tau

Sya pun pergi meninggalkan Dewa dan Han, Ia berusaha untuk tersenyum pada kedua Pria tampan yang baik itu padanya.

di dalam Lift,

Sya menyedot minuman dingin buatan Han, ternyata sangat menyegarkan sesekali Sya melamun.

"aku tak menyangka kalau Aldo tega selingkuh dariku, apa dia tidak sadar dari mana uang dia sekolah tinggi selama ini?" gumam Sya dengan lirih.

Sya tertawa kecil menertawakan dirinya sendiri yang berharap terlalu banyak, mana mungkin cinta yang tulus itu ada dengan menggunakan wajahnya seperti ini?

"Sya? mana ada Pria yang tulus padamu dengan penampilan culun mu ini? kau terlalu berharap tinggi dengan Aldo, dia bahkan menghianatimu." Sya mengatai dirinya sendiri.

Sya memejamkan matanya lalu pintu Lift berbunyi, Ia berjalan lesu keluar dari Lift dan meninggalkan kawasan Apartemen mewah itu.

di Ruangan cctv Dewa.

"kenapa dia begitu lemah Han?" tanya Dewa mengepalkan tangannya marah pada Pria brengsek yang membuat Sya seperti itu.

Han menghela nafas, "jadi anda berharap Sya akan jingkrak-jingkrak kegirangan keluar dari Apartemen anda Tuan? bermimpilah..! Sya memang penggila uang tapi dia tau diri dengan kekurangannya sendiri." kata Han berterus terang.

"diam kau botak..! tau apa kau tentang Sya." sentak Dewa dengan sorot mata tajam.

Han diam saja sembari menatap serius Sya yang memang menyedihkan, sepertinya Gadis itu begitu berharap Aldo tidak berselingkuh tapi mereka juga tak bisa menipu Sya. untuk apa mereka menyembunyikan kebenaran Pria brengsek tukang selingkuh dan tak tau diri itu.

walau membuat Sya sedih kebenaran harus diungkapkan, mereka tak ingin Sya terus berhubungan dengan Pria yang tak pantas dengan Sya itu.

Sya memang Gadis yang unik sejak pertama kali Han melihatnya lewat cctv, diluar sana banyak yang akan berkoar-koar dengan kelebihan mereka hingga begitu sombong berbeda dengan Sya yang malah menyembunyikan kelebihannya, sanggup di hina dan hanya menggunakan hatinya dalam mencari cinta sejati namun Cintanya pun berkhianat.

Sya sedang berada di tepi jalan, Ia tak membawa motor, tadi malah tinggal di Rumahnya diantar oleh Han yang bawa Mobil. Sya yang melamun itu mana bisa fokus saat berkendara.

Sya masih menyedot minuman yang diberikan Dewa padanya, nyatanya minuman itu sangat membantunya tiba-tiba Ia tertawa terbahak-bahak membuat Orang yang lalu lalang merasa ngeri dan ada seorang Pria di dalam Mobil meminta bawahannya untuk berhenti malah melihat Gadis berkaca mata yang tengah tertawa lepas di tatap aneh oleh banyak Orang.

"Ahahahaha!!" Sya tertawa keras sambil berjongkok dan memukul-mukul kakinya sendiri.

"hikss.. hiks..!" entah sejak kapan Sya pun menangis kencang membuat Orang-orang yang melihatnya semakin yakin Sya sudah gila.

"kasihan ya? masih muda udah stres." ucap salah satu pejalan kaki pada temannya.

"kayaknya sih cantik dilihat dari belakang." sahut yang lainnya.

Pria di dalam Mobil itu mengerutkan keningnya, "apa dia baru saja menangis?" tanya nya dingin.

"benar Tuan Frans." jawab bawahan Pria itu juga merasa heran perubahan Gadis berkaca mata tebal itu.

kedua atasan dan bawahan malah sibuk memperhatikan Sya sedangkan Sya yang tak peduli dengan image nya pun masih menangis.

"Hiks.. hiks..? kenapa begini? apa salahku? apa aku salah hanya mencari cinta sejati? kenapa semua pria sama saja? mereka menghinaku, kemana pria terbaik yang nggak menilai penampilan itu." isak tangis Sya sesegukan memeluk lututnya sendiri lalu Ia menengadahkan wajahnya.

"aku tak boleh menangisi Pria itu, aku harus cari tahu siapa selingkuhannya." ucap Sya sesegukan lalu tiba-tiba Ia tertawa terpikal-pikal seperti seorang Gadis gila memukul-mukul lantai pijakannya.

Sya terduduk dan masih tertawa gila seperti benar kehilangan kewarasannya, tiba-tiba Sya menyeringai.

"tak akan aku biarkan kau menghianatiku Aldo, kau terlalu meremehkanku. akan aku hancurkan kau." kata Sya dengan senyuman jahatnya lalu kembali tertawa keras sampai air matanya jatuh begitu saja.

kedua Pria yang mengamati Sya tertegun terutama Tuan Muda Frans, dia adalah Pria terkaya nomor 3 di Indonesia setelah Dewa dan Roni Nike.

Frans tersenyum bahkan tertawa melihat perubahan ekspresi Sya yang terbilang sangat ajaib dan itu berhasil membuatnya tertawa, sedangkan bawahan Frans yaitu Elang merasa merinding dengan tawa Frans.

"Lang?" panggil Frans.

"iya Tuan!" jawab Elang dengan wajah datarnya.

"caritahu gadis aneh itu.!" titah Frans.

"baik Tuan." jawab Elang segera mengeluarkan Ponselnya dan memotret Sya yang kembali menangis.

Frans bahkan tak berhenti tergelak melihat Sya yang aneh tapi membuatnya penasaran.

.

Sya bahkan tidak sadar ekspresi dan tingkah gilanya itu telah memikat 3 Pemuda lajang terkaya di Indonesia, Sya menyalahkan dirinya yang bodoh telah percaya pada Aldo hingga merelakan semua uangnya yang telah hangus untuk menyekolahkan Aldo.

Sya menenangkan diri beberapa saat lalu menyetop taksi dan pulang ke Rumahnya, setibanya di Rumah nya Sya malah berdiam diri seperti sedang meratapi nasibnya yang sial.

Sya melihat jari manis nya, "si brengsek ini harus aku hancurkan bersama selingkuhannya, tak akan aku biarkan dia bahagia telah membodohiku selama ini." gumam Sya.

Sya menghubungi Aldo, sekali, dua kali, tiga kali dan ke 12 kalinya tak kunjung dijawab. Sya tidak mau kalah tentu saja menghubungi Aldo dengan ekspresi gelapnya.

"apaan sih Sya? kenapa sejak tadi kau berisik menggangguku?" Aldo akhirnya mengangkat panggilan Sya.

Sya tersenyum miring, "kau selingkuh dariku?" tanya Sya dengan nada yang berbeda.

Aldo menelan salivanya bersusah payah disebrang sana, "ckkk..! jangan sok tau kamu." Aldo masih berpura-pura Ketus padahal Ia terkejut Sya mencium bau perselingkuhannya.

"aku akan memutuskan pertunangan ini kalau kau tidak muncul di hadapanku detik ini dan aku akan membuatmu menyesal telah memperalatku selama ini." kata Sya dengan nada dingin lalu mematikan panggilannya secara sepihak.

Sya dengan ekspresi dinginnya menunggu Aldo untuk tiba di Rumahnya, Ia berjanji akan mematahkan tangan Aldo jika Pria itu mendatanginya ternyata Aldo tak kunjung datang sampai pagi hari dan Sya tidak tidur selama itu.

Lingkar mata Sya menghitam sambil tertawa kecil lalu sedetik kemudian Ia tertawa keras.

"bedebah..! kau memancing kemarahanku, kau sudah mengakui kalau kau berselingkuh." seringai Sya dengan raut wajah tak senangnya.

Sya menghubungi Pak Bagas dengan wajah datarnya penuh kemarahan yang tertahan.

"Halo Sya? kenapa?" tanya Pak Bagas mengangkat panggilan Sya.

"Pak? hari ini aku libur Pak, ada yang harus aku urus hari ini juga." ucap Sya dengan nada serius.

Pak Bagas mendengar nada bicara Sya yang serius pun memberi izin, sejak Sya mendapatkan Kontrak dengan Dewa membuat siapapun segan pada Sya termasuk Pak Bagas yang memang menghargai Sya sejak dulu.

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

bagus Sya..... tp jo terkedjoet nek kwe ngerti sopo selingkuhan e Aldo bodo kui

2024-09-04

0

Fahmi Fahmi

Fahmi Fahmi

hajar sya

2024-05-07

0

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

wah keren nih kalo sya dah bangkit kaya gini, tapi jas serem juga bayangannya.

2024-03-03

1

lihat semua
Episodes
1 awal mula
2 mendengar
3 menemukan jejak
4 sedikit menemukan
5 mencari tau
6 kekuatan baja?
7 ditemukan
8 rumor tak benar
9 tidak takut
10 Han tau
11 alasan
12 ditunjuk
13 cepat
14 presentasi
15 belanja
16 menunggu
17 perubahan
18 memastikan
19 tau
20 tidak menyangka
21 rencana
22 minta bertemu
23 akrab
24 memulai
25 kuatkan
26 bonus tas
27 di hilangkan batu sandungan
28 karma
29 persiapan
30 membatalkan Pertunangan
31 balaskan
32 tiba-tiba
33 cara Sya balas dendam
34 Sya membantu
35 mengikuti Sya
36 mau jadi pahlawan
37 di suruh sama Inul?
38 penyakit jantung?
39 sengaja memperlihatkan
40 di tawarkan
41 keceplosan
42 tak takut
43 dia juga datang
44 dikurung bisa bebas
45 memberi balasan
46 jebak?
47 tak ingin dinilai Jahat
48 dibawa
49 bisa juga
50 marah
51 menyesal karna terlambat
52 tak ganti nomor
53 suasana hati sedang baik
54 Toko Bunga (Part. 1)
55 Toko Bunga (Part. 2)
56 kehancuran
57 tikus kecil
58 tak ada takutnya
59 menghapus
60 memperebutkan
61 kegilaan
62 takut
63 wanita mahal
64 terluka (Part. 1)
65 terluka (Part. 2)
66 bercanda?
67 jadian?
68 mencoba
69 heran
70 mengajari
71 datang
72 Lift
73 seperti itu
74 diabaikan
75 sedikit kebohongan
76 gila
77 di tahan
78 alasan
79 ternyata sudah tahu
80 situasi
81 tak berkutik
82 tak mau terlibat lagi
83 terkejut
84 mudah
85 menjadi lelucon
86 di tuduh maling
87 kenapa semua suka?
88 kedok yang terbongkar
89 belanja
90 menculik
91 berhati-hati padanya
92 bukan Gadis sembarangan
93 penakut
94 kesasar
95 menemukan
96 di rawat dengan hati-hati
97 masih normal
98 masih sempat kabur
99 menanyakan
100 siapa maksudnya?
101 suka barang antik
102 mengancam Sya
103 keliaran
104 sehati
105 memberi waktu
106 suka?
107 merusak mood baik saja
108 di bandara
109 meminta bantuan
110 jadi penculik
111 terperangkap dalam jebakan
112 bukan Monster
113 cinta yang telah bersemi
114 menemukan
115 menjenguk Han
116 menghadiri acara
117 kekanakan
118 idola?
119 cemburu tak beralasan
120 sisi berbeda Dewa
121 ketahuan
122 ketakutan Viota
123 bertanya
124 hadiah
125 kado
126 kembali
127 memanasi
128 kekanakan
129 tak sengaja
130 masih sempat bercanda
131 berakhir bahagia
Episodes

Updated 131 Episodes

1
awal mula
2
mendengar
3
menemukan jejak
4
sedikit menemukan
5
mencari tau
6
kekuatan baja?
7
ditemukan
8
rumor tak benar
9
tidak takut
10
Han tau
11
alasan
12
ditunjuk
13
cepat
14
presentasi
15
belanja
16
menunggu
17
perubahan
18
memastikan
19
tau
20
tidak menyangka
21
rencana
22
minta bertemu
23
akrab
24
memulai
25
kuatkan
26
bonus tas
27
di hilangkan batu sandungan
28
karma
29
persiapan
30
membatalkan Pertunangan
31
balaskan
32
tiba-tiba
33
cara Sya balas dendam
34
Sya membantu
35
mengikuti Sya
36
mau jadi pahlawan
37
di suruh sama Inul?
38
penyakit jantung?
39
sengaja memperlihatkan
40
di tawarkan
41
keceplosan
42
tak takut
43
dia juga datang
44
dikurung bisa bebas
45
memberi balasan
46
jebak?
47
tak ingin dinilai Jahat
48
dibawa
49
bisa juga
50
marah
51
menyesal karna terlambat
52
tak ganti nomor
53
suasana hati sedang baik
54
Toko Bunga (Part. 1)
55
Toko Bunga (Part. 2)
56
kehancuran
57
tikus kecil
58
tak ada takutnya
59
menghapus
60
memperebutkan
61
kegilaan
62
takut
63
wanita mahal
64
terluka (Part. 1)
65
terluka (Part. 2)
66
bercanda?
67
jadian?
68
mencoba
69
heran
70
mengajari
71
datang
72
Lift
73
seperti itu
74
diabaikan
75
sedikit kebohongan
76
gila
77
di tahan
78
alasan
79
ternyata sudah tahu
80
situasi
81
tak berkutik
82
tak mau terlibat lagi
83
terkejut
84
mudah
85
menjadi lelucon
86
di tuduh maling
87
kenapa semua suka?
88
kedok yang terbongkar
89
belanja
90
menculik
91
berhati-hati padanya
92
bukan Gadis sembarangan
93
penakut
94
kesasar
95
menemukan
96
di rawat dengan hati-hati
97
masih normal
98
masih sempat kabur
99
menanyakan
100
siapa maksudnya?
101
suka barang antik
102
mengancam Sya
103
keliaran
104
sehati
105
memberi waktu
106
suka?
107
merusak mood baik saja
108
di bandara
109
meminta bantuan
110
jadi penculik
111
terperangkap dalam jebakan
112
bukan Monster
113
cinta yang telah bersemi
114
menemukan
115
menjenguk Han
116
menghadiri acara
117
kekanakan
118
idola?
119
cemburu tak beralasan
120
sisi berbeda Dewa
121
ketahuan
122
ketakutan Viota
123
bertanya
124
hadiah
125
kado
126
kembali
127
memanasi
128
kekanakan
129
tak sengaja
130
masih sempat bercanda
131
berakhir bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!