berduka

jangan heran jika MC nya berubah-ubah ya? dari Erika terus berubah Mark, mari kita buat Mark yang bodoh ini Menyesal. !! wkwk..

Happy Reading...!!

.

.

"selama ini otakmu benar-benar di cuci ya? bukankah kau jenius? kenapa kau begitu buruk dalam menilai Orang? cobalah mencari tahu latar-belakang kekasihmu itu, lihat seberapa mengerikannya dia dan dengarkan kata-kata Orang tentang dirinya..! buka matamu selebar-lebarnya mencari tahu tentangnya." kata Raga.

"kau menutup mata dan telinga dari perkataan Orang, kau boleh percaya pada Cintamu tapi bukan berarti kau harus membenarkan wanita yang membuatmu meninggalkan Ibu yang telah melahirkanmu, apa menurutmu itu wanita yang baik?" pertanyaan Raga seperti belati tajam menusuk hati Mark.

Raga menghela nafas, "nona Erika bukan gadis yang buruk, bahkan dia lebih dekat dengan Mamamu di banding kau Ibu kandungmu sendiri." ucapnya pelan.

Mark terpaku melihat ke arah Erika yang sudah sadar tapi kembali Gadis itu merangkak ke makam Murni dan menangis se jadinya.

"lihatlah bagaimana terpukulnya istrimu, kau tak berpikir air mata nya bohong kan? sekalipun dia Artis tak akan seperti itu. kemana Kekasihmu itu? dia bahkan nggak menghormati Wanita yang melahirkanmu, apakah dia ada disini ?! sekedar mengeluarkan setetes aja air mata berharganya walaupun palsu." kata Raga lagi dengan senyum miringnya melihat Mark terdiam seperti mendengarkan kata-katanya.

"kau sudah terlambat." batin Raga melihat Mark sejenak lalu beralih ke Murni teringat olehnya Murni bilang sayangnya Ia tak ada disisi Mark untuk sekedar menertawakannya bahkan Raga bisa melihat sosok Pria yang selalu ada untuk Erika membuat siapapun paham kalau Martin mencintai Erika.

Raga menghela nafas, "aku tak bermaksud mengatakan apapun apalagi sengaja membuatmu terpuruk tapi Mamamu memang selalu bilang dia akan meninggal karnamu."

Mark menoleh ke Raga dengan tatapan tak percaya, "Mama bilang begitu?" tanya Mark.

Raga mengangguk lalu mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan Vidio Murni yang mengatakan kalau Ia akan meninggal karna anaknya sendiri.

Mark melebarkan melihat Vidio itu lalu Raga merangkul Mark menjauh dan duduk di bangku kayu lumayan jauh dari makam Murni.

Mark menonton Vidio Murni yang meminta untuk membuat wasiat dan memberikan seluruh asetnya pada Erika, "I--ini??"

Raga mengangguk, "maaf..?! aku nggak bisa berpihak padamu, Nyonya Murni memberikan seluruh harta yang dia miliki untuk istrimu dan 1% pun tak ada untukmu."

Mark tak berkata-kata, "seharusnya...?"

Mark berpikir Erika yang paling di untungkan karna bisa mendapatkan Warisan jika dirinya Tahu hal ini.

"Nona Erika nggak tahu kalau Nyonya akan memberikan semua warisannya atas nama nya, coba kau tonton lagi..!" potong Raga.

Raga seolah sudah tahu arah perkataan Mark, Ia bukannya berpihak pada Erika tapi Erika memang benar dan Raga hanya berpihak akan kebenaran serta Ia selalu memegang prinsip hidupnya yaitu jujur, cepat atau lambat Mark akan tahu masalah warisan Murni.

Mark menonton lagi dan ternyata Murni sendiri memang sengaja tak memberi tahu Erika bahkan Murni kelihatan begitu yakin kalau Erika tahu akan memberikan warisan itu ke Badan Amal dan Tidak akan mau menerima uangnya sebab menurut Murni yang mengenal Erika itu sangat tulus dan Ketulusannya tak bisa dibeli dengan uang.

Mark terdiam dan termenung, Ia tak pernah memperdulikan warisan Murni hanya memikirkan bagaimana Lana yang selama ini tak pernah Ia ketahui akan sekejam ini.

"bagaimana Lana? apa yang kau ketahui tentangnya?" tanya Mark dengan tatapan serius.

"akhirnya kau mau membuka telinga tapi sayangnya kau udah terlambat Mark bahkan sekedar mendapatkan cinta istrimu aja aku ragu, semoga aja kamu nggak punya perasaan pada Nona Erika walaupun dia istrimu." batin Raga.

"katakan aja..! jangan menutupinya dariku, aku ingin mendengarnya." pinta Mark.

Raga menarik nafas dalam-dalam lalu menceritakan semua yang Ia tahu dari rekan-rekan Pengacaranya, Lana itu kejam dan dia banyak menjadi simpanan Om-om juga terlalu sering di tuntut oleh Istri-Istri sah mereka yang mengetahui Lana itu duri dalam Rumah Tangga Orang.

"nggak mungkin..!" Mark menggeleng kepalanya seakan tak percaya kalau kekasihnya itu main laki-laki dibelakangnya.

Raga terkekeh, "kalau begitu gunakan kekuasaanmu mencari latar belakangnya." kata Raga menepuk pundak Mark dan berdiri melangkah pergi meninggalkan Mark yang sedang terdiam memikirkan semua itu.

Mark tak ingin percaya tapi Meninggalnya Murni karna Vidio yang tak Ia tahu jelas sangat mencurigai Lana, Mark begitu bodoh selama ini jika semua itu benar. itulah yang membuatnya tak percaya semua itu.

Mark berdiam diri selama hampir beberapa jam, saat Ia dapat kabar dari Erika bahwa Mama nya di Rumah Sakit tanpa menunggu Mark langsung berlari ketar-ketir ke Bandara meninggalkan Lana, ketika Mark memberitahu Lana tampaknya Wanita nya itu selalu mencari alasan dengan mengatakan ada pemotretan di Negara sana padahal Jika Lana memang sedikit baik saja seharusnya lebih mementingkan Ibu yang melahirkan Lelaki yang di cintainya sebagai penghormatan.

Erika dan Martin serta Pekerja Murni telah kembali ke Rumah tak teringat Mark sebab selama ini juga mereka telah terbiasa bersama tanpa Mark.

Mark yang telah memantapkan hati untuk mencari tahu segera bangkit dari duduknya dan berlari ke luar area kuburan menuju Mobilnya, Mobil Mark melaju kencang ke suatu tempat.

.

di tempat lain,

Erika duduk di Sofa dengan tatapan kosong, matanya sudah sembab dan wajahnya juga bengkak tapi Erika tak peduli dengan penampilannya karna kehilangan sosok Ibu yang selama ini menjaganya disaat anaknya sendiri menyakiti Erika.

Kedua Orangtua Erika tiba di Rumah Murni sebab mereka juga baru dijemput oleh Zaki di Terminal.

"nak?" Yani sebagai Ibu kandung Erika merasa sedih melihat kondisi anaknya.

Rizal mengedarkan pandangannya mencari Mark (menantunya) namun tak di temukan, Rizal tak memikirkan hal lain sebab berpikir mungkin Mark butuh waktu sendiri.

Keluarga Erika tidak tahu penderitaan yang menimpa Putri mereka.

"Bu??" Erika melihat Yani pun kembali berkaca-kaca dan Erika memeluk Yani.

tangis Erika lagi-lagi pecah membuat Ani, Zaki dan Martin ikut sedih bahkan Agung pun tak kuasa menahan tangisnya seolah-olah merasakan kesedihan Erika padahal anak kandung Murni itu Mark bukan Erika, untuk sejenak mereka lupa akan Fakta itu.

"sabar nak..! sabar ya?" Yani mengelus punggung Erika.

Raga tiba di Rumah Murni dan melihat kondisi itu, "Nyonya? anda benar-benar memiliki Menantu yang baik, sekarang saya yakin dengan pilihan anda tidaklah salah." batin Raga lagi-lagi melihat keterpurukan Erika.

Raga berdiam diri selama beberapa puluh menit lalu pergi dari Rumah itu, "besok aja aku bahas warisan itu." batin Raga yang berpikir ingin memberi waktu Erika yang masih berduka.

Terpopuler

Comments

gaby

gaby

Seharusnya yg dpt kesempatan kedua mengulang waktu itu adalah Erika. Biar dia bisa menghindari pernikahan dgn Mark & bersatu sama Martin. Tp sygnya dsini tokoh jahatnya bukan dapat karma atas dosa slingkuh & durhaka sm ibu malah dpt kesempatan kedua. Enak bgt si cabul Mark kalo dpt kesempatan kedua & memutar keadaan sesuai keinginan jidatnya. Ini namanya ga adil buat Erika & Martin. Walaupun endingnya Martin di kasih jodoh lain, tetep aja ga adil anak durhaka jd pemenangnya. Bukankah setiap perbuatan ada balasannya sekecil apapun perbuatan itu. Masa anak durhaka + suami slingkuh di kasih mengulang wkt. Tp terserah othornya jg sih, aq mah ngalah aja deh ga lanjut baca. Dah ketebak endingnya ga sesuai harapan, iblis mendapatkan malaikat.

2024-05-28

3

Tia Saputri

Tia Saputri

makin ga sabar aja tuh melihat Mark menyesal

2024-05-28

0

lihat semua
Episodes
1 awal
2 Mertua yang baik
3 sakit hati
4 memang egois
5 bertemu lagi
6 kemarahan
7 berjanji akan selalu ada
8 menghibur
9 warisan
10 mencari kesenangan sendiri
11 mendadak
12 Kritis
13 Kemarahan
14 Makam
15 berduka
16 merasa di bodohi
17 Berita Lana disebarkan
18 memperebutkan
19 Antagonis?
20 penyesalan terbesar
21 Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22 kehidupan kedua
23 berubah drastis
24 menahan
25 pelukan saja
26 ingin berpihak
27 mendatangi
28 terbuka
29 mengetahui alasan-nya
30 membantu
31 Antar Makan Siang
32 tiba-tiba aneh
33 Wanita Gila
34 Boneka yang sama
35 Kegilaan Lana
36 ingin sembuh
37 gempar di dunia maya
38 Oh Sweet
39 percaya diri nya Erika
40 impian Mark
41 Mark dilema
42 mimpi
43 Operasi Murni
44 siapa Martin?
45 sangat tahu
46 dia segala-nya bagi-ku
47 mimpi buruk
48 memeriksa
49 Toilet
50 Mark kesal
51 cerita masa lalu
52 Jawaban
53 Aneh saja
54 protes wanita jahat
55 wajah asli yang tersembunyi
56 alasan
57 dia tertarik?
58 Bakat
59 membangunkan Singa Tidur
60 rasa bersalah
61 Ternyata Pria Muda
62 malu atau menyesal?
63 banyak hadiah
64 tak sengaja bertemu
65 hadiah kecil
66 selalu merepotkan
67 merubah tempat tinggal
68 mengapa menyuruh?
69 menceritakan
70 Kendala
71 Masalah Ide yang Bocor
72 menyibukkan diri
73 Kesibukan
74 Pulang Karna Rindu
75 mengetahui
76 kesalahpahaman
77 ungkapan yang tulus
78 tak sengaja mengotori
79 Teka-Teki Mimpi
80 mencari tahu Bukti
81 pengawal
82 Penjahat Sebenarnya
83 Kebenaran
84 Siapa George?
85 sedikit Lega setelah bercerita
86 Alasan Geo mengajak bertemu
87 Netizen
88 Istri menggemaskan
89 ke Kota
90 Pertemuan lagi
91 menghadiri acara
92 dadakan
93 bertingkah manja
94 kelahiran
95 Berbahagia
Episodes

Updated 95 Episodes

1
awal
2
Mertua yang baik
3
sakit hati
4
memang egois
5
bertemu lagi
6
kemarahan
7
berjanji akan selalu ada
8
menghibur
9
warisan
10
mencari kesenangan sendiri
11
mendadak
12
Kritis
13
Kemarahan
14
Makam
15
berduka
16
merasa di bodohi
17
Berita Lana disebarkan
18
memperebutkan
19
Antagonis?
20
penyesalan terbesar
21
Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22
kehidupan kedua
23
berubah drastis
24
menahan
25
pelukan saja
26
ingin berpihak
27
mendatangi
28
terbuka
29
mengetahui alasan-nya
30
membantu
31
Antar Makan Siang
32
tiba-tiba aneh
33
Wanita Gila
34
Boneka yang sama
35
Kegilaan Lana
36
ingin sembuh
37
gempar di dunia maya
38
Oh Sweet
39
percaya diri nya Erika
40
impian Mark
41
Mark dilema
42
mimpi
43
Operasi Murni
44
siapa Martin?
45
sangat tahu
46
dia segala-nya bagi-ku
47
mimpi buruk
48
memeriksa
49
Toilet
50
Mark kesal
51
cerita masa lalu
52
Jawaban
53
Aneh saja
54
protes wanita jahat
55
wajah asli yang tersembunyi
56
alasan
57
dia tertarik?
58
Bakat
59
membangunkan Singa Tidur
60
rasa bersalah
61
Ternyata Pria Muda
62
malu atau menyesal?
63
banyak hadiah
64
tak sengaja bertemu
65
hadiah kecil
66
selalu merepotkan
67
merubah tempat tinggal
68
mengapa menyuruh?
69
menceritakan
70
Kendala
71
Masalah Ide yang Bocor
72
menyibukkan diri
73
Kesibukan
74
Pulang Karna Rindu
75
mengetahui
76
kesalahpahaman
77
ungkapan yang tulus
78
tak sengaja mengotori
79
Teka-Teki Mimpi
80
mencari tahu Bukti
81
pengawal
82
Penjahat Sebenarnya
83
Kebenaran
84
Siapa George?
85
sedikit Lega setelah bercerita
86
Alasan Geo mengajak bertemu
87
Netizen
88
Istri menggemaskan
89
ke Kota
90
Pertemuan lagi
91
menghadiri acara
92
dadakan
93
bertingkah manja
94
kelahiran
95
Berbahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!