ketika Reyna yang memimpin. Meski kedudukan Reyna hanya wakil direktur.

"Jangan Pa. Maretha apa-apaan kamu menyuruh Papamu melakukan itu. " Kata Mama Arini malah memarahi Maretha.

"Mama tidak lihat Raka bagaimana. Sudahlah Ma, lagipula itu haknya Reyna." Balas Maretha tak kalah tinggi.

"Baiklah Papa berikan. Tapi ini yang terakhir kamu meminta apapun. Dan nanti kalau Raka sudah mampu memimpin perusahaan, kamu harus legowo untuk menyerahkan nya kedudukan itu pada Raka." Putus Tuan Haris kemudian. Sudah ia pikirkan matang-matang yang terbaik menurut nya.

"Baik. Aku juga tidak gila jabatan kok." Jawab Reyna sambil tersenyum puas. "Dan jangan lupa kembalikan milik Mamaku. Aku tunggu sampai besok siang."

"Ayo suster saya siap donor darah." Kata Reyna pada suster yang baru saja membuka pintu dari dalam.

"Baik Nona. Kita periksa dulu ya. Mari ikut saya." Kata suster dengan ramah.

Reyna pergi meninggalkan mereka bertiga dengan perasaan yang berbeda-beda.

🍓🍓🍓

Dirumah, Anita membangun kan Arsen yang masih tidur" Mas, ayo bangun. Kamu belum sholat." Kata Anita lembut sambil membelai rambut sang suami.

Arsen menggeliat, merasakan ada yang mengelus rambutnya. Saat membuka mata, dilihat nya sang istri dengan senyum menawan nya. Rambutnya yang bergelombang terurai sampai ke punggung.

"Jam berapa ini ?" Tanya Arsen dengan suara serak.

"Jam satu lebih Mas. Kamu sholat dulu terus lanjut tidur. Kamu tadi juga belum mandi langsung tidur aja." Kata Anita.

"Iya. Rasanya aku capek banget. Tiga hari ini bolak-balik ke Bandung." Kata Arsen masih betah rebahan.

Dari sini bisa Arsen lihat, betapa menggoda nya bibir istrinya yang terus bicara mengingat kan jangan terlalu lelah. Hingga tiba-tiba saja membangkitkan gairahnya.

Dengan cepat, Arsen bangun dan meraih tengkuk Anita. Dilumatnya bibir indah sang istri. Anita dengan cepat menutup mata karena terkejut dengan serangan suaminya.

Beberapa saat kemudian Arsen melepas ciuman nya saat menyadari Anita kekurangan oksigen.

Arsen menatap Anita dengan senyum nakal. Membuat wanita di depannya bersemu merah karena malu.

Diusapnya bibir Anita yang terdapat sisa saliva miliknya. Membuat jantung kedua nya berdebar-debar hebat.

Arsen berdiri dan mencium kening Anita lama. "Aku akan menunggu nya. Tenang saja." Bisik Arsen ditelinga Anita.

Kemudian ia pergi ke kamar mandi dan meninggalkan Anita dengan segala perasaan yang berperang dalam hatinya.

Anita masih asik tersenyum. Wajahnya terasa panas saking bahagianya.

"Mas Arsen sungguh laki-laki yang sabar dan pengertian. Dimana lagi akan kudapatkan laki-laki sebaik itu. Maaf Reyna. Seperti nya aku juga ingin egois." Gumam Anita dengan perasaan tak menentu.

Ia tau, bahwa hatinya sudah jatuh dalam pesona suami tampannya itu. Tapi Anita bisa merasakan akan adanya tembok tinggi yang menghalangi mereka. Dan ia menyadari jika semuanya terbongkar ia akan kalah.

🍓🍓🍓

Ada yang bisa nebak seperti apa kira-kira hubungan Arsen dan Anita ?

Terpopuler

Comments

Norahsikin Ismail

Norahsikin Ismail

Lanjutkan lg cite nye

2024-07-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!