🍓🍓🍓
Setelah kepergian Reyna dan Mama Maria, Papa Alex masih diam dan menatap tajam Arsen. Ia ingin Arsen sendiri yang menjelaskan kesalahannya.
"Pa, maafin Arsen karena sudah tidak jujur sama Papa. Tapi Arsen bisa jelaskan semuanya Pa." Kata Arsen kemudian.
Papa Alex tersenyum sinis menanggapi ucapan Arsen. "Jelaskan, coba jelaskan. Mulai darimana kamu mau menjelaskan?"
"Padahal kamu tau kalau Papa menyuruh kamu pulang ke Indonesia untuk mengurus perusahaan disini sekaligus menikah dengan perempuan pilihan Papa. Asal kamu tau, besar harapan Papa agar kamu bisa membahagiakan Reyna. Tapi apa ? dia malah minta cerai sama kamu. Bahkan kamu menyatukan kedua istrimu dalam satu rumah, Arsen. Papa tidak habis pikir dimana otakmu sebenarnya?" Murka Papa Alex .
Arsen masih berdiri diam tanpa berani menatap wajah Papanya. Kini ia benar-benar dalam posisi yang amat sangat salah. Dan tidak bisa dibenarkan.
"Kenapa kamu menikahi wanita itu ?" Tanya Papa Alex kemudian setelah berusaha meredam emosinya. Ia tau jika merasa bersalah, Arsen tidak akan menjawab sebelum ditanya lebih dulu. Begitu lah sikap putra semata wayangnya nya yang lembut. Tapi terkadang Papa Alex merasa greget juga pada beberapa keputusan yang dibuat Arsen. Salah satunya dengan menikahi wanita secara diam-diam begini.
"Aku mencintai dia Pa." Tegas Arsen.
Papa Alex mendelik, sambil membenarkan letak kacamatanya. "Yang benar ? Bukannya kamu tidak mengenal nya ?"
"Iya dulu memang tidak kenal. Tapi aku sekarang mencintai dia pa. Aku tau Papa mau aku menceraikan nya kan ?" Tembak Arsen tepat sasaran. Ia sudah menduganya.
"Kalau kamu sudah tau, kenapa tidak kamu lakukan sedari lama Arsen ? Apa yang sebenarnya terjadi ?"
Arsen tersenyum. Merangkul sang Papa dan mengajak duduk di sofa. Arsen jelaskan semuanya tanpa ada yang ditutupi. Termasuk rencana membiarkan Reyna menggugat dirinya suatu hari nanti. Karena memang ia menyadari, tidak akan bisa memiliki keduanya dalam waktu yang sama. Ia tidak mau jadi lelaki yang egois lagi. Mungkin membiarkan salah satunya pergi adalah yang terbaik. Dan ia akan membiarkan Reyna yang melakukan nya. Biarlah Reyna mencari kebahagiaan nya suatu hari nanti yang bisa mengobati rasa sakit kehilangan suami pertama nya, juga rasa kecewanya karena suami keduanya .
Sementara di dapur, suasana tak kalah panasnya. Saat Mama Maria ternyata malah bertemu dengan Anita yang sedang mengambil air minum.
Dari sorot matanya bisa dilihat ketidaksukaan pada wanita berhijab yang kini memakai cadarnya.
"Ma .." Tegur Reyna agar mertuanya itu mengakhiri sesi intimidasi pada kakak madu nya .
"Nama mu Anita kan ?" Tanya Mama Maria sambil melipat tangannya di depan dada.
Kini, di dapur hanya tinggal tiga orang itu saja. Karena Mama Maria sudah menyuruh kedua asisten rumah tangga untuk keluar.
Anita yang tau di depannya adalah Mama dari suaminya sekaligus mertuanya, menjadi takut. Perasaan seperti ini sudah sering dia duga. Karena cepat atau lambat ia akan disalahkan juga. Dan akhirnya, sekarang lah saatnya.
"Ya Allah, aku tidak sanggup menerima penghakiman ini sendirian. Kuat kan aku Ya Allah. Ampuni aku yang telah mengambil anak dari orang tuanya." Batin Anita menjerit ketakutan.
Melihat bagaimana takutnya Anita menghadapi Mama mertua nya itu membuat Reyna tidak tega juga. Padahal belum diapa-apakan sudah gemetar seperti itu.
Memang pada dasarnya Anita itu sangat lembut dan penurut. Itulah kesan yang Reyna dapatkan selama mereka tinggal bersama.
Tidak seperti dirinya yang arogan, ketus & pembangkang. Ia akui semua itu adalah sifatnya. Yang ditumbuhkan untuk menghadapi kerasnya kehidupan.
Sebenarnya Mama Maria juga tidak berniat memarahi atau mencaci Anita. Tapi bila ia berbicara lemah lembut di depan Reyna, sama saja seperti ia menyetujui kebohongan Arsen.
Mama Maria sangat senang memiliki menantu Reyna. Tentu dengan segala alasan dibalik pernikahan mereka. Tapi saat mengetahui Arsen sudah menikah, dan siapa yang dinikahinya membuat hatinya senang sekaligus perih. Senang karena wanita yang dinikahi putranya adalah wanita cantik dan baik perilakunya. Tapi juga perih secara bersamaan.
Bagaimana pun tidak ada yang mau berada di posisi mereka berdua. Andai saja, yah hanya kata andai saja yang bisa diucapkan Mama Maria dalam hatinya.
"Sayang, bisa kamu tinggalkan kami berdua. Mama minta maaf sudah melakukan ini tapi Mama rasa memang ada yang perlu diluruskan." Kata Mama Maria dengan lembut meminta Reyna untuk pergi.
Reyna tersenyum dan mengangguk. "Iya Ma. Silahkan Mama bicara. Reyna pergi dulu." Reyna akhirnya meninggalkan dapur untuk pergi ke kolam renang. Tempat favoritnya.
Ingin rasanya Reyna mengatakan pada mertua nya agar jangan terlalu keras. Tapi ia sadar siapa dirinya memberi nasihat seperti itu. Dan lagi ia tidak tau permasalahan apa yang terjadi antara Arsen dan Anita. Tapi Reyna memang menduga bahwa mereka dulunya bukan sepasang kekasih. Atau memang kekasih tapi tidak direstui.
"Silahkan duduk." Kata Mama Maria sepeninggal Reyna.
Nada bicaranya turun tidak keras seperti tadi.
Anita masih gemetar. Tapi ia menarik kursi untuk duduk. Kedua tangannya saling bertaut, berada diatas pangkuan nya.
"Kamu tau, siapa saya ? Saya Mamanya Arsen!" Mama Maria bertanya sekaligus menjawab pertanyaannya sendiri.
"Iiiiya Nyonya. Saya tau " Jawab Anita masih dengan menunduk. Tidak berani menatap lawan bicara nya .
Melihat perempuan itu masih saja takut padanya, membuat Mama Maria hanya menghela nafas panjang.
"Saya tau kamu istri nya Arsen. Tapi.. saya minta maaf, kami orang tuanya tidak bisa menerima kamu." Kata Mama Maria langsung pada intinya. Membuat Anita langsung berani menatap mata wanita paruh baya yang masih cantik itu.
Mama Maria melihat mata itu. Mata yang menyiratkan kesedihan.
"Saya tidak tau, bagaimana awalnya kamu bisa menikah dengan Arsen. Tapi memang, kami menyuruh Arsen kembali ke Indonesia itu untuk menikahkannya dengan Reyna. Memang terdengar menyakitkan. Tapi, kamu yang merebut Arsen dari Reyna." Kata Mama Maria. Sengaja ia mengatakan itu agar Anita yang mundur dari pernikahan ini. Bagaimana pun kebahagiaan Reyna harus ia utamakan. Meskipun ia sebenarnya menyukai perempuan di depannya ini.
🍓🍓🍓
Hai gaes coba tebak kenapa orang tuanya Arsen kekeh banget jodohin Arsen sama Reyna ?
Tulis di komen yaa🫰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments