Berita Lana disebarkan

1 Minggu berlalu,

Erika sedang berbincang dengan sahabatnya di sebuah Cafe.

"APA??" Tyara memukul meja dengan pekikan khasnya membuat Erika terkejut lalu Erika menarik nafas dalam-dalam.

"iya Ra.!! gimana ini Ara? aku benar-benar nggak tahu kalau Mama akan jadikan aku sebagai ahli warisnya." Erika terlihat murung mengingat sosok Mertuanya yang begitu menyayanginya bahkan menjadikan Erika sebagai ahli warisnya saat anak kandungnya masih hidup.

Tyara terduduk dengan raut wajah berubah geram, "kalau aku di posisi Mertua mu udah aku cincang habis itu Tuan Mark." marah Tyara sambil berpose seperti memotong-motong cabe.

Tyara saja membayangkan hidup Murni sangat menyedihkan, anak yang dibesarkan sendiri olehnya dengan penuh cinta dan perjuangan tak disangka telah menjadi malaikat pencabut nyawa untuknya, wajar saja Murni memberikan seluruh asetnya pada Erika.

Erika diam saja, "aku belum ketemu sama dia, udah seminggu juga dia nggak ke Rumah. huh..! sebenarnya aku salah juga sih marah-marah ama dia padahal aku yakin itu bukan ulah dia." ucap Erika dengan pelan menerawang ingatan pertengkaran hebatnya Erika dan Mark.

"kamu masih belain dia?" dengus Tyara dengan benci dan jijik pada Mark.

Erika menggeleng kepalanya, "aku bukan belain dia Ara, tapi memang aku yang ada diantara mereka. Mas Mark nggak pernah begitu emosian sama Mama kalau begitu marahnya dia cuma pergi atau lampiasin marahnya ke aku." ucap Erika dengan serius.

Erika ingat betul kalau Mark akan mencekiknya setelah bertengkar dengan Murni dan mengucapkan kata-kata kejam yang menusuk, walau Erika sedih tapi itu lebih baik daripada Murni yang di marahi oleh Mark.

"terus? aku harus puji dia gitu?" balas Tyara malas.

Erika menggeleng kepala, "ya nggak gitu juga." jawab Erika menatap datar sahabatnya itu.

"sudahlah..! lupakan aja Pria bodoh itu, apa kamu akan mempertahankan dia? kamu bilang perasaanmu udah sama Martin, gimana dong?" tanya Tyara mengalihkan topik.

Tyara sangat tak suka membahas Mark, Kedua Orangtuanya selalu memuja-muja Mark yang begitu hebat dalam hal bisnis menguasai banyak bahasa nyatanya sosok yang dikagumi Kedua Orangtuanya hanyalah si bodoh yang malang tapi Tyara sama sekali tak mengasihani Mark.

Erika terdiam, "inilah masalahnya, aku nggak tahu gimana nasib cinta kami padahal aku tahu semua adalah salahku yang suka sama pria lain padahal aku udah punya suami." sesal Erika.

Tyara berdecak sebal lalu memegang kedua tangan Erika dan menatapnya serius, "berapa kali harus aku bilang Ika? kamu sama sekali nggak bersalah..! terus aja kamu belain dia yang udah jelas-jelas salah."

"dia membuatmu menderita dan menciptakan Neraka dalam pernikahanmu sedangkan Martin selalu ada padamu, dia setia untukmu dan membuatmu tersenyum saat Pria yang menyakitimu itu selalu buat kamu menangis. NANGIS Ika? bukan TERTAWA..! Ok? kamu Nangis sama dia sedangkan Martin buat kamu senyum, sekuat-kuatnya kamu sebagai perempuan pasti akan haus kasih sayang Ika? mana ada perempuan yang tahan di gitu-in, Gila kali ya?" kesal Tyara terus saja menceramahi Erika yang selalu merasa bersalah.

Tyara sungguh tak paham pikiran Erika yang begitu polos bahkan menyesal telah menyukai Pria lain, lalu Mark saja tak menyesal tidur dengan wanita lain padahal punya istri dan Gilanya lagi Erika masih peraw*n.

"terus aku harus gimana? apa dia mau menceraikan aku?" tanya Erika.

"ya iyalah dia mau, kamu tinggal urus aja semuanya ke Pengadilan terus bawa Surat cerai itu padanya tinggal tanda tangan. bereskan? tunggu beberapa puluh hari kamu nikah." sewot Tyara seperti pengatur hidup Erika saja.

Tyara hanya ingin Erika bahagia, temannya ini begitu bodoh dengan Perasaannya.

Erika mengangguk pelan lalu mereka kembali diam setelah beberapa saat, Tyara telah menjadi Orang sederhana. Keluarganya memang jatuh bangkrut tapi Tyara tak sedih padahal Ia sejak dulu hidup seperti Tuan Putri, kalau dipikir-pikir berteman dengan Erika saat masih sekolah adalah pembelajaran terbesar bagi Tyara.

itu sebabnya Keluarga Tyara sayang banget sama Erika yang telah menjadikan Tyara yang dulu begitu manja juga boros berubah drastis seperti sekarang.

.

Tyara memainkan Ponselnya, tiba-tiba Ia berdiri dari duduknya.

"Wahh..??! Gilaaa??! Ikaaa? Lana jadi Trending Topik." pekik Tyara.

Erika yang tadi kaget seketika berlari ke sisi Tyara dan melihat berita yang di maksud Lana.

Berita Lana menjadi simpanan banyak Pria dan juga punya banyak kasus di tuntut oleh Istri-Istri sah Pria-Pria tersebut, Vidio Lana bermesraan dengan setiap laki-laki tersebar di media sosial membuat nama Lana hancur detik itu juga.

Lana di pecat dari Agensi demi menyelamatkan Agensi mereka akibat keburukan Lana bahkan semua Kontrak Kerja Lana memutuskan Kerja Sama, Lana juga di tuntut membayar ganti rugi. Poster-poster Lana di cabut dari berbagai tempat seperti spanduk, kalaupun ada yang masih terpasang malah penuh coret-coret sehingga gambar wajah Lana tak terbentuk.

Hancur..!!

Hidup Lana hancur saat ini, Tyara tertawa terbahak-bahak mengatai Lana terkena ganjaran dari kejahatannya.

Erika terpaku ditempat, "inikah yang dimaksud Mama kalau Lana memang bukan perempuan baik? apa mama udah tahu Lana simpanan Om-Om?" batin Erika dengan begitu penasaran.

Erika segera mengambil tasnya dan meninggalkan Tyara yang berteriak memanggilnya, Tyara mengangkat bahunya saja karna tahu Erika pasti punya urusan penting, Ia lebih fokus membaca para komentar Netizen yang memaki Lana yang bahkan lebih buruk dari pelac*r.

Erika pergi dengan Ojek ke Makam Murni dan ternyata ada Mark disana tengah menangis memeluk papan nama Murni juga mengatakan telah membalas dendam akan kematian Murni.

"maafkan Mark Ma..! Mama?? Mama maafkan Aku, Mark udah tinggalin dia sesuai dengan permintaan Mama. Mama harus datang ke Mimpi Mark dan bilang maafkan aku Ma." Mark terus menangis sampai tidak sadar Erika mendengar nya.

Erika membekap mulutnya syok, Ia merasa kasihan dengan Mark tapi bagaimana Lagi? Mark sejak awal memang sudah bersalah tak mau mendengarkan Murni.

Erika berjalan pelan ke arah Mark lalu memberikan sapu tangannya ke Mark yang langsung melihat Erika.

"Kamu? ngapain kamu disini?" tanya Mark yang tidak tahu harus berkata apa pada Erika pasti Erika ingin mengejeknya serta mengatainya pembunuh dan bodoh selama ini.

Erika hanya memasang ekspresi datarnya, "aku mau ketemu Mama." jawab Erika.

Mark segera berdiri membiarkan Erika yang duduk meletakkan bunga yang dibawanya diatas makam Murni, Mark merasa tersentil melihat Bunga Lily yang dibawa Erika karna Ia baru mengingat kalau Murni sangat menyukai Bunga itu sedangkan Mark tadi malah bawa Bunga Mawar karna sebelumnya tak ingat Bunga kesukaan Murni.

"Ma?? Mas Mark udah mengakui kesalahannya, Mama maafkan Mas Mark ya? Mama harus tenang di alam sana. jangan marah-marah sama Mas Mark lagi ya?" batin Erika mengusap papan nama Murni.

"apa mama tahu siapa Lana sejak dulu Ma? itu sebabnya Mama selalu bilang begitu? apa ini penyebabnya Mama ingin memisahkan Lana dengan Mas Mark Ma?" batin Erika menatap sedih ukiran nama Mertua nya.

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

berarti hancurnya karir lana sekarang karna ulah mark yang mau balas dendam ya......

2024-05-29

0

Liana CyNx Lutfi

Liana CyNx Lutfi

biarkan mark bahagia dngn lana thor dan erikabdngn martin

2024-05-29

0

Tia Saputri

Tia Saputri

diriku pertama lagi yg baca wkwkkwkw

2024-05-29

0

lihat semua
Episodes
1 awal
2 Mertua yang baik
3 sakit hati
4 memang egois
5 bertemu lagi
6 kemarahan
7 berjanji akan selalu ada
8 menghibur
9 warisan
10 mencari kesenangan sendiri
11 mendadak
12 Kritis
13 Kemarahan
14 Makam
15 berduka
16 merasa di bodohi
17 Berita Lana disebarkan
18 memperebutkan
19 Antagonis?
20 penyesalan terbesar
21 Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22 kehidupan kedua
23 berubah drastis
24 menahan
25 pelukan saja
26 ingin berpihak
27 mendatangi
28 terbuka
29 mengetahui alasan-nya
30 membantu
31 Antar Makan Siang
32 tiba-tiba aneh
33 Wanita Gila
34 Boneka yang sama
35 Kegilaan Lana
36 ingin sembuh
37 gempar di dunia maya
38 Oh Sweet
39 percaya diri nya Erika
40 impian Mark
41 Mark dilema
42 mimpi
43 Operasi Murni
44 siapa Martin?
45 sangat tahu
46 dia segala-nya bagi-ku
47 mimpi buruk
48 memeriksa
49 Toilet
50 Mark kesal
51 cerita masa lalu
52 Jawaban
53 Aneh saja
54 protes wanita jahat
55 wajah asli yang tersembunyi
56 alasan
57 dia tertarik?
58 Bakat
59 membangunkan Singa Tidur
60 rasa bersalah
61 Ternyata Pria Muda
62 malu atau menyesal?
63 banyak hadiah
64 tak sengaja bertemu
65 hadiah kecil
66 selalu merepotkan
67 merubah tempat tinggal
68 mengapa menyuruh?
69 menceritakan
70 Kendala
71 Masalah Ide yang Bocor
72 menyibukkan diri
73 Kesibukan
74 Pulang Karna Rindu
75 mengetahui
76 kesalahpahaman
77 ungkapan yang tulus
78 tak sengaja mengotori
79 Teka-Teki Mimpi
80 mencari tahu Bukti
81 pengawal
82 Penjahat Sebenarnya
83 Kebenaran
84 Siapa George?
85 sedikit Lega setelah bercerita
86 Alasan Geo mengajak bertemu
87 Netizen
88 Istri menggemaskan
89 ke Kota
90 Pertemuan lagi
91 menghadiri acara
92 dadakan
93 bertingkah manja
94 kelahiran
95 Berbahagia
Episodes

Updated 95 Episodes

1
awal
2
Mertua yang baik
3
sakit hati
4
memang egois
5
bertemu lagi
6
kemarahan
7
berjanji akan selalu ada
8
menghibur
9
warisan
10
mencari kesenangan sendiri
11
mendadak
12
Kritis
13
Kemarahan
14
Makam
15
berduka
16
merasa di bodohi
17
Berita Lana disebarkan
18
memperebutkan
19
Antagonis?
20
penyesalan terbesar
21
Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22
kehidupan kedua
23
berubah drastis
24
menahan
25
pelukan saja
26
ingin berpihak
27
mendatangi
28
terbuka
29
mengetahui alasan-nya
30
membantu
31
Antar Makan Siang
32
tiba-tiba aneh
33
Wanita Gila
34
Boneka yang sama
35
Kegilaan Lana
36
ingin sembuh
37
gempar di dunia maya
38
Oh Sweet
39
percaya diri nya Erika
40
impian Mark
41
Mark dilema
42
mimpi
43
Operasi Murni
44
siapa Martin?
45
sangat tahu
46
dia segala-nya bagi-ku
47
mimpi buruk
48
memeriksa
49
Toilet
50
Mark kesal
51
cerita masa lalu
52
Jawaban
53
Aneh saja
54
protes wanita jahat
55
wajah asli yang tersembunyi
56
alasan
57
dia tertarik?
58
Bakat
59
membangunkan Singa Tidur
60
rasa bersalah
61
Ternyata Pria Muda
62
malu atau menyesal?
63
banyak hadiah
64
tak sengaja bertemu
65
hadiah kecil
66
selalu merepotkan
67
merubah tempat tinggal
68
mengapa menyuruh?
69
menceritakan
70
Kendala
71
Masalah Ide yang Bocor
72
menyibukkan diri
73
Kesibukan
74
Pulang Karna Rindu
75
mengetahui
76
kesalahpahaman
77
ungkapan yang tulus
78
tak sengaja mengotori
79
Teka-Teki Mimpi
80
mencari tahu Bukti
81
pengawal
82
Penjahat Sebenarnya
83
Kebenaran
84
Siapa George?
85
sedikit Lega setelah bercerita
86
Alasan Geo mengajak bertemu
87
Netizen
88
Istri menggemaskan
89
ke Kota
90
Pertemuan lagi
91
menghadiri acara
92
dadakan
93
bertingkah manja
94
kelahiran
95
Berbahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!