Episode 11: Jackpot!

Lama mereka ngobrol, hampir 2 jam Arthur minum, makan, menikmati setiap hidangan yang Draco sajikan.

"Bos, apa anda sudah puas?" tanya Draco.

"Ya, panggil orangnya." jawab Arthur sambil menghisap rokok cerutunya.

Draco segera pergi memanggil orang yang ingin melakukan perhutangan dengan mereka. Sedangkan Kenny, Zack, dan Rendi langsung bersikap waspada dengan menaruh pistolnya di meja.

Di sisi lain

Di lantai bawah, terdapat satu keluarga yang duduk di meja tamu dengan wajah gugup. Mereka adalah Budi, Anna, Arya, dan Alena, keluarga kecil dari keluarga Abraham yang cukup terpandang.

Budi berniat untuk meminjam sejumlah uang pada ketua Mafia yang sedang berkuasa saat ini. Dia melakukan ini untuk membuka lebih banyak cabang perusahaan demi memperkaya diri dan menunjukkan kekuasaannya pada keluarga besarnya.

Budi berani mengambil langkah besar ini karena dia memiliki Alena, sosok gadis perawan yang kecantikannya di atas rata rata dan bertubuh sexy. Budi berencana untuk menjual Alena pada ketua Mafia demi melancarkan peminjaman uang dan menjadikan Alena sebagai alat pengurang bunga.

Selain itu, Budi juga sebenarnya tidak menginginkan Alena di dalam keluarganya. Budi menganggap Alena tidak bisa melakukan apa-apa, berkarier tidak becus, kecerdasan dibawah rata-rata anak muda keluarga Abraham, jenjang pendidikan yang hanya sampai di D3, sedangkan anak-anak keluarga Abraham lainnya sudah menyandang gelar S2 di usia 26-28 tahun.

Budi menganggap kalau Alena hanya bisa melakukan pekerjaan rumah, seperti memasak, beres-beres, cuci piring, cuci baju, dan pekerjaan rumah lainnya, pekerjaan yang bisa dilakukan seorang pembantu.

Di rumah pun, Alena diperlakukan seperti babu oleh ibu dan adiknya. Sebenarnya dia cerdas, namun karena tidak memiliki cukup waktu untuk belajar, jadilah pendidikannya berhenti di jenjang D3.

Anna dan Arya melakukan ini juga karena tidak menyukai keberadaan Alena. Alena adalah anak kandung Budi, sedangkan Anna dan Arya adalah orang asing yang datang setelah ibu kandung Alena meninggal dunia karena kanker.

Anna awalnya senang-senang saja dengan Alena yang cantik, baik, ramah, dan asik. Namun saat melihat berkas-berkas dari perusahaan milik Budi atas nama Alena, Anna seketika merasa iri, benci, dan sangat menginginkan kepergian Alena dari keluarganya.

Anna merasa kalau dia dan anak kandungnya lah yang seharusnya menjadi pemilik perusahaan Budi. Nama mereka yang seharusnya ada di berkas-berkas perusahan Budi, bukan Alena.

Jadi, setelah mengetahui semua perusahaan Budi atas nama Alena, Anna memulai rencananya untuk membuat nama Alena menjadi buruk di mata Budi.

Anna memulai dengan memberikan semua pekerjaan rumah pada Alena, dengan alasan untuk menjadikan Alena sebagai gadis yang mandiri.

Dengan pekerjaan rumah yang sangat padat dan melelahkan, Anna berhasil membuat Alena kewalahan dengan tugas kuliahnya dan akhirnya Alena berhenti di jenjang D3 karena tidak sanggup.

Keputusan Alena ini membuat Budi kecewa dan mulai tidak menyukai Alena. Rencana pertama berhasil, selanjutnya Anna mulai memaki, melakukan kekerasan pada Alena saat Budi tidak ada, menjatuhkan mental Alena dengan mengolok-olok kebodohan Alena dalam dunia pendidikan, sampai yang paling parah, Anna pernah menjebak Alena dengan cara mencuri ponsel Alena.

Setelah mencuri ponsel Alena, Anna memerintahkan Arya untuk mengajak Alena liburan ke Bali beberapa hari tanpa sepengetahuan Budi. Budi yang mengetahui Alena pergi tanpa pamitan, langsung marah dan mencoba menghubungi ponsel Alena.

Namun usahanya selalu gagal karena nomor Alena tidak aktif. Di momen inilah, Anna akting seolah-olah menemukan ponsel Alena di kamar Alena. Budi yang amarahnya sudah tidak terbendung, langsung membuka ponsel Alena yang sudah Anna setting.

Amarah Budi semakin meledak karena menemukan chat yang merujuk ke arah pekerjaan wanita malam. Dari situlah Budi memutuskan untuk menjual Alena ke ketua Mafia.

Dan saat ini, Budi, Arya, Anna, dan Alena sudah berada di Club milik tangan kanan ketua Mafia tujuannya.

"Pah, aku bisa jelasin semuanya, pah! jangan gini!" ucap Alena dengan air mata yang telah membasahi wajahnya.

"Diam kamu! dasar wanita kotor! malu-maluin keluarga!" ucap Arya dengan senyuman licik dj wajahnya.

"Makanya! jangan coba coba buat nakal! tau rasa kamu sekarang!" ucap Anna.

"Pahh! Alena gak mau di jual, pah! aku mohon! jangan, pah!" ucap Alena menangis sesenggukan.

"Diam! jangan buat ayah semakin marah! ayah bisa berbuat hal keji!" ucap Budi marah.

Alena hanya bisa diam, menundukkan kepala sambil terus menangis sesenggukan meratapi takdirnya yang sangat sangat menyakitkan.

"Ikut aku." panggil seorang pria botak, bertubuh tinggi, berotot, dan penuh tato.

"Jangan banyak bicara! ikuti kata ayah! kamu sudah buat ayah kecewa! dasar anak tidak berguna!" ucap Budi penuh penekanan.

Alena hanya bisa menundukkan kepala dan menangis sesenggukan menuruti kemana Budi menyeretnya.

Mereka masuk ke dalam ruangan VVIP yang berisi tiga pria yang menunjukkan wajah santai dan tersenyum, beberapa wanita penghibur, dan seorang pria tampan berwajah datar, tatapan tajam, dan aura mendominasi yang membuat Alena semakin ketakutan dan menangis sesenggukan.

(Ilustrasi Arthur)

"Bicaralah dengan atasanku, beliau yang memiliki hak atas permintaanmu." ucap Draco dengan nada dingin, lalu kembali duduk dengan memangku dua wanitanya.

"Tuan, maaf mengganggu waktu anda, perkenalkan, saya Budi Abraham. Saya datang bersama istri dan dua anak saya, Anna, Arya, dan Alena-" saat ingin melanjutkan perkataannya, seketika lidahnya kaku ketika Arthur melirik dengan tajam.

"M-maaf, t-tuan. Tujuan saya datang menemui anda adalah untuk meminjam sejumlah uang untuk membuka usaha." ucap Budi dengan keringat dingin mengucur deras di wajahnya.

"Berapa?" tanya Rendi mewakili Arthur setelah menyadari tatapan bosnya itu.

"300 miliar, t-tuan." jawab Budi dengan jantung yang berdegup kencang.

"Fiuhhh...apa yang kau tawarkan?" tanya Arthur menghembuskan asap rokoknya sambil mengeluarkan dua buah pistol dari balik jaketnya.

Melihat hal itu, Budi semakin gemetaran, keringatnya semakin deras, dan lidahnya kembali kaku.

"Apakah kau ingin menghinaku dengan memberikan wanita setengah tua buruk rupa ini?" tanya Arthur menunjuk Anna dengan pistolnya.

Apa yang Arthur katakan tentu saja membuat Anna jengkel, namun rasa jengkelnya seketika hilang ketika Arthur mengacungkan pistol ke arahnya.

"T-t-tidak, t-tuan, s-saya menawarkan gadis ini pada anda. D-dia adalah perempuan tercantik di keluarga Abraham, dia juga perempuan tersexy di keluarga Abraham." ucap Budi dengan gagap mendorong Alena hingga terjatuh di hadapan Arthur.

(Ilustrasi Alena Abraham)

"Draco, berikan dia baju ganti, aku benci melihat baju busuknya! jalang!" ucap Arthur penuh rasa jijik.

"Ayo ikut aku!" ucap Draco menyeret tangan Alena pergi.

"300 miliar, ya?" tanya Arthur menatap Budi dengan senyuman sinis.

"Y-ya, t-tuan..." jawab Budi tergagap.

"6 miliar perbulan, untuk 6 tahun. Kau sanggup?" tanya Arthur tersenyum sinis.

"Apa tidak bisa kurang, tuan?" tanya Budi kaget.

"2,5 miliar perbulan untuk 10 tahun?" tanya Arthur menaikan satu alisnya.

"Sepakat." ucap Budi tersenyum sumringah.

"Dengan syarat, gadis itu jadi milikku selamanya dan keluargamu tidak di perbolehkan melakukan kontak dengannya. Mau melalui ponsel, surat, dan sebagainya." ucap Arthur.

"Jika kau melanggar, jangan salahkan aku kalau seluruh anggota keluarga Abraham punah dalam semalam." tambah Arthur yang membuat Budi pucat seketika.

Anna dan Arya yang sebelumnya memiliki rencana pemerasan pada Alena pun ikut syok mendengar syarat dari Arthur.

"Satu lagi, jika kau gagal membayar angsuran satu bulan, aku akan mengincar keluarga kecilmu untuk aku jual organ tubuhnya dan aku bunuh." ucap Arthur yang semakin membuat Anna dan Arya ketakutan.

"Tidak bisa batal, jika sudah mengucapkan kata 'Sepakat', tidak ada kata batal dalam perjanjian di wilayah kami." ucap Kenny dengan senyuman puas.

"Lagi pula, apa alasanmu menjual putrimu sendiri?" tanya Rendi yang sangat benci dengan tipe orang seperti Budi ini.

"Dia ketahuan menjajakan tubuhnya di sebuah aplikasi!" ucap Budi.

"Apa kau percaya?" tanya Arthur dengan senyuman penuh arti.

Budi melebarkan matanya, lalu menatap tajam pada Anna dan Arya yang seketika terdiam menundukkan kepala.

"Bos! aku sudah selesai!" ucap Draco yang kembali bersama Alena dengan pakaian yang lebih tertutup dari sebelumnya.

"Masukkan nama mereka bertiga dalam daftar hutang. Masukkan juga nama Keluarga Abraham dalam daftar hitam, kita akan memusnahkan mereka, jika tiga orang ini melanggar perjanjian." ucap Arthur.

"Baik, bos!" jawab Draco dengan semangat.

"Maafkan ayah, Alena." gumam Budi dengan air mata mentes.

"Waspadalah dengan orang-orang terdekatmu, kau sebenarnya baik, hanya saja rasa haus kekuasaanmu yang menjatuhkan mu ke dalam jurang kesengsaraan." ucap Arthur tersenyum sinis.

"Aku butuh rekeningmu." ucap Rendi.

Budi dengan rasa putus asa memberikan nomor rekeningnya pada Rendi. Rasa bersalah yang sangat besar pada Alena membuat Budi terus meneteskan air mata.

"Sudah masuk, cek." ucap Rendi.

"Sudah, tuan." jawab Budi dengan suara serak.

"Duduk." ucap Arthur pada Alena.

Alena yang kebingungan hanya bisa celingak celinguk.

"Kemarilah, bodoh!" ucap Arthur kesal.

Alena yang baru paham langsung berlari kecil menghampiri Arthur dan duduk di sebelahnya dengan kepala tertunduk serta rasa takut yang sangat besar.

"Pergilah, aku ingin menikmati waktu senggangku." ucap Arthur menghembuskan asap rokoknya.

"Permisi, tuan." ucap Budi berpamitan, lalu pergi bersama Anna dan Arya.

"Nikmati malam ini, jangan sungkan. Aku tau kau tersiksa selama ini." ucap Arthur tanpa menengok ke arah Alena.

"B-baik." jawab Alena masih dengan kepala tertunduk.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

S H 10

S H 10

Jangan takut,, Arthur tak memakan org.. heheh/Chuckle//Chuckle//Chuckle/

2025-01-24

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1: Awal
2 Episode 2: Amarah
3 Episode 3: Kembali
4 Episode 4: Pekerjaan Lama
5 Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6 Episode 6: Permulaan
7 Bab 7: Pembantaian
8 Episode 8: Serangan Misterius!
9 Episode 9: Pemulihan
10 Episode 10
11 Episode 11: Jackpot!
12 Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13 Episode 13: Mengunjungi Master
14 Episode 14
15 Episode 15: Hohohihe :v
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18: Bisnis
19 Episode 19: Drama paling dramatis :v
20 Episode 20
21 Episode 21: Bamm
22 Episode 22: Kehidupan Baru
23 Episode 23: Makeover
24 Episode 24: Kerjaaaa
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28 Episode 28: Wadohhh!!
29 Episode 29
30 Episode 30: Misi
31 Episode 31: Libur
32 Episode 32: Misi baru
33 Episode 33: Mudah
34 Episode 34
35 Episode 35: Misi Pemusnahan
36 Episode 36
37 Episode 37: Awal yang Sempurna!
38 Episode 38
39 Episode 39'
40 Episode 40: Welcome Back!!!
41 Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46: Monkey King's
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50 Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51 Episode 51: Meeting
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55 Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Episode 68
69 Episode 69: Ingatan Buruk
70 Episode 70
71 Episode 71'
72 Episode 72
73 Episode 73: Pertemuan
74 Episode 74
75 Episode 75
76 Episode 76
77 Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78 Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79 Episode 79: Pertemuan Penting!
80 Episode 80: Pertemuan Penting ll
81 Episode 81
82 Episode 82: Kehancuran l
83 Episode 83: Kehancuran ll
84 Episode 84: Kehancuran lll
85 Episode 85
86 Episode 86
87 Episode 87
88 Episode 88
89 Episode 89
90 Episode 90
91 Episode 91
92 Episode 92
93 Episode 93: Ingatan Kelam
94 Episode 94: Bertemu Leluhur
95 Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96 Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97 Episode 97
98 Episode 98
99 Episode 99
100 Episode 100
101 Episode 101: Hal Besar
102 Episode 102: Hal Besar ll
103 Episode 103
104 Episode 104
105 Episode 105
106 Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107 Episode 107: Panik
108 Episode 108
109 Episode 109
110 Episode 110
111 Episode 111: EZZZ
112 Episode 112
113 Episode 113
114 Episode 114
115 Episode 115
116 Episode 116: 7 Penguasa
117 Episode 117: Musim Kawin!
118 Episode 118: Lega!
119 Episode 119
120 Episode 120
121 Episode 121
122 Episode 122: Ketahuan
123 Episode 123
124 Episode 124
125 Episode 125
126 Episode 126
127 Episode 127
128 Episode 128
129 Episode 129
130 Episode 130
131 Episode 131
132 Episode 132: Akuisisi
133 Episode 133: Masalah!
134 Episode 134
135 Episode 135
136 Episode 136
137 Episode 137
138 Episode 138
139 Episode 139: Jati Diri
140 Episode 140
141 Episode 141
142 Episode 142: Tertangkap!
143 Episode 143: The Big Bos!
144 Episode 144
145 Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146 Episode 146
147 Episode 147
148 Episode 148
149 Episode 149
150 Episode 150: Muak!
151 Episode 151: Kejutan!!
152 Episode 152: Menyenangkan!
153 Episode 153
154 Episode 154
155 Episode 155
156 Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157 Episode 157
158 Episode 158
159 Episode 159: Penguasa Mutlak
160 Episode 160'
161 Episode 161
162 Episode 162
163 Episode 163
164 Episode 164: Full Power
165 Episode 165
Episodes

Updated 165 Episodes

1
Episode 1: Awal
2
Episode 2: Amarah
3
Episode 3: Kembali
4
Episode 4: Pekerjaan Lama
5
Episode 5: Sampai Dan Sambutan Hangat
6
Episode 6: Permulaan
7
Bab 7: Pembantaian
8
Episode 8: Serangan Misterius!
9
Episode 9: Pemulihan
10
Episode 10
11
Episode 11: Jackpot!
12
Episode 12: Siapa Arthur sebenarnya?!
13
Episode 13: Mengunjungi Master
14
Episode 14
15
Episode 15: Hohohihe :v
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18: Bisnis
19
Episode 19: Drama paling dramatis :v
20
Episode 20
21
Episode 21: Bamm
22
Episode 22: Kehidupan Baru
23
Episode 23: Makeover
24
Episode 24: Kerjaaaa
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27: Misi pertama dari Re Del Male
28
Episode 28: Wadohhh!!
29
Episode 29
30
Episode 30: Misi
31
Episode 31: Libur
32
Episode 32: Misi baru
33
Episode 33: Mudah
34
Episode 34
35
Episode 35: Misi Pemusnahan
36
Episode 36
37
Episode 37: Awal yang Sempurna!
38
Episode 38
39
Episode 39'
40
Episode 40: Welcome Back!!!
41
Episode 41: Kekuatan yang sesungguhnya!
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46: Monkey King's
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49: Mengungkap Pengkhianatan
50
Episode 50: Mengungkap Pengkhianatan ll
51
Episode 51: Meeting
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia
55
Episode 55: Kehancuran Besar Yang Menghebohkan Dunia ll
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59: Amarah dan Sisi Gelap Yang Mengerikan!!
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65: Kesempatan Besar Memperluas Jaringan!
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Episode 68
69
Episode 69: Ingatan Buruk
70
Episode 70
71
Episode 71'
72
Episode 72
73
Episode 73: Pertemuan
74
Episode 74
75
Episode 75
76
Episode 76
77
Episode 77: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
78
Episode 78: Siapa Penguasa Yang Sebenarnya?!!
79
Episode 79: Pertemuan Penting!
80
Episode 80: Pertemuan Penting ll
81
Episode 81
82
Episode 82: Kehancuran l
83
Episode 83: Kehancuran ll
84
Episode 84: Kehancuran lll
85
Episode 85
86
Episode 86
87
Episode 87
88
Episode 88
89
Episode 89
90
Episode 90
91
Episode 91
92
Episode 92
93
Episode 93: Ingatan Kelam
94
Episode 94: Bertemu Leluhur
95
Episode 95: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup l
96
Episode 96: Mengungkap Misteri Tujuan Hidup ll
97
Episode 97
98
Episode 98
99
Episode 99
100
Episode 100
101
Episode 101: Hal Besar
102
Episode 102: Hal Besar ll
103
Episode 103
104
Episode 104
105
Episode 105
106
Episode 106: Kebangkitan Sosok Fenomenal!
107
Episode 107: Panik
108
Episode 108
109
Episode 109
110
Episode 110
111
Episode 111: EZZZ
112
Episode 112
113
Episode 113
114
Episode 114
115
Episode 115
116
Episode 116: 7 Penguasa
117
Episode 117: Musim Kawin!
118
Episode 118: Lega!
119
Episode 119
120
Episode 120
121
Episode 121
122
Episode 122: Ketahuan
123
Episode 123
124
Episode 124
125
Episode 125
126
Episode 126
127
Episode 127
128
Episode 128
129
Episode 129
130
Episode 130
131
Episode 131
132
Episode 132: Akuisisi
133
Episode 133: Masalah!
134
Episode 134
135
Episode 135
136
Episode 136
137
Episode 137
138
Episode 138
139
Episode 139: Jati Diri
140
Episode 140
141
Episode 141
142
Episode 142: Tertangkap!
143
Episode 143: The Big Bos!
144
Episode 144
145
Episode 145 18+ (Warning! isinya tidak penting! skip saja!)
146
Episode 146
147
Episode 147
148
Episode 148
149
Episode 149
150
Episode 150: Muak!
151
Episode 151: Kejutan!!
152
Episode 152: Menyenangkan!
153
Episode 153
154
Episode 154
155
Episode 155
156
Episode 156: Lawan Yang Dicari-cari!
157
Episode 157
158
Episode 158
159
Episode 159: Penguasa Mutlak
160
Episode 160'
161
Episode 161
162
Episode 162
163
Episode 163
164
Episode 164: Full Power
165
Episode 165

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!