Bab 7: Pembantaian

Ciiittt....

Ceesssss....

Bus berhenti di halte yang posisinya berada di sebrang gerbang raksasa yang dijaga oleh puluhan pria bersenjata lengkap.

"Angkat tangan!" teriak pria bersenjata menodongkan senjata api pada seorang pria yang mengenakan setelan Jas hitam panjang, mengenakan topeng setengah wajah, dan tatapannya menunjukkan nafsu membunuh yang besar.

Serrrr....

Suara kunai yang tiba tiba melesat ke arah para penjaga di depan gerbang besar itu.

Jlebb..

Jlebb..

Jlebb..

Jlebb..

Dalam satu kedipan, puluhan orang yang berjaga di gerbang terjatuh dengan sebuah kunai menancap di leher masing-masing.

"Jarvis, putar Le Monde! lagu cinematic itu membuat pikiranku tenang." ucap Arthur dengan penuh ketenangan.

[Baik, bos. Untuk menambah Adrenalin, saya menyambung dengan lagu Royalty, Go Down Deh, dan beberapa lagu pembangkit adrenalin!]

"Aku suka idemu!" ucap Arthur mengokang dua pistol miliknya yang sudah di beri peredam.

[Selamat menikmati, yang mulia]

Arthur tersenyum di balik topengnya, lalu masuk ke dalam wilayah yang di tutup gerbang besar itu.

Arthur menyelinap dan bersembunyi di balik truk untuk menganalisa keadaan di sekitarnya. Ternyata, apa yang dikatakan tiga pemuda tadi benar adanya.

Di dalam markas besar itu, hampir semua sisi di jaga oleh Yakuza, anggota mafia Russia, dan anggota mafia Blood Wings yang di senjatai dengan lengkap.

"Huhh! kita mulai dari pengawas!" gumam Arthur membuang nafas.

Piu..

Piu...

Piu...

Suara tembakan pistol yang telah di pasang peredam sama sekali tidak di sadari oleh orang-orang yang berjaga. Hal ini membuat Arthur merasa bebas, dia membidik orang-orang yang berjaga di atas tower dan menembak tepat di kepalanya.

Beres dengan orang-orang yang menjadi mata para penjaga di bawah, Arthur segera bergerak dengan perlahan. Dia membunuh satu persatu orang di sana menggunakan pisau.

Jlebb..

Srett...

Jlebb..

srett..

Mengendap-endap, meringkus dari belakang, menutup mulut mangsanya, menusuk lehernya, lalu menarik pisaunya hingga membuat leher mangsanya tergorok dengan sempurna tanpa suara.

Metode ini tidak bertahan lama, itu dikarenakan, saat Arthur sedang mengeksekusi mangsanya, penjaga lainnya memergoki apa yang Arthur lakukan.

"Penyusup!!" teriak penjaga yang memergoki Arthur.

Dor...

Dor..

Dor..

Dor..

Serbuan peluru menghujam tempat Arthur bersembunyi. Terpaksa, Arthur menggunakan bomb asap dan berlari membunuh satu persatu orang di sana menggunakan pedangnya.

Wushh..

Crashh...

crashh..

Crashh..

Crashh..

Crashh...

Satu persatu penjaga di markas besar itu tumbang dengan mata melotot dan luka menganga di leher, perut, sampai ada yang terbelah dua.

Tidak puas dengan pedangnya, Arthur kemudian menggunakan pistolnya dan menunjukkan skill membunuh yang kelasnya sudah berada diatas rata-rata pembunuh profesional.

Dor..

Dor..

Dor..

Sreeettttt....

Arthur meluncur ke balik mobil untuk melakukan reload sekaligus memakan pill pemulih stamina buatannya sendiri.

"Lebih keras!!" teriak Arthur yang berlari menembaki orang-orang yang terkejut dengan langkah yang diluar prediksi mereka semua.

Dor..

dor..

dor..

dor..

Dor..

Tembakan Arthur semuanya masuk sesuai sasaran. Epicnya, Arthur melakukan reload di sela-sela berondongan peluru dari musuh-musuhnya.

Sreetttt...

Cekrekk...

Dor...

Dor..

dor..

Dor..

Gerakan yang cepat, tangkas, dan sulit di prediksi, membuat para penjaga membuang-buang peluru yang entah kemana arahnya.

Dengan stok peluru yang terkuras habis, memaksa para penjaga menggunakan senjata seadanya di sekitarnya. Besi, balok kayu, kapak, pisau, sampai pistol setrum mereka gunakan demi melumpuhkan Arthur yang gerakannya selicin belut dan mematikan seperti Malaikat Maut.

"Ohh, mau adu ketangkasan?! baiklah!" ucap Arthur dengan senyuman menyeringai di balik topengnya.

"Seranggg!" teriak penjaga gerbang.

Brak..brak..brak..

Puluhan langkah kaki terdengar sedang berlari mengeroyok Arthur. Arthur yang sudah menunggu momen ini, langsung mengeluarkan pedangnya dan melayani setiap serangan yang para penjaga layangkan.

Crashh...

Ting..

Ting..

Crashh...

srettt...

Arghhhh...

Bajingannn....

Buaghhh...

"Berisik!" ucap Arthur menendang kepala proa yang tadi berteriak memakinya.

"Matii!!" teriak pria yang dari belakang berlari mengacungkan kapak.

Dor..

Dor..

Dor..

Dor..

Dari suara langkah kaki yang terdengar sangat keras, aura membunuh yang terasa begitu kuat, bayangan, dan suara pria itu, Arthur dapat dengan mudah memprediksi apa yang selanjutnya terjadi.

Dengan cepat, Arthur berbalik dan menembakkan pistol ke tubuh pria itu hingga terjatuh tersungkur dan tewas seketika.

"Hahahaha! aku sangat menyukai adrenalin ini!" teriak Arthur penuh kebahagiaan.

[Lanjutkan, boss! hahaha!]

Arthur dengan penuh semangat, mengambil sebuah shotgun yang tergeletak di depan pintu sebuah rumah megah. Saat mengecek pelurunya, Arthur langsung tersenyum lebar karena peluru senjata itu tersedia di saku jubahnya.

"Aku paling suka adegan ini!" gumam Arthur tersenyum di balik topengnya.

Arthur masuk ke dalam rumah itu dengan mengendap-endap. Dia memfokuskan indra pendengarannya untuk mengidentifikasi suara sekecil apapun.

Ternyata, Arthur mendengar sebuah pesta di lantai dua. Suara musik kencang dan tawa lantang dapat Arthur dengar dengan jelas.

"Pesta baru akan dimulai, kawan." gumam Arthur, lalu bergegas menuju asal suara.

Dengan mengendap-endap, Arthur memastikan jalannya aman dan tidak ada orang yang berjaga. Jikalau ada, Arthur akan langsung menembak menggunakan pistol peredam miliknya.

Tidak hanya bertujuan membunuh target sesuai misi, Arthur juga mengecek seluruh ruangan, mengambil barang-barang berharga, dan membunuh orang-orang yang berada di ruangan tersebut.

Setelah berkeliling cukup lama, akhirnya Arthur berhenti di ruangan terakhir. Ruangan itu adalah ruangan bioskop pribadi yang dari luar terdengar jelas suara lantang yang seperti sedang merayakan kemenangan.

Namun, suara tersebut tiba tiba berhenti, seolah olah mereka baru sadar kalau anak buahnya telah habis terbunuh.

Bruakkk....

Boommm..

cekrek..

boommm..

cekrekk..

Boommm..

Cekrekk..

Hahahahahahahahaha....

Arthur memberondong seluruh manusia yang ada di dalam ruangan bioskop pribadi itu menggunakan shotgun.

Mereka semua ingin melawan dan menembakkan senjata yang sudah di siapkan sejak tadi, namun apalah daya, Shotgun bro! sekali tembak langsung tewas di tempat.

"Wooo! hahahaha!" teriak Arthur penuh kebahagiaan melihat orang-orang di sana kejang-kejang sakaratulmaut.

"Akhirnya! kau mati juga! Carlos!! brengsek!" teriak Arthur menginjak kepala Carlos yang sedang mengalami sakaratulmaut.

"Aku benci tatapan matamu! bajingan!" ucap Arthur, lalu menyolok kedua mata Carlos menggunakan jarinya.

"Ini asik sekali! akhirnya! adrenalin yang sudah aku pendam sejak lama bisa di lepaskan dengan sangat puas!" teriak Arthur yang duduk bersantai di kursi.

"Fiuhhh! nikmatnya!" ucap Arthur menghembuskan asap rokoknya sambil menikmati pemandangan orang-orang yang mati satu persatu karena kehabisan darah dan terluka parah.

Puas beristirahat dan beres mendokumentasikan seluruh target untuk di kirim pada Miguel sebagai bukti bahwa misinya telah berhasil, Arthur pun mencuri mobil milik markas, dan pulang ke motel.

Arthur bersih-bersih, membereskan barang-barang, lalu segera pergi untuk menghilangkan jejak.

Membakar mobil, pedang, pistol, setelan Jas, topeng, semua yang terdapat sidik jarinya, Arthur bakar bersama dengan mobilnya di tengah-tengah hutan.

Beres dengan semuanya, Arthur menenteng kopernya keluar dari hutan untuk mencari tumpangan menuju kota. Sampai di kota J, Negara Mexico, Arthur pun menginap di sebuah motel untuk istirahat.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

Boomm..
Krekk..
Boomm..
Kerkk..
wow keren sihh Arthur.. hehe

2025-01-24

0

Fendi Kurnia Anggara

Fendi Kurnia Anggara

lanjut thor

2024-04-25

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Awal
2 Episode 2: Amarah
3 Episode 3: Kembali
4 Episode 4: Pekerjaan Lama
5 Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6 Episode 6: Permulaan
7 Bab 7: Pembantaian
8 Episode 8: Serangan Misterius!
9 Episode 9: Pemulihan
10 Episode 10
11 Episode 11: Jackpot!
12 Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13 Episode 13: Mengunjungi Master
14 Episode 14
15 Episode 15: Hohohihe :v
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18: Bisnis
19 Episode 19: Drama paling dramatis :v
20 Episode 20
21 Episode 21: Bamm
22 Episode 22: Kehidupan Baru
23 Episode 23: Makeover
24 Episode 24: Kerjaaaa
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28 Episode 28: Wadohhh!!
29 Episode 29
30 Episode 30: Misi
31 Episode 31: Libur
32 Episode 32: Misi baru
33 Episode 33: Mudah
34 Episode 34
35 Episode 35: Misi Pemusnahan
36 Episode 36
37 Episode 37: Awal yang Sempurna!
38 Episode 38
39 Episode 39'
40 Episode 40: Welcome Back!!!
41 Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46: Monkey King's
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50 Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51 Episode 51: Meeting
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55 Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69: Ingatan Buruk
70 Episode 70
71 Episode 71'
72 Episode 72
73 Episode 73: Pertemuan
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78 Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79 Episode 79: Pertemuan Penting!
80 Episode 80: Pertemuan Penting ll
81 Episode 81
82 Episode 82: Kehancuran l
83 Episode 83: Kehancuran ll
84 Episode 84: Kehancuran lll
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93: Ingatan Kelam
94 Episode 94: Bertemu Leluhur
95 Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96 Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101: Hal Besar
102 Episode 102: Hal Besar ll
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107 Episode 107: Panik
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111: EZZZ
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116: 7 Penguasa
117 Episode 117: Musim Kawin!
118 Episode 118: Lega!
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122: Ketahuan
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132: Akuisisi
133 Episode 133: Masalah!
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139: Jati Diri
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142: Tertangkap!
143 Episode 143: The Big Bos!
144 Episode 144
145 Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150: Muak!
151 Episode 151: Kejutan!!
152 Episode 152: Menyenangkan!
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159: Penguasa Mutlak
160 Episode 160'
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164: Full Power
165 Episode 165
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Episode 1: Awal
2
Episode 2: Amarah
3
Episode 3: Kembali
4
Episode 4: Pekerjaan Lama
5
Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6
Episode 6: Permulaan
7
Bab 7: Pembantaian
8
Episode 8: Serangan Misterius!
9
Episode 9: Pemulihan
10
Episode 10
11
Episode 11: Jackpot!
12
Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13
Episode 13: Mengunjungi Master
14
Episode 14
15
Episode 15: Hohohihe :v
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18: Bisnis
19
Episode 19: Drama paling dramatis :v
20
Episode 20
21
Episode 21: Bamm
22
Episode 22: Kehidupan Baru
23
Episode 23: Makeover
24
Episode 24: Kerjaaaa
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28
Episode 28: Wadohhh!!
29
Episode 29
30
Episode 30: Misi
31
Episode 31: Libur
32
Episode 32: Misi baru
33
Episode 33: Mudah
34
Episode 34
35
Episode 35: Misi Pemusnahan
36
Episode 36
37
Episode 37: Awal yang Sempurna!
38
Episode 38
39
Episode 39'
40
Episode 40: Welcome Back!!!
41
Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46: Monkey King's
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50
Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51
Episode 51: Meeting
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55
Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69: Ingatan Buruk
70
Episode 70
71
Episode 71'
72
Episode 72
73
Episode 73: Pertemuan
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78
Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79
Episode 79: Pertemuan Penting!
80
Episode 80: Pertemuan Penting ll
81
Episode 81
82
Episode 82: Kehancuran l
83
Episode 83: Kehancuran ll
84
Episode 84: Kehancuran lll
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93: Ingatan Kelam
94
Episode 94: Bertemu Leluhur
95
Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96
Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101: Hal Besar
102
Episode 102: Hal Besar ll
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107
Episode 107: Panik
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111: EZZZ
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116: 7 Penguasa
117
Episode 117: Musim Kawin!
118
Episode 118: Lega!
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122: Ketahuan
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132: Akuisisi
133
Episode 133: Masalah!
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139: Jati Diri
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142: Tertangkap!
143
Episode 143: The Big Bos!
144
Episode 144
145
Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150: Muak!
151
Episode 151: Kejutan!!
152
Episode 152: Menyenangkan!
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159: Penguasa Mutlak
160
Episode 160'
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164: Full Power
165
Episode 165

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!