Episode 17

Di sisi lain, Arthur kembali melanjutkan inspeksi ke perusahaan lainnya setelah mengantarkan Alena ke rumah sakit. Alena hanya diberikan obat pereda nyeri serta beberapa vitamin untuk memperkuat ketahanan tubuh.

"Bos, sepertinya perusahaan tempat kita investasi rata-rata tidak menunjukkan prospek yang bagus. Apa mereka meremehkan kita?" tanya Rendi.

"Kau kurang tegas dalam melakukan negoisasi. Selain itu, kau juga kurang dalam menekan mereka untuk mentaati batas waktu yang kita berikan. Ingatlah, jika kau sedang negoisasi, apapun itu, apalagi barang dagangan, usahakan untuk tandatangani surat perjanjian jatuh tempo peredaran produksi. Jika barang tidak sesuai perjanjian saat sudah jatuh tempo, kau bisa menuntut ganti rugi 2x lipat dari dana investasi mu." jawab Arthur menjelaskan.

"Dengar kata bos! kau kurang tegas!" ucap Draco kesal.

"Iyaa, aku baru ingat bos, kita punya satu ruko kosong. Penyewa memutuskan untuk berhenti menyewa ruko kita karena banyak preman yang meminta jatah keamanan. Lokasinya strategis untuk dijadikan cafe, toko roti, atau bisnis makanan lainnya." ucap Rendi.

"Kenapa tidak hubungi aku? aku bisa berantas semua preman disana." tanya Draco.

"Aku lupa, sudah dua minggu lalu kejadiannya." jawab Rendi.

"Kamu mau coba berbisnis? aku pinjami dana untuk modal." tanya Arthur pada Alena.

"Tempatnya benar-benar strategis, jika anda mau, saya akan lakukan beberapa renovasi. Tergantung anda ingin buka usaha apa." ucap Rendi.

"Aku pikir-pikir dulu, hehehe.." jawab Alena canggung.

"Oh ya, kamu sudah tentukan mau kuliah dimana? tidak usah pikirkan masalah biaya, aku yang tanggung semuanya." ucap Arthur menyinggung masalah kuliah.

"Anu, apa harus kuliah? aku takut di bully karena kemampuan otakku yang minim." tanya Alena trauma dengan masa kuliahnya dulu.

"Terserah kamu, asal tidak diam di rumah saja. Aku mau kamu melakukan aktivitas kesibukanmu sendiri. Itu akan mengurangi negatif thinking yang ada didalam kepalamu." jawab Arthur.

"Mau berbisnis oke, mau lanjut kuliah juga oke. Semua akan aku beri modal. Asal, kamu ingat dengan perjanjian kita malam itu." tambah Arthur.

"Aku pikir dulu, aku juga bingung mau mulai dari mana. Aku masih butuh banyak referensi bisnis ataupun universitas. Aku juga harus memupuk semangatku yang sempat hilang." jawab Alena.

"Baiklah, pikirkan matang-matang, jangan terpengaruh dengan usia. Berapapun usiamu, memulai sesuatu itu tidak ada salahnya." ucap Arthur.

"Iya, terimakasih." jawab Alena mengangguk paham.

'Kenapa aku jadi nyaman begini! harusnya aku benci pada pria perenggut mahkotaku! sialan!' batin Alena kesal.

'Tapi dia tampan! dia juga baik padaku! kalau tidak ada dia, bagaimana nasibku ditangan nenek lampir itu! dia juga sangat perkasa! arghhhh! ini membingungkan!' teriak Alena dalam hati.

Setelah 5 perusahaan di sambangi dan semuanya tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan, Arthur pun memutuskan untuk kembali ke hotel.

Dia menyuruh Alena untuk istirahat di kamar, sedangkan Arthur akan pergi bersama Rendi menyusul Zack.

"Sore, bos." ucap Kevin menyambut kedatangan Arthur di markas besarnya.

"Tunjukkan jalannya." ucap Arthur sambil menyulut rokoknya.

"Mari, bos." ajak Kevin berjalan menyusuri lorong menuju ruang bawah tanah.

Berjalan cukup lama dan menyapa beberapa anggota yang sedang bersantai menunggu job, akhirnya mereka sampai di sebuah ruangan gelap, pengap, dan berbau tidak sedap.

Tik..

Kevin menghidupkan lampu ruangan dan kini terlihatlah seorang gadis yang duduk meringkuk di pojok ruangan dengan tatapan penuh rasa takut. Pakaiannya berantakan, makeup diwajahnya luntur terkena air mata, dan tubuhnya bergetar hebat menahan rasa takut.

"Kau menyiksanya?" tanya Arthur melirik Kevin.

"Tidak, bos, dia sama sekali tidak di sentuh oleh anak anak." jawab Kevin.

"Sudah kau berikan makan?" tanya Arthur.

"Dia tidak mau makan." jawab Kevin.

Arthur mengangguk paham, lalu berjalan mendekati gadis itu.

"Jangan mendekat! dasar pria bajingan!" teriak gadis itu penuh rasa ketakutan yang bercampur dengan amarah.

Plakk...

"Jangan sesekali memberontak dihadapanku! brengsek!" ucap Arthur menampar pipi gadis itu dengan keras, lalu menarik rambutnya dengan kasar dan berbicara penuh penekanan didepan wajahnya.

"Jawab dengan jujur pertanyaanku, paham?!" ucap Arthur melepas jambakannya, lalu rahang gadis itu dengan kuat.

Gadis itu mengangguk dengan tatapan penuh ketakutan.

"Kenapa nenekmu tidak pernah membayar hutangnya?" tanya Arthur melepas cengkeramannya.

"N-n-nenek m-menganggap k-kamu hanya mengancam." jawab gadis itu dengan penuh rasa takut.

"Siapa namamu?!" tanya Arthur lupa.

"Y-yui." jawab gadis bernama Yui itu.

"Yui, adik perempuan Abigail, yang dulu sering menyiksaku, betul?" ucap Arthur mengelus pipi Yui sambil tersenyum menyeringai.

Yui menggelengkan kepala dengan wajah sangat ketakutan.

"Sudah berapa kali kau tidur bersama seorang pria?" tanya Arthur.

Yui kembali menggelengkan kepala dengan mata melotot.

"Ambilkan pisau." ucap Arthur pada Kevin.

"Sebentar, bos." jawab Kevin yang langsung membuka kotak perkakas di ruangan tersebut.

"Oke, terimakasih." ucap Arthur menerima sebuah pisau tajam yang dilempar oleh Kevin.

"Jawab dengan jujur, atau aku akan menguliti wajahmu hidup-hidup." ucap Arthur.

"4 orang." jawab Yui dengan wajah pucat.

"Kenapa? apa alasanmu?" tanya Arthur.

"A-aku m-melakukan itu karena b-butuh uang." jawab Yui penuh ketakutan.

"Ha? itu tidak mungkin, ibumu kaya, apalagi kakakmu! jangan berbohong!" ucap Arthur marah.

"Itu nyata, mamah hanya memberikan uang jajan 500 yuan perbulan. Selain itu, mamah juga hanya membayar setengah dari total biaya sekolah. Aku sangat menderita hidup dengan mamah yang pelit. Dia hanya mementingkan perusahaan dan kakak saja, sedangkan aku dan Aldo di anak tirikan." jawab Yui dengan suara lirih.

Mendengar cerita Yui, Arthur menatap Kevin dengan tatapan penuh penjelasan. Kevin hanya menganggukkan kepala dengan senyuman tipis.

Tok..tok..tok..

"Misi, bos, Titin datang, katanya ingin membayar hutang." ucap suara Draco dari luar ruangan.

"Bersihkan wajahmu! ikut Kevin keluar jika kau sudah bersih! aku butuh banyak penjelasan darimu!" ucap Arthur kembali menampar Yui beberapa kali.

"B-baik..." jawab Yui dengan wajah lega.

Arthur pun pergi keluar bersama Rendi, dia diantar oleh Draco yang sudah menunggu di luar menuju gedung khusus untuk tamu client atau orang yang ingin berhutang.

"Hanya orang tua itu seorang?" tanya Arthur.

"Tidak, bos, dia bersama wanita mantan istri kontrakmu dan perwakilan dari keluarga Yan." jawab Draco.

"Apa dia mau melakukan pertukaran?" tanya Arthur.

"Kalaupun iya, sepertinya kita jangan menerima, kita musnahkan saja mereka. Ini untuk pencegahan hal buruk kedepannya." jawab Draco.

"Aku akan mempertimbangkan saranmu." ucap Arthur.

"Baik, bos." ucap Draco.

Sesampainya di gedung pertemuan, Arthur melihat Titin yang didampingi oleh Abigail, seorang pria perwakilan keluarga Yan, dan Azka sedang duduk gelisah di sofa yang sudah disediakan. Di sana juga sudah ada Zack, Kenny dan beberapa anak buah Kevin yang mengamankan gedung pertemuan.

"Kau masih berani muncul dihadapanku ya? atau ini desakan dari keluarga besarmu?" tanya Arthur menatap sinis Azka.

"Apa kita akan membunuh mereka?" tanya Zack yang sedari tadi terus memainkan pisaunya.

"Wanita ini sudah jatuh tempo pembayaran hutang, memang seharusnya kita bunuh beserta seluruh keluarganya." jawab Arthur dengan senyuman sinis.

"M-maaf menyela, tapi saya memiliki tawaran bagus." ucap Titin dengan wajah paniknya.

"Aku beri waktu sampai besok sore, datang dan bawa barangmu. Hari ini aku sibuk, urusan kecil ini hanya akan membuang-buang waktuku." ucap Arthur dingin.

"B-baik." jawab Titin semakin gelisah.

"Ada apa perwakilan keluarga Yan datang kemari?" tanya Arthur.

"Ini menyangkut dengan pemutusan kontrak kerja sama, tuan." jawab perwakilan keluarga Yan.

"Apa keluarga mu berusaha menentang?" tanya Arthur dingin.

"B-bukan itu yang kami maksud, tuan. Hanya saja, kami ingin menawarkan beberapa barang berharga untuk menjalin kerjasama baru dengan perusahaan kami lainnya." jawab perwakilan keluarga Yan.

Arthur beranjak pergi begitu saja, sebelum keluar gedung, Arthur sempat memberikan kode eksekusi untuk pria itu pada Zack. Akhirnya, tanpa menjawab, Arthur pulang ke hotel bersama Rendi.

Sesampainya di hotel, Arthur langsung masuk ke dalam kamar, mandi, lalu rebahan. Dia menghiraukan Alena yang sedang sibuk dengan laptopnya.

"Jangan tidur terlalu larut, besok siang kita pergi." ucap Arthur pada Alena.

"B-baik..." jawab Alena yang kaget dengan suara tegas Arthur.

Setelah mengatakan hal itu, Arthur langsung tidur.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

perusahaan apakah alena akan buka??

2025-01-24

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Awal
2 Episode 2: Amarah
3 Episode 3: Kembali
4 Episode 4: Pekerjaan Lama
5 Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6 Episode 6: Permulaan
7 Bab 7: Pembantaian
8 Episode 8: Serangan Misterius!
9 Episode 9: Pemulihan
10 Episode 10
11 Episode 11: Jackpot!
12 Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13 Episode 13: Mengunjungi Master
14 Episode 14
15 Episode 15: Hohohihe :v
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18: Bisnis
19 Episode 19: Drama paling dramatis :v
20 Episode 20
21 Episode 21: Bamm
22 Episode 22: Kehidupan Baru
23 Episode 23: Makeover
24 Episode 24: Kerjaaaa
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28 Episode 28: Wadohhh!!
29 Episode 29
30 Episode 30: Misi
31 Episode 31: Libur
32 Episode 32: Misi baru
33 Episode 33: Mudah
34 Episode 34
35 Episode 35: Misi Pemusnahan
36 Episode 36
37 Episode 37: Awal yang Sempurna!
38 Episode 38
39 Episode 39'
40 Episode 40: Welcome Back!!!
41 Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46: Monkey King's
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50 Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51 Episode 51: Meeting
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55 Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69: Ingatan Buruk
70 Episode 70
71 Episode 71'
72 Episode 72
73 Episode 73: Pertemuan
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78 Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79 Episode 79: Pertemuan Penting!
80 Episode 80: Pertemuan Penting ll
81 Episode 81
82 Episode 82: Kehancuran l
83 Episode 83: Kehancuran ll
84 Episode 84: Kehancuran lll
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93: Ingatan Kelam
94 Episode 94: Bertemu Leluhur
95 Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96 Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101: Hal Besar
102 Episode 102: Hal Besar ll
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107 Episode 107: Panik
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111: EZZZ
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116: 7 Penguasa
117 Episode 117: Musim Kawin!
118 Episode 118: Lega!
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122: Ketahuan
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132: Akuisisi
133 Episode 133: Masalah!
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139: Jati Diri
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142: Tertangkap!
143 Episode 143: The Big Bos!
144 Episode 144
145 Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150: Muak!
151 Episode 151: Kejutan!!
152 Episode 152: Menyenangkan!
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159: Penguasa Mutlak
160 Episode 160'
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164: Full Power
165 Episode 165
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Episode 1: Awal
2
Episode 2: Amarah
3
Episode 3: Kembali
4
Episode 4: Pekerjaan Lama
5
Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6
Episode 6: Permulaan
7
Bab 7: Pembantaian
8
Episode 8: Serangan Misterius!
9
Episode 9: Pemulihan
10
Episode 10
11
Episode 11: Jackpot!
12
Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13
Episode 13: Mengunjungi Master
14
Episode 14
15
Episode 15: Hohohihe :v
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18: Bisnis
19
Episode 19: Drama paling dramatis :v
20
Episode 20
21
Episode 21: Bamm
22
Episode 22: Kehidupan Baru
23
Episode 23: Makeover
24
Episode 24: Kerjaaaa
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28
Episode 28: Wadohhh!!
29
Episode 29
30
Episode 30: Misi
31
Episode 31: Libur
32
Episode 32: Misi baru
33
Episode 33: Mudah
34
Episode 34
35
Episode 35: Misi Pemusnahan
36
Episode 36
37
Episode 37: Awal yang Sempurna!
38
Episode 38
39
Episode 39'
40
Episode 40: Welcome Back!!!
41
Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46: Monkey King's
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50
Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51
Episode 51: Meeting
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55
Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69: Ingatan Buruk
70
Episode 70
71
Episode 71'
72
Episode 72
73
Episode 73: Pertemuan
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78
Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79
Episode 79: Pertemuan Penting!
80
Episode 80: Pertemuan Penting ll
81
Episode 81
82
Episode 82: Kehancuran l
83
Episode 83: Kehancuran ll
84
Episode 84: Kehancuran lll
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93: Ingatan Kelam
94
Episode 94: Bertemu Leluhur
95
Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96
Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101: Hal Besar
102
Episode 102: Hal Besar ll
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107
Episode 107: Panik
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111: EZZZ
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116: 7 Penguasa
117
Episode 117: Musim Kawin!
118
Episode 118: Lega!
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122: Ketahuan
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132: Akuisisi
133
Episode 133: Masalah!
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139: Jati Diri
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142: Tertangkap!
143
Episode 143: The Big Bos!
144
Episode 144
145
Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150: Muak!
151
Episode 151: Kejutan!!
152
Episode 152: Menyenangkan!
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159: Penguasa Mutlak
160
Episode 160'
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164: Full Power
165
Episode 165

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!