Episode 3: Kembali

Tujuan Arthur selanjutnya adalah pengadilan agama. Arthur mengurus surat cerai sekaligus jadwal sidang perceraiannya. Beres dengan urusan perceraian, kemudian Arthur memutuskan untuk pergi ke sebuah bangunan super megah.

Hotel The Continental, sebuah hotel mewah yang di dirikan oleh Miguel. Bisnis penginapan underworld yang sebenarnya sudah menjadi rahasia umum warga sekitar.

Arthur memesan satu kamar untuk 5 malam, dia membayar 5 koin emas, lalu pergi menuju kamar sesuai nomor Card yang di berikan resepsionis.

Di kamarnya, Arthur membungkus berkas perceraiannya dengan stopmap, menuliskan alamat, lalu kembali menyimpannya.

"Oke oke, aku tunggu besok siang." gumam Arthur saat membaca pesan balasan dari nomor yang dia hubungi tadi.

Lelah dengan aktivitasnya hari itu, Arthur memutuskan untuk mandi, lalu tidur, mengistirahatkan tubuhnya yang telah lama tidak beristirahat.

Keesokan harinya, setelah melakukan sarapan di restoran hotel, Arthur berjalan ke bangunan di sebelah Hotel The Continental. Bangun itu adalah kantor pos khusus bagi orang-orang yang berkecimpung di dalam underworld.

Arthur mengirimkan berkas tersebut ke alamat rumah Abigail, setelah itu dia kembali ke Hotel sambil tersenyum menatap deretan polisi yang parkir di sebrang jalan.

Perlu di ketahui, Hotel The Continental adalah wilayah netral bagi para kriminal, polisi atau agen sekalipun tidak akan bisa menangkap incaran mereka di sana. Jika nekat, maka, para kriminal yang juga sedang menginap di sana akan langsung melakukan penyerangan terhadap polisi atau agen.

Siangnya, Arthur yang sedang menikmati hidup yang sangat damai di kamarnya sembari meminum kopi dan menonton TV, mendengar pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang.

Arthur mengintip untuk mengecek siapa yang datang, karena mengenal orang itu, Arthur kemudian membukakan pintu.

"Masuk." ucap Arthur mempersilahkan tamu berupa pria tampan berpakaian rapi masuk ke dalam.

"Sudah ku duga, kau masih hidup!" ucap pria itu setelah duduk di kursi yang tersedia.

"Siapa yang memberitakan kalau aku mati?" tanya Arthur kaget.

"Scelus Dominus, mereka yang mengabarkan pada The Doctor a.k.a mamah." jawab pria itu santai.

"Mereka sebenarnya ingin menyingkirkan aku dari dunia ini, berbagai cara mereka lakukan untuk menghabisiku karena aku dianggap sumber masalah terbesar di masa depan." ucap Arthur.

"Kau takut?" tanya pria itu.

"Aku hanya menghormati mereka yang menjadi atasanku selama ini." jawab Arthur menatap keluar jendela.

"Kau mau apa memanggilku?" tanya pria itu.

"Kau bawa pasukan?" tanya Arthur balik.

"Bawa." jawab pria itu.

"Lusa kita pergi ke pengadilan Agama, aku ada sidang di sana. Perlu sedikit bantuan untuk menghindari polisi." ucap Arthur.

"Ahh, baiklah kalau hanya itu." ucap pria itu santai.

"Menurutmu, apa ibu akan membenciku?" tanya Arthur.

"Tidak, dia malah selalu menanyakan keberadaan mu padaku. Dia sangat menyayangimu walaupun kau bukan anak kandungnya." jawabannya serius.

"Aku akan kembali." ucap Arthur yang seketika membuat pria itu tersedak ludahnya sendiri.

"Aku ingin membalas perlakuan orang-orang tidak tau terimakasih. Orang-orang yang beberapa waktu lalu mengejarku untuk dibunuh demi sebuah pengakuan." ucap Arthur.

"Zack, kau adik angkatku, bisa kau mengantarku ke markas malam ini?" tanya Arthur pada pria yang dia panggil Zack itu.

"Aku akan mengantarmu, kau sudah aku anggap kakak kandungku, mau sebesar apapun masalahmu, aku akan membantumu walaupun nyawaku harus menjadi taruhannya." jawab Zack menatap serius wajah Arthur.

"Terimakasih." ucap Arthur tersenyum tipis.

Keesokan harinya, di kediaman Abigail, dia merasa bingung karena Arthur tidak kunjungan pulang sejak kejadian malam itu. Keheranannya semakin besar ketika kurir datang memberikan paket dari Arthur.

Dengan kening mengerut, Abigail membuka paket tersebut. Ternyata, di dalamnya terdapat berkas-berkas dari pengadilan Agama yang sudah di tandatangani oleh Arthur.

"What?!" seru Abigail kaget.

Saat ingin membawa berkas-berkas tersebut ke kamar ibunya, secarik kertas terjatuh dari sela-sela tumpukan berkas.

'Hanya satu jawaban, iya, jika kau tidak menandatangani surat ini, aku akan mengirimkan salah satu mata nenekmu.'

Begitulah isi dari secarik kertas tersebut. Abigail yang memang sudah tau seberapa kuat Arthur, sejak pria itu menyelamatkan nyawanya, langsung menandatangani surat perceraian tersebut dan menyimpannya di kamar.

Setelah menyimpan surat itu, Abigail kemudian berangkat ke kantornya untuk melanjutkan pekerjaan yang sempat terhambat.

"Kamu sudah sembuh?" tanya Abigail yang sedikit kaget saat melihat Azka sudah berada di ruangannya.

"Masih sedikit nyeri, sayang." jawab Azka tersenyum manis.

"Ada apa kamu datang kemari?" tanya Abigail tersenyum tipis saat Azka memanggilnya sayang.

"Ayah dan ibu selalu menanyakan kesiapan kamu untuk menikah. Kamu mau beri jawaban kapan?" tanya Azka.

"Alah alah...iya iya, kita bakalan menikah. Si Arthur itu sudah gugat aku di pengadilan. Besok sore sidangnya, kamu ikut ya, temenin aku." jawab Abigail tersenyum manis dan memeluk mesra Azka.

"Hahahaha...akhirnya, kita bisa bersama juga! akhirnya kamu bebas dari genggaman pria miskin itu!" ucap Azka penuh kebahagiaan.

"Hahaha...iya..akhirnya!" ucap Abigail tersenyum bahagia, walaupun didalam hati kecilnya terdapat sedikit ketakutan.

Di sisi lain, Arthur yang sedang jadi DPO dan menjadi orang paling di cari oleh keluarga Yan serta keluarga Bernard untuk dibawa ke ranah hukum, buntut dari Arthur yang mengadu kepala Azka dengan tembok hingga bocor.

Kini, Arthur sedang melakukan perjalanan menuju kota Y, tepatnya di sebuah wilayah khusus yang pihak pemerintahan tidak bisa masuk karena taruhannya nyawa.

"Kartu Identitas?" tanya penjaga portal perbatasan wilayah khusus dengan kota bebas.

Arthur mengambil dompetnya, lalu menunjukkan plat diamond yang membuat penjaga gerbang pucat.

"M-maaf, t-tuan besar! saya mohon maaf sudah menghambat perjalanan anda!' ucap penjaga gerbang yang langsung bersujud.

"Tidak masalah, aku memang oprasi plastik beberapa tahun lalu. Beri tau Kevin, aku datang, suruh dia cepat ke sini." ucap Arthur.

"B-baik, tuan besar!" jawab penjaga gerbang bangkit dan memberikan hormat.

"Aku tunggu di dalam." ucap Arthur lalu memberi kode pada Zack untuk lanjut jalan.

Zack kembali melaju menuruti arahan dari Arthur. Akhirnya, dia berhenti di depan sebuah bangunan mewah yang ramai orang-orang berandalan.

"Bajingan! Kevin memang bodoh!" gumam Arthur marah.

"Aku kira mereka bagian dari bawahanmu." ucap Zack kaget.

"Hey! siapa kau?! beraninya parkir di depan rumah bos!" teriak salah seorang berandalan.

Wushhh....

Jlebb...

Tanpa menjawab, Arthur tiba tiba melemparkan kunai yang melesat dan menancap di leher berandalan itu.

Cekrek...

"Pergi." ucap Zack mengacungkan pistolnya.

Melihat ancaman nyata itu, semua berandalan yang nongkrong di halaman rumah mewah itu langsung kabur melarikan diri sambil berteriak ketakutan.

"Kunai mu hampir meleset, kau harus giat berlatih setelah ini." ucap Zack.

"Aku paham itu." ucap Arthur sembari berjalan masuk ke dalam rumah itu.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

Oke Gaskeunnnn Gasskkeennn..

2025-01-24

0

deni syahputra

deni syahputra

ini versi Jhon wik-wik ya Thor...

2024-07-31

0

Eldo Fernando

Eldo Fernando

kok ceritanya kayak jon wik yah tor hahhaha

2024-05-21

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Awal
2 Episode 2: Amarah
3 Episode 3: Kembali
4 Episode 4: Pekerjaan Lama
5 Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6 Episode 6: Permulaan
7 Bab 7: Pembantaian
8 Episode 8: Serangan Misterius!
9 Episode 9: Pemulihan
10 Episode 10
11 Episode 11: Jackpot!
12 Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13 Episode 13: Mengunjungi Master
14 Episode 14
15 Episode 15: Hohohihe :v
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18: Bisnis
19 Episode 19: Drama paling dramatis :v
20 Episode 20
21 Episode 21: Bamm
22 Episode 22: Kehidupan Baru
23 Episode 23: Makeover
24 Episode 24: Kerjaaaa
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28 Episode 28: Wadohhh!!
29 Episode 29
30 Episode 30: Misi
31 Episode 31: Libur
32 Episode 32: Misi baru
33 Episode 33: Mudah
34 Episode 34
35 Episode 35: Misi Pemusnahan
36 Episode 36
37 Episode 37: Awal yang Sempurna!
38 Episode 38
39 Episode 39'
40 Episode 40: Welcome Back!!!
41 Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46: Monkey King's
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50 Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51 Episode 51: Meeting
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55 Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69: Ingatan Buruk
70 Episode 70
71 Episode 71'
72 Episode 72
73 Episode 73: Pertemuan
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78 Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79 Episode 79: Pertemuan Penting!
80 Episode 80: Pertemuan Penting ll
81 Episode 81
82 Episode 82: Kehancuran l
83 Episode 83: Kehancuran ll
84 Episode 84: Kehancuran lll
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93: Ingatan Kelam
94 Episode 94: Bertemu Leluhur
95 Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96 Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101: Hal Besar
102 Episode 102: Hal Besar ll
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107 Episode 107: Panik
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111: EZZZ
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116: 7 Penguasa
117 Episode 117: Musim Kawin!
118 Episode 118: Lega!
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122: Ketahuan
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132: Akuisisi
133 Episode 133: Masalah!
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139: Jati Diri
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142: Tertangkap!
143 Episode 143: The Big Bos!
144 Episode 144
145 Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150: Muak!
151 Episode 151: Kejutan!!
152 Episode 152: Menyenangkan!
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159: Penguasa Mutlak
160 Episode 160'
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164: Full Power
165 Episode 165
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Episode 1: Awal
2
Episode 2: Amarah
3
Episode 3: Kembali
4
Episode 4: Pekerjaan Lama
5
Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6
Episode 6: Permulaan
7
Bab 7: Pembantaian
8
Episode 8: Serangan Misterius!
9
Episode 9: Pemulihan
10
Episode 10
11
Episode 11: Jackpot!
12
Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13
Episode 13: Mengunjungi Master
14
Episode 14
15
Episode 15: Hohohihe :v
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18: Bisnis
19
Episode 19: Drama paling dramatis :v
20
Episode 20
21
Episode 21: Bamm
22
Episode 22: Kehidupan Baru
23
Episode 23: Makeover
24
Episode 24: Kerjaaaa
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28
Episode 28: Wadohhh!!
29
Episode 29
30
Episode 30: Misi
31
Episode 31: Libur
32
Episode 32: Misi baru
33
Episode 33: Mudah
34
Episode 34
35
Episode 35: Misi Pemusnahan
36
Episode 36
37
Episode 37: Awal yang Sempurna!
38
Episode 38
39
Episode 39'
40
Episode 40: Welcome Back!!!
41
Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46: Monkey King's
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50
Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51
Episode 51: Meeting
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55
Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69: Ingatan Buruk
70
Episode 70
71
Episode 71'
72
Episode 72
73
Episode 73: Pertemuan
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78
Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79
Episode 79: Pertemuan Penting!
80
Episode 80: Pertemuan Penting ll
81
Episode 81
82
Episode 82: Kehancuran l
83
Episode 83: Kehancuran ll
84
Episode 84: Kehancuran lll
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93: Ingatan Kelam
94
Episode 94: Bertemu Leluhur
95
Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96
Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101: Hal Besar
102
Episode 102: Hal Besar ll
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107
Episode 107: Panik
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111: EZZZ
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116: 7 Penguasa
117
Episode 117: Musim Kawin!
118
Episode 118: Lega!
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122: Ketahuan
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132: Akuisisi
133
Episode 133: Masalah!
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139: Jati Diri
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142: Tertangkap!
143
Episode 143: The Big Bos!
144
Episode 144
145
Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150: Muak!
151
Episode 151: Kejutan!!
152
Episode 152: Menyenangkan!
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159: Penguasa Mutlak
160
Episode 160'
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164: Full Power
165
Episode 165

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!