Bab. 14. " Rapat dikantor. "

Keesokan harinya Club milik pak Cristian ditutup. Vixo hanya mengumpulkan orang orang lama saja untuk diajak Meeting bersama. Yaitu, Casir, bartender dan ketua dari para pelayan. Namun Kazel diikut sertakan, karena dia satu satunya casir disitu.

" Untuk sementara waktu gajian pada yang lain akan gua tunda ya... Sampai surat kuasa, untuk pencairan uang dibank selesai dibuat." Kata Vixo memulai rapat tersebut.

" Terus, kita libur berapa lama Vix?" Tanya Bryan.

" Paling cepat tiga hari, paling lama semingguan lah... "

" Kalo bisa, tiga hari saja Vic. Mengingat, ada beberapa tamu langganan yang akan berulang tahun disini. Mereka telah lama memberitahukan pada kita." Sambung Yolando. Pengawas staf disitu.

Vixo mengangguk anggukan kepalanya, " Iya, itu tergantung dari kita juga. Gua khawatir, kalo gaji belum diberikan, apakah yang lain bisa mengerti serta tetap mau masuk kerja. Takut saja ada efek yang tidak kita inginkan." Jawab Vico, seraya memandangi satu persatu pada wajah yang ada disana.

" Iya juga ya..." Sahut Bryan lagi.

Sesaat suasana menjadi sunyi. Vixo memberikan amplop gaji pada mereka yang ada disitu. Sambil menjelaskan dengan suara perlahan, " Hari ini yang dapat gaji hanya kita saja. Gua memakai uang diCasir. Untuk karyawan yang lain, dicairkan lewat bank. Nanti tolong elo mengurusnya ya..." Vixo berujar pada Kazel.

" Baiklah Vixo. Besok saya akan pergi kebank." Jawab Kazel.

" Terimakasih Kazel..." Ujar Vixo.

Lalu pria ini mengemukakan, materi materi apa saja yang akan dibahas secara Bersama. semuanya memberikan saran, serta debat debat kecil. Demi kelangsungan tempat kerjaan tersebut. Agar, selama pak bos sakit, Club bisa maju dan tetap berjalan seperti adanya. Setelah satu jam, rapat itu pun ditutup. Satu persatu mereka kembali kekediaman masing masing.

" Kazel yuk saya antar..." Kata Bryan, saat melihat perempuan itu keluar dari dalam ruangan.

" Maaf bro, nanti gua yang akan mengantarnya pulang. Karena tadi gua yang menjemputnya." Vixo hadir dan menyela ucapan Bryan.

" Oh iya, syukurlah...Saya pamit duluan ya..." Balas Bryan sambil tersenyum pada keduanya.

Kazel memandang iba kewajah Bryan. Dulu Bryan yang selalu mengiringinya. Kini, sejak Vixo ada, Bryan bagaikan tak punya ruang lagi untuk bersamanya. Sikap Bryan sangat menghargai Vixo. Jadi dia selalu mengalah.

" Hati hati dijalan Bry..." Kazel berujar dengan suara lembut.

" Kalian juga ya, terimakasih..." Lalu Bryan melajukan motor Sportnya dengan sangat laju.

" Sepertinya, dia menyukaimu..." Kata Vixo setelah tubuh Bryan hilang dari pandangan mata.

" ah kamu, ada ada saja. Sejak bekerja disini, Bryan memang sudah sangat baik dan peduli pada saya." Jawab Kazel.

" Oh ya, mungkin juga dia diam diam mencintai elo."

" Sudahlah Vixo, jangan mikir macam macam. Kami teman baik saja..." Kazel geli dalam hati. Watak kekanakan Vixo mulai tampak lagi. Bila merasa tak nyaman, dia pasti langsung mengungkapkannya.

" Mulai sekarang, sebaiknya elo menjaga jarak ya." Vixo berkata agak sinis.

" Ya ampun, mengapa mesti begitu, Vix? Bryan juga teman baikmu. Apa kamu merasa cemburu juga ya, padanya?" Kazel tersenyum kecil.

Setelah pak Cristian, kini ada siBryan yang dibahasnya. Pria ini rupanya type pecemburuan. Tak sebanding dengan pribadi yang ada dalam dirinya. Yang selalu bercanda dan bergaya kekinian.

" Ya begitulah...Gua enggak seneng aja, melihat elo akrab dengan siBryan. Tolong ngertiin gua ya..." Vixo menjawab sambil meraih jemari lentik milik Kazel, lalu menaruhnya ketengah dada, " Gua sangat menyayangi elo..." Katanya dengan suara sangat mesra.

Kazel terdiam, tak menjawab sama sekali. Gimana kalau saya berterus terang saja padanya. Bahwa saya sudah menikah. Apa nanti reaksi dari lelaki ini...Pikir Kazel. Namun, saat dia akan bicara, mendadak suara handphone miliknya berdering!

"Maaf Vix, tunggu sebentar ya." Kata Kazel, lantas melepaskan genggaman tangan Vixo.

" Halo pak, iya... saya baru saja pulang kerja." Jawab Kazel.

" Jam berapa kamu kesini?" Pak Cristian bicara dari seberang.

" Maaf pak, saya mesti pulang kerumah dulu ya, baru akan mendatangi anda."

" Baiklah, jangan lama lama ya, saya tunggu...asalamualaikum." Pak Cristian pun mengakhiri pembicaraan itu.

" Walaikumsalam..." Jawab Kazel. Dia kemudian kembali menyimpan telepon genggam kedalam tasnya.

" Lo mau kerumah sakit lagi? Kenapa beliau selalu mencari elo?" Vixo menampakan wajah kakunya.

" Iya Vix, beliau tak mau didekati olah orang lain. Pak Cristian itu tetap menganggap saya adalah Xania. hem, gimana saya akan menolaknya. Kasian dia..." Kazel berujar lirih.

" Ya sudahlah, karena beliau sedang sakit, maka gua dapat mengerti...Tapi, kalau pak bos sudah sembuh, Elo jangan lagi meladeninya. Kasihan dong lihat Xania. Mereka juga hampir bertunangan." Sahut Vixo lagi. Suaranya sangat serius.

kazel mengangguk kecil. Dia melihat sikap Vixo kini benar benar merasa telah memiliki dirinya. Padahal, wanita ini belum ada membalas cintanya. Hem sudahlah, saat ini saya tak terlalu fokus buat mengurusi perasaan... Saya hanya inginkan kesembuhan dari pak Cristian. Kazel berbisik didalam hati.

" Sekarang gua antar elo pulang dulu ya."

" Iya Vix, saya mau mandi dan sholat dirumah. Baru setelah itu pergi kerumah sakit."

Kazel lalu duduk diboncengan motor Vixo. Keduanya segera meninggalkan tempat itu.Tiba dirumah Kazel, Vixo kembali kejalan raya. Dia harus pulang, Karena hari telah sore. Pria ini kemudian melajukan motornya. Hingga tak berapa lama, dia telah tiba dikediamannya.

" Tadi ada yang mencarimu..." Pak Rahmat, pemilik kontrakan menyambutnya.

" Siapa pak, wanita atau pria?" Tanya Vixo.

" Mereka sepasang suami istri. Berusia separuh baya."

" Oh, apa mereka ada menitip pesan, pak?"

" Tak ada Vix, kelihatannya sedang terburu buru. Mereka datang dengan mobil online." Jelas pak Rahmat lagi.

" Baiklah pak, terimakasih ya..."

Vixo lalu pamit dari hadapan pak Rahmat. Siapa sepasang suami istri itu ya? Kenapa pula mencari gua? Ada apa...? Pikir Vixo ketika masuk kedalam rumahnya.

**********

Dimalam harinya, Kazel segera pergi kerumah sakit. Dokter belum mengizinkan pak Cristian pulang kerumah. Masih Ada satu pemeriksaan lagi yang akan dilakukan oleh para medis. yaitu, perawatan pada syaraf beliau. Kemungkinan, lima hari lagi pak Cristian akan menginap disitu.

" Vixo, kamu tak mampir lagi?" Kata Kazel, melihat Vixo yang baru saja mengantarnya.

" Tidak Zel, gua ada janji dengan teman."

" Wah, mau kemana?" Tanya Kazel berbasa basi, " Mau pergi kepesta ya? Sama cewek apa sama teman cowokmu?"

Wajah Vixo tiba tiba merona, dia pikir Kazel mulai mau perhatian padanya. " Tidak pergi kemana mana... Gua cuma ikut latihan golf saja, Dengan teman Pria dan wanita. Lain kali gua akan membawa elo kesana ya..." Jawab Vixo sambil tertawa renyah.

" Baiklah, pulang jangan malam malam... " Kazel melambaikan tangan kearah Vixo. Lelaki itu membalas dan berlalu dari situ.

Kazel melihat jam tangannya. Semoga saya tak telat, karena kalau sedikit saja terlambat, pak Cristian akan berteriak teriak didalam ruangannya, mencari cari saya. Bisiknya dalam hati.

Bukankah itu mobil om Riyan? Pikir Kazel lagi. Saat dia mau kelobby rumah sakit, dia mesti melewati area parkir. Disitu, Kak Lola dan Xania terlihat sedang bicara. Untung saja keduanya tak melihat Kazel.

Hem berarti benar, Xania dan kak Lola tengah sepakat untuk melakukan semua ini... Baiklah kalo begitu! Lihat saja aksi saya nanti, Saya akan buat kejutan untuk kalian semua!!! Ujar Kazel pada diri sendiri. Dia pun lalu melangkah, mejauhi tempat itu.

"karya ini merupakan karya jalur kreatif"

Bersambung....

Terpopuler

Comments

It Is.

It Is.

wah sikazel bisa merah juga ya /Silent/

2024-03-07

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kejadian Aneh.
2 Bab 2." Mengungkap sebuah rahasia."
3 Bab 3. " Sebuah kartu nama."
4 Bab. 4 " Malam pertama kerja diClub."
5 Bab. 5 " Jumpa sahabat lama."
6 Bab. 6 " Amplop dari mama dan papa."
7 Bab 7. " Pertengkaran dibar. "
8 Bab 8. " Obrolan rahasia. "
9 Episode. 9 " DJ Vixo..."
10 Bab. 10. " Obrolan Kazel dan pak Cristian."
11 Bab. 11 " Xania marah! "
12 Bab. 12 " Masuk rumah sakit."
13 Bab. 13 " Diantara dua pilihan."
14 Bab. 14. " Rapat dikantor. "
15 Bab. 15. " Rasa kerinduan..."
16 Bab. 16. " Xania hamil. "
17 Bab. 17 " Masalah Xania! "
18 Bab. 18 Dilema pak Cristian."
19 Bab. 19. " Lamunan Vixo."
20 Bab. 20 " Niat pak Cristian. "
21 Bab 21 " Kazel Mendapat keterangan baru..."
22 Bab. 22 " Om Riyan dan kak Lola pindah!"
23 Bab. 23. " Vixo sakit."
24 Bab. 24 " Mami! "
25 Bab.25 " Diantara dua perasaan."
26 Bab. 26 " Kazel pergi kejakarta."
27 Bab 27 " Xania dan kak Lola mengintai..."
28 Bab 28 " Keinginan orang tua Vixo."
29 Bab. 29 " Ternyata..."
30 Bab 30. " Suasana Lucu dirumah pak Cristian..."
31 Bab 31 " Salah paham! "
32 Bab 32 " Kandungan Xania..."
33 Bab 33. " Kekuatan cinta pak Cristian..."
34 Bab 34 " Kazel bertemu ibu kandungnya..."
35 Bab 35 " Obrolan bertiga."
36 Bab 36 " Nyonya Sheren. "
37 Bab 37 " Vixo suda dioperasi.
38 Bab. 38 " hayalan didalam mimpi pak Cristian..."
39 Bab. 39 " Cekcok kecil! "
40 Bab 40 " Sikap yang membuat pak Cristian cemburu! "
41 Bab. 41. " Kepribadian Bryan..."
42 Bab. 42 " Rencana Perjodohan."
43 Bab. 43. Xania dan kak Lola cekcok!"
44 Bab. 44 Pesta Kazel dan pesta pernikahan pak Cristian.
45 Bb. 45 " Kelakuan Lolita. "
46 Bab. 46. Pertemuan yang tak disengaja..."
47 Bab. 47 Sikap Lolita dan Diana.
48 Bab. 48 " Perasaan bimbamg Kazel! "
49 Bab. 49 Perkenalan Xania dan Rafi.
50 Bab. 50 " Kazel mendadak datang! "
51 Bab. 51 " Siasat Sarah."
52 Bb. 52. " Foto foto kemesraan Kazel dan Vixo. "
53 Bab. 53 " Berita disosmed. "
54 Bab. 54 " obrolan Xania dan Rafi"
55 Bab 55 " Nyonya Sheren marah!"
56 Bab. 56. " Info dari penerbangan Kazel dan Rafi. "
57 Bab. 57 " Vixo sekarat ditengah lautan..."
58 Bab. 58 " Selamat jalan Vixo..."
59 Bab. 59 " Sarah menguping! "
60 Bab. 60 " Rasa takut om Riyan. "
61 Bab. 61 " Semua Cctv telah didapatkan oleh pak Cristian."
62 Bab. 62. " Emosi Sarah!"
63 Bab 63. " Rasa Curiga Xania pada Sarah..."
64 Bab. 64 " Xania membawa cctv pergi..."
65 Bab. 66 " Rafi kecewa! "
66 Bab. 67 " Suasana hangat dikediaman nyonya Sheren. "
67 Bab. 68 " Penyesalan Xania dan Sarah terhadap Kazel. "
68 Bab. 69 " Pertemuan Xania dan Bryan. "
69 Bab. 70 " Kantor pak Cristian terbakar! "
70 Bab. 71 " Pembicaran Sarah, Xania dan Bryan..."
71 Bab. 72. " Bertemu disebuah taman kota. "
72 Bab 73 " Tak tik Rafi dan Rio..."
73 Bab. 74 " Memiliki bukti lainnya."
74 Bab. 75 " Bisik hati kecil Rafi! "
75 Bab. 76 " Ungkapan kedatangan Sarah dirumah Kazel. "
76 Bab. 77. " Suasana haru milik pak Cristian dan Kazel..."
77 Bab. 78 " Perjumpaan Xania dan Rafi. "
78 Bab. 79. " Rencana Rafi didepan area Mall. "
79 Bab. 80 " Sebuah kejadian..."
80 Bab. 81 " Penemuan om Riyan! "
81 Bab. 82 " Verry tertangkap! "
82 Bab. 83 " Keputusan Kazel."
83 Bab. 84. " Ahir pencarian..."
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Bab 1. Kejadian Aneh.
2
Bab 2." Mengungkap sebuah rahasia."
3
Bab 3. " Sebuah kartu nama."
4
Bab. 4 " Malam pertama kerja diClub."
5
Bab. 5 " Jumpa sahabat lama."
6
Bab. 6 " Amplop dari mama dan papa."
7
Bab 7. " Pertengkaran dibar. "
8
Bab 8. " Obrolan rahasia. "
9
Episode. 9 " DJ Vixo..."
10
Bab. 10. " Obrolan Kazel dan pak Cristian."
11
Bab. 11 " Xania marah! "
12
Bab. 12 " Masuk rumah sakit."
13
Bab. 13 " Diantara dua pilihan."
14
Bab. 14. " Rapat dikantor. "
15
Bab. 15. " Rasa kerinduan..."
16
Bab. 16. " Xania hamil. "
17
Bab. 17 " Masalah Xania! "
18
Bab. 18 Dilema pak Cristian."
19
Bab. 19. " Lamunan Vixo."
20
Bab. 20 " Niat pak Cristian. "
21
Bab 21 " Kazel Mendapat keterangan baru..."
22
Bab. 22 " Om Riyan dan kak Lola pindah!"
23
Bab. 23. " Vixo sakit."
24
Bab. 24 " Mami! "
25
Bab.25 " Diantara dua perasaan."
26
Bab. 26 " Kazel pergi kejakarta."
27
Bab 27 " Xania dan kak Lola mengintai..."
28
Bab 28 " Keinginan orang tua Vixo."
29
Bab. 29 " Ternyata..."
30
Bab 30. " Suasana Lucu dirumah pak Cristian..."
31
Bab 31 " Salah paham! "
32
Bab 32 " Kandungan Xania..."
33
Bab 33. " Kekuatan cinta pak Cristian..."
34
Bab 34 " Kazel bertemu ibu kandungnya..."
35
Bab 35 " Obrolan bertiga."
36
Bab 36 " Nyonya Sheren. "
37
Bab 37 " Vixo suda dioperasi.
38
Bab. 38 " hayalan didalam mimpi pak Cristian..."
39
Bab. 39 " Cekcok kecil! "
40
Bab 40 " Sikap yang membuat pak Cristian cemburu! "
41
Bab. 41. " Kepribadian Bryan..."
42
Bab. 42 " Rencana Perjodohan."
43
Bab. 43. Xania dan kak Lola cekcok!"
44
Bab. 44 Pesta Kazel dan pesta pernikahan pak Cristian.
45
Bb. 45 " Kelakuan Lolita. "
46
Bab. 46. Pertemuan yang tak disengaja..."
47
Bab. 47 Sikap Lolita dan Diana.
48
Bab. 48 " Perasaan bimbamg Kazel! "
49
Bab. 49 Perkenalan Xania dan Rafi.
50
Bab. 50 " Kazel mendadak datang! "
51
Bab. 51 " Siasat Sarah."
52
Bb. 52. " Foto foto kemesraan Kazel dan Vixo. "
53
Bab. 53 " Berita disosmed. "
54
Bab. 54 " obrolan Xania dan Rafi"
55
Bab 55 " Nyonya Sheren marah!"
56
Bab. 56. " Info dari penerbangan Kazel dan Rafi. "
57
Bab. 57 " Vixo sekarat ditengah lautan..."
58
Bab. 58 " Selamat jalan Vixo..."
59
Bab. 59 " Sarah menguping! "
60
Bab. 60 " Rasa takut om Riyan. "
61
Bab. 61 " Semua Cctv telah didapatkan oleh pak Cristian."
62
Bab. 62. " Emosi Sarah!"
63
Bab 63. " Rasa Curiga Xania pada Sarah..."
64
Bab. 64 " Xania membawa cctv pergi..."
65
Bab. 66 " Rafi kecewa! "
66
Bab. 67 " Suasana hangat dikediaman nyonya Sheren. "
67
Bab. 68 " Penyesalan Xania dan Sarah terhadap Kazel. "
68
Bab. 69 " Pertemuan Xania dan Bryan. "
69
Bab. 70 " Kantor pak Cristian terbakar! "
70
Bab. 71 " Pembicaran Sarah, Xania dan Bryan..."
71
Bab. 72. " Bertemu disebuah taman kota. "
72
Bab 73 " Tak tik Rafi dan Rio..."
73
Bab. 74 " Memiliki bukti lainnya."
74
Bab. 75 " Bisik hati kecil Rafi! "
75
Bab. 76 " Ungkapan kedatangan Sarah dirumah Kazel. "
76
Bab. 77. " Suasana haru milik pak Cristian dan Kazel..."
77
Bab. 78 " Perjumpaan Xania dan Rafi. "
78
Bab. 79. " Rencana Rafi didepan area Mall. "
79
Bab. 80 " Sebuah kejadian..."
80
Bab. 81 " Penemuan om Riyan! "
81
Bab. 82 " Verry tertangkap! "
82
Bab. 83 " Keputusan Kazel."
83
Bab. 84. " Ahir pencarian..."

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!