kemarahan

Martin menatap Erika penasaran, "sebenarnya siapa Mereka, Erika?" tanya Martin tak bisa menutupi perasaan bingungnya itu.

Erika menghela nafas, "aku bicara pun percuma, kamu nggak akan percaya juga sama aku." keluh Erika mengerucutkan bibirnya.

Martin tak sengaja melihat itu menahan senyum, "gadis ini sangat lucu juga kelihatan begitu polos, si bodoh mana yang mengabaikannya?" batin Martin yang pertama kali kenal dengan Erika saja langsung tahu betapa lucunya Erika.

"aku percaya sekalipun kamu bilang kalau kamu bisa menghilang seperti pesulap." jawab Martin membuat Erika menatapnya kaget.

"mana ada hal begituan." tukas Erika melotot malah kelihatan begitu lucu.

"kenapa kamu mirip hewan Rakun ya?" tanya Martin tak bersalah semakin melebar saja bola mata Erika.

"Heii? aku manusia kenapa disamakan dengan hewan sih?" protes nya tak terima.

Martin terkekeh, "ceritalah..! siapa tahu kamu butuh teman, aku hanya seorang OB kecil dan terbiasa jadi teman curhat rekan-rekan kerjaku." kata Martin serius.

Erika terdiam beberapa saat lalu kembali melihat ke arah keramaian, "sebenarnya suamiku itu Tuan Mark Enderson." lirih Erika dengan nada lesu.

Martin membelalak, "apa?"

Erika mencebikkan bibirnya, "tadi siapa yang bilang percaya?" kesal Erika.

Martin gelagapan karna setahunya Mark Enderson memang menikah dan Pesta pernikahannya di gelar mewah di Hotel Bandung, Para Pekerja Mark di Perusahaan tak di undang sama sekali hanya Orang-orang setia Murni saja yang di undang.

"jadi Istri pilihan Nyonya Besar adalah Nona Erika ini?" batin Martin dengan raut wajah terkejut.

Erika berpikir kediaman Martin itu karna tak percaya padanya jadi tak berniat menjelaskan juga lalu tiba-tiba Ponselnya bergetar, Martin tak sengaja melihat layar Ponsel Erika ada Foto Cantik Erika mengenakan gaun pengantin yang menandakan Erika memang sudah menikah.

Erika mengangkat panggilan masuk itu, "halo Ma?" sapa Erika.

"kamu dimana nak? kenapa belum pulang?" tanya Murni dengan lembut.

"maaf Ma..! Ika ada di Mall besar sekalian tengok artis yang lagi syuting." ucap Erika dengan sebelah jemari tangannya memainkan kuku-kuku mungilnya yang berwarna.

Martin bisa mendengar percakapan Erika dengan Sosok yang panggil Mama oleh Erika, "apa Mama yang di maksud Nyonya besar?" batin Martin.

Erika menoleh ke arah keramaian yang tak kunjung berkurang itu justru semakin ramai, "iya ma..! Ika akan pulang."

"sayang? mama bukannya melarang kamu main-main tapi bagaimanapun kamu baru tinggal disini kan? mama nggak mau kamu nyasar atau terluka, di Kota besar ini Penjahatnya banyak sayang." kata Murni dengan nada cemas.

"iya Ma. ! Ika emang mau pulang kok, Mama mau di belikan apa?" tanya Erika sumringah.

panggilan pun berakhir lalu Erika menatap ke arah Martin yang gelagapan seketika.

"kenapa? kamu mau memperhatikan aku penipu atau bukan?" tanya Erika membuat Martin menggeleng kepala nya pelan.

Erika menghela nafas lalu tersenyum kecut, "aku nggak minta di percaya kok..! emang aku nya aja yang baru menikah sama Mas Mark terus nggak tahu kalau dia udah punya pacar." lirih Erika lalu segera berdiri.

"aku pulang ya? bye..! terimakasih udah obati lukaku, aku anggap kita impas karna aku udah kasih kamu makan." kata Erika tanpa menoleh sambil berjalan tertatih-tatih meninggalkan Martin.

Martin menoleh ke arah Keramaian, "Mark? kau mengabaikan Istrimu?" batin Martin seketika menyeringai.

sebenarnya Martin bukanlah Orang Miskin yang terlalu butuh uang, Ia adalah seorang Pengusaha batu-bara di Kalimantan dan wajahnya juga tak banyak yang tahu namun Ia merantau ke Kota ini demi bisa bertemu dengan sang Idola sekaligus wanita yang Ia sukai yaitu Lana.

sepertinya tujuan Martin beralih, dalam sekejab perasaan suka nya pada Lana selama 3 tahun belakangan ini hilang begitu saja langsung berpindah hati ke Erika.

Martin menemukan sosok yang akan menghiasi hatinya, percuma juga Ia mencoba mendekati Lana yang memandang rendah dirinya ketika berada di Perusahaan Mark.

Wanita yang sombong dan seksi akan kalah dengan gadis polos yang lucu, Martin bahkan berterimakasih pada Mark karna sudah mempertemukannya dengan Erika yang sejak awal pertemuan membuat Martin tertarik apalagi Erika tak memandang rendah dirinya yang bekerja sebagai OB.

Martin berdiri tegak dan menyunggingkan senyum tipisnya menyaksikan bagaimana histerisnya orang-orang ketika menyaksikan Mark menyelimuti tubuh seksi Lana dengan Jas mahalnya itu.

"aku semakin yakin untuk memperjuangkannya, kau menang mendapatkan hatinya tapi sekarang akan aku pastikan kau kalah setelah kau tahu istrimu jatuh cinta padaku." seringai Martin.

anggap saja Martin ingin balas dendam sekalian pada Mark tapi perasaan suka nya pada Erika sejak awal memang tulus.

.

Erika jalan tertatih-tatih ke tempat parkiran Mobil.

Zaki keluar dari Mobilnya dan berlari menghampiri Erika, "Nona kenapa?" tanya Zaki khawatir karna tahu Erika adalah menantu emasnya Murni.

"nggak apa Pak..!" jawab Erika tersenyum manis langsung saja Zaki berlari ke arah bangku belakang dan membukakan pintunya untuk Erika.

sesampainya di Rumah Murni malah membuat cemas oleh Murni melihat kaki Erika terluka, bahkan Murni memanggil seluruh Maid di Rumahnya mencarikan dokter namun buru-buru di cegah oleh Erika.

"aduhhh??! kenapa masalahnya jadi begini sih?" Erika sungguh kaget dengan drama Murni yang begitu berlebihan menurutnya padahal Erika hanya terluka kecil saja.

.

malam harinya,

Murni menunggu Mark yang baru saja kembali, "Mark?" panggil Murni seketika Mark menoleh dan menghela nafas menghampiri Murni.

"duduk..!" titah Murni dan Mark duduk tanpa bicara malah membuka dasi serta jas Kerjanya yang tercium aroma tubuh Wanita.

"kau masih berhubungan dengan wanita itu?" sinis Murni.

"dia punya nama Ma." jawab Mark.

"sebenarnya apa yang kamu lihat dari wanita itu hah? kenapa kamu sampai begini demi dia?" tanya Murni dengan marah.

"apa lagi yang dikadukan wanita pilihan mama itu?" tanya Mark dengan dingin.

"Diamm.. !! Erika bahkan enggak bilang apa-apa sama Mama tapi Vidiomu beredar luas, kau pikir bisa menutupi wanita simpananmu itu?" sentak Murni memegang dadanya yang terasa sesak.

Mark yang hendak menjawab melihat Murni seperti itu memilih beranjak pergi tanpa mau mengatakan apapun hanya akan membuat Murni semakin sakit saja.

tangan Mark terkepal erat, "siapa yang Mama sebut simpanan?" geram Mark dalam perjalanan ke Kamarnya.

Erika terlonjak ketika pintu dibanting kuat oleh Mark.

"M--Mas?" cicit Erika merasa takut melihat Mark kelihatan begitu marah.

Mark menutup pintu kamar dengan paksa lalu mendekati Erika dan mencengkram bahu Erika kuat hingga Erika meringis kesakitan.

"apa yang udah kau katakan sama Mama? kenapa Mama bisa bilang kekasihku seorang simpanan ha?" teriak Mark menggebu-gebu seakan melampiaskan amarahnya tadi ke Erika.

Erika yang terguncang-guncang hanya menangis kesakitan, "ak--aku nggak bicara apa-apa mas.? aku nggak bilang begitu, kamu cuma salah paham." bela Erika dengan panik Mark semakin marah padanya padahal Erika tak merasa melakukan kesalahan apapun.

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

ayo erika jangan lemah dong, kamu tuh harus kuat.

2024-05-24

0

Sucii Amidasarii

Sucii Amidasarii

wkwkk

2024-05-23

0

Dedy Harianto

Dedy Harianto

kurang author 😭😭😭😭
sungguh memang karya mu luar biasa 😍😍😍❤️❤️❤️❤️❤️💪💪💪💪💪💪💪💪💪

2024-05-23

0

lihat semua
Episodes
1 awal
2 Mertua yang baik
3 sakit hati
4 memang egois
5 bertemu lagi
6 kemarahan
7 berjanji akan selalu ada
8 menghibur
9 warisan
10 mencari kesenangan sendiri
11 mendadak
12 Kritis
13 Kemarahan
14 Makam
15 berduka
16 merasa di bodohi
17 Berita Lana disebarkan
18 memperebutkan
19 Antagonis?
20 penyesalan terbesar
21 Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22 kehidupan kedua
23 berubah drastis
24 menahan
25 pelukan saja
26 ingin berpihak
27 mendatangi
28 terbuka
29 mengetahui alasan-nya
30 membantu
31 Antar Makan Siang
32 tiba-tiba aneh
33 Wanita Gila
34 Boneka yang sama
35 Kegilaan Lana
36 ingin sembuh
37 gempar di dunia maya
38 Oh Sweet
39 percaya diri nya Erika
40 impian Mark
41 Mark dilema
42 mimpi
43 Operasi Murni
44 siapa Martin?
45 sangat tahu
46 dia segala-nya bagi-ku
47 mimpi buruk
48 memeriksa
49 Toilet
50 Mark kesal
51 cerita masa lalu
52 Jawaban
53 Aneh saja
54 protes wanita jahat
55 wajah asli yang tersembunyi
56 alasan
57 dia tertarik?
58 Bakat
59 membangunkan Singa Tidur
60 rasa bersalah
61 Ternyata Pria Muda
62 malu atau menyesal?
63 banyak hadiah
64 tak sengaja bertemu
65 hadiah kecil
66 selalu merepotkan
67 merubah tempat tinggal
68 mengapa menyuruh?
69 menceritakan
70 Kendala
71 Masalah Ide yang Bocor
72 menyibukkan diri
73 Kesibukan
74 Pulang Karna Rindu
75 mengetahui
76 kesalahpahaman
77 ungkapan yang tulus
78 tak sengaja mengotori
79 Teka-Teki Mimpi
80 mencari tahu Bukti
81 pengawal
82 Penjahat Sebenarnya
83 Kebenaran
84 Siapa George?
85 sedikit Lega setelah bercerita
86 Alasan Geo mengajak bertemu
87 Netizen
88 Istri menggemaskan
89 ke Kota
90 Pertemuan lagi
91 menghadiri acara
92 dadakan
93 bertingkah manja
94 kelahiran
95 Berbahagia
Episodes

Updated 95 Episodes

1
awal
2
Mertua yang baik
3
sakit hati
4
memang egois
5
bertemu lagi
6
kemarahan
7
berjanji akan selalu ada
8
menghibur
9
warisan
10
mencari kesenangan sendiri
11
mendadak
12
Kritis
13
Kemarahan
14
Makam
15
berduka
16
merasa di bodohi
17
Berita Lana disebarkan
18
memperebutkan
19
Antagonis?
20
penyesalan terbesar
21
Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22
kehidupan kedua
23
berubah drastis
24
menahan
25
pelukan saja
26
ingin berpihak
27
mendatangi
28
terbuka
29
mengetahui alasan-nya
30
membantu
31
Antar Makan Siang
32
tiba-tiba aneh
33
Wanita Gila
34
Boneka yang sama
35
Kegilaan Lana
36
ingin sembuh
37
gempar di dunia maya
38
Oh Sweet
39
percaya diri nya Erika
40
impian Mark
41
Mark dilema
42
mimpi
43
Operasi Murni
44
siapa Martin?
45
sangat tahu
46
dia segala-nya bagi-ku
47
mimpi buruk
48
memeriksa
49
Toilet
50
Mark kesal
51
cerita masa lalu
52
Jawaban
53
Aneh saja
54
protes wanita jahat
55
wajah asli yang tersembunyi
56
alasan
57
dia tertarik?
58
Bakat
59
membangunkan Singa Tidur
60
rasa bersalah
61
Ternyata Pria Muda
62
malu atau menyesal?
63
banyak hadiah
64
tak sengaja bertemu
65
hadiah kecil
66
selalu merepotkan
67
merubah tempat tinggal
68
mengapa menyuruh?
69
menceritakan
70
Kendala
71
Masalah Ide yang Bocor
72
menyibukkan diri
73
Kesibukan
74
Pulang Karna Rindu
75
mengetahui
76
kesalahpahaman
77
ungkapan yang tulus
78
tak sengaja mengotori
79
Teka-Teki Mimpi
80
mencari tahu Bukti
81
pengawal
82
Penjahat Sebenarnya
83
Kebenaran
84
Siapa George?
85
sedikit Lega setelah bercerita
86
Alasan Geo mengajak bertemu
87
Netizen
88
Istri menggemaskan
89
ke Kota
90
Pertemuan lagi
91
menghadiri acara
92
dadakan
93
bertingkah manja
94
kelahiran
95
Berbahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!