Episode 9: Pemulihan

Selang dua hari sejak Zack sadar, tiba tiba, Arthur yang kala itu sedang didampingi Simon sambil mengerjakan pekerjaan kantor, kejang-kejang dengan mulut terus mengeluarkan darah segar.

Melihat hal itu, Simon langsung memencet tombol pemanggil dokter berkali-kali sambil berteriak pada anak buah di luar untuk memanggil dokter.

"Bajingan!! dimana dokternya?!!" teriak Simon marah sambil terus memencet tombol darurat.

3 menit kemudian, Dokter datang bersama beberapa suster dengan wajah panik. Saat melihat kondisi Arthur, mereka semakin panik karena darah sudah memenuhi lantai dan mengganti warna pakaian Arthur.

"Ya Tuhan..." gumam Simon menangis tidak tega melihat kondisi Arthur.

Begitupun Zack yang memilih membuang muka agar tidak melihat Arthur yang sedang di lakukan penanganan pertama.

Setelah 45 menit Arthur terus kejang-kejang dan memuntahkan banyak darah, akhirnya tubuh Arthur berhenti kejang dan mulai rileks. Seperti yang monitor detak jantung tunjukkan, kalau jantung Arthur yang sebelum berdetak cepat, kini sudah mulai normal dan bisa dibilang kalau Arthur kembali merasakan rileks.

Merasa lega, Dokter dan suster pun segera membersihkan tubuh Arthur, memindahkan Arthur ke kasur yang baru, mengepel lantai, lalu menyuntikkan obat obat yang bisa membantu pemulihan tubuh Arthur dari dalam.

Setelah semuanya telah beres, Dokter dan suster pun pergi meninggalkan ruangan. Simon dan Zack pun merasa lega setelah melihat kondisi Arthur yang mulai membaik.

Keesokan harinya, tepatnya sore hari, pukul 16.43, Arthur menunjukkan tanda-tanda akan sadar dari komanya. Simon yang menyadarinya lebih dulu sebelum Diana, langsung memencet tombol darurat untuk persiapan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kemarin

"Kenapa pah?" tanya Diana heran.

"Ssttt...lihat." bisik Simon menunjuk jari Arthur yang bergerak, walaupun lemah.

"Ayo, sayang, kamu harus bisa sehat!" gumam Diana menutup mulutnya karena tidak menyangka akan hal ini.

Tiba tiba, Arthur terbangun dengan kondisi seperti orang baru tenggelam.

"Tenang, tenang sayang, kamu di tempat aman." ucap Diana yang dengan cepat menidurkan kembali Arthur, dan mencoba menenangkan Arthur yang terlihat panik.

"Arghhh...." rintih Arthur merasakan sakit di sekujur tubuhnya.

"Sabar ya, dokter dalam perjalanan." ucap Diana terus menenangkan Arthur.

Tidak sampai 2 menit, Dokter dan tiga Suster datang dengan wajah panik. Namun, saat melihat kondisi Arthur tidak mengalami hal mengerikan, mereka bisa bernafas lega dan mulai mengecek luka-luka di tubuh Arthur.

Namun sebelum itu, Dokter menyuntikkan obat pereda rasa sakit di infus Arthur. Setelah itu, pemeriksaan pun dapat dilakukan dengan aman dan nyaman.

"Syukurlah! cidera pada kepala saudara Arthur tidak berisiko amnesia, hanya cidera biasa yang menyebabkan pusing. Selain itu, patang tulang pada kaki kanan, lengan kiri, dan retak pada tulang belakang juga tidak menimbulkan penyakit berkelanjutan." ucap Dokter.

"Untuk masalah luka tembak, saudara Arthur terkena pada bagian lengan kanan, dada kiri, perut, serta punggung. Luka luka ini tidak mengenai organ penting, hanya saja, akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sembuh." ucap Dokter lagi.

"Kira-kira berapa lama, dok?" tanya Arthur.

"Kurang lebih, sekitar 3 sampai 5 bulan. Itu juga harus rutin terapi, konsumsi obat penambah Kalsium, Vitamin, pereda rasa sakit, dan beberapa obat merangsang sel sel pemulih tubuh." jawab Dokter.

"Ohh, terimakasih dok." ucap Arthur lega, karena masa pemulihannya tidak sampai bertahun-tahun.

"Jika tidak ada yang ingin ditanyakan, saya permisi. Nanti suster akan berikan obat dan makan siang untuk saudara." ucap Dokter.

"Baik, terimakasih banyak." jawab Arthur.

"Mari, tuan, nyonya." ucap Dokter berpamitan pada Diana dan Simon.

"Apa kau?! paok! nyetir aja gak bisa! pantek!" ucap Arthur kesal saat Zack menatapnya sambil cengengesan.

"Hahahaha....yang penting masih idup!" jawab Zack tertawa geli.

"Anak pantek!" ucap Arthur sangat kesal.

"Udah, udah, istirahat aja. Jangan berantem terus." ucap Diana menenangkan Arthur.

Akhirnya, walaupun sangat dongkol dengan adiknya, Zack, Arthur pun memilih untuk tidur dan beristirahat. Siangnya, Arthur yang tertidur pulas seketika terbangun ketika mendengar Diana yang memanggilnya untuk makan siang.

"Bisa gak?" tanya Diana.

"Bisa." jawab Arthur sambil menyendok makanan ke mulutnya.

"Ya udah, makan yang lahap, mamah mau Zoom Meeting dulu. Jangan berisik." ucap Diana, lalu duduk di sofa menghadap laptopnya.

'Kalau gini, gimana balas dendam ke wanita itu! pasti sekarang mereka lagi asik nikmati hidup! mereka pasti ngira aku cuma ngancem! bajingan!' batin Arthur merutuki takdirnya.

[Fokus pada progres penyembuhan tubuh saja, bos. Urusan itu, nanti kita lakukan setelah sembuh total dan instingmu kembali tajam seperti dulu!]

'Haihhh....setahun lebih harus balik vakum! setan!' batin Arthur kesal.

Selesai makan, Arthur kembali tidur untuk memberikan tubuhnya waktu recovery yang cukup.

......................

1 Bulan di rawat, akhirnya Arthur di perbolehkan untuk pulang dan melakukan rawat jalan. Begitupun dengan Zack, Zack sebenarnya sudah boleh pulang lebih dahulu, namun karena kasihan dengan ayah dan ibunya yang jika dia pulang duluan, pasti mereka berdua akan kerepotan karena harus bergantian menjaga putranya.

Dan saat Arthur di perbolehkan pulang, Zack pun ikut pulang dan melakukan proses rawat jalan bersama Arthur.

Satu minggu setelah pulang dari rumah sakit, Arthur langsung dibawa terapi ke rumah sakit ternama di kota C. Sedikit demi sedikit Arthur menggerakkan bagian tubuhnya yang mati rasa.

Pulang dari terapi, Arthur langsung makan, minum obat, lalu tidur. Pagi harinya, Arthur berjemur di balkon kamarnya dengan duduk di kursi roda dan didampingi oleh Rendi, asisten Arthur yang mengurus sebagian besar bisnis milik Arthur.

"Bagaimana, bisnis?" tanya Arthur.

"Perkembangannya stabil, bos." jawab Rendi.

"Baguslah, artinya aku tidak salah memilih orang." ucap Arthur lega.

"Tapi, bos, hotel dan beberapa bar kita sempat di rusuh oleh berandalan. Entah mereka menginginkan apa, diberi uang pun tidak mau menghentikan perbuatannya dalam menghancurkan bar dan Hotel kita." ucap Rendi.

"Biarkan dulu, jangan kita serang balik. Aku masih belum siuman. Tunggu aku Vit, baru kita mulai perang besar ini." ucap Arthur.

"Baik, bos. Aku paham." ucap Rendi mengangguk paham.

Puas berjemur, Arthur memutuskan untuk turun ke lantai bawah dan melakukan aktivitas santai. Seperti menulis sebuah buku, melukis, menonton TV, mendengarkan musik santai, dan aktivitas santai yang berguna untuk mendamaikan diri lainnya.

2 Bulan berlalu dan kondisi Arthur sudah menunjukkan adanya perkembangan yang signifikan. Arthur kembali bisa merasakan tubuhnya yang sebelumnya telah mati rasa.

Arthur juga sudah bisa menggerakkan lengan kirinya yang sebelumnya patah. Luka luka di tubuh Arthur juga sudah kering dan memulai regenerasi kulit baru.

Walaupun begitu, Diana masih terus menyuruh Rendi mengawasi Arthur dengan ketat. Diana takut akan terjadi penyerangan lagi saat Arthur sedang sendirian.

Rendi pun oke oke saja, dia malah senang bisa cuti dari pekerjaan yang kini digantikan sementara oleh sahabatnya. Rendi bisa santai menonton TV bersama bosnya, melukis bersama bosnya, dan berbincang banyak mengenai kehidupan dengan bosnya.

Rendi sangat memperhatikan secara detail setiap lukisan yang Arthur gambar. Sebelumnya, Rendi tau betul kalau bosnya sangat suka melukis pemandangan alam dan buah-buahan yang di tata sedemikian rupa.

Namun, dua minggu belakangan ini, Arthur sering sekali melukis wajah seorang wanita cantik yang sangat asing bagi Rendi maupun Zack yang setiap harinya ikut bersantai dengan Arthur.

Pernah sekali Rendi bertanya, siapa wanita itu, namun Arthur hanya menjawab, tidak tau. Hal ini semakin membuat Rendi dan Zack kebingungan.

Namun mereka memilih untuk tidak mempermasalahkan urusan sepele ini. Mereka tetap fokus untuk pemulihan, pemulihan, dan pemulihan.

Tidak perduli apa yang sedang terjadi diluar sana, yang penting adalah pulih! nomor 1 adalah pulih!

Bersambung....

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

Pulih is Number 1.. okee /Plusone/

2025-01-24

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Awal
2 Episode 2: Amarah
3 Episode 3: Kembali
4 Episode 4: Pekerjaan Lama
5 Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6 Episode 6: Permulaan
7 Bab 7: Pembantaian
8 Episode 8: Serangan Misterius!
9 Episode 9: Pemulihan
10 Episode 10
11 Episode 11: Jackpot!
12 Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13 Episode 13: Mengunjungi Master
14 Episode 14
15 Episode 15: Hohohihe :v
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18: Bisnis
19 Episode 19: Drama paling dramatis :v
20 Episode 20
21 Episode 21: Bamm
22 Episode 22: Kehidupan Baru
23 Episode 23: Makeover
24 Episode 24: Kerjaaaa
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28 Episode 28: Wadohhh!!
29 Episode 29
30 Episode 30: Misi
31 Episode 31: Libur
32 Episode 32: Misi baru
33 Episode 33: Mudah
34 Episode 34
35 Episode 35: Misi Pemusnahan
36 Episode 36
37 Episode 37: Awal yang Sempurna!
38 Episode 38
39 Episode 39'
40 Episode 40: Welcome Back!!!
41 Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46: Monkey King's
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50 Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51 Episode 51: Meeting
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55 Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69: Ingatan Buruk
70 Episode 70
71 Episode 71'
72 Episode 72
73 Episode 73: Pertemuan
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78 Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79 Episode 79: Pertemuan Penting!
80 Episode 80: Pertemuan Penting ll
81 Episode 81
82 Episode 82: Kehancuran l
83 Episode 83: Kehancuran ll
84 Episode 84: Kehancuran lll
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93: Ingatan Kelam
94 Episode 94: Bertemu Leluhur
95 Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96 Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101: Hal Besar
102 Episode 102: Hal Besar ll
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107 Episode 107: Panik
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111: EZZZ
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116: 7 Penguasa
117 Episode 117: Musim Kawin!
118 Episode 118: Lega!
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122: Ketahuan
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132: Akuisisi
133 Episode 133: Masalah!
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139: Jati Diri
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142: Tertangkap!
143 Episode 143: The Big Bos!
144 Episode 144
145 Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150: Muak!
151 Episode 151: Kejutan!!
152 Episode 152: Menyenangkan!
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159: Penguasa Mutlak
160 Episode 160'
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164: Full Power
165 Episode 165
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Episode 1: Awal
2
Episode 2: Amarah
3
Episode 3: Kembali
4
Episode 4: Pekerjaan Lama
5
Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6
Episode 6: Permulaan
7
Bab 7: Pembantaian
8
Episode 8: Serangan Misterius!
9
Episode 9: Pemulihan
10
Episode 10
11
Episode 11: Jackpot!
12
Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13
Episode 13: Mengunjungi Master
14
Episode 14
15
Episode 15: Hohohihe :v
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18: Bisnis
19
Episode 19: Drama paling dramatis :v
20
Episode 20
21
Episode 21: Bamm
22
Episode 22: Kehidupan Baru
23
Episode 23: Makeover
24
Episode 24: Kerjaaaa
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28
Episode 28: Wadohhh!!
29
Episode 29
30
Episode 30: Misi
31
Episode 31: Libur
32
Episode 32: Misi baru
33
Episode 33: Mudah
34
Episode 34
35
Episode 35: Misi Pemusnahan
36
Episode 36
37
Episode 37: Awal yang Sempurna!
38
Episode 38
39
Episode 39'
40
Episode 40: Welcome Back!!!
41
Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46: Monkey King's
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50
Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51
Episode 51: Meeting
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55
Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69: Ingatan Buruk
70
Episode 70
71
Episode 71'
72
Episode 72
73
Episode 73: Pertemuan
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78
Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79
Episode 79: Pertemuan Penting!
80
Episode 80: Pertemuan Penting ll
81
Episode 81
82
Episode 82: Kehancuran l
83
Episode 83: Kehancuran ll
84
Episode 84: Kehancuran lll
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93: Ingatan Kelam
94
Episode 94: Bertemu Leluhur
95
Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96
Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101: Hal Besar
102
Episode 102: Hal Besar ll
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107
Episode 107: Panik
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111: EZZZ
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116: 7 Penguasa
117
Episode 117: Musim Kawin!
118
Episode 118: Lega!
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122: Ketahuan
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132: Akuisisi
133
Episode 133: Masalah!
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139: Jati Diri
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142: Tertangkap!
143
Episode 143: The Big Bos!
144
Episode 144
145
Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150: Muak!
151
Episode 151: Kejutan!!
152
Episode 152: Menyenangkan!
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159: Penguasa Mutlak
160
Episode 160'
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164: Full Power
165
Episode 165

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!