Bab 2." Mengungkap sebuah rahasia."

Keesok harinya, kazel telah bersiap siap untuk menjumpai sipemulung buta. Wanita ini duduk dikursi teras. menunggu dengan penuh harap. Bila kali ini saya bertemu, saya tak akan melepaskannya. Pikir Kazel, Sesekali ia melihat pada jam ditangan kirinya. Lalu menarik nafas panjang.

Sekarang waktu sudah mau jam tujuh pagi, tapi yang ditunggu tak juga kelihatan. Mama dan papa sebentar lagi pasti turun kebawah. Mereka akan mandi dan sarapan disana. Lebih baik saya segera masuk. Pemulung buta itu pun pasti tak datang. Lalu ia bangkit dari kursi dan berjalan kedalam.

Tiba diruang makan, dapur dan kamar mandi, Kazel tak melihat adanya kehadiran Papa dan mama. Rumah terasa sepi dan sunyi. Kemana mama dan papa, apakah mereka belum bangun? Apa hari ini mereka tidak pergi kekantor? Ucapnya sendiri. Dia melangkah naik kelantai atas, menuju kekamar kedua orang tuanya.

Tiba disana, ia melihat pintu kamar tersebut dalam keadaan terbuka. Dia pun segera masuk kedalam. Hah, papa dan mama tidak ada! Kazel berujar dalam hati. Dengan heran wanita ini melemparkan pandangan pada seluruh isi ruangan, semuanya tertata rapi. Bagai tak pernah ada yang menempati. Kini mata Kazel tertuju kelemari pakaian serta laci laci meja, satu demi satu dibukanya, tapi tak ada barang yang tampak disana.

Hey, ada apa ini? Apakah mama dan papa pergi dari rumah? Dan kenapa isi ruangan ini tak ada lagi? Ini semakin aneh! Kazel menarik nafas lalu bergegas meninggalkan kamar itu.

Ya allah, kenapa semua orang orang meninggalkan saya? Apa sebenarnya yang telah terjadi didalam rumah ini? Kini Kazel duduk ditepi ranjang. Wajahnya terlihat kebingungan. Berkali kali dia menggeleng gelengkan kepala, masih tak percaya pada kenyataan yang ada.

Lebih baik saya pergi kerumah adik mama. Yah, saya mencoba bertanya pada om Riyan. Moga saja beliau dapat memberikan informasi tentang semua hal ini.

Selanjutnya Kazel berdandan seadanya, lantas meninggalkan kediamannya.

**********

Dengan menggunakan aplikasi ojek on line, Kazel tiba dirumah om Riyan. Dia langsung bicara kepada pria separuh baya itu,

" Begitulah ceritanya om, maka saya sampai datang kemari..." Ujar Kazel, mengahiri ceritanya.

Pria yang selalu menjaga imej dan penampilannya ini, sejenak menatapi wajah Kazel dengan pandangan yang penuh rasa tak menentu. Ada keraguan disana.

" Om, kenapa om tak bicara, Om mengapa diam saja?" Kazelpun mendesaknya. Dia bagai dapat mengetahui pada perasaan itu.

Om Riyan menghembuskan nafas panjang, lalu..." Baiklah Kazel, sepertinya sudah layak untuk kamu mengetahui semua ini. Om akan memberitahukan padamu..." Jawab om Riyan. Dia sangat menyayangi keponakan nya. Dari Kazel kecil hingga kini. Om Riyanlah yang selalu peduli dan memperhatikannya.

" Sebenarnya sudah sejak lama mama dan papamu berniat mau meninggalkanmu. Tapi om yang menahan mereka. Waktu itu, kamu sedang koma. Jadi hal ini tidak terjadi. Sekarang, mereka benar benar membuktikannya..." Lanjut om Riyan, menatap iba kearah Kazel.

" Kenapa om, kenapa mereka bertindak begitu? Saya semakin tak mengerti..." kazel membalas tatapan om Riyan dengan rasa penuh harapan. Dia ingin dapat jawaban yang pasti.

" Karena atas desakan anak kandung mereka...Dan kamu sebenarnya anak angkat dari papa dan mamamu, Kazel..." Kini suara om Riyan sedikit tertahan. nadanya penuh lirih, menahan rasa iba yang sangat mendalam.

" Hah! Apa, sa...saya ternyata bukan anak kandung dari mama dan papa, om?!" Mata Kazel pun terbelalak, tak percaya...

" Iya Kazel, maaf... kami telah merahasiakan hal ini padamu. namun...kedua orang tuamu kini sedang didesak oleh anak anak mereka, agar mama dan papa segera meninggalkan hidupmu."

" Tapi mengapa mama papa, pergi begitu saja om, kenapa tak bicara secara baik baik atau membahas hal ini kepada saya. Mengapa mereka tega, om..." Kini Kazel tak mampu lagi untuk menahan segala kesedihannya. Reflek ia menangis. Tersedu sedu disana...Ia mengeluarkan segumpal kepiluan yang sedari tadi tersumbat didalam lubuk hatinya...

Mama, papa...Mengapa kalian tak mengatakan rahasia ini langsung kepada saya...Kenapa kalian pergi...Saya belum bisa berterimakasih...belum bisa membalas semua budi kalian...

Mama...Papa...! Kenapa? Apa salah saya... Hanya kata kata itu yang mampu Kazel bisikan dalam hati sanubarinya. Dia terus menangisi mama dan papa...

Ada beberapa menit lamanya, om Riyan membiarkan Kazel berada dalam kesedihan... Ia juga merasakan kepiluan itu. Sekuat kuatnya ia mencoba untuk tampak tegar dihadapan Kazel. Dia meraih tubuh Kazel, lantas memeluknya erat erat,

" Kamu yang tabah ya nak, ini adalah cobaan dalam hidupmu. Mama dan papa berbuat begini, karena mereka tak bisa untuk mengatakan secara langsung kepadamu. Terutama dengan mama. Mama pasti sangat sedih...Om yakin, semua ini mereka lakukan dengan rasa terpaksa." Kata om Riyan dengan suara lembut dan perlahan.

Kazel tak menjawabnya, ia terus terisak isak... Seluruh tubuhnya terasa lemas, bahkan seakan akan dirinya tak sanggup lagi membuka mata atau bernafas, ia merasa, dunia penuh dengan kehampaan...Ternyata selama ini saya tak mempunyai orang tua dan saudara kandung, rupanya kebahagiaan yang saya rasakan adalah kebaikan dari keluarga asuh saya...

Ya allah, kenapa baru sekarang saya mengetahuinya? Kenapa tidak nanti saja, saat saya telah membalas semua budi dalam keluarga ini...Terutama pada kasih sayang mama dan papa... Kazel berteriak dalam hatinya. Tanpa sadar, kedua tangannya meremas kerah baju om Riyan dengan sekuat tenaga..." om, om...tolong saya om...Apa yang harus saya lakukan? Saya tak tahu lagi harus berbuat apa...?" Selanya, dengan suara tertahan.

" Sabarlah nak, coba tenangkan dirimu dahulu ya...kamu jangan merasa sendiri, om tetap ada dan menganggap kamu seperti keponakan kandung... Om tak akan pernah pergi dari hidupmu, semangat ya, nak..." Om Riyan lantas mengangkat wajah Kazel kehadapannya. Bola mata pria ini menatap lurus disana. Dia berusaha untuk meyakininya.

Kazel kini mengangguk, sambil mengusap air mata, dia duduk kembali dihadapan om Riyan... "Terimakasih om, sekarang ini saya hanya bisa mengharapkan diri om. Saya tak punya siapa siapa lagi. Suami dan anak saya

juga tak tahu entah dimana..." Ujar Kazel dengan mata penuh kehampaan.

" Iya Kazel, om mengerti..." Kata om Riyan lagi.

Sesaat kedua orang itu saling terdiam dalam duduknya. Lalu, lima menit selanjutnya, " Om, apakah om mengenal seorang pemulung buta, yang setiap hari datang kerumah saya?" Tanya Kazel memecahkan kebisuan itu.

" Iya Kazel, bukankah itu kerabat bik Tini...Saya sudah lama tahu." Jawab om Riyan. " Ada apa ya?" Sambungnya balik bertanya.

" Saya ingin menemuinya. Saya pikir, pemulung itu dan bik Tini ada kaitannya dengan misteri ini, mereka menyimpan sesuatu rahasia..." Jelas Kazel dengan pandangan pasti.

" Kok bisa begitu?" Om Riyan tambah bingung.

" Karena setiap bertemu, selalu mengendap endap, terahir kali melihat saya, para pemulung itu pergi dan tak terlihat lagi. Lalu bik Tini dan semua orang yang ada dirumah, juga menghilang tanpa pesan."

" Kenapa bisa begitu ya..." Sahut om Riyan, terus mendengarkan ucapan dari bibir Kazel.

" Maukah om mengaantarkan saya untuk mendatanginya?"

" Baiklah Kazel, bila itu tindakan yang kamu anggap penting, om akan membawamu ketempat tinggal mereka. Sekarang, Mari kita pergi kesana..."

Om Riyan kemudian bangkit dari duduknya, lalu mengajak Kazel berjalan menuju kemobil. Kendaraan itu pun membawa mereka pergi dari tempat itu.

"karya ini merupakan karya jalur kreatif"

********/*

Terpopuler

Comments

Zio Aza

Zio Aza

semangat tor...

2024-04-20

0

Romy.

Romy.

sedih...

2024-03-23

0

Muliana

Muliana

aku udah subscribe thor,

2024-03-08

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Kejadian Aneh.
2 Bab 2." Mengungkap sebuah rahasia."
3 Bab 3. " Sebuah kartu nama."
4 Bab. 4 " Malam pertama kerja diClub."
5 Bab. 5 " Jumpa sahabat lama."
6 Bab. 6 " Amplop dari mama dan papa."
7 Bab 7. " Pertengkaran dibar. "
8 Bab 8. " Obrolan rahasia. "
9 Episode. 9 " DJ Vixo..."
10 Bab. 10. " Obrolan Kazel dan pak Cristian."
11 Bab. 11 " Xania marah! "
12 Bab. 12 " Masuk rumah sakit."
13 Bab. 13 " Diantara dua pilihan."
14 Bab. 14. " Rapat dikantor. "
15 Bab. 15. " Rasa kerinduan..."
16 Bab. 16. " Xania hamil. "
17 Bab. 17 " Masalah Xania! "
18 Bab. 18 Dilema pak Cristian."
19 Bab. 19. " Lamunan Vixo."
20 Bab. 20 " Niat pak Cristian. "
21 Bab 21 " Kazel Mendapat keterangan baru..."
22 Bab. 22 " Om Riyan dan kak Lola pindah!"
23 Bab. 23. " Vixo sakit."
24 Bab. 24 " Mami! "
25 Bab.25 " Diantara dua perasaan."
26 Bab. 26 " Kazel pergi kejakarta."
27 Bab 27 " Xania dan kak Lola mengintai..."
28 Bab 28 " Keinginan orang tua Vixo."
29 Bab. 29 " Ternyata..."
30 Bab 30. " Suasana Lucu dirumah pak Cristian..."
31 Bab 31 " Salah paham! "
32 Bab 32 " Kandungan Xania..."
33 Bab 33. " Kekuatan cinta pak Cristian..."
34 Bab 34 " Kazel bertemu ibu kandungnya..."
35 Bab 35 " Obrolan bertiga."
36 Bab 36 " Nyonya Sheren. "
37 Bab 37 " Vixo suda dioperasi.
38 Bab. 38 " hayalan didalam mimpi pak Cristian..."
39 Bab. 39 " Cekcok kecil! "
40 Bab 40 " Sikap yang membuat pak Cristian cemburu! "
41 Bab. 41. " Kepribadian Bryan..."
42 Bab. 42 " Rencana Perjodohan."
43 Bab. 43. Xania dan kak Lola cekcok!"
44 Bab. 44 Pesta Kazel dan pesta pernikahan pak Cristian.
45 Bb. 45 " Kelakuan Lolita. "
46 Bab. 46. Pertemuan yang tak disengaja..."
47 Bab. 47 Sikap Lolita dan Diana.
48 Bab. 48 " Perasaan bimbamg Kazel! "
49 Bab. 49 Perkenalan Xania dan Rafi.
50 Bab. 50 " Kazel mendadak datang! "
51 Bab. 51 " Siasat Sarah."
52 Bb. 52. " Foto foto kemesraan Kazel dan Vixo. "
53 Bab. 53 " Berita disosmed. "
54 Bab. 54 " obrolan Xania dan Rafi"
55 Bab 55 " Nyonya Sheren marah!"
56 Bab. 56. " Info dari penerbangan Kazel dan Rafi. "
57 Bab. 57 " Vixo sekarat ditengah lautan..."
58 Bab. 58 " Selamat jalan Vixo..."
59 Bab. 59 " Sarah menguping! "
60 Bab. 60 " Rasa takut om Riyan. "
61 Bab. 61 " Semua Cctv telah didapatkan oleh pak Cristian."
62 Bab. 62. " Emosi Sarah!"
63 Bab 63. " Rasa Curiga Xania pada Sarah..."
64 Bab. 64 " Xania membawa cctv pergi..."
65 Bab. 66 " Rafi kecewa! "
66 Bab. 67 " Suasana hangat dikediaman nyonya Sheren. "
67 Bab. 68 " Penyesalan Xania dan Sarah terhadap Kazel. "
68 Bab. 69 " Pertemuan Xania dan Bryan. "
69 Bab. 70 " Kantor pak Cristian terbakar! "
70 Bab. 71 " Pembicaran Sarah, Xania dan Bryan..."
71 Bab. 72. " Bertemu disebuah taman kota. "
72 Bab 73 " Tak tik Rafi dan Rio..."
73 Bab. 74 " Memiliki bukti lainnya."
74 Bab. 75 " Bisik hati kecil Rafi! "
75 Bab. 76 " Ungkapan kedatangan Sarah dirumah Kazel. "
76 Bab. 77. " Suasana haru milik pak Cristian dan Kazel..."
77 Bab. 78 " Perjumpaan Xania dan Rafi. "
78 Bab. 79. " Rencana Rafi didepan area Mall. "
79 Bab. 80 " Sebuah kejadian..."
80 Bab. 81 " Penemuan om Riyan! "
81 Bab. 82 " Verry tertangkap! "
82 Bab. 83 " Keputusan Kazel."
83 Bab. 84. " Ahir pencarian..."
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Bab 1. Kejadian Aneh.
2
Bab 2." Mengungkap sebuah rahasia."
3
Bab 3. " Sebuah kartu nama."
4
Bab. 4 " Malam pertama kerja diClub."
5
Bab. 5 " Jumpa sahabat lama."
6
Bab. 6 " Amplop dari mama dan papa."
7
Bab 7. " Pertengkaran dibar. "
8
Bab 8. " Obrolan rahasia. "
9
Episode. 9 " DJ Vixo..."
10
Bab. 10. " Obrolan Kazel dan pak Cristian."
11
Bab. 11 " Xania marah! "
12
Bab. 12 " Masuk rumah sakit."
13
Bab. 13 " Diantara dua pilihan."
14
Bab. 14. " Rapat dikantor. "
15
Bab. 15. " Rasa kerinduan..."
16
Bab. 16. " Xania hamil. "
17
Bab. 17 " Masalah Xania! "
18
Bab. 18 Dilema pak Cristian."
19
Bab. 19. " Lamunan Vixo."
20
Bab. 20 " Niat pak Cristian. "
21
Bab 21 " Kazel Mendapat keterangan baru..."
22
Bab. 22 " Om Riyan dan kak Lola pindah!"
23
Bab. 23. " Vixo sakit."
24
Bab. 24 " Mami! "
25
Bab.25 " Diantara dua perasaan."
26
Bab. 26 " Kazel pergi kejakarta."
27
Bab 27 " Xania dan kak Lola mengintai..."
28
Bab 28 " Keinginan orang tua Vixo."
29
Bab. 29 " Ternyata..."
30
Bab 30. " Suasana Lucu dirumah pak Cristian..."
31
Bab 31 " Salah paham! "
32
Bab 32 " Kandungan Xania..."
33
Bab 33. " Kekuatan cinta pak Cristian..."
34
Bab 34 " Kazel bertemu ibu kandungnya..."
35
Bab 35 " Obrolan bertiga."
36
Bab 36 " Nyonya Sheren. "
37
Bab 37 " Vixo suda dioperasi.
38
Bab. 38 " hayalan didalam mimpi pak Cristian..."
39
Bab. 39 " Cekcok kecil! "
40
Bab 40 " Sikap yang membuat pak Cristian cemburu! "
41
Bab. 41. " Kepribadian Bryan..."
42
Bab. 42 " Rencana Perjodohan."
43
Bab. 43. Xania dan kak Lola cekcok!"
44
Bab. 44 Pesta Kazel dan pesta pernikahan pak Cristian.
45
Bb. 45 " Kelakuan Lolita. "
46
Bab. 46. Pertemuan yang tak disengaja..."
47
Bab. 47 Sikap Lolita dan Diana.
48
Bab. 48 " Perasaan bimbamg Kazel! "
49
Bab. 49 Perkenalan Xania dan Rafi.
50
Bab. 50 " Kazel mendadak datang! "
51
Bab. 51 " Siasat Sarah."
52
Bb. 52. " Foto foto kemesraan Kazel dan Vixo. "
53
Bab. 53 " Berita disosmed. "
54
Bab. 54 " obrolan Xania dan Rafi"
55
Bab 55 " Nyonya Sheren marah!"
56
Bab. 56. " Info dari penerbangan Kazel dan Rafi. "
57
Bab. 57 " Vixo sekarat ditengah lautan..."
58
Bab. 58 " Selamat jalan Vixo..."
59
Bab. 59 " Sarah menguping! "
60
Bab. 60 " Rasa takut om Riyan. "
61
Bab. 61 " Semua Cctv telah didapatkan oleh pak Cristian."
62
Bab. 62. " Emosi Sarah!"
63
Bab 63. " Rasa Curiga Xania pada Sarah..."
64
Bab. 64 " Xania membawa cctv pergi..."
65
Bab. 66 " Rafi kecewa! "
66
Bab. 67 " Suasana hangat dikediaman nyonya Sheren. "
67
Bab. 68 " Penyesalan Xania dan Sarah terhadap Kazel. "
68
Bab. 69 " Pertemuan Xania dan Bryan. "
69
Bab. 70 " Kantor pak Cristian terbakar! "
70
Bab. 71 " Pembicaran Sarah, Xania dan Bryan..."
71
Bab. 72. " Bertemu disebuah taman kota. "
72
Bab 73 " Tak tik Rafi dan Rio..."
73
Bab. 74 " Memiliki bukti lainnya."
74
Bab. 75 " Bisik hati kecil Rafi! "
75
Bab. 76 " Ungkapan kedatangan Sarah dirumah Kazel. "
76
Bab. 77. " Suasana haru milik pak Cristian dan Kazel..."
77
Bab. 78 " Perjumpaan Xania dan Rafi. "
78
Bab. 79. " Rencana Rafi didepan area Mall. "
79
Bab. 80 " Sebuah kejadian..."
80
Bab. 81 " Penemuan om Riyan! "
81
Bab. 82 " Verry tertangkap! "
82
Bab. 83 " Keputusan Kazel."
83
Bab. 84. " Ahir pencarian..."

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!