mendadak

Murni pun kebetulan berada di tangga dan melihat binar cerah di wajah Murni membuatnya tersenyum tapi per sekian detiknya berubah kecut.

"sayangnya bukan Mark yang membuat Erika begitu bahagia, pasti teman laki-lakinya itu." batin Murni merasa bersalah.

Erika menyadari kedatangan Murni segera menghampiri Murni, "Ma? gimana kesehatan Mama?" tanya Erika hati-hati membimbing Murni turun dari tangga.

Murni tersenyum lebar sama seperti Erika yang selalu ceria dibalik penderitaannya maka Murni juga melakukan hal yang sama.

mereka sarapan bersama, Murni begitu menyukai sarapan yang Erika buat begitu juga Ani yang dipaksa makan bersama mereka sebab Erika beralasan telah terbiasa ramai dan mengoceh lah si Bawel itu membuat Murni juga Ani tertawa cekikikan.

Erika Mood Maker di Rumah ini padahal sebelum ada Erika hanya kesunyian saja tempat tinggal ini, Mark yang sibuk kerja dan jarang menghabiskan waktu bersama sedangkan Murni tak punya anak perempuan.

tok.. tok.. tok..!

"Maaf Nyonya? ada Paketan? katanya untuk Nona Erika." ucap Satpam yang sudah berumur suaminya ART Ani (Agung).

"Pakettt??!!" beo Erika segera berlari membuat Murni terkejut.

"sayang !! jangan berlari?" omel Murni namun bukan Erika namanya jika menurut, Ani terkikik ketika Murni men-dumel.

"anak itu sebenarnya udah berapa umurnya?" celoteh Murni antara kesal dan gemas dengan perilaku Erika.

Erika menerima paketan, "berapa pak?" tanya Erika.

"nggak bayar Nona." jawab Paketan itu membuat Erika melebarkan matanya.

"kok nggak bayar? kan COD." heran Erika melihat pengirim paketan itu membuatnya bungkam seketika.

"silahkan tanda tangan Nona." pinta si Kurir Paketan dengan ramah.

Erika tersadar dari lamunannya langsung menandatangani buku kecil si Kurir sebagai bukti lalu Agung pun keluar mengantar Kurir Paketan ke depan Gerbang.

Erika menatap lama Pengirimnya dari Luar Negeri dan tertera nama Negara Dubai disana, "Mama nggak boleh tahu, siapa tahu isinya macam-macam.. bagaimana jika tespek?" batin Erika menatap diam kotak itu lalu Ia menggeleng kepalanya kuat.

"berhenti berpikir yang enggak-enggak Ika..! jangan berharap banyak pada Pria itu." bisik Erika pada dirinya sendiri.

Erika merubah ekspresinya menjadi ceria berbalik badan kearah Murni dan Ani sembari memeluk Paketannya erat demi menutupi alamat si Pengirim Paketan dari Murni.

"mama bisa aja kembali serangan jantung, aku lihat dulu isinya baru bisa kasih tahu Mama kalau aman." batin Erika.

"Ma? Ika naik dulu ya? mau lihat isi paketan nya, heheh." cengir Erika dan Murni manggut-manggut membiarkan Erika membuka paketannya.

Murni tahu di tempat tinggal Erika sering pesan Online tapi selalu lama sampainya ke Desa ditambah mahal Ongkirnya karna Rumah Mereka lumayan pedalaman. namun, sejak tinggal di Kota, Erika gembira karna sehari pesan besok Paketannya sudah sampai saja dan hebohnya lagi tak ada Ongkirnya.

Erika menutup pintu Kamarnya dan tak lupa menguncinya, Ia buru-buru pergi ke Sofa dan melihat nama pengirim nya tidak ada (No-Name) hanya Negara itu saja yang Ia pikir dari Suami atau Kekasih suaminya itu, tujuannya jelas mau pamer saja.

Tak ada Erika yang ceria atau antusias hanya ada Erika yang serius membuka isi Paketan itu, Erika mengerutkan keningnya melihat kotak tak terlalu besar itu hanya lah gumpalan kertas di potong-potong kecil, Ia mengobrak-abrik ke bawahnya dan menemukan sesuatu tanpa pikir panjang Erika mengeluarkan seluruh isinya.

Erika menemukan sebuah hasil cetakan Foto lalu Ia melihat semua Foto-Foto itu adalah Potret Mesra Lana dengan Mark bahkan ada Ciumannya, Erika menghela nafas panjang.

"benar kan? isinya nggak aman, untung aja aku tutupi dari Mama.! kalau Mama lihat bisa bahaya." lirih Erika sungguh pelan.

Erika buru-buru mengumpulkan Foto-foto itu dan menyimpannya di laci lemari juga menguncinya, Erika juga menyembunyikan Kuncinya di tempat aman supaya tak ada yang melihat Foto itu, jika ART-nya melihat Foto itu bisa berbahaya atau lebih parahnya lagi ditemukan Murni.

Erika pun duduk diam di Tepi Ranjang, "apa mereka menikah siri?" gumam Erika pelan.

"tapi Lana kan Model." jawabnya sendiri namun masih pelan juga.

menurut Erika seorang Model Top seperti Lana pasti ingin Pernikahan yang megah sehingga di ketahui banyak Orang, Artis kan suka di sorot media. wajar saja Erika tak percaya kalau mereka menikah Siri namun menikah secara sah pun tak akan bisa sebab harus dapat restu dari Istri Pertama yaitu Erika sendiri yang terdaftar di data Negara sebagai Istri Sah Mark.

"Foto-foto mereka seperti Pengantin baru." gumam Erika pelan lalu menggeleng lagi kepalanya dan matanya tertuju ke dadanya yang tak lagi sakit ketika melihat kemesraan Lana dengan Suaminya.

"aku benar-benar udah melupakan nya." gumam Erika tak tahu harus senang atau sedih dengan perasaannya itu yang telah terkikis habis mengingat ada hati yang harus Ia jaga yaitu Murni.

sejak saat itu, Erika terus mendapatkan Paketan Misterius dari Dubai selama berhari-hari namun tumpukan foto-foto itu hanya Erika yang simpan tanpa sepengetahuan siapapun.

Erika sedang duduk di Sofa Kamarnya sambil menatap boneka gajah pemberian Martin, "Gajah? kamu tahu bagaimana kabarnya Tuan-mu?" tanya Erika sembari melirik ponselnya sesekali.

Erika tak lagi cemburu dengan Foto-foto yang Mark kirim, Ia berpikir kalau Mark-lah yang mengirim Foto-foto mesra nya dengan Lana dan Erika tak mempermasalahkan itu asalkan tidak pada Murni.

"Nyonyaaaa???!!!" Teriak Ani membuat Erika terlonjak kaget buru-buru berlari keluar dari Kamarnya menuruni tangga.

"MAMAAAA??!" teriak Erika dengan degub jantung yang berpacu cepat melihat Murni tergeletak di lantai.

Erika berlari cepat menuruni tangga.

"Nona? bagaimana ini Nona?" tanya Ani panik.

"Kenapa Mama Bi?" tanya Erika berada di atas kepala Murni dan mengangkat kepala Murni di letakkan di pahanya.

"nggak tahu Nona, tadi sedang main HP tiba-tiba Nyonya kelihatan aneh terus jatuh." jawab Ani semakin khawatir.

"hubungi Dokter Dexter kalau kita akan datang ke Rumah Sakit Bi." pinta Erika masih menjaga kewarasannya.

"baik Non." jawab Ani tergopoh-gopoh ke arah telepon.

"Pak Zakiiii?" teriak Erika.

"Iya Nona?" sahut Zaki yang memang sedang berlari ke Mansion mendengar teriakan Ani tadi.

"cepat siapkan Mobil dan panggil Pak Agung bantu angkat Mama ke Mobil, cepat!!" teriak Erika dengan raut wajah khawatir dan tegas tak bisa dibantah.

"baik Nona." jawab Zaki segera melesat pergi.

"Maaa?? Mama??" Erika menepuk-nepuk pipi Murni yang sudah begitu pucat.

Erika berteriak memanggil Agung yang tak kunjung tiba, tak ada Erika yang ceria hanya Erika yang ketakutan seakan nyawa Murni sudah di ujung tanduk, mereka semua begitu panik jadi tak ada yang merasa tersinggung satu sama lain.

"Sudah Nona." Ani datang ke Erika.

"tolong, siapkan 1 stel baju buat mama sama baju aku juga Bi, siapa tahu kami menginap." pinta Erika serius dan Ani mengangguk segera pergi.

Agung datang terengah-engah dan mereka segera membopong Murni keluar Mansion.

Ani yang baru saja selesai mengambil 3 stel baju dan melihat Ponsel Murni tadi tergeletak di lantai, Ani memungutnya namun tiba-tiba Ia membekap mulutnya syok dengan mata terbelalak melihat Vidio terhenti sehingga seperti gambar yang ada di Layar HP murni.

"Ya Tuhan..! Tuan Muda." lirih Ani buru-buru menyimpan Ponsel Murni dan berlari tergesa-gesa sampai beberapa kali hampir terpeleset menyusul Murni dan Erika ke Rumah Sakit.

Terpopuler

Comments

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

dasar mark bodoh.

2024-05-26

0

RJ 💜🐑

RJ 💜🐑

mark kau akan menyesal 👊🏻😤

2024-05-26

0

Tia Saputri

Tia Saputri

fix si Mark bodoh bin bloon, punya selingkuhan ko kelakuan nya kaya da**l😤😠

2024-05-26

0

lihat semua
Episodes
1 awal
2 Mertua yang baik
3 sakit hati
4 memang egois
5 bertemu lagi
6 kemarahan
7 berjanji akan selalu ada
8 menghibur
9 warisan
10 mencari kesenangan sendiri
11 mendadak
12 Kritis
13 Kemarahan
14 Makam
15 berduka
16 merasa di bodohi
17 Berita Lana disebarkan
18 memperebutkan
19 Antagonis?
20 penyesalan terbesar
21 Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22 kehidupan kedua
23 berubah drastis
24 menahan
25 pelukan saja
26 ingin berpihak
27 mendatangi
28 terbuka
29 mengetahui alasan-nya
30 membantu
31 Antar Makan Siang
32 tiba-tiba aneh
33 Wanita Gila
34 Boneka yang sama
35 Kegilaan Lana
36 ingin sembuh
37 gempar di dunia maya
38 Oh Sweet
39 percaya diri nya Erika
40 impian Mark
41 Mark dilema
42 mimpi
43 Operasi Murni
44 siapa Martin?
45 sangat tahu
46 dia segala-nya bagi-ku
47 mimpi buruk
48 memeriksa
49 Toilet
50 Mark kesal
51 cerita masa lalu
52 Jawaban
53 Aneh saja
54 protes wanita jahat
55 wajah asli yang tersembunyi
56 alasan
57 dia tertarik?
58 Bakat
59 membangunkan Singa Tidur
60 rasa bersalah
61 Ternyata Pria Muda
62 malu atau menyesal?
63 banyak hadiah
64 tak sengaja bertemu
65 hadiah kecil
66 selalu merepotkan
67 merubah tempat tinggal
68 mengapa menyuruh?
69 menceritakan
70 Kendala
71 Masalah Ide yang Bocor
72 menyibukkan diri
73 Kesibukan
74 Pulang Karna Rindu
75 mengetahui
76 kesalahpahaman
77 ungkapan yang tulus
78 tak sengaja mengotori
79 Teka-Teki Mimpi
80 mencari tahu Bukti
81 pengawal
82 Penjahat Sebenarnya
83 Kebenaran
84 Siapa George?
85 sedikit Lega setelah bercerita
86 Alasan Geo mengajak bertemu
87 Netizen
88 Istri menggemaskan
89 ke Kota
90 Pertemuan lagi
91 menghadiri acara
92 dadakan
93 bertingkah manja
94 kelahiran
95 Berbahagia
Episodes

Updated 95 Episodes

1
awal
2
Mertua yang baik
3
sakit hati
4
memang egois
5
bertemu lagi
6
kemarahan
7
berjanji akan selalu ada
8
menghibur
9
warisan
10
mencari kesenangan sendiri
11
mendadak
12
Kritis
13
Kemarahan
14
Makam
15
berduka
16
merasa di bodohi
17
Berita Lana disebarkan
18
memperebutkan
19
Antagonis?
20
penyesalan terbesar
21
Kembali, Untuk Mencintai-Mu
22
kehidupan kedua
23
berubah drastis
24
menahan
25
pelukan saja
26
ingin berpihak
27
mendatangi
28
terbuka
29
mengetahui alasan-nya
30
membantu
31
Antar Makan Siang
32
tiba-tiba aneh
33
Wanita Gila
34
Boneka yang sama
35
Kegilaan Lana
36
ingin sembuh
37
gempar di dunia maya
38
Oh Sweet
39
percaya diri nya Erika
40
impian Mark
41
Mark dilema
42
mimpi
43
Operasi Murni
44
siapa Martin?
45
sangat tahu
46
dia segala-nya bagi-ku
47
mimpi buruk
48
memeriksa
49
Toilet
50
Mark kesal
51
cerita masa lalu
52
Jawaban
53
Aneh saja
54
protes wanita jahat
55
wajah asli yang tersembunyi
56
alasan
57
dia tertarik?
58
Bakat
59
membangunkan Singa Tidur
60
rasa bersalah
61
Ternyata Pria Muda
62
malu atau menyesal?
63
banyak hadiah
64
tak sengaja bertemu
65
hadiah kecil
66
selalu merepotkan
67
merubah tempat tinggal
68
mengapa menyuruh?
69
menceritakan
70
Kendala
71
Masalah Ide yang Bocor
72
menyibukkan diri
73
Kesibukan
74
Pulang Karna Rindu
75
mengetahui
76
kesalahpahaman
77
ungkapan yang tulus
78
tak sengaja mengotori
79
Teka-Teki Mimpi
80
mencari tahu Bukti
81
pengawal
82
Penjahat Sebenarnya
83
Kebenaran
84
Siapa George?
85
sedikit Lega setelah bercerita
86
Alasan Geo mengajak bertemu
87
Netizen
88
Istri menggemaskan
89
ke Kota
90
Pertemuan lagi
91
menghadiri acara
92
dadakan
93
bertingkah manja
94
kelahiran
95
Berbahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!