Episode 18: Bisnis

Keesokan harinya, pukul 13.49, Arthur bersama Alena berangkat menuju markas besar Kevin dengan mengendarai mobil yang di supiri langsung oleh Kenny dan didampingi Rendi di kursi depan.

"Sepertinya besok akan bekerja ekstra." ucap Kenny membuka percakapan di dalam mobil yang sunyi.

"Kenapa?" tanya Rendi heran.

"Markas besar Booldstains kemarin malam diserang dengan brutal oleh kelompok asing. Sekitar 12 anggota tewas tertembak, 20 anggota tewas terkena tebasan atau lemparan kunai, sekitar 79 anggota terluka parah, dan 226 anggota luka ringan." jawab Kenny.

"Bodoh, Zack sendiri yang bodoh! mentang-mentang aku pulang, dia langsung lakukan banyak pembunuhan ke Mafia sebelah!" ucap Arthur kesal.

"Tapi, bos, ada satu pelaku tertangkap, dia mengaku bukan dari anggota sebelah. Melainkan dari Le Eversor yang sudah sejak lama memang mengincar Bloodstains untuk di ambil alih wilayahnya." jawab Kenny.

"Tidak mungkin seorang anggota Mafia dengan mudah membocorkan tempat asalnya! jangan mudah terkecoh." ucap Arthur kesal.

'Astagaa! kenapa aku harus hidup di lingkungan berbahaya!!!! kenapa ya Tuhan!!! kalau begini, bagaimana bisa aku melakukan aktivitas seperti biasanya!!' batin Alena ketakutan.

"Tetap perketat penjagaan setiap markas, perketat juga penjagaan untuk nama nama yang sudah ada di daftar. Aku akan bekerja mulai lusa, carikan juga driver pribadi untukku. Usahakan kau sudah tau seluk-beluk orangnya." ucap Arthur pada Kenny.

"Baik, bos." jawab Kenny mengangguk paham.

[Apa kita akan mandi, bos?!]

'Ya, siapkan nyalimu.' jawab Arthur dingin.

[Baiklah bosss! hahahahaha....]

Sesampainya di markas Mafia Mortem Tuam, markas besar Kevin, Arthur langsung masuk ke ruangan yang sudah disiapkan oleh Kevin.

Arthur duduk di kursi pemimpin yang sudah disiapkan, beberapa anak buah Kevin juga terlihat berdiri tegap di belakang kursi dengan senjata lengkap.

"Duduklah, kenapa malah melamun?" tanya Arthur pada Alena yang terdiam mematung melihat orang-orang dengan fisik menyeramkan didalam ruangan tersebut.

"Ck! kemari, duduk di pangkuanku kalau kamu takut!" ucap Arthur menepuk pahanya.

Alena tersadar dari lamunannya, lalu bergegas duduk di pangkuan Arthur dengan tubuh tegang.

"Tenanglah, mereka tidak akan membunuhmu! singkirkan pikiran burukmu itu!" ucap Arthur

"T-tetap saja wajah mereka menakutkan!" bisik Alena.

"Semalam kamu sibuk apa?" tanya Arthur mengalihkan perhatian Alena.

"Ahh! iya! aku mau minta saran kamu soal ini, ck! laptopnya ketinggian di mobil!" ucap Alena kesal.

"Draco, tolong ambilkan laptop di mobil." ucap Arthur pada Draco yang sedang sibuk dengan laptopnya.

"Oke, boss..." jawab Draco dengan senang hati pergi keluar mengambilkan laptop Alena di mobil.

2 menit setelah Draco pergi, Kenny bersama Zack dan Kevin datang bersama segerombolan orang dengan wajah-wajah yang tidak asing di mata Arthur.

"Bos, mereka datang." bisik Kenny.

"Mana bayarannya?" tanya Arthur menatap heran Kenny.

"Entah, aku juga bingung kenapa mereka malah datang sekeluarga." jawab Kenny juga bingung.

"Coba kau tanyakan." ucap Arthur.

"Berikan bayarannya! kami tidak menerima jaminan perpanjangan waktu!" ucap Kenny.

"Cepat suruh Doni masuk!" bisik Titin pada Abigail.

Abigail langsung berlari keluar memanggil seseorang. Tidak berselang lama, Draco datang bertepatan dengan masuknya Abigail, Doni, dan para gadis cantik nan sexy ke dalam ruangan.

"Kami jual para wanita ini padamu! kami juga berikan uang tunai sebesar 1,9 triliun padamu! bajingan! Mafia busuk!" ucap Doni penuh kebencian.

"Laptopnya, bos." ucap Draco menyerahkan laptop Alena pada Arthur.

"Cek kemulusannya, jangan sampai pelanggan kita kecewa." ucap Arthur pada Kenny.

"Woke!" jawab Kenny santai.

Saat Kenny dan Draco sibuk membolak-balik para gadis, Arthur malah fokus mendengarkan penjelasan Alena mengenai bisnis kecil-kecilan yang akan dia jalankan.

"Konsepnya bagus, kamu mau bikin toko kue sekaligus cafe, gitu kan?" tanya Arthur memastikan.

"Iya, tapikan harus survei dulu, aku harus sesuaikan menu untuk pelanggan sekitar toko. Misal kalau toko dikelilingi perkantoran, aku bisa fokus ke makanan ringan, coffee, atau bisa juga sedia makan berat untuk mereka makan siang." ucap Alena.

"Iya, cuman kamu juga harus tentuin dari sekarang, menunya apa aja, alat yang dibutuhkan, harga yang harus bisa menutup modal yang kamu keluarkan, target market, plus desain tokonya mau gimana. Kalau kamu cuma minta saran soal survei apa aja, ya aku jawabnya semua keadaan harus di survei. Dari harga bahan baku, harga alat, harga meja, etalase, kursi, dll. Belum lagi kamu harus survei kegiatan di sekitar toko, kamu mau targetkan anak muda kuliahan atau orang-orang kantor." ucap Arthur menjelaskan pada Alena berapa ribetnya memulai usaha.

"Bos, di sekitar toko, ada tiga perusahaan besar, dua SMA, satu Universitas Negeri. Mungkin itu bisa membantu." ucap Rendi yang kebetulan duduk di sebelah kursi Arthur dan mendengarkan dengan teliti penjelasan Alena tadi.

"Kalau gitu, kita ambil tengah-tengah aja. Target kita untuk masyarakat menengah kebawah. Jadi, usahakan untuk harga terjangkau, tapi kamu juga dapat untung. Masalah harga dan target udah kebayangkan?" ucap Arthur.

"Iya, terus?" jawab Alena mencatat penjelasan Arthur di laptopnya.

"Nah, sekarang kita pikirin soal desain toko plus cafe. Kamu harus pikirin tata letak etalase kue, kasir, tempat pelanggan duduk, plus desain toko yang menarik. Bebas, mau dibikin estetik atau cuma sekedar gambar gambar animasi aja." ucap Arthur yang kemudian dicatat oleh Alena.

"Saran saya, lebih baik bikin suasana yang nyaman, tenang, plus rileks. Misal, anda bisa sewa seorang Pianist untuk mengiringi setiap waktu nongkrong pelanggan. Atau bisa juga bekerjasama dengan pemusik sekitar." ucap Rendi memberikan saran.

"Kalau desain itu masalah selera, ini bisnismu, jadi kamu bebas mau pakai desain gimana. Lanjut, kita bahas jam kerja, sama karyawan. Yang paling penting itu jam kerja. Dari info tadi, kita bisa tarik kesimpulan kalau pelanggan kita rata-rata orang kantor sama pelajar. Menurut kamu, waktu cocoknya dari jam berapa sampai jam berapa?" tanya Arthur menguji otak Alena.

"Kalau orang kantor itu berangkat jam berapa sih? aku tidak pernah keluar rumah sebelumnya, hehehe..." tanya Alena.

"Rata-rata sih jam 7 sampai jam 9, pulangnya juga sore jam 4 sampai jam 7. Kalau mereka lembur bisa sampai tengah malam." jawab Rendi.

"Kalau buka jam 7, nanti kepagian, mending buka jam 10an sampai jam 9 atau jam 11 malam." ucap Alena setelah berpikir keras.

"Ya udah, catet." ucap Arthur menjitak Alena.

"Iyaa!" jawab Alena kesal.

"Terus kamu mau ambil berapa karyawan? bagian dapur berapa, waiters berapa, kasir berapa." ucap Arthur.

"Bagian dapur itu dua orang cukup, nanti aku bantu dikit-dikit. Terus waiters, kayaknya sementara satu dulu, kalau kasir itu satu orang cukup." ucap Alena.

"Gitu boleh, nanti ditambah kalau semisal udah kewalahan." ucap Arthur.

"Kalau udah semua?" tanya Alena.

"Kamu tinggal jumlahin, berapa biaya yang harus dikeluarkan, nanti kalau udah ketemu, kamu cari harga yang pas buat setiap menu. Pikirin harga bahan, alat yang dibutuhkan, plus alat makannya. Kalau kamu kasih harga tinggi, kamu harus jamin kualitasnya, kalau kasih harga rendah, kamu harus dapet minimal 20% keuntungan dalam satu hari dari uang yang keluar untuk bahan baku." jawab Arthur.

"Arghhh! hitung-hitungan teross!" ucap Alena kesal.

"Otak tuh di manfaatkan! jangan di anggurin! sekarang berkarat kan!" ucap Arthur menyentil kening Alena berkali-kali.

"Iya!! ish!" ucap Alena ketus dan mulai menghitung didalam laptopnya.

"Gimana?! oyy!" tanya Arthur pada Draco.

"Bos! kloter ke dua! beberapa ada yang laki-laki! kloter satu semuanya bagus, walaupun rata-rata mengaku sudah tertusuk benda tumpul." jawab Draco.

"Laki laki buat apa asu?!" tanya Arthur kesal.

"Mau kita jual saja bos?! lumayan, masih muda, sehat-sehat juga." tawar Kevin.

"Emang masih bagus ya harganya?" tanya Arthur tidak terlalu mengikuti pasaran organ manusia.

"Sudah naik lagi, bos. Kalau untuk bangun 5 hotel juga cukup jual satu orang, sekarang." jawab Kevin.

"Wihh, bagus juga ya, ya udah! cek kesehatan aja tuh yang laki!" ucap Arthur pada Draco.

"Oke bos!" jawab Draco.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

bisa aja Arthur

2025-01-24

0

y@y@

y@y@

😁🤣😁🤣😁

2024-08-12

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Awal
2 Episode 2: Amarah
3 Episode 3: Kembali
4 Episode 4: Pekerjaan Lama
5 Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6 Episode 6: Permulaan
7 Bab 7: Pembantaian
8 Episode 8: Serangan Misterius!
9 Episode 9: Pemulihan
10 Episode 10
11 Episode 11: Jackpot!
12 Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13 Episode 13: Mengunjungi Master
14 Episode 14
15 Episode 15: Hohohihe :v
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18: Bisnis
19 Episode 19: Drama paling dramatis :v
20 Episode 20
21 Episode 21: Bamm
22 Episode 22: Kehidupan Baru
23 Episode 23: Makeover
24 Episode 24: Kerjaaaa
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28 Episode 28: Wadohhh!!
29 Episode 29
30 Episode 30: Misi
31 Episode 31: Libur
32 Episode 32: Misi baru
33 Episode 33: Mudah
34 Episode 34
35 Episode 35: Misi Pemusnahan
36 Episode 36
37 Episode 37: Awal yang Sempurna!
38 Episode 38
39 Episode 39'
40 Episode 40: Welcome Back!!!
41 Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46: Monkey King's
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50 Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51 Episode 51: Meeting
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55 Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69: Ingatan Buruk
70 Episode 70
71 Episode 71'
72 Episode 72
73 Episode 73: Pertemuan
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78 Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79 Episode 79: Pertemuan Penting!
80 Episode 80: Pertemuan Penting ll
81 Episode 81
82 Episode 82: Kehancuran l
83 Episode 83: Kehancuran ll
84 Episode 84: Kehancuran lll
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93: Ingatan Kelam
94 Episode 94: Bertemu Leluhur
95 Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96 Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101: Hal Besar
102 Episode 102: Hal Besar ll
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107 Episode 107: Panik
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111: EZZZ
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116: 7 Penguasa
117 Episode 117: Musim Kawin!
118 Episode 118: Lega!
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122: Ketahuan
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132: Akuisisi
133 Episode 133: Masalah!
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139: Jati Diri
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142: Tertangkap!
143 Episode 143: The Big Bos!
144 Episode 144
145 Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150: Muak!
151 Episode 151: Kejutan!!
152 Episode 152: Menyenangkan!
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159: Penguasa Mutlak
160 Episode 160'
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164: Full Power
165 Episode 165
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Episode 1: Awal
2
Episode 2: Amarah
3
Episode 3: Kembali
4
Episode 4: Pekerjaan Lama
5
Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6
Episode 6: Permulaan
7
Bab 7: Pembantaian
8
Episode 8: Serangan Misterius!
9
Episode 9: Pemulihan
10
Episode 10
11
Episode 11: Jackpot!
12
Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13
Episode 13: Mengunjungi Master
14
Episode 14
15
Episode 15: Hohohihe :v
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18: Bisnis
19
Episode 19: Drama paling dramatis :v
20
Episode 20
21
Episode 21: Bamm
22
Episode 22: Kehidupan Baru
23
Episode 23: Makeover
24
Episode 24: Kerjaaaa
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28
Episode 28: Wadohhh!!
29
Episode 29
30
Episode 30: Misi
31
Episode 31: Libur
32
Episode 32: Misi baru
33
Episode 33: Mudah
34
Episode 34
35
Episode 35: Misi Pemusnahan
36
Episode 36
37
Episode 37: Awal yang Sempurna!
38
Episode 38
39
Episode 39'
40
Episode 40: Welcome Back!!!
41
Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46: Monkey King's
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50
Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51
Episode 51: Meeting
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55
Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69: Ingatan Buruk
70
Episode 70
71
Episode 71'
72
Episode 72
73
Episode 73: Pertemuan
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78
Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79
Episode 79: Pertemuan Penting!
80
Episode 80: Pertemuan Penting ll
81
Episode 81
82
Episode 82: Kehancuran l
83
Episode 83: Kehancuran ll
84
Episode 84: Kehancuran lll
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93: Ingatan Kelam
94
Episode 94: Bertemu Leluhur
95
Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96
Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101: Hal Besar
102
Episode 102: Hal Besar ll
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107
Episode 107: Panik
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111: EZZZ
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116: 7 Penguasa
117
Episode 117: Musim Kawin!
118
Episode 118: Lega!
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122: Ketahuan
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132: Akuisisi
133
Episode 133: Masalah!
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139: Jati Diri
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142: Tertangkap!
143
Episode 143: The Big Bos!
144
Episode 144
145
Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150: Muak!
151
Episode 151: Kejutan!!
152
Episode 152: Menyenangkan!
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159: Penguasa Mutlak
160
Episode 160'
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164: Full Power
165
Episode 165

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!