bertemu lagi

kini Erika berada di Perusahaan berpuluh-puluh tingkat didepannya, Ia ragu-ragu melihat ketinggian Perusahaan ini seolah takut Mark akan marah padanya.

"Nona?" sapa Supir pribadi Murni yaitu Zaki.

"ehh?? iya pak?" sahut Erika menunduk melihat Zaki yang masih di dalam Mobil.

"ayo kembali masuk..! cuaca disini masih terik dan biasanya juga Mobil ini bisa masuk ke Perusahaan itu Non. saya akan turunkan Nona didepan Pintu Perusahaan." kata Zaki membuat Erika pun buru-buru masuk ke Mobil.

Erika hanya memandang takjub sekeliling Perusahaan itu, ternyata Mobil mereka bisa masuk kesana karna Mobil itu milik Ibu Kandung Bos Besar mereka.

Erika pun menoleh ke Zaki saat Mobilnya berhenti, "disini berhentinya Pak?" tanya Erika dan Zaki tersenyum ramah.

"saya tunggu disana Nona..! kalau udah siap kesana ya?" pinta Zaki dengan sopan dan Erika mengangguk pelan.

Erika menarik nafas dalam-dalam, sebenarnya Ia gugup dan malu memasuki Perusahaan ini tapi melihat bagaimana sedihnya Murni membuat Erika bertekat untuk meluluhkan Mark.

siapa disini yang menjadi Orang Ketiga? buktinya Erika adalah Istrinya Mark dan hubungan mereka juga di restui oleh Murni juga diakui Negara.

Erika hanya perlu membujuk Sosok Selana itu atau yang akrab di panggil Lana oleh semua Orang, Lana adalah seorang Model besar Internasional yang sangat di kagumi berbagai kalangan apalagi setiap Orang hormat padanya setelah di akui sebagai kekasihnya Mark Enderson.

"aku yakin hatinya pasti baik, setelah antar makanan ini aku akan datang ke tempat kerjanya." gumam Erika tersenyum tulus.

Erika menghampiri meja resepsionis dan mereka menghubungi Mark yang tak mengenal Erika, kedua wanita penjaga Resepsionis pun tak mengizinkan Erika masuk bahkan menghina Erika yang mengaku-ngaku sebagai Istrinya Mark.

sungguh tak tahu malu..!

.

Erika duduk di pojokan sofa ruang tunggu dengan kepala tertunduk dan memegang erat kotak bekal makan siang yang dibawanya.

"siapa dia? jangan pernah masukkan Orang yang mengaku sebagai istriku selain Lana. mengerti kalian??!!" begitulah kata-kata Mark yang di dengar oleh Erika.

Erika ingin berjuang tapi Pria yang mau di perjuangkan membencinya, bagaimana cara Erika menjelaskan kesalahpahaman mereka?

"permisi Nona?" sapa seorang Pria memakai pakaian basah.

Erika mengangkat pandangannya dan Pria itu terkejut melihat Erika menangis.

"wajah selucu ini kenapa menangis? apa nona sakit gigi?" tanya Pria itu yang tak tahu bagaimana cara menghibur Erika.

Erika bukannya tertawa malah memberengut, "aku nggak pernah sakit gigi." ucapnya kesal.

"Ehh? ma--maaf Nona..?! saya hanya mencoba menghibur tapi sepertinya saya menyinggung Nona, maafkan saya!!?" ucap Pria itu.

Erika melihat nametag pria itu adalah Roy Martin.

"apa kamu pekerja disini?" tanya Elena dan Martin mengangguk lalu mengepel pelan lantai sekeliling Erika.

"keliatannya itu makanan yang sangat enak Nona, apa anda jauh-jauh masuk Perusahaan ini cuma untuk makan? lalu kenapa bawa bekal? di lantai 2 ada Kantin." tanya Martin penasaran.

Erika tersenyum kecil lalu meminta Martin untuk duduk dengan patuh Pria itu duduk disamping Erika tapi masih jarak aman.

"apa kamu mau menghabiskan makananku?" tanya Erika dan Martin terkejut.

"sebenarnya aku baru aja menikah dan kebetulan aku ingin mengantarkan bekal ini padanya tapi dia sangat membenciku karna pernikahan kami di jodohkan." ucap Erika entah kenapa Ia butuh teman bicara dan kelihatan-nya Martin adalah Pria yang baik.

"di jodohkan? apa zaman sekarang pernikahan begituan masih ada?" tanya Martin malah bingung.

Erika menghela nafas, "makanlah..!" pinta Erika terlalu malas menjelaskan masalah pribadinya.

Martin pun memakan bekal yang Erika bawa tanpa sadar mulutnya yang penuh memuji masakan Erika yang sedikit terhibur, Erika adalah gadis periang dan Ia tak pernah merasa kesepian tapi sejak menikah dengan Mark menjadi banyak diam.

"kalau begitu kamu mau berteman denganku?" tanya Erika mengulurkan tangannya sambil tersenyum cerah.

Martin buru-buru menjabat tangan Erika yang tertawa geli melihat wajah gembung Martin, Pria itu makan begitu rakus seolah tak pernah makan berbulan-bulan.

.

Erika memasuki sebuah Mall yang dikatakan sebagai tempat syuting Lana dan ada juga yang mengatakan kalau Mark menemani kekasihnya syuting.

awalnya Erika kebingungan mencari lokasi syuting Lana hingga tak sengaja Ia mendengar kedua wanita berpakaian sederhana saling bergandengan tangan ingin melihat Lana yang sedang syuting di tempat ini.

"Ehh? mbak? hehe.! boleh saya ikut juga? saya mau melihat Nona Lana." tanya Erika berbinar.

kedua wanita itu pun membiarkan Erika ikut karna di Negara ini siapa yang tak kenal Lana, Ia Model Top tapi begitu sombong namun kebanyakan dari mereka sangat mengerti alasan kesombongan Lana yang begitu sukses di usia nya yang masih terbilang muda dan yang paling utama adalah Lana memiliki kekasih yaitu Mark Enderson.

hati Erika ter iris-iris mendengar ucapan kedua wanita itu di dalam Lift bagaimana perlakuan lembut Mark yang terkenal dingin itu pada Lana.

Erika menggeleng kepalanya pelan, Ia hanya ingin melihat dari jauh saja.

setibanya di Lantai tujuan, kedua wanita tadi berlarian ke arah ujung Mall. Erika bisa melihat banyaknya Orang disana berkumpul seperti segerombolan semut mengelilingi gula.

Erika berjalan ke arah keramaian itu, berulang kali Ia harus nyaris terjatuh ketika Orang-orang berlari tanpa ragu mendorongnya karna juga ingin menuju keramaian itu.

brakhh!!

"ahh?" Erika meringis saat terjatuh dan seseorang mengulurkan tangannya.

Erika mendongak, Ia ataupun Pria yang hendak membantunya terkejut.

"ayo berdiri..! kita duduk disana." pinta Martin mengulurkan tangannya.

Erika pun menyambut tangan Martin bukan karna apa-apa tapi Ia hanya merasa kakinya perih jadi Martin dengan sigap menggendongnya, Erika memang sempat kaget tapi Martin yang buru-buru minta maaf membuatnya tak sempat untuk marah terlebih lagi Martin hanya ingin menolongnya.

Martin mengobati kaki Erika yang melamun melihat ke arah keramaian itu, Ia tidak melihat Mark ataupun Lana tapi yang jelas Ia tahu kalau mereka ada dibalik keramaian itu.

"bagaimana bisa kita bertemu lagi disini Nona?" tanya Martin tersenyum kecil.

"jangan panggil aku Nona, panggil namaku aja Erika." pinta Erika dengan serius sembari mengamati kakinya yang telah diberi salep oleh Martin.

"Erika?" gumam Martin lalu Erika melihat ke arah Martin dan mereka bertatapan cukup lama namun Erika segera mengalihkan pandangannya.

Erika sudah menikah jadi tak boleh jatuh cinta pada Pria lain, lagian ada hati yang harus Erika jaga yaitu Murni. Erika hanya perlu membuat Mark menyukainya.

"apa kamu fans-nya Lana?" tanya Erika basa-basi.

"hmm, bisa dibilang begitu." jawab Martin menoleh kearah keramaian.

Erika menghela nafas, "padahal aku ingin melihat mereka tapi kalau aku memaksa sama aja aku nggak sayang sama kakiku." gumam Erika masih mampu di dengar oleh Martin.

"Mereka?" batin Martin bingung.

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

siapa sebenarnya martin ini......jadi penasaran.

2024-05-24

0

RJ 💜🐑

RJ 💜🐑

keren banget, gak sabar tunggu penyesalan nya mark

2024-05-23

0

lihat semua
Episodes
1 awal
2 Mertua yang baik
3 sakit hati
4 memang egois
5 bertemu lagi
6 kemarahan
7 berjanji akan selalu ada
8 menghibur
9 warisan
10 mencari kesenangan sendiri
11 mendadak
12 Kritis
13 Kemarahan
14 Makam
15 berduka
16 merasa di bodohi
17 Berita Lana disebarkan
18 memperebutkan
19 Antagonis?
20 penyesalan terbesar
21 Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22 kehidupan kedua
23 berubah drastis
24 menahan
25 pelukan saja
26 ingin berpihak
27 mendatangi
28 terbuka
29 mengetahui alasan-nya
30 membantu
31 Antar Makan Siang
32 tiba-tiba aneh
33 Wanita Gila
34 Boneka yang sama
35 Kegilaan Lana
36 ingin sembuh
37 gempar di dunia maya
38 Oh Sweet
39 percaya diri nya Erika
40 impian Mark
41 Mark dilema
42 mimpi
43 Operasi Murni
44 siapa Martin?
45 sangat tahu
46 dia segala-nya bagi-ku
47 mimpi buruk
48 memeriksa
49 Toilet
50 Mark kesal
51 cerita masa lalu
52 Jawaban
53 Aneh saja
54 protes wanita jahat
55 wajah asli yang tersembunyi
56 alasan
57 dia tertarik?
58 Bakat
59 membangunkan Singa Tidur
60 rasa bersalah
61 Ternyata Pria Muda
62 malu atau menyesal?
63 banyak hadiah
64 tak sengaja bertemu
65 hadiah kecil
66 selalu merepotkan
67 merubah tempat tinggal
68 mengapa menyuruh?
69 menceritakan
70 Kendala
71 Masalah Ide yang Bocor
72 menyibukkan diri
73 Kesibukan
74 Pulang Karna Rindu
75 mengetahui
76 kesalahpahaman
77 ungkapan yang tulus
78 tak sengaja mengotori
79 Teka-Teki Mimpi
80 mencari tahu Bukti
81 pengawal
82 Penjahat Sebenarnya
83 Kebenaran
84 Siapa George?
85 sedikit Lega setelah bercerita
86 Alasan Geo mengajak bertemu
87 Netizen
88 Istri menggemaskan
89 ke Kota
90 Pertemuan lagi
91 menghadiri acara
92 dadakan
93 bertingkah manja
94 kelahiran
95 Berbahagia
Episodes

Updated 95 Episodes

1
awal
2
Mertua yang baik
3
sakit hati
4
memang egois
5
bertemu lagi
6
kemarahan
7
berjanji akan selalu ada
8
menghibur
9
warisan
10
mencari kesenangan sendiri
11
mendadak
12
Kritis
13
Kemarahan
14
Makam
15
berduka
16
merasa di bodohi
17
Berita Lana disebarkan
18
memperebutkan
19
Antagonis?
20
penyesalan terbesar
21
Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22
kehidupan kedua
23
berubah drastis
24
menahan
25
pelukan saja
26
ingin berpihak
27
mendatangi
28
terbuka
29
mengetahui alasan-nya
30
membantu
31
Antar Makan Siang
32
tiba-tiba aneh
33
Wanita Gila
34
Boneka yang sama
35
Kegilaan Lana
36
ingin sembuh
37
gempar di dunia maya
38
Oh Sweet
39
percaya diri nya Erika
40
impian Mark
41
Mark dilema
42
mimpi
43
Operasi Murni
44
siapa Martin?
45
sangat tahu
46
dia segala-nya bagi-ku
47
mimpi buruk
48
memeriksa
49
Toilet
50
Mark kesal
51
cerita masa lalu
52
Jawaban
53
Aneh saja
54
protes wanita jahat
55
wajah asli yang tersembunyi
56
alasan
57
dia tertarik?
58
Bakat
59
membangunkan Singa Tidur
60
rasa bersalah
61
Ternyata Pria Muda
62
malu atau menyesal?
63
banyak hadiah
64
tak sengaja bertemu
65
hadiah kecil
66
selalu merepotkan
67
merubah tempat tinggal
68
mengapa menyuruh?
69
menceritakan
70
Kendala
71
Masalah Ide yang Bocor
72
menyibukkan diri
73
Kesibukan
74
Pulang Karna Rindu
75
mengetahui
76
kesalahpahaman
77
ungkapan yang tulus
78
tak sengaja mengotori
79
Teka-Teki Mimpi
80
mencari tahu Bukti
81
pengawal
82
Penjahat Sebenarnya
83
Kebenaran
84
Siapa George?
85
sedikit Lega setelah bercerita
86
Alasan Geo mengajak bertemu
87
Netizen
88
Istri menggemaskan
89
ke Kota
90
Pertemuan lagi
91
menghadiri acara
92
dadakan
93
bertingkah manja
94
kelahiran
95
Berbahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!