BAB 20. AKU MEMANG SENGAJA

"Jadi gimana, Nis. Langkah apa yang harus kita ambil untuk mencari tahu tentang Erick dan keluarganya?" Tanya papa Rangga meminta usulan pada sang menantu. Mumpung Kiara sedang tidak ada di rumah, mereka bisa leluasa untuk membahas rencana mereka.

"Pak Handoko itu kan teman lama Papa. Malah Papa juga pernah bilang, semasa Remaja udah kayak saudara tuh sama Papanya Erick, pastinya dekat banget kan? Harusnya Papa tahu dong, langkah apa yang harus kita ambil." Celetuk mama Flora.

Denis yang tadinya hendak menjawab, mengatupkan kembali bibirnya menahan senyum. Membiarkan kedua mertuanya itu berdebat, dan menjadi hiburan untuknya.

"Ma, kenal dekat bukan berarti Papa tahu seluk-beluk keluarga mereka. Buktinya, Papa gak tahu kalau ternyata Pak Handoko punya 2 istri. Yang Papa tahu nama istrinya Wilda, teman sekampus almarhumah Mamanya Kia. Papa gak sengaja dengar obrolan Pak Handoko dan Bu Wilda, yang membahas kalau ternyata Erick itu cuma anak dari istri kedua Pak Handoko. " Tutur papa Rangga tanpa sadar, telah mengungkapkan kebenaran yang selama ini dia tutupi dari istrinya.

Begitu sadar sudah keceplosan, raut wajah papa Rangga seketika pias. Terlebih melihat tatapan tajam istrinya, dia sampai kesulitan menelan ludah.

Tak hanya mama Flora yang terkejut, Denis tak kalah terkejutnya mendengar fakta itu. Dia maupun keluarganya sama sekali tidak tahu, kalau ternyata Erick dan Alex kakaknya berbeda ibu. Dia benar-benar tidak menyangka kalau Erick adalah anak dari istri kedua pak Handoko, karena selama ini yang selalu tampil bersama pak Handoko adalah bu Wilda. Mereka tidak pernah melihat keberadaan wanita lain di keluarga itu.

"Kenapa Papa gak bilang dari awal?" Tanya mama Flora, dengan nada suara ditekan. Berusaha menahan emosi di hadapan menantunya.

"Maaf, Ma. Papa gak bilang karena khawatir, Mama akan menolak perjodohan itu bila tahu Pak Handoko memiliki 2 Istri. Mama pasti akan langsung beranggapan, jika Bapaknya saja berpoligami, tidak menutup kemungkinan anaknya juga akan mengikuti jejak Bapaknya."

"Dan itu benar terjadi kan, Pa? Erick sudah punya istri dan anak, tapi masih mau menikah lagi. Kia, Pa, Kia yang jadi korbannya!" Pungkas mama Flora, nada suaranya meninggi, dia tidak bisa menahan emosinya lagi.

Papa Rangga hanya bisa meminta maaf, tapi maafnya itu tak akan semudah itu meredam emosi sang istri. Sementara Denis, merenung dalam keterkejutan akan fakta yang baru dia ketahui.

"Apa Papa tahu, di mana istri kedua Pak Handoko?" Tanya Denis akhirnya.

"Gak tahu," jawab Papa Rangga. Dia juga tidak pernah menanyakan hal itu pada pak Handoko karena itu menyangkut urusan pribadi keluarga besannya tersebut. Tapi sejatinya dia juga sangat penasaran, kenapa istri kedua pak Handoko tidak pernah terlihat sampai sekarang.

Denis terdiam, sesaat dia kehilangan akal sehatnya karena fakta yang cukup mengejutkan itu. "Pa, untuk sekarang aku akan meminta seseorang untuk memata-matai keluarga Erick," ucap Denis setelah beberapa saat terdiam. Kini fokusnya tertuju pada Liana, apakah adik sepupunya itu juga tidak tahu tentang Erick yang ternyata anak dari istri kedua Pak Handoko.

Saat ketiganya larut dalam pikiran masing-masing, kedatangan Kiara menyita perhatian mereka. Denis langsung berdiri dari tempat duduknya, menatap sang istri dengan tatapan terkejut. Kenapa Kiara bisa pulang secepat ini? Seharusnya Liana lebih lama lagi menahan Kiara.

"Kia, kamu pulang sendiri? Ana dan Shanum mana?" Tanya Denis.

"Mereka pulang. Shanum ketemu Papanya saat pergi ke toilet, katanya Papanya mau pulang jadi dia juga buru-buru ajak Ana pulang." Jawab Kiara.

'Sial!' Umpat Denis dalam hati. Entah Erick sengaja atau tidak melakukan itu, yang jelas Erick sudah menggagalkan rencananya.

"Aku ke kamar dulu," kata Kia, melirik Denis sebelum pergi. Begitu sampai di kamar, dia langsung menuju sofa untuk melepas penat. Namun, melihat pakaian Denis yang tergeletak begitu saja di sofa membuatnya berdecak kesal.

Dipungutnya baju dan celana suaminya tersebut, membawanya dengan cara diseret menuju keranjang pakaikan kotor yang ada di samping lemari. Tiba-tiba saja, sebuah bungkusan kecil terjatuh dari saku celana Denis. Kiara pun berjongkok untuk mengambilnya, keningnya mengerut begitu melihat logo rumah sakit tempatnya bekerja pada plastik kecil tersebut. Tanpa berpikir panjang, dia langsung membukanya. Kedua matanya seketika terbelalak begitu melihat isinya.

"Postinor," Kiara bergumam. "Bagaimana ini bisa ada di celana Denis?" Dia berpikir keras.

Bertepatan dengan itu pintu kamar terbuka. Denis masuk dengan ekspresi cemas, terlebih ketika melihat Kiara memegang pil kontrasepsi darurat yang dia dapatkan dari suster Maria berkat sogokan yang jumlahnya lumayan banyak, dia juga yang meminta suster Maria untuk tidak mengaktifkan ponselnya selama tiga hari. Tapi sekarang, semua usahanya itu gagal total. Entah bagaimana dia akan menjelaskan itu pada Kiara sekarang.

Kiara pun berdiri, dia melangkah cepat menghampiri Denis dengan membawa pil kontrasepsi darurat itu sementara pakaian Denis dia biarkan begitu saja di lantai.

"Ini apa maksudnya? Kenapa Pil ini bisa ada di saku celana kamu? Kamu pasti tahu kan, dengan kegunaan pil ini?" Tanya Kiara beruntun sambil memperlihatkannya tepat di depan wajah Denis. Dia terdiam sejenak ketika mencoba mencerna sesuatu.

"Atau jangan-jangan, sejak kemarin suster Maria tidak bisa dihubungi itu karena ulah kamu, iya?" Tanyanya lagi, kali ini nada suaranya meninggi.

Melihat Denis hanya diam, Kiara langsung menyimpulkan demikian. "Kamu sengaja melakukan itu untuk menipu aku dan Mas Erick, huh? Kamu menggunakan kesempatan ini agar bisa hidup mewah di rumah ini, iya kan!" Teriaknya.

"Iya, aku memang sengaja. Aku yang sudah menyogok suster Maria demi mendapatkan pil kontrasepsi darurat itu dan memintanya untuk tidak mengaktifkan ponsel. Aku melakukan itu agar selamanya kamu menjadi istriku." Tutur Denis akhirnya, percuma menutupinya lagi.

Plak!

Satu tamparan yang cukup keras seketika mendarat di pipi Denis. Namun, dia hanya tersenyum tipis tanpa mempedulikan rasa panas di pipinya.

Sementara itu, Kiara langsung menuju nakas setelah menampar Denis, sambil membuka pembungkus pil darurat itu. Meraih segelas air diatas nakas, meminumnya hingga setengah setelah sebelumnya memasukkan sebutir pil tersebut kedalam mulutnya. Dia menatap Denis dengan tajam seraya kembali menghampirinya.

"Sekarang juga, kamu harus menalak aku dihadapan kedua orangtuaku!" Kiara menarik tangan Denis keluar dari kamar. Begitu mendekati anak tangga, Denis menarik tangannya.

"Aku tidak akan pernah melakukan itu, Kia. Talakku tidak akan pernah jatuh untukmu!" Tekan Denis.

"Sebutkan berapa yang kamu mau? Aku akan berikan tapi jangan pernah bermain-main denganku!" Tukas Kiara.

Denis tersenyum getir, "Simpan saja uangmu, aku sama sekali tidak membutuhkannya." Dia lalu berjalan melewati Kiara. Saat baru menuruni satu anak tangga, Kiara kembali menarik tangannya.

"Kamu tidak bisa melakukan ini Denis. Mas Erick pasti sudah memberikan banyak padamu, aku juga akan menambahnya lebih banyak lagi asal kamu bisa diajak bekerja sama."

"Tapi maaf, Kia. Saat aku datang bersama orangtuaku melamar kamu, itu murni tanpa ada kaitannya dengan permintaan Erick. Dan asal kamu tahu, aku tidak menerima sepeserpun dari Erick." Ucap Denis.

"Bohong! Mas Erick pasti sudah membayar mu mahal."

"Terserah, kamu mau percaya atau tidak." Denis menarik kembali tangannya dari genggaman Kiara. Namun, nahas, begitu tangannya terlepas, justru kakinya yang tergelincir dianak tangga.

"Denis...!"

.

.

.

Maaf, baru update dan cuma bisa up 1 bab hari ini. Bocilku rewel, lagi demam.

Sekarang sudah bab 20, semoga retensinya aman... 🙈🙈🙈

Terpopuler

Comments

Imas Masripah

Imas Masripah

sy juga punya temen begitu cerai rujuk sama suaminya sampe habis talak,trs suaminya minta balikan lagi,sy bilang gini Aja,ngapain balik lagi kaya laki habis aja,trs kl pun balik lagi si wanita harus nikah dl dan cerai lagi,aku saranin aja dia JD TKI biar g di teror trs sama mantan suami,sampe skrng blm plng masih JD TKI lbh baik kerja nyari duit bahagiain orang tua

2024-09-23

1

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

waduh, apa Denis akan selamat

2024-07-11

0

Lovita BM

Lovita BM

pk Rangga PA za ,udah tau gtu dan udah berpikiran yg sama ,ehhh msih mau²an ajah ngejodohin ngobanin anaknya .

2024-07-02

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. MENYESAL
2 BAB 2. 5 SYARAT
3 BAB 3. JANJI
4 BAB 4. SECEPATNYA
5 BAB 5. TIDAK PUNYA HATI NURANI
6 BAB 6. BARU AWAL.
7 BAB 7. TAK SEKUAT YANG TERLIHAT
8 BAB 8. TUHAN SEAKAN MENDUKUNG
9 BAB 9. TIDAK BISA MENUNGGU TERLALU LAMA
10 BAB 10. PERNIKAHAN
11 BAB 11. LAKUKAN MALAM INI JUGA!
12 BAB 12. DIA JUGA KORBAN
13 BAB 13. BUKAN MONTIR
14 BAB 14. SENTUH AKU
15 BAB 15. APA SEBENARNYA TUJUANMU?
16 BAB 16. BIBITKU ATAU PIL MU
17 BAB 17. MERENCANAKAN SESUATU
18 BAB 18. NAMA DAN MAKANAN KESUKAANNYA SAMA
19 BAB 19. TIDAK BISA MENYELESAIKAN MISI
20 BAB 20. AKU MEMANG SENGAJA
21 BAB 21. SIAPA YANG MELAKUKANNYA?
22 BAB 22. PURA-PURA AMNESIA
23 BAB 23 SEPERTI ADA YANG HILANG
24 UCAPAN TERIMA KASIH
25 BAB 24. ANCAMAN
26 BAB 25. JANGAN GALAK-GALAK SAMA SUAMI
27 BAB 26. JANGAN SEKARANG
28 BAB 27. HANYA KAMU YANG BISA
29 BAB 28. KALIAN SALING MENGENAL?
30 BAB 29. AKAN ADA BANYAK AIR MATA
31 BAB 30. INGIN KAMU MENGAKUI SATU HAL
32 BAB 31. SUARA ITU...
33 BAB 32. SIAPA YANG TAHU KAMU JUSTRU TERSESAT
34 BAB 33. RAGAKU BERSAMANYA TAPI HATI DAN PIKIRANKU TERTUJU PADAMU
35 BAB 34. APA KAMU MASIH MAU MENUNGGU AKU?
36 BAB 35. KAMU SALAH PAHAM DENGANKU
37 BAB 36. EFEK HUJAN-HUJANAN
38 BAB 37. SUDAH SEHARUSNYA MENDAPATKAN GANJARANNYA
39 BAB 38. DUA GARIS
40 BAB 39. TIDAK ADA ALASAN UNTUK MEMPERTAHANKAN
41 BAB 40. SIAPA KAMU SEBENARNYA?
42 BAB 41. SI LAKI-LAKI SUBUH
43 BAGI-BAGI POIN
44 BAB 42. SUSTER MARIA BILANG KALAU KAMU... .
45 BAB 43. BUKAN MUHALIL
46 BAB 44. APA KAMU BENAR-BENAR TULUS MENCINTAI AKU?
47 BAB 45. AKAN MEMBERITAHUNYA
48 BAB 46. DATANG SENDIRIAN SAJA
49 BAB 47. CERAIKAN DIA
50 BAB 48. SALAH KAMU SENDIRI
51 BAB 49. MENUJU RUMAH SAKIT
52 BAB 50. AKAN MENJADI AYAH
53 BAB 51. AKU ATAU KAMU?
54 BAB 52. HANYA ADA SATU CARA UNTUK MEMBUKTIKAN
55 BAB 53. BELAJAR DARI AIR LAUT
56 BAB 54. OBAT PEREDA MUAL YANG SANGAT AMPUH
57 BAB 55. BIAR GAK KANGEN SEPERTI SHANUM
58 BAB 56. MERASA JAHAT
59 BAB 57. TIDAK BERMAKSUD MERAGUKAN
60 BAB 58. PENGEN JENGUK SI DEDEK
61 BAB 59. TIBA-TIBA MANJA
62 BAB 60. GARA-GARA BANG DENIS
63 BAB 61. KITA AKAN MENGHADAPI INI BERSAMA-SAMA
64 BAB 62. MERINDUKANMU
65 BAB 63. HANTU LUAR NEGERI
66 BAB 64. SEKALIAN BAKAR LEMAK
67 BAB 65. MASIH AKAN BERLANJUT
68 BAB 66. TERBAKAR DI DALAM MOBIL
69 BAB 67. HAK PATEN
70 BAB 68. CINTA BUKAN SEKEDAR UNGKAPAN
71 BAB 69. ANA
72 BAB 70. SAUDARI KEMBAR?
73 BAB 71. BERUSAHA MENGIKHLASKAN
74 BAB 72. DENDAM
75 BAB 73. JUGA MEMILIKI HATI NURANI
76 BAB 74. DIMANA TEMPAT TINGGALNYA?
77 BAB 75. MENYUSUL KE BANDUNG
78 BAB 76. SEKALIAN HONEYMOON
79 BAB 77. MAMA KANGEN, NAK
80 BAB 78. MENGEJAR
81 BAB 79. KRITIS
82 BAB 80. BAGAIMANA AKU BISA HIDUP SEPERTI INI?
83 BAB 81. SEUMUR HIDUP TIDAK AKAN BISA MENGHILANGKAN RASA BERSALAH DAN SESAL
84 BAB 82. ANAK KITA SUDAH KEMBALI
85 BAB B3. DAPAT CUCU LAGI
86 BAB 84. DATANG TERLAMBAT
87 BAB 85. DUA ANAK CUKUP!
88 karya baru ~ RAHASIA HATI 2
89 KARYA BARU (Menanti Bahagia Yang Hilang)
90 Janji CINTA
Episodes

Updated 90 Episodes

1
BAB 1. MENYESAL
2
BAB 2. 5 SYARAT
3
BAB 3. JANJI
4
BAB 4. SECEPATNYA
5
BAB 5. TIDAK PUNYA HATI NURANI
6
BAB 6. BARU AWAL.
7
BAB 7. TAK SEKUAT YANG TERLIHAT
8
BAB 8. TUHAN SEAKAN MENDUKUNG
9
BAB 9. TIDAK BISA MENUNGGU TERLALU LAMA
10
BAB 10. PERNIKAHAN
11
BAB 11. LAKUKAN MALAM INI JUGA!
12
BAB 12. DIA JUGA KORBAN
13
BAB 13. BUKAN MONTIR
14
BAB 14. SENTUH AKU
15
BAB 15. APA SEBENARNYA TUJUANMU?
16
BAB 16. BIBITKU ATAU PIL MU
17
BAB 17. MERENCANAKAN SESUATU
18
BAB 18. NAMA DAN MAKANAN KESUKAANNYA SAMA
19
BAB 19. TIDAK BISA MENYELESAIKAN MISI
20
BAB 20. AKU MEMANG SENGAJA
21
BAB 21. SIAPA YANG MELAKUKANNYA?
22
BAB 22. PURA-PURA AMNESIA
23
BAB 23 SEPERTI ADA YANG HILANG
24
UCAPAN TERIMA KASIH
25
BAB 24. ANCAMAN
26
BAB 25. JANGAN GALAK-GALAK SAMA SUAMI
27
BAB 26. JANGAN SEKARANG
28
BAB 27. HANYA KAMU YANG BISA
29
BAB 28. KALIAN SALING MENGENAL?
30
BAB 29. AKAN ADA BANYAK AIR MATA
31
BAB 30. INGIN KAMU MENGAKUI SATU HAL
32
BAB 31. SUARA ITU...
33
BAB 32. SIAPA YANG TAHU KAMU JUSTRU TERSESAT
34
BAB 33. RAGAKU BERSAMANYA TAPI HATI DAN PIKIRANKU TERTUJU PADAMU
35
BAB 34. APA KAMU MASIH MAU MENUNGGU AKU?
36
BAB 35. KAMU SALAH PAHAM DENGANKU
37
BAB 36. EFEK HUJAN-HUJANAN
38
BAB 37. SUDAH SEHARUSNYA MENDAPATKAN GANJARANNYA
39
BAB 38. DUA GARIS
40
BAB 39. TIDAK ADA ALASAN UNTUK MEMPERTAHANKAN
41
BAB 40. SIAPA KAMU SEBENARNYA?
42
BAB 41. SI LAKI-LAKI SUBUH
43
BAGI-BAGI POIN
44
BAB 42. SUSTER MARIA BILANG KALAU KAMU... .
45
BAB 43. BUKAN MUHALIL
46
BAB 44. APA KAMU BENAR-BENAR TULUS MENCINTAI AKU?
47
BAB 45. AKAN MEMBERITAHUNYA
48
BAB 46. DATANG SENDIRIAN SAJA
49
BAB 47. CERAIKAN DIA
50
BAB 48. SALAH KAMU SENDIRI
51
BAB 49. MENUJU RUMAH SAKIT
52
BAB 50. AKAN MENJADI AYAH
53
BAB 51. AKU ATAU KAMU?
54
BAB 52. HANYA ADA SATU CARA UNTUK MEMBUKTIKAN
55
BAB 53. BELAJAR DARI AIR LAUT
56
BAB 54. OBAT PEREDA MUAL YANG SANGAT AMPUH
57
BAB 55. BIAR GAK KANGEN SEPERTI SHANUM
58
BAB 56. MERASA JAHAT
59
BAB 57. TIDAK BERMAKSUD MERAGUKAN
60
BAB 58. PENGEN JENGUK SI DEDEK
61
BAB 59. TIBA-TIBA MANJA
62
BAB 60. GARA-GARA BANG DENIS
63
BAB 61. KITA AKAN MENGHADAPI INI BERSAMA-SAMA
64
BAB 62. MERINDUKANMU
65
BAB 63. HANTU LUAR NEGERI
66
BAB 64. SEKALIAN BAKAR LEMAK
67
BAB 65. MASIH AKAN BERLANJUT
68
BAB 66. TERBAKAR DI DALAM MOBIL
69
BAB 67. HAK PATEN
70
BAB 68. CINTA BUKAN SEKEDAR UNGKAPAN
71
BAB 69. ANA
72
BAB 70. SAUDARI KEMBAR?
73
BAB 71. BERUSAHA MENGIKHLASKAN
74
BAB 72. DENDAM
75
BAB 73. JUGA MEMILIKI HATI NURANI
76
BAB 74. DIMANA TEMPAT TINGGALNYA?
77
BAB 75. MENYUSUL KE BANDUNG
78
BAB 76. SEKALIAN HONEYMOON
79
BAB 77. MAMA KANGEN, NAK
80
BAB 78. MENGEJAR
81
BAB 79. KRITIS
82
BAB 80. BAGAIMANA AKU BISA HIDUP SEPERTI INI?
83
BAB 81. SEUMUR HIDUP TIDAK AKAN BISA MENGHILANGKAN RASA BERSALAH DAN SESAL
84
BAB 82. ANAK KITA SUDAH KEMBALI
85
BAB B3. DAPAT CUCU LAGI
86
BAB 84. DATANG TERLAMBAT
87
BAB 85. DUA ANAK CUKUP!
88
karya baru ~ RAHASIA HATI 2
89
KARYA BARU (Menanti Bahagia Yang Hilang)
90
Janji CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!