Hanya Seorang Selir

Runi ingin menanyakan sesuatu pada Kevin namun sejujurnya ia sangat ragu untuk menanyakan masalah ini karena ini bukanlah masalah biasa. Bisa saja Kevin malah tersinggung dengan apa yang ia ingin katakan ini.

"Katanya mau bicara, kenapa hanya diam saja?"

"Kamu yakin?"

"Kenapa harus bertanya begitu?"

"Sebab sejujurnya aku sendiri agak ragu untuk menanyakan ini padamu."

"Sudahlah, tanyakan saja padaku."

"Apakah kalau aku meminta supaya kamu bercerai dengan Tasya, kamu mau?"

Kevin nampak mengerutkan kening heran mendengar pertanyaan yang diajukan oleh Runi barusan. Ini kali pertama setelah mereka menikah Runi mulai berani membahas mengenai Tasya.

"Kenapa memangnya?"

"Tidak, aku hanya bertanya saja."

"Aku tak akan bercerai dengan Tasya karena kami menikah untuk kerja sama dua keluarga."

"Begitu rupanya."

"Apakah semua yang aku berikan padamu selama ini sama sekali tak cukup?"

"Tentu saja semua yang kamu berikan cukup hanya saja aku merasa statusku sebagai selirmu cukup membuatku rendah diri."

"Jangan pikirkan itu, kamu tetaplah istriku dan mamanya Brandon."

Runi mencoba untuk tersenyum dan kemudian memeluk Kevin walau di dalam hatinya ia harus menahan nyeri yang luar biasa. Ini bukanlah pernikahan yang ia inginkan akan tetapi ia sadar diri mengenai statusnya dan dari mana ia berasal yang mana derajatnya dengan Tasya bak langit dan bumi. Kevin sudah tidur lelap di sebelahnya namun Runi belum bisa menutup matanya, ia menatap pria yang ia cintai itu dan mengusap rambutnya, Runi menahan air matanya untuk tidak tumpah hingga pada akhirnya ia pun memutuskan untuk pergi keluar kamar saja.

"Hiks."

Pada nyatanya Runi tak bisa menahan diri untuk tak menangis malam ini. Walau Kevin ada bersamanya namun ia merasa tak bisa memiliki Kevin seutuhnya karena ia harus berbagi dengan Tasya.

"Sadarlah statusmu yang bahkan tak lebih tinggi dari istri sahnya, beruntung istri sahnya tak melabrak kamu dan membuat perhitungan karena merebut suami orang."

Begitulah yang dikatakan oleh teman-teman sosialitanya yang Runi ikut dalam lingkaran mereka untuk mendapatkan pengakuan sebagai istri siri Kevin Lazuardi dan teringat ucapan itu malah membuatnya sedih bukan main.

****

Tasya layaknya boneka yang disetir oleh sang papa yang sudah sangat mempersiapkan Tasya untuk maju ke pemilihan mendatang. Berbeda dengan Ariel yang ikut campur tangan dalam mencari calon wakil wali kota untuk mendampinginya namun justru Tasya menyerahkan semuanya pada sang papa.

"Pagi sayang."

"Mama?"

"Di mana suamimu?"

"Di rumah Runi."

Mendengar nama selir Kevin membuat raut wajah Mayra ditekuk. Mayra tak menyangka bahwa Tasya mengizinkan Kevin untuk menikah siri dengan Runi padahal Tasya ini adalah istri sahnya dan ia berhak menolak pernikahan mereka.

"Runi punya Brandon, dia anak kandung Kevin mana mungkin aku tega memisahkan anak dan ayah kandungnya. Aku masih punya hati, selama mereka tak mengusik Wikka maka aku akan diam."

"Astaga Nak."

"Kenapa Mama datang ke sini?"

"Mama ingin melihat bagaimana putri Mama, kamu jarang main ke rumah belakangan ini."

"Aku sibuk di butik."

"Papamu mengatakan bahwa kamu setuju untuk maju sebagai calon Gubernur apakah kamu yakin?"

"Awalnya aku tak yakin namun pada akhirnya aku yakin."

"Kenapa? Papamu memberikan ancaman?"

"Mertuaku yang meminta, tentu saja ini adalah balas jasa atas izin Tama Lazuardi yang mau menikahkan anak kesayangannya dengan wanita yang sudah melahirkan namun tak punya suami dan parahnya dia datang dari keluarga terpandang."

"Hentikan Tasya, setidaknya kan sekarang kamu sudah punya suami dan media juga sudah dipegang oleh mertua dan papamu jadi berita soal hubungan masa lalumu dan pria itu tak akan terungkap."

****

Tasya untuk pertama kalinya bertemu partnernya dalam pemilihan Gubernur yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan. Pria yang bernama Adiguna Wijayanto itu adalah mantan wali kota tempat di mana Ariel akan mencalonkan diri sebagai calon wali kota. Adiguna memiliki track record yang bersih dan ia tak banyak skandal ketika menjabat sebagai wali kota, tak ada gebrakan luar biasa hanya seorang petugas partai yang patuh dan beruntungnya ia bisa dicalonkan menjadi wakil seorang Tasya dalam pemilihan mendatang.

"Jadi bagaimana Tasya? Keberatan?" tanya Tama Lazuardi tenang.

"Sama sekali tidak, Pi."

Tentu saja Tasya tak bisa mengatakan apa pun secara jujur karena semua ia lakukan demi keluarganya dan keluarga Kevin. Tama dan Andri begitu sibuk membicarakan strategi pemenangan bersama partai pengusung mereka dalam pemilihan mendatang. Tasya sama sekali tak mendengarkan karena ia tak tertarik sama sekali dengan semua ini dan pikirannya hanya satu, Wikka.

"Apakah sudah selesai? Aku harus segera pulang."

****

Berita soal pencalonan diri Tasya yang berpasangan dengan Adiguna menjadi pemberitaan media. Tasya dengan latar belakang keluarga pengusaha kaya raya ditambah menantu keluarga Lazuardi yang konglomerat membuat spekulasi liar di masyarakat mengenai adanya dugaan politik dinasti yang dirancang karena selain Tasya ada Ariel sebagai adiknya yang juga bakal maju dalam pemilihan calon wali kota.

"Tasya akan maju dalam pemilu?" lirih Desta saat melihat berita di ponselnya.

Desta sebenarnya ingin menanyakan secara langsung pada Tasya mengenai hal ini namun ia rasa mereka tak cukup dekat lagi untuk bertukar kabar mengenai hal tersebut.

"Lalu kalau dia jadi Gubernur bagaimana aku bisa bertemu Wikka?"

Desta gelisah sekali karena kemungkinan Tasya akan ingkar janji, ia ingin menemui anak kandungnya dan menebus kesalahannya di masa lalu sebelum semua terlambat.

"Aku harus bertanya padanya."

Desta kemudian mencari kontak Tasya dan mengirimkan pesan pada wanita itu namun hingga besok pagi, Tasya sama sekali tak menjawab pesan darinya yang mana hal itu sangat membuatnya kesal.

"Bagaimana bisa dia tak menjawab pesanku?"

Desta yang kesal kemudian mencoba untuk menghubungi Tasya namun lagi-lagi ponsel Tasya tak aktif.

"Ke mana dia?"

Desta gegas mandi dan berganti pakaian sebelum ia pergi ke kantor maka ia akan menemui Tasya dulu di rumah wanita itu.

****

Desta sudah hampir sampai di rumah Tasya namun seketika netranya melihat sosok Wikka yang tengah bermain sendirian di taman. Desta gegas turun dari mobilnya dan kemudian berjalan perlahan mendekati anaknya. Degup jantung Desta berdegup cepat ketika jarak di antara mereka sudah sangat dekat, rasa haru bercampur senang ia rasakan saat ini dan ia sangat ingin sekali memeluk Wikka tengah bermain sendirian di taman ini. Posisi anak itu tengah membelakanginya jadi Wikka sama sekali tak tahu kalau Desta tengah berdiri di belakangnya dan saat Wikka sadar ada pantulan bayangan maka gegas ia berbalik badan dan terkejut menemukan Desta.

"Om siapa?!"

"Wikka aku ...."

"Non Wikka!"

DEG

Episodes
1 Permintaan Sang Suami
2 Tawaran Menggiurkan
3 Pria Dari Masa Lalu
4 Penjelasan yang Dinanti
5 Harus Percaya Siapa?
6 Hanya Seorang Selir
7 Anakku Tak Mengenaliku
8 Pertemuan Resmi Dengan Anak
9 Iri Pada Sang Ratu
10 Masih Tak Dapat Menerima
11 Tak Bisa Akur
12 Apa yang Terjadi Padamu?
13 Tuduhan yang Membuat Hati Panas
14 Kampanye Pertama
15 Drama Dengan Mertua
16 Jangan Bertindak Sembarangan
17 Menyelesaikan Masalah Dan Masalah Lain Datang
18 Menawarkan Diri
19 Aku Muak Padamu
20 Peringatan Secara Halus
21 Keputusan Untuk Berpisah
22 Fakta yang Membuat Terkejut
23 Biasakan Dirimu
24 Bohong Soal Umur?
25 Pertengkaran yang Tak Bisa Terhindarkan
26 Membongkar Aib Orang Tak Tahu Diri
27 Permintaan Terakhir Ibu
28 Merendahkan Diri
29 Kabar Duka Cita
30 Trauma Anak
31 Aku Ingin Memanggil Ayah
32 Papa Angkat Bicara
33 Menolak Untuk Bercerai
34 Mendapatkan Kesempatan Bertemu
35 Aku Tidak Gentar
36 Menjadi Viral Akibat Masa Lalu
37 Aku Mau Ayah
38 Siksaan Dunia
39 Memberitahu Mami yang Sebenarnya
40 Cerita Pada Suami
41 Bermalam Di Rumah Sakit
42 Tak Percaya Cinta
43 Hari Pemungutan Suara
44 Besan Pun Jujur
45 Mengetahui Dari Dua Sisi
46 Mantan Mertua
47 Pelantikan Jabatan
48 Hanya Berkata Jujur
49 Kamu Akan Hancur
50 Melabrak Pelakor Tak Tahu Diri
51 Alibi Sang Wanita Licik
52 Kebusukan yang Terbongkar
53 Ditangkap Pada Akhirnya
54 Kunjungan Kerja
55 Kembali Membuat Viral
56 Tuduhan Di Pesta Ulang Tahun
57 Hoaks yang Membuat Heboh
58 Ditangkapnya Sang Pembuat Onar
59 Rasa Iri Dan Cemburu Pada Mantan
60 Pembicaraan yang Berujung Emosi
61 Aku Masih Cinta
62 Dia Bukan Orang Baik
63 Cinta Itu Masih Ada
64 Mama Mencoba Mengerti
65 Dia Pergi
66 Aku Yakin Karena Kamu
67 Papa Jangan Ikut Campur
68 Memahami Tanpa Menghakimi
69 Curigaku Ternyata Benar
70 Aku Akui Cinta Padamu
71 Frustasi Setelah Tak Ada Kabar
72 Mencoba Membuat Besan Paham
73 Jangan Menyakiti Lebih Dalam Lagi
74 Aku Menyerah
75 Penyesalan Selalu Datang Terlambat
76 Pertemuan Setelah Sekian Lama
77 Bukan Menantu yang Baik
78 Dia Mengaku?
79 Sidang yang Ricuh
80 Putusan Cerai
81 Menuai Karma
82 Penangkapan yang Akhirnya Terjadi
83 Kembali Ke Kota
84 Apakah Akan Menyusul?
85 Aku Akan Selalu Bersamamu
86 Ditetapkan Sebagai Tersangka
87 Sebuah Akhir Cerita
Episodes

Updated 87 Episodes

1
Permintaan Sang Suami
2
Tawaran Menggiurkan
3
Pria Dari Masa Lalu
4
Penjelasan yang Dinanti
5
Harus Percaya Siapa?
6
Hanya Seorang Selir
7
Anakku Tak Mengenaliku
8
Pertemuan Resmi Dengan Anak
9
Iri Pada Sang Ratu
10
Masih Tak Dapat Menerima
11
Tak Bisa Akur
12
Apa yang Terjadi Padamu?
13
Tuduhan yang Membuat Hati Panas
14
Kampanye Pertama
15
Drama Dengan Mertua
16
Jangan Bertindak Sembarangan
17
Menyelesaikan Masalah Dan Masalah Lain Datang
18
Menawarkan Diri
19
Aku Muak Padamu
20
Peringatan Secara Halus
21
Keputusan Untuk Berpisah
22
Fakta yang Membuat Terkejut
23
Biasakan Dirimu
24
Bohong Soal Umur?
25
Pertengkaran yang Tak Bisa Terhindarkan
26
Membongkar Aib Orang Tak Tahu Diri
27
Permintaan Terakhir Ibu
28
Merendahkan Diri
29
Kabar Duka Cita
30
Trauma Anak
31
Aku Ingin Memanggil Ayah
32
Papa Angkat Bicara
33
Menolak Untuk Bercerai
34
Mendapatkan Kesempatan Bertemu
35
Aku Tidak Gentar
36
Menjadi Viral Akibat Masa Lalu
37
Aku Mau Ayah
38
Siksaan Dunia
39
Memberitahu Mami yang Sebenarnya
40
Cerita Pada Suami
41
Bermalam Di Rumah Sakit
42
Tak Percaya Cinta
43
Hari Pemungutan Suara
44
Besan Pun Jujur
45
Mengetahui Dari Dua Sisi
46
Mantan Mertua
47
Pelantikan Jabatan
48
Hanya Berkata Jujur
49
Kamu Akan Hancur
50
Melabrak Pelakor Tak Tahu Diri
51
Alibi Sang Wanita Licik
52
Kebusukan yang Terbongkar
53
Ditangkap Pada Akhirnya
54
Kunjungan Kerja
55
Kembali Membuat Viral
56
Tuduhan Di Pesta Ulang Tahun
57
Hoaks yang Membuat Heboh
58
Ditangkapnya Sang Pembuat Onar
59
Rasa Iri Dan Cemburu Pada Mantan
60
Pembicaraan yang Berujung Emosi
61
Aku Masih Cinta
62
Dia Bukan Orang Baik
63
Cinta Itu Masih Ada
64
Mama Mencoba Mengerti
65
Dia Pergi
66
Aku Yakin Karena Kamu
67
Papa Jangan Ikut Campur
68
Memahami Tanpa Menghakimi
69
Curigaku Ternyata Benar
70
Aku Akui Cinta Padamu
71
Frustasi Setelah Tak Ada Kabar
72
Mencoba Membuat Besan Paham
73
Jangan Menyakiti Lebih Dalam Lagi
74
Aku Menyerah
75
Penyesalan Selalu Datang Terlambat
76
Pertemuan Setelah Sekian Lama
77
Bukan Menantu yang Baik
78
Dia Mengaku?
79
Sidang yang Ricuh
80
Putusan Cerai
81
Menuai Karma
82
Penangkapan yang Akhirnya Terjadi
83
Kembali Ke Kota
84
Apakah Akan Menyusul?
85
Aku Akan Selalu Bersamamu
86
Ditetapkan Sebagai Tersangka
87
Sebuah Akhir Cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!