alasan

di tempat lain,

Sya sedang berada di ATM mentransfer uang untuk Aldo lalu Ia menghubungi Aldo sambil tersenyum lebar membenarkan kaca mata tebalnya.

"Hmm?" sahut Aldo dari sebrang tanpa berniat menyapa Sya.

Sya mengerutkan keningnya, "kenapa kamu jadi berubah sih Aldo? aku merasa kamu tidak seperti Aldo yang aku kenal."

"Ckkk??! aku capek Sya..? bilang aja mau bicara apa?" ketus Aldo.

Sya menghela nafas pasrah, kalau Aldo bersikap seperti ini pasti jawabannya capek lah, lelah lah, malas lah, dan ada saja alasannya tapi Sya masih berpikir positif walau banyak pemikiran buruk menghinggapinya namun ditepis olehnya karna kalau Aldo berkhianat akan menjadi manusia tidak tau diri.

"aku udah transfer uang untuk biaya tiketmu ke Indonesia Aldo." ujar Sya dengan sumringah.

"Oh..? coba aku lihat dulu." kata Aldo seperti sedang memeriksa sesuatu dan Sya bersabar menunggunya sambil memainkan kakinya dengan senyum lebarnya.

"kenapa cuma segini? mana cukup buat beli oleh-oleh." tanya Aldo seperti tidak terima nominal yang Sya berikan.

senyum Sya pudar seketika, "apa aku yang merasa aneh? kenapa Aldo semakin serakah?" batin Sya.

"kenapa diam? apa kamu tidak punya uang lagi?" tanya Aldo dengan nada cukup tidak enak didengar oleh Sya.

Sya menatap kesal layar ponselnya tapi Ia tetap bersabar, "kenapa harus beli oleh-oleh untukku sih? kan kamu bilang udah kerja disana dan akan dipindahkan kesini, apa uangmu habis? kenapa aku tidak tau? kemana uangmu Aldo? kita mau menikah kan? jangan habiskan uangmu."

Aldo seketika kelagapan sendiri, "siapa juga yang mau beli oleh-oleh untukmu."

Sya menghela nafas panjang, "terus kenapa minta uang oleh-oleh samaku? bukannya kamu Orang susah ya? kenapa kamu makin boros dan serakah belakangan ini? udah kayak Amara aja." cerocos Sya.

Aldo marah mendengarnya, "aku sekolah tinggi-tinggi memang untuk menghasilkan banyak uang, kenapa kamu melarangku untuk boros?"

"sudah lah Aldo..! kamu tidak perlu ikuti gaya Amara, Amara itu Orang kaya sedangkan kita bukan Orang berada." kata Sya dengan serius.

Aldo mematikan panggilannya secara sepihak tanpa mau mendengar kata-kata Sya lagi, inilah yang membuat Aldo selalu benci dengan Sya selalu mengaturnya dan parahnya lagi Sya menyebut-nyebut masa lalu Aldo yang bukan Orang berada.

"Aldo?? Doo??" sapa Sya kebingungan lalu melihat layar ponselnya yang tidak terhubung lagi pada Aldo.

"kenapa tiba-tiba mati? apa Aldo kehabisan paket? tapi disana free wifi kan?" gumam Sya malah tidak berpikir kalau Aldo sedang marah padanya.

Sya menarik nafas panjang lagi-lagi Ia harus bersabar menghadapi perangai Aldo yang kian hari semakin menjadi saja, tingkahnya itu benar-benar bikin Sya geleng-geleng kepala padahal Sya mengatur Aldo demi kebaikan masa depan mereka berdua bukan untuk Sya saja.

hidup boros itu hanya diperbolehkan untuk Orang kaya-raya yang kelebihan uang saja tidak seperti mereka yang tidak punya apa-apa selain tenaga, kalau sudah sakit maka akan di potong gaji berbeda Orang kaya kalau menganggur Beberapa tahun pun tidak akan kehabisan uang.

Sya keluar dari ATM dan melihat sudah banyak yang antri menatap tajam Sya yang kelamaan.

"mbak kalau telfonan diluar dong..!" teriak salah satu dari mereka.

"jelek tidak tau kau waktu itu berharga hah?"

"merepotkan saja."

"apa dia pikir ATM itu miliknya?" sinis Orang-orang yang kesal pada Sya.

Sya tersenyum kaku dan meminta maaf pada mereka semua, Ia tidak peduli di ejek karna sudah makanan sehari-hari baginya asalkan Aldo dan Amara ada bersama nya maka semua akan baik-baik saja.

Sya berlari ke tempat parkiran tapi malah diminta uang parkir, "Loh pak? sejak kapan disini ada uang Parkir? jangan coba memeras kami ya Pak? saya langganan di ATM ini." ancam Sya.

"motor mu udah aku jagain ya bayar lah uang parkirnya." bentak tukang parkir liar itu.

"elehh?!! siapa yang nyuruh bapak jagain motorku? kalau motorku hilang memang bapak mau tanggung jawab hah?" bentak Sya juga.

"dasar pelit..! apa salahnya keluarkan uang 2000 aja hah?" maki Parkir Liar itu.

Sya mendengus, "bukan masalah pelitnya pak tapi cari duit susah, nah bapak tinggal mintak doang padahal enggak ngapa-ngapain juga kerjaan bapak ini ilegal, mau bapak aku laporin ke Polisi?"

Tukang Parkir liar itu segera meninggalkan Sya yang bersiap menghubungi Polisi sebab kantor Polisi di ATM itu tidaklah jauh.

"Fyyuuhhh!! kenapa hari ini aku sial banget sih? Aldo marah-marah lagi." gerutu Sya dengan alis ditekuk masam.

Sya melajukan sepeda motornya meninggalkan lokasi menuju Rumahnya, Ia telah memiliki Rumah sendiri atas kerja kerasnya selama ini di Perumahan Beringin dan lokasinya sangat strategis, itulah yang membuat Aldo mendekatinya karna termasuk gadis kaya yang sudah punya tempat tinggal sendiri.

Sya tiba di Rumahnya dan melihat Fotonya dengan Neneknya yang telah meninggal dunia 2 tahun yang lalu, Neneknya lah yang membelikan Rumah itu untuknya dengan uang muka yang besar sehingga Sya mencicilnya tidak terlalu lama.

"Nenek? aku merasa ragu menikahi Aldo. makin hari dia jadi berbeda Nek? apa yang terjadi dengannya? apa benar kata-kata Orang kalau Aldo selingkuh?" lirih Sya.

Sya memang terlihat kebal dihina oleh Orang-orang tapi sebenarnya Ia juga merasakan perbedaannya saat reunian kampusnya, Sya hadir di Acara itu kecuali Amara dan Aldo yang sedang Kuliah di Spanyol, mereka mengatai Sya bodoh dan jelek jelas saja Aldo akan mencari wanita seksi-cantik diluar sana yang pasti sepadan dengan Aldo telah sukses.

Sya menggeleng kepalanya, "Tidak mungkin Aldo akan berselingkuh dariku."

Sya membuang pikiran itu jauh-jauh lalu segera melepas kaca mata tebal dan membuka kepangan rambutnya.

.

di luar Rumah Sya ada Mobil Dewa yang mengawasinya sejak tadi, Dewa mengepalkan tangannya.

"kenapa kita harus memata-matai Nona Sya, Tuan? kalau ketahuan bagaimana?" tanya Han dengan wajah datarnya.

"diam kau Botak..! aku membenci Pria brengsek itu, akan aku jadikan dia pergedel tahu untuk hiu di lautan lepas barat sana." bentak Dewa.

Han menggeleng kepalanya, "makin pemarah aja."

Dewa hendak turun tapi Han malah melajukan Mobilnya, makin meledak saja amarah Dewa memaki Han dengan sebutan Botak.

"anda harus belajar mengontrol emosi anda Tuan jika anda ingin mendapatkan hati Nona Sya." ucap Han tanpa merasa bersalah.

Dewa terdiam seketika dan Han berdecak.

"Nona Sya mana mungkin suka Pria pemarah dan suka mengatur seperti anda." kata Han lagi meledek Dewa yang menggeram saja lalu memukul bangku mobil disebelahnya padahal tidak bersalah.

Han tau kalau pribadi Sya suka mengatur Aldo, maka nya Pria itu mencari kesenangan ditempat lain supaya bebas dari aturan Sya.

Terpopuler

Comments

Nor Azlin

Nor Azlin

sebelum terlambat dengarkanvlah kata hati mu sya kerana itu memang ada benarnya coba aja kamu fikirkan lagi dulu Aldo mengira kamu itu kaya bisa semaunya dikuras deh & sekarang dia melihat orang yang lebih kaya dari dirimu tambah lagi kamu berpenampilan jelek kayak gitu apa masihkah dia mau sama kamu yang tidak setanding dengan Amira yang kaya lagi modis dari mu ...kata2 teman2 sekampus mu dulu ada benarnya ...coba cari tau aja sebelum terlalu jauh kamu kena tipu oleh Aldo nya sya ...sakit sekarang lebih bagus dari terus disakiti oleh nya yang udah enggak cinta lagi untuk mu yang banyak berkorban rasa jiwa raga tanpa mengira lelah nya kamu memcariuwang buat biaya nya di kampus luar negeri malah dianya berselingkuh & hidup kayak orang kaya diluar sana...Ayo lah Dewa tunjukan bukti buat sya sadar apa pengorbanan nya udah di khianati oleh orang yang dicintainya ...sandarkan sya agar menjauh dari Aldo yang kaki keras itu biar karma yang membahaskan nya ...lanjutkan thor

2024-04-30

0

Sani Srimulyani

Sani Srimulyani

ayo tunjukkan bukti2 nya dewa.

2024-02-29

1

Zanzan

Zanzan

lanjut thor... seru ceritanya

2024-02-28

1

lihat semua
Episodes
1 awal mula
2 mendengar
3 menemukan jejak
4 sedikit menemukan
5 mencari tau
6 kekuatan baja?
7 ditemukan
8 rumor tak benar
9 tidak takut
10 Han tau
11 alasan
12 ditunjuk
13 cepat
14 presentasi
15 belanja
16 menunggu
17 perubahan
18 memastikan
19 tau
20 tidak menyangka
21 rencana
22 minta bertemu
23 akrab
24 memulai
25 kuatkan
26 bonus tas
27 di hilangkan batu sandungan
28 karma
29 persiapan
30 membatalkan Pertunangan
31 balaskan
32 tiba-tiba
33 cara Sya balas dendam
34 Sya membantu
35 mengikuti Sya
36 mau jadi pahlawan
37 di suruh sama Inul?
38 penyakit jantung?
39 sengaja memperlihatkan
40 di tawarkan
41 keceplosan
42 tak takut
43 dia juga datang
44 dikurung bisa bebas
45 memberi balasan
46 jebak?
47 tak ingin dinilai Jahat
48 dibawa
49 bisa juga
50 marah
51 menyesal karna terlambat
52 tak ganti nomor
53 suasana hati sedang baik
54 Toko Bunga (Part. 1)
55 Toko Bunga (Part. 2)
56 kehancuran
57 tikus kecil
58 tak ada takutnya
59 menghapus
60 memperebutkan
61 kegilaan
62 takut
63 wanita mahal
64 terluka (Part. 1)
65 terluka (Part. 2)
66 bercanda?
67 jadian?
68 mencoba
69 heran
70 mengajari
71 datang
72 Lift
73 seperti itu
74 diabaikan
75 sedikit kebohongan
76 gila
77 di tahan
78 alasan
79 ternyata sudah tahu
80 situasi
81 tak berkutik
82 tak mau terlibat lagi
83 terkejut
84 mudah
85 menjadi lelucon
86 di tuduh maling
87 kenapa semua suka?
88 kedok yang terbongkar
89 belanja
90 menculik
91 berhati-hati padanya
92 bukan Gadis sembarangan
93 penakut
94 kesasar
95 menemukan
96 di rawat dengan hati-hati
97 masih normal
98 masih sempat kabur
99 menanyakan
100 siapa maksudnya?
101 suka barang antik
102 mengancam Sya
103 keliaran
104 sehati
105 memberi waktu
106 suka?
107 merusak mood baik saja
108 di bandara
109 meminta bantuan
110 jadi penculik
111 terperangkap dalam jebakan
112 bukan Monster
113 cinta yang telah bersemi
114 menemukan
115 menjenguk Han
116 menghadiri acara
117 kekanakan
118 idola?
119 cemburu tak beralasan
120 sisi berbeda Dewa
121 ketahuan
122 ketakutan Viota
123 bertanya
124 hadiah
125 kado
126 kembali
127 memanasi
128 kekanakan
129 tak sengaja
130 masih sempat bercanda
131 berakhir bahagia
Episodes

Updated 131 Episodes

1
awal mula
2
mendengar
3
menemukan jejak
4
sedikit menemukan
5
mencari tau
6
kekuatan baja?
7
ditemukan
8
rumor tak benar
9
tidak takut
10
Han tau
11
alasan
12
ditunjuk
13
cepat
14
presentasi
15
belanja
16
menunggu
17
perubahan
18
memastikan
19
tau
20
tidak menyangka
21
rencana
22
minta bertemu
23
akrab
24
memulai
25
kuatkan
26
bonus tas
27
di hilangkan batu sandungan
28
karma
29
persiapan
30
membatalkan Pertunangan
31
balaskan
32
tiba-tiba
33
cara Sya balas dendam
34
Sya membantu
35
mengikuti Sya
36
mau jadi pahlawan
37
di suruh sama Inul?
38
penyakit jantung?
39
sengaja memperlihatkan
40
di tawarkan
41
keceplosan
42
tak takut
43
dia juga datang
44
dikurung bisa bebas
45
memberi balasan
46
jebak?
47
tak ingin dinilai Jahat
48
dibawa
49
bisa juga
50
marah
51
menyesal karna terlambat
52
tak ganti nomor
53
suasana hati sedang baik
54
Toko Bunga (Part. 1)
55
Toko Bunga (Part. 2)
56
kehancuran
57
tikus kecil
58
tak ada takutnya
59
menghapus
60
memperebutkan
61
kegilaan
62
takut
63
wanita mahal
64
terluka (Part. 1)
65
terluka (Part. 2)
66
bercanda?
67
jadian?
68
mencoba
69
heran
70
mengajari
71
datang
72
Lift
73
seperti itu
74
diabaikan
75
sedikit kebohongan
76
gila
77
di tahan
78
alasan
79
ternyata sudah tahu
80
situasi
81
tak berkutik
82
tak mau terlibat lagi
83
terkejut
84
mudah
85
menjadi lelucon
86
di tuduh maling
87
kenapa semua suka?
88
kedok yang terbongkar
89
belanja
90
menculik
91
berhati-hati padanya
92
bukan Gadis sembarangan
93
penakut
94
kesasar
95
menemukan
96
di rawat dengan hati-hati
97
masih normal
98
masih sempat kabur
99
menanyakan
100
siapa maksudnya?
101
suka barang antik
102
mengancam Sya
103
keliaran
104
sehati
105
memberi waktu
106
suka?
107
merusak mood baik saja
108
di bandara
109
meminta bantuan
110
jadi penculik
111
terperangkap dalam jebakan
112
bukan Monster
113
cinta yang telah bersemi
114
menemukan
115
menjenguk Han
116
menghadiri acara
117
kekanakan
118
idola?
119
cemburu tak beralasan
120
sisi berbeda Dewa
121
ketahuan
122
ketakutan Viota
123
bertanya
124
hadiah
125
kado
126
kembali
127
memanasi
128
kekanakan
129
tak sengaja
130
masih sempat bercanda
131
berakhir bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!