Di sebuah gedung perusahaan
Seorang pria berdiri setelah membaca notifikasi di sebuah ponsel lama.
Dia adalah CEO Perusahaan Gibken bernama Joe Gibken. Dia putra tunggal keluarga Gibken di kota B. Perusahaan Gibken sendiri salah satu perusahaan terbesar di Negara X dalam bidang real estate.
"Bos, Apa yang terjadi?" Ucap asisten disebelahnya bernama Steve
"Siapkan mobil! Aku harus pulang sekarang!" Perintah Joe kepada Steve
"Dan kalian! Selesaikan semuanya dalam 2 hari!" Ucapnya kepada seluruh anggota dihadapannya
Setelah itu Joe pergi dengan Steve dan melaju pulang dengan mobil Joe.
Saat sampai di rumah, Joe dengan gugup ingin bertemu dan memberi kabar baik ini kepada orangtuanya. Namun saat sudah didepan pintu, Joe gugup dan bingung harus bagaimana.
Saat ingin membuka pintu
"Joe, tumben jam segini sudah di rumah" ucap sang ibu saat akan keluar rumah.
"Ibu mau kemana?" Tanya Joe
"Aku akan keluar sebentar. Ibu-ibu pada kumpul hari ini!" Jelasnya
"Bisakah kita bicara sebentar Bu, dengan ayah juga" ucap Joe
"Apa yang membuatmu gugup Joe?" Ucap ayahnya yang ikut keluar dari dalam rumah
"Kita bicara di dalam yah" ucap Joe dan menggandeng keduanya masuk kembali ke dalam rumah
Dengan penasaran keduanya ikut saja saat ditarik oleh putranya tersebut
Setelah duduk ayahnya Joe yang bernama Brian Gibken dan ibunya Joe yang bernama Delia Cellino langsung meminta penjelasan kepada Joe.
"Dia di temukan Yah, Bu!"" Ucapan Joe membuat keduanya tidak bisa berkata apa-apa.
Di aula hotel
"Tuan, anda mau pergi?" Tanya seorang wanita dengan pakaian seksi
"Aku harus pergi sekarang!" Ucap seorang pria dengan datar
"Tapi aku kesepian" ucap wanita itu menggoda pria tersebut
Dengan sengaja wanita itu bergelayut manja ditangan pria itu.
Namun pria itu adalah seorang CEO Perusahaan Cornelis bernama Luka Cornelis. Perusahaan Cornelis sendiri merupakan perusahaan besar di kota C yang bergerak dalam bidang produksi.
"Apapun tidak lebih penting dari ini!" Tegas Luka dan menghempaskan tangannya membuat wanita itu terjatuh kebelakang.
"Tuan!" Ucap asistennya bernama Yuki
" Ambil mobil! Kita pulang sekarang!" Ucap Luka dan langsung ditanggapi oleh Yuki dengan cepat dan mereka langsung menuju rumah Luka.
Di rumah Luka langsung memberikan kabar ini kepada orangtuanya. Ayahnya Luka bernama Nicolas Cornelis dan ibunya bernama Gisel Berli
Dan Kedua orang tua itu sangat senang dan mereka saling memeluk tanpa melepaskan untuk saat ini.
Disebuah hotel lain
Seorang CEO muda bernama Melto Savero. Putra tunggal dari keluarga Savero di kota D. Dia mendirikan sebuah perusahaan terbesar yang bergerak di bidang perhotelan bernama Perusahaan Hotel Savero.
"Rey, siapkan mobil! Antar aku pulang sekarang!" Ucap Melto
" Baik bos!" Ucap Rey dan langsung keluar menyiapkan mobil.
Saat Melto keluar dari hotel, tanpa basa basi Melto langsung masuk ke kursi penumpang. Rey yang akan membuka pintu terdiam ditempatnya.
"Tidak usah! Untuk sekarang masuk dan segera pulang!" Ucap Melto dari dalam mobil
Rey langsung masuk mobil dan melajukan mobil secepat yang dia bisa.
Dia yang sudah mengatakan kabar tersebut langsung di tuntut untuk mengatakan bagaimana dia mengetahuinya dengan segala macam pertanyaan oleh ayahnya yang bernama Alex Savero dan ibunya bernama Della Cesena
Di sebuah gedung entertainment
Seorang pria yang tengah melihat ponsel begitu senang bahkan tertawa.
Dia seorang CEO Perusahaan Entertainment terbesar di Negara X tepatnya kota M. Dia bernama Jeremy Brasserie. Putra tunggal dari keluarga Brasserie.
"Antar aku pulang sekarang!" Ucapnya kepada asistennya bernama Bamba
"Kalian pulang saja besok kita lanjutkan. Oh tidak tunggu kabar selanjutnya dariku" ucapnya dan langsung pergi bersama asistennya ke mobil pribadinya.
Tak jauh berbeda dengan ketiga lainnya. Jeremy pun langsung mendapatkan berbagai pertanyaan dari ayahnya yang bernama Pedro Brasserie dan ibunya bernama Carine Famille.
Pagi telah datang, Ahim yang sejak semalam berada didalam kamar neneknya terbangun saat ponselnya berbunyi.
"Ahim, kau dimana?" ucap seseorang dari seberang telepon
"Aku masih dirumah! Sepertinya aku tidak enak badan" Ucap Ahim dengan layu
"Tolong ijinkan aku ke Bos hari ini ya Angel" lanjut Ahim
"Baiklah! Setelah kerjaan hari ini selesai, aku akan ke apartemen mu" Ucap Angel wanita muda sahabat Ahim sejak masuk di perusahaan tersebut
"Aku sudah tidak di apartemen itu lagi" Ucap Ahim
"Apa maksudmu? Lalu, sekarang kamu dimana?" Ucap Angel
"Aku dirumah lamaku. Jika ingin tahu aku jelaskan dirumah" Ucap Ahim
"Oke, aku ke rumahmu setelah pulang kerja" ucap Angel dan menutup telponnya
Setelah telpon dari Angel selesai, Ahim bersiap untuk kembali ke apartemennya yang telah di ambil oleh Dion.
Bukan untuk kembali dengan Dion, tapi untuk mengambil semua miliknya yang ada di apartemen tersebut.
Setelah bersiap Ahim memesan taksi online dan berangkat ke apartemen Dion.
Setelah tiba di depan gedung Ahim segera masuk dan menaiki lift kelantai sepuluh tepat dimana apartemennya berada.
Namun saat tiba di lift, Ahim tidak sengaja menabrak seseorang.
"Maaf!" Ucap Ahim sambil menundukkan kepalanya
"Tidak apa! Kamu baik-baik saja" Ucap Pria itu
Setelah mendengar perkataan pria itu, Ahim menegakkan kepalanya dan melihat pria didepannya.
Wajah tampan, garis dagu tegas, mata tajam, alis yang sempurna, hidung mancung, menggambarkan wajah pria didepan Ahim saat ini.
Karena tidak mendapatkan respon dari wanita dihadapannya, pria itu melambaikan tangannya didepan Ahim beberapa kali. Ahim yang sudah sadar menyadari kebodohan yang baru saja dia lakukan.
"Maaf" Ucap Ahim
"Aku baik-baik saja, sekali lagi maaf telah menabrak mu" lanjut Ahim dengan wajah yang sudah malu
"Manisnya" gumam pria tersebut tanpa ada yang mendengar
Karena masih didalam lift, Ahim tidak berbicara lagi dengan pria itu karena terlalu malu. Namun, Ahim masih curi-curi pandang terhadap pria itu.
"Sampai kapan kamu hanya akan melirikku?" Tanya pria tersebut karena tahu sedang dilirik oleh Ahim
Ahim yang ketahuan mukanya lebih merah lagi.
"Maaf aku..." Ucap Ahim terpotong karena pria itu langsung menariknya dan menahannya di dinding lift.
"Aku Marvel. Marvelous Vergara putra tunggal dari Ryu Vergara. Pemimpin perusahaan ekspor impor terbesar di Negara X dan sekitarnya. Aku juga memiliki Bisnisku sendiri" Ucap Marvel memperkenalkan dirinya.
Ahim yang terkejut hanya melihatnya dengan kebingungan.
"Aku tertarik padamu" Ucap Marvel pelan di telinga Ahim hingga Ahim tanpa sadar mendorong Marvel menjauh.
Meski tidak bermaksud apa-apa, wajah dan telinga Ahim kembali memerah setelah apa yang dilakukan oleh Marvel.
Marvel melihatnya dan tersenyum
"Kamu adalah satu-satunya wanita yang membuatku tertarik. Siapa namamu cantik?" Ucap Marvel seperti menggoda Ahim
"Ahim Famille" Ucap Ahim pelan namun masih terdengar oleh Marvel
"Punya pacar?" Tanya Marvel lagi
Namun sebelum Ahim menjawab, pintu lift terbuka...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 46 Episodes
Comments
Aisyah Azka
kok banyak iklan sih perasaan kemaren kemaren gak ada cuma cerita ini doang yg banyak iklan nya padahal lagi seru seru nya baca novel
2024-07-26
3
o^┢┦apΡy
Langsung kebawa suasana.
2024-06-29
1