BAB 2. 5 SYARAT

"Tidak, Kia. Papa tidak setuju!" Tegas papa Rangga. Nafasnya seketika saja memburu mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh putri sulungnya itu.

Bagaimana bisa Kiara berpikir untuk kembali rujuk dengan Erick setelah tiga kali dijatuhi talak. Dan lebih gilanya lagi, Kiara setuju untuk melakukan pernikahan muhalil.

Tidak, dia tidak akan membiarkan putrinya lagi dan lagi termakan dengan mulut manis Erick. Cukup sudah dia menyesali tindakan perjodohan itu, tak akan lagi menyerahkan putrinya pada laki-laki yang tidak bisa menghargai sebuah ikatan yang sakral.

"Pernikahan seperti itu tidak sah dalam agama kita, Kia. pernikahan muhalil adalah dosa besar dan diharamkan oleh Allah, dan bisa mendatangkan laknat bagi para pelakunya." Jelas mama Flora. Bagaimana mungkin dia membiarkan putrinya terjerumus dalam ikatan pernikahan yang tidak sah demi kembali pada Erick. Terlepas dari larangan itu, dia pun lebih tidak setuju Kiara kembali pada Erick.

Kiara hanya bisa menunduk, menghela nafas pasrah mendengar tentangan itu. Dia sudah menduga, kedua orangtuanya pasti tidak akan setuju. Namun, hatinya tersentak mendengar ucapan mama Flora, jujur saja dia tidak begitu banyak tahu tentang apa itu muhalil. Yang dia tahu, syarat rujuk setelah talak tiga, yakni istri harus menikah dulu dengan laki-laki lain.

"Jangan temui Erick lagi, Kia. Kalaupun Erick yang mendatangi kamu, jangan berikan celah untuk mendekat. Apalagi yang kamu harapkan dari dia? Sudah jelas dia bukan laki-laki yang baik untuk kamu, ingat berapa kali Erick melontarkan kalimat perceraian? Tidak menutup kemungkinan dia akan mengucapkannya lagi nanti. Sudah cukup, Kia, jangan buat Papa dan Mama semakin menyesal karena membiarkan kamu kembali padanya." Tukas papa Rangga, kedua tangannya terkepal erat menahan emosi. Andai saja Erick ada dihadapannya saat ini, dia akan membalas kalimat talak yang dijatuhkan pada putrinya dengan kalimat yang lebih tajam. Bahkan, ingin sekali rasanya dia menghajar mantan menantunya itu yang dengan berani datang menemui Kiara untuk rujuk kembali, dan dengan gilanya Erick sendiri yang akan mencarikan laki-laki untuk menjadi suami muhalil Kiara.

"Tenang, Pa," mama Flora mengusap punggung tangan suaminya yang terkepal.

"Gimana Papa bisa tenang? Erick benar-benar sudah keterlaluan, dia sudah tidak menghargai kita lagi!" Tukas papa Rangga dengan nada suara yang cukup tinggi.

"Kia, istirahatlah, Nak." Titah mama Flora.

Kiara mengangguk, lalu beranjak menuju kamarnya dengan langkah gontai. Jujur saja, dia masih berharap kembali namun, sepertinya harapan itu sudah tak ada lagi.

Sesampainya di kamar, Kiara membuka laci lalu mengeluarkan sebuah pigura kecil yang berisi foto pernikahannya dengan Erick. Satu-satunya benda yang tersisa untuk mengenang waktu satu tahun menjalani bahtera rumah tangga yang sebenarnya tidak berjalan seperti ekspektasinya. Hanya saja, karena cinta dia tetap bertahan hingga sampai pada titik, dimana Erick sendiri yang memutuskan tali pernikahan mereka.

Erick adalah laki-laki pertama yang mengisi hatinya, cinta pertamanya. Benar kata orang, jika sudah terlanjur mencintai, akan sulit untuk melupakan walau ada luka di dalamnya. Dia menerima semua keputusan yang dibuat Erick, termasuk menunda memiliki anak yang entah apa alasannya. Pernah dia menanyakan kenapa? Dan Erick hanya menjawab, ingin menikmati waktu berkualitas berdua sebelum direpotkan dengan adanya anak diantara mereka.

Cukup lama memandangi foto pernikahannya, Kiara memasukkan kembali pigura itu kedalam laci lalu beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

.

.

.

"Bang Denis, tunggu." Teriak Erick dari jendela mobil memanggil seseorang yang baru saja duduk di atas motor.

Erick gegas turun dari mobil, dengan langkah cepat menghampiri laki-laki yang terlihat menatap malas kearahnya.

"Abang sudah mau pulang?" Tanya Erick pada laki-laki yang bernama Denis.

"Ya," jawab Denis singkat. Pertanyaan Erick terlalu basa-basi menurutnya, sekarang sudah sore, bengkel sudah tutup tapi masih saja bertanya.

"Boleh aku minta waktu Abang? Sebentar saja," pinta Erick dengan nada memohon.

Denis terdiam beberapa saat sambil memandangi Erick, tanpa menjawab dia turun dari motornya lalu berjalan menuju bangku panjang yang tersedia di depan bengkel dan duduk di sana.

Erick pun menyusul, duduk di samping Denis dengan gelagat yang nampak gelisah.

"Rick, kalau ada keperluan cepat katakan. Aku mau pulang, Mamaku sudah menungguku." Ucap Denis terdengar sedikit kesal.

Erick menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya perlahan, "Bang Denis, aku butuh bantuan Abang. Tolong, nikahi mantan istriku, aku ingin kembali rujuk dengannya."

Sontak saja Denis tertawa pelan mendengarnya, "Apa kamu sudah gila?"

"Anggap saja begitu, aku memang sudah gila. Ingin rujuk setelah menalaknya 3 kali. Please Bang, tolong nikahi Kia!" Pinta Erick lagi memohon.

"Rick, kamu tahu tidak syarat rujuk setelah talak 3 itu, apa saja?" Tanya Denis, menatap Erick dengan serius.

Erick mengangguk cepat, "Tahu, Kiara harus menikah dulu dengan laki-laki lain." Jawabnya.

"Hanya itu saja yang kamu tahu?" Tanyanya Denis lagi.

Erick mengangguk, hanya seperti itu yang dia tahu.

Denis terkekeh pelan, "Ada 5 syarat kalau kamu ingin kembali rujuk dengan mantan istrimu."

"Apa saja syaratnya, Bang?" Tanya Erick antusias, "Aku akan memenuhi semua syarat itu demi kembali rujuk dengan Kia."

"Dengar baik-baik Erick. Yang pertama, sang istri sudah habis masa iddah darimu,"

Erick mengangguk, jelas saja masa iddahnya sudah habis, dia dan Kiara bercerai sudah tiga bulan lamanya.

Kemudian, Denis kembali melanjutkan, "Yang kedua, sang istri harus dinikahi lebih dulu oleh laki-laki lain yang disebut sebagai muhalil. Dan yang ketiga, si istri pernah bersenggama dan muhalil benar-benar penetras! kepadanya,

Glek. Erick menelan ludah susah payah mendengar syarat yang ketiga. Pengetahuannya yang kurang, membuatnya benar-benar tidak tahu akan syarat-syarat itu. "Apa harus berhubungan, Bang? Itu kan cuma sebagai syarat untuk rujuk, aku rasa tidak perlu sampai melakukan hubungan suami-istri. Cukup Abang nikahi saja lalu ceraikan."

Denis menggeleng, "Aku tidak mau melakukan pernikahan yang tidak sah. Cari saja laki-laki lain." Denis beranjak dari tempat duduknya.

"Tunggu dulu, Bang." Erick menahan tangan Denis yang hendak pergi.

Denis mengulum senyum, dia tahu Erick pasti akan menahannya pergi.

"Baiklah, Bang. Aku setuju dengan syarat itu." Ucap Erick dengan berat hati. Mau mencari laki-laki lain jatuhnya tetap sama, lebih baik Denis yang dia kenal dan bisa mengaturnya kapan untuk menceraikan Kiara. "Lalu, apalagi syarat selanjutnya, Bang?" Tanyanya.

"Si istri sudah berstatus talak ba’in dari suami muhalilnya, dan masa iddah si istri dari muhalil telah habis." Jawab Denis.

Erick menarik nafas dalam seraya berdiri di samping Denis, "Bang, tolong nikahi Kia."

"Kalau kamu tidak keberatan dengan syarat yang ketiga?" Ucap Denis. Dia berbalik badan lalu tersenyum simpul.

"Jujur saja aku keberatan, Bang. Tapi jika syarat itu benar-benar harus dipenuhi, maka aku harus berlapang dada." Tutur Erick terdengar parau. Dia menghela nafas berat membayangkan Kiara harus disentuh oleh laki-laki lain.

"Baiklah," ucap Denis lalu melangkah menuju motornya. Sebelum menyalakan motor, terlebih dahulu dia mengirim pesan pada sang mama untuk memberitahu akan pulang telat. Setelahnya, Denis pun melajukan motornya menuju suatu tempat.

Terpopuler

Comments

Masya Allah tabarakaAllah 🙏🤲

Masya Allah tabarakaAllah 🙏🤲

Denis lebih tau akhlak dan adab, sbagai sifat laki " lebih menghargai perempuan. 🙏

2024-12-27

2

Masya Allah tabarakaAllah 🙏🤲

Masya Allah tabarakaAllah 🙏🤲

assalamualaikum kak author 🙏 hadiiir.... mhn izin numpang baca 😁 ke'a seruu dan menarik alur ceritanya sgt bagus, 🤗 baru menemukan cerita se'bagus ini ada niai " unsur agamanya. excited banget bacanya ❤️🔥

2024-12-27

2

May Saroh

May Saroh

suami kalo lg kesel jadi tukang talak mah, hempas kan saja kia.. dunia gak selebar daun kelor

2024-09-26

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1. MENYESAL
2 BAB 2. 5 SYARAT
3 BAB 3. JANJI
4 BAB 4. SECEPATNYA
5 BAB 5. TIDAK PUNYA HATI NURANI
6 BAB 6. BARU AWAL.
7 BAB 7. TAK SEKUAT YANG TERLIHAT
8 BAB 8. TUHAN SEAKAN MENDUKUNG
9 BAB 9. TIDAK BISA MENUNGGU TERLALU LAMA
10 BAB 10. PERNIKAHAN
11 BAB 11. LAKUKAN MALAM INI JUGA!
12 BAB 12. DIA JUGA KORBAN
13 BAB 13. BUKAN MONTIR
14 BAB 14. SENTUH AKU
15 BAB 15. APA SEBENARNYA TUJUANMU?
16 BAB 16. BIBITKU ATAU PIL MU
17 BAB 17. MERENCANAKAN SESUATU
18 BAB 18. NAMA DAN MAKANAN KESUKAANNYA SAMA
19 BAB 19. TIDAK BISA MENYELESAIKAN MISI
20 BAB 20. AKU MEMANG SENGAJA
21 BAB 21. SIAPA YANG MELAKUKANNYA?
22 BAB 22. PURA-PURA AMNESIA
23 BAB 23 SEPERTI ADA YANG HILANG
24 UCAPAN TERIMA KASIH
25 BAB 24. ANCAMAN
26 BAB 25. JANGAN GALAK-GALAK SAMA SUAMI
27 BAB 26. JANGAN SEKARANG
28 BAB 27. HANYA KAMU YANG BISA
29 BAB 28. KALIAN SALING MENGENAL?
30 BAB 29. AKAN ADA BANYAK AIR MATA
31 BAB 30. INGIN KAMU MENGAKUI SATU HAL
32 BAB 31. SUARA ITU...
33 BAB 32. SIAPA YANG TAHU KAMU JUSTRU TERSESAT
34 BAB 33. RAGAKU BERSAMANYA TAPI HATI DAN PIKIRANKU TERTUJU PADAMU
35 BAB 34. APA KAMU MASIH MAU MENUNGGU AKU?
36 BAB 35. KAMU SALAH PAHAM DENGANKU
37 BAB 36. EFEK HUJAN-HUJANAN
38 BAB 37. SUDAH SEHARUSNYA MENDAPATKAN GANJARANNYA
39 BAB 38. DUA GARIS
40 BAB 39. TIDAK ADA ALASAN UNTUK MEMPERTAHANKAN
41 BAB 40. SIAPA KAMU SEBENARNYA?
42 BAB 41. SI LAKI-LAKI SUBUH
43 BAGI-BAGI POIN
44 BAB 42. SUSTER MARIA BILANG KALAU KAMU... .
45 BAB 43. BUKAN MUHALIL
46 BAB 44. APA KAMU BENAR-BENAR TULUS MENCINTAI AKU?
47 BAB 45. AKAN MEMBERITAHUNYA
48 BAB 46. DATANG SENDIRIAN SAJA
49 BAB 47. CERAIKAN DIA
50 BAB 48. SALAH KAMU SENDIRI
51 BAB 49. MENUJU RUMAH SAKIT
52 BAB 50. AKAN MENJADI AYAH
53 BAB 51. AKU ATAU KAMU?
54 BAB 52. HANYA ADA SATU CARA UNTUK MEMBUKTIKAN
55 BAB 53. BELAJAR DARI AIR LAUT
56 BAB 54. OBAT PEREDA MUAL YANG SANGAT AMPUH
57 BAB 55. BIAR GAK KANGEN SEPERTI SHANUM
58 BAB 56. MERASA JAHAT
59 BAB 57. TIDAK BERMAKSUD MERAGUKAN
60 BAB 58. PENGEN JENGUK SI DEDEK
61 BAB 59. TIBA-TIBA MANJA
62 BAB 60. GARA-GARA BANG DENIS
63 BAB 61. KITA AKAN MENGHADAPI INI BERSAMA-SAMA
64 BAB 62. MERINDUKANMU
65 BAB 63. HANTU LUAR NEGERI
66 BAB 64. SEKALIAN BAKAR LEMAK
67 BAB 65. MASIH AKAN BERLANJUT
68 BAB 66. TERBAKAR DI DALAM MOBIL
69 BAB 67. HAK PATEN
70 BAB 68. CINTA BUKAN SEKEDAR UNGKAPAN
71 BAB 69. ANA
72 BAB 70. SAUDARI KEMBAR?
73 BAB 71. BERUSAHA MENGIKHLASKAN
74 BAB 72. DENDAM
75 BAB 73. JUGA MEMILIKI HATI NURANI
76 BAB 74. DIMANA TEMPAT TINGGALNYA?
77 BAB 75. MENYUSUL KE BANDUNG
78 BAB 76. SEKALIAN HONEYMOON
79 BAB 77. MAMA KANGEN, NAK
80 BAB 78. MENGEJAR
81 BAB 79. KRITIS
82 BAB 80. BAGAIMANA AKU BISA HIDUP SEPERTI INI?
83 BAB 81. SEUMUR HIDUP TIDAK AKAN BISA MENGHILANGKAN RASA BERSALAH DAN SESAL
84 BAB 82. ANAK KITA SUDAH KEMBALI
85 BAB B3. DAPAT CUCU LAGI
86 BAB 84. DATANG TERLAMBAT
87 BAB 85. DUA ANAK CUKUP!
88 karya baru ~ RAHASIA HATI 2
89 KARYA BARU (Menanti Bahagia Yang Hilang)
90 Janji CINTA
Episodes

Updated 90 Episodes

1
BAB 1. MENYESAL
2
BAB 2. 5 SYARAT
3
BAB 3. JANJI
4
BAB 4. SECEPATNYA
5
BAB 5. TIDAK PUNYA HATI NURANI
6
BAB 6. BARU AWAL.
7
BAB 7. TAK SEKUAT YANG TERLIHAT
8
BAB 8. TUHAN SEAKAN MENDUKUNG
9
BAB 9. TIDAK BISA MENUNGGU TERLALU LAMA
10
BAB 10. PERNIKAHAN
11
BAB 11. LAKUKAN MALAM INI JUGA!
12
BAB 12. DIA JUGA KORBAN
13
BAB 13. BUKAN MONTIR
14
BAB 14. SENTUH AKU
15
BAB 15. APA SEBENARNYA TUJUANMU?
16
BAB 16. BIBITKU ATAU PIL MU
17
BAB 17. MERENCANAKAN SESUATU
18
BAB 18. NAMA DAN MAKANAN KESUKAANNYA SAMA
19
BAB 19. TIDAK BISA MENYELESAIKAN MISI
20
BAB 20. AKU MEMANG SENGAJA
21
BAB 21. SIAPA YANG MELAKUKANNYA?
22
BAB 22. PURA-PURA AMNESIA
23
BAB 23 SEPERTI ADA YANG HILANG
24
UCAPAN TERIMA KASIH
25
BAB 24. ANCAMAN
26
BAB 25. JANGAN GALAK-GALAK SAMA SUAMI
27
BAB 26. JANGAN SEKARANG
28
BAB 27. HANYA KAMU YANG BISA
29
BAB 28. KALIAN SALING MENGENAL?
30
BAB 29. AKAN ADA BANYAK AIR MATA
31
BAB 30. INGIN KAMU MENGAKUI SATU HAL
32
BAB 31. SUARA ITU...
33
BAB 32. SIAPA YANG TAHU KAMU JUSTRU TERSESAT
34
BAB 33. RAGAKU BERSAMANYA TAPI HATI DAN PIKIRANKU TERTUJU PADAMU
35
BAB 34. APA KAMU MASIH MAU MENUNGGU AKU?
36
BAB 35. KAMU SALAH PAHAM DENGANKU
37
BAB 36. EFEK HUJAN-HUJANAN
38
BAB 37. SUDAH SEHARUSNYA MENDAPATKAN GANJARANNYA
39
BAB 38. DUA GARIS
40
BAB 39. TIDAK ADA ALASAN UNTUK MEMPERTAHANKAN
41
BAB 40. SIAPA KAMU SEBENARNYA?
42
BAB 41. SI LAKI-LAKI SUBUH
43
BAGI-BAGI POIN
44
BAB 42. SUSTER MARIA BILANG KALAU KAMU... .
45
BAB 43. BUKAN MUHALIL
46
BAB 44. APA KAMU BENAR-BENAR TULUS MENCINTAI AKU?
47
BAB 45. AKAN MEMBERITAHUNYA
48
BAB 46. DATANG SENDIRIAN SAJA
49
BAB 47. CERAIKAN DIA
50
BAB 48. SALAH KAMU SENDIRI
51
BAB 49. MENUJU RUMAH SAKIT
52
BAB 50. AKAN MENJADI AYAH
53
BAB 51. AKU ATAU KAMU?
54
BAB 52. HANYA ADA SATU CARA UNTUK MEMBUKTIKAN
55
BAB 53. BELAJAR DARI AIR LAUT
56
BAB 54. OBAT PEREDA MUAL YANG SANGAT AMPUH
57
BAB 55. BIAR GAK KANGEN SEPERTI SHANUM
58
BAB 56. MERASA JAHAT
59
BAB 57. TIDAK BERMAKSUD MERAGUKAN
60
BAB 58. PENGEN JENGUK SI DEDEK
61
BAB 59. TIBA-TIBA MANJA
62
BAB 60. GARA-GARA BANG DENIS
63
BAB 61. KITA AKAN MENGHADAPI INI BERSAMA-SAMA
64
BAB 62. MERINDUKANMU
65
BAB 63. HANTU LUAR NEGERI
66
BAB 64. SEKALIAN BAKAR LEMAK
67
BAB 65. MASIH AKAN BERLANJUT
68
BAB 66. TERBAKAR DI DALAM MOBIL
69
BAB 67. HAK PATEN
70
BAB 68. CINTA BUKAN SEKEDAR UNGKAPAN
71
BAB 69. ANA
72
BAB 70. SAUDARI KEMBAR?
73
BAB 71. BERUSAHA MENGIKHLASKAN
74
BAB 72. DENDAM
75
BAB 73. JUGA MEMILIKI HATI NURANI
76
BAB 74. DIMANA TEMPAT TINGGALNYA?
77
BAB 75. MENYUSUL KE BANDUNG
78
BAB 76. SEKALIAN HONEYMOON
79
BAB 77. MAMA KANGEN, NAK
80
BAB 78. MENGEJAR
81
BAB 79. KRITIS
82
BAB 80. BAGAIMANA AKU BISA HIDUP SEPERTI INI?
83
BAB 81. SEUMUR HIDUP TIDAK AKAN BISA MENGHILANGKAN RASA BERSALAH DAN SESAL
84
BAB 82. ANAK KITA SUDAH KEMBALI
85
BAB B3. DAPAT CUCU LAGI
86
BAB 84. DATANG TERLAMBAT
87
BAB 85. DUA ANAK CUKUP!
88
karya baru ~ RAHASIA HATI 2
89
KARYA BARU (Menanti Bahagia Yang Hilang)
90
Janji CINTA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!