17 — Klasemen Sementara

Pertandingan berlangsung lagi. Hari kedua.

“Perhatikan anak itu. Dia termasuk jenius yang harus kau waspadai.” Satu guru murid akademi membisik pada muridnya.

Orang itu memerhatikan dari atas panggung arena. Di tribun penonton pertandingan. Matanya awas mewaspadai. Yi Xing sedang bertarung di atas arena pertempuran, melawan murid dengan BR yang berada di atasnya.

“Guru, anak itu cerdik. Aku tidak yakin bisa mengalahkannya.” Murid tadi berkata pelan.

Sang guru menatap marah. Dia tak senang. “Bodoh. Jangan jadi sampah akademi jika kau ingin masuk ke akademi Guiyang. Kau pikir para saint kekaisaran Guiyang dari mana? Sebagian besar berasal dari akademi Tianmen.”

“Maaf guru. Aku akan berusaha!” Sang murid membungkukkan badannya.

Guru itu menaruh dendam dan tak senang dengan guru Mo. Dia membencinya. Semua murid pilihan guru Mo selalu berada di atas murid-murid para guru lainnya di akademi ini. Menjengkelkan.

Anak tidak jelas asal-usulnya itu mendominasi setiap pertandingan. Guru ini tak suka. Mau bagaimanapun, harusnya murid yang diajarinya yang berhak berada dalam daftar sepuluh besar pertandingan kali ini.

Kembali pada pertandingan Yi Xing di arena pertempuran.

“Junior, kau mungkin bisa mengalahkan You Gang kemarin. Namun hari ini, keberuntunganmu akan terkikis.” Lawan Yi Xing berkata sumbang.

Nada bicara angkuh itu sudah biasa Yi Xing dengar. Remaja itu tidak membalasnya dengan kata-kata kasar. Yi Xing memerhatikan gerak-geriknya. Dia memiliki tehnik dewa petir. Akan sulit mengalahkannya jika berhadapan langsung. Sengatan tehnik dewa petir harus diwaspadai. Jika terkena sambarannya, maka lawan akan lumpuh sementara.

“Yi Xing, battle rangking dua puluh tujuh ribu, siap menantang senior Wang Yue.” Yi Xing mengeluarkan tehnik pertama roh kupu-kupu.

Wang Yue memutar tangannya, mengeluarkan cincin dewa pertama. “Wang Yue, battle ranking dua puluh sembilan ribu, menerima tantangan junior Yi Xing.”

Wang Yue menyerang pertama. Dia maju secepat kilat. Kecepatan petir. Hampir sama dengan kecepatan Wei Lin. Sayangnya, dia masih belum secepat Wei Lin dalam bergerak. Dia tidak lincah. Wei Lin gesit. Sekejap mata dia ada di depan lawan. Sedangkan Wang Yue masih terlihat celah pergerakannya. Anak itu belum mempelajari banyak tehnik. Jauh tertinggal di belakang Wei Lin.

“Jiwa keempat, pesona dewi, perlambat gerakan.” Mata Yi Xing mengeluarkan cahaya. Lensanya berubah menjadi merah dan emas.

Pedang tajam Wang Yue menyasar tepat di depan muka Yi Xing. Tetapi dalam gerakan lambat ini, Yi Xing bisa menghindarinya dengan mudah. Yi Xing ada di belakang Wang Yue, dengan tinjuan kuatnya, dia menghantam punggung belakang Wang Yue.

Ketika pesona iblis berakhir, Wang Yue dibuat jatuh ke lantai arena pertarungan. Orang-orang terkesan. Berbisik-bisik. Yi Xing mengalahkan Wang Yue dalam sekali gerakan.

“Aku tidak akan kalah!” kata Wang Yue. Tatapannya marah. Dia berdiri tertatih-tatih. Sakit sekali rasanya ketika tehnik pertamanya berhasil dipatahkan Yi Xing begitu saja.

Yi Xing menapakkan kakinya di lantai arena. Mereka berhadapan muka. Wang Yue mengeluarkan lagi tehnik keduanya.

“Tehnik kedua, gelombang petir!” Wang Yue mengayunkan senjatanya. Kekuatan roh pedang menyerang Yi Xing lagi.

Tapi serangan itu gagal lagi. Yi Xing cepat menghindar, terbang berlainan arah. Dari atas, Yi Xing memanfaatkan momentumnya. Menyerang balasan dari udara.

“Tehnik ketiga, perangkap pesona dewi!” Yi Xing berseru.

Kekuatannya memenjarakan Wang Yue. Anak itu berusaha menahan. Tetapi tekanan yang diberikan Yi Xing tidak bisa dibendung. Portal kekuatan itu terus mengikis pergerakan Wang Yue.

Yi Xing menambahkan serangannya melalui pesona dewi. “Tehnik kedua, pesona dewi, hipnotis!”

Wang Yue yang tidak sengaja melihat tatapan mata Yi Xing yang indah, membuatnya terbuai. Dia terlena. Menganggap Yi Xing di depannya sangat mempesona. Bak seorang wanita paling cantik yang pernah ditemuinya. Wang Yue masuk ke dalam perangkap Yi Xing. Tanpa disadarinya, anak itu telah keluar dari arena.

Semua orang menatap terkejut. Pemenang sudah ditentukan. Dewi arena, perempuan itu datang. Mengumumkan hasil pertandingan.

“Lagi-lagi peserta Yi Xing mendominasi pertempuran. Selamat kepada Yi Xing yang telah memenangkan pertandingan lima kali beruntun. Dan mendapatkan MVP keduanya.”

Para murid, terutama murid-murid perempuan terpesona. Ikut terbuai. Pelepasan pesona dewi membuat mereka terhipnotis. Yi Xing mengukir senyum di wajahnya. Senyum malu-malu.

Dewi arena berkata lagi. “Pertandingan ini sudah ditentukan. Yi Xing sebagai pemuncak klasemen saint putra, mendapatkan battle point tertinggi, menembus angka tiga puluh ribu point.”

Penonton bersorak. Nilai pertempuran diumumkan. Ada layar khusus yang menampilkan daftar nama peserta pemilik nilai pertempuran tertinggi. Semua bisa menyaksikannya. Sepuluh teratas akan ditampilkan secara langsung.

“Meski belum mendapatkan MVP, Tian Heng berada diperingkat kedua dengan nilai point pertempuran delapan belas ribu dari lima pertandingan.” Dewi arena memberitahu lagi.

Dia mengucapkan selamat kepada semua peserta. Sementara Yi Xing kembali ke tribun penonton menemui Wei Lin, di seberang sana Tian Heng dan gurunya memerhatikan anak itu.

“Dia merebut posisi MVP lagi. Anak itu cukup harus diwaspadai.” Guru Long, guru pribadi Tian Heng berkata pelan.

Tian Heng menatap gurunya. “Aku akan merebut posisi pertama itu guru. Kau jangan khawatir.”

“Anak itu belum mengeluarkan tehnik saint-nya. Kau harus berhati-hati.” Guru Long mengingatkan.

Tian Heng tertawa remeh. “Kita lihat saja guru. Apakah dia bisa bertahan dari panah mematikan milikku ini. Aku akan membuat guru Long bangga padaku.”

Guru Long mendengus. Tidak ada kata-kata lagi yang keluar dari mulutnya. Sedangkan para tetua akademi menatap takjub anak itu. Nampaknya pertandingan calon saint ini makin heboh dan meriah.

“Guru Yao Hao, bagaimana menurutmu anak itu.” Ketua akademi bertanya pelan.

Ketua akademi terlihat sangat masyhur. Memakai mahkota dan tongkat emas. Bajunya adalah jenis kain paling mahal. Dia sepertinya seorang jenderal perang dengan uban putih sempurna di kepala.

Ketua akademi duduk di kursi tertinggi dalam aula pertemuan ini. Itu adalah posisi paling mulia seorang tetua pendiri akademi. Tetua yang bijaksana dalam memimpin.

Guru Yao balas berkomentar, “Entah dari mana asal-usul anak itu, yang pastinya Yi Xing ini bisa membuat nama akademi akan membumbung tinggi lagi, ketua.”

“Siapa gurunya?” tanya tetua akademi.

“Dia berada di bawah naungan guru Mo. Bersama dengan putri keluarga bangsawan Wei.” Guru Yao menjelaskan pendek.

Tetua berjanggut putih itu menganggukkan kepalanya pelan. Oh, pantas saja. Tidak heran kalau Yi Xing bisa memuncaki klasemen pertandingan. Tutornya adalah guru Mo. Reputasinya di akademi tidak diragukan. Dia adalah guru akademi paling banyak mengirim muridnya ke akademi Guiyang. Dia hebat dalam membuat taktik untuk para muridnya.

Pertandingan berakhir lagi. Sekian untuk kali ini. Yi Xing dan Wei Lin hanya kebagian bertarung sekali. Sebenarnya pertandingan masih berlangsung, tetapi guru Mo meminta Wei Lin dan Yi Xing meninggalkan arena lebih awal. Mereka perlu berlatih.

“Pertahananmu jauh lebih baik hari ini daripada kemarin.” Guru Mo menyampaikan komentarnya atas pertandingan Yi Xing tadi.

Wei Lin dan Yi Xing menemui guru Mo di ruangan pribadinya. Guru Mo berkata santai. Bergantian melirik dua anak didiknya.

“Untuk pertandingan Wei Lin, meskipun belum mendapatkan MVP, setidaknya kau lebih baik. Kau mendapatkan battle ranking yang cukup signifikan. Dari lima pertandingan, kau sudah menembus angka empat puluh ribu battle ranking. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya dalam pertandingan.”

Wei Lin merapatkan kedua tangannya. Bibir itu berbicara penuh kehormatan. “Semua berkat guru Mo.”

Guru Mo menarik napas panjang. Kemudian dia berbicara lagi pada Yi Xing. “Meski battle ranking-mu hanya naik tiga ribu, setidaknya ini kemajuan yang baik. Kau juga mendapatkan MVP dua kali. Secara taktis, kau lebih banyak bekerja menggunakan otak daripada tehnik yang aku ajarkan. Kau termasuk baik, karena belum mengeluarkan tehnik pedang.”

“Aku akan berusaha lebih keras lagi, guru Mo.”

Guru mengibas tangannya. “Pertahankan taktik yang selama ini kau pelajari. Di final, aku yakin kau akan bertemu dengan Tuan muda Tian Heng. Dia salah satu jenius yang bisa membuatmu kerepotan dalam arena.”

“Guru, bisakah aku menantang dalam ronde campuran!?” Wei Lin menyahut.

Guru menggeleng. “Kau hanya perlu fokus pada ronde saint putri. Jangan pernah terpancing. Mengatur emosional adalah salah satu latihan yang guru ajarkan pada kalian.”

Wei Lin kecewa saat guru menjawab demikian. Namun sebagai seorang murid, Wei Lin tidak punya kuasa membantah perintah sang guru. Dia patuh. Wei Lin sudah berubah menjadi Tuan putri yang tidak lagi keras kepala. Dia benar-benar sudah tidak mengenal apa itu sikap arogansi.

Yi Xing menekan bahu Wei Lin pelan. “Urusan Tian Heng tidak perlu kau pikirkan. Aku bisa mengatasinya.”

Terpopuler

Comments

Jemmy Mangkey

Jemmy Mangkey

⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⚡⚡⚡⚡⚡⚡⚡

2024-05-16

0

lihat semua
Episodes
1 01 — Tinggal Bersama Guru Mo
2 02 — Berburu Binatang Iblis
3 03 — Tehnik Bawaan
4 04 — BR 25K
5 05 — Serangan Wei Lin
6 06 — Tehnik Kupu-kupu Roh
7 07 — Latihan di Arena Pertandingan
8 08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman
9 09 — Batu Loncatan
10 10 — Iblis Rubah Sembilan Ekor
11 11 — Latihan Pedang
12 12 — Cincin Dewa Baru
13 13 — Hutan Perbatasan
14 14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi
15 15 — Hari Pertandingan
16 16 — Anak Desa Tanpa Orang Tua
17 17 — Klasemen Sementara
18 18 — Yu Chan & Yu Lingzhi
19 19 — Di Bawah Tekanan
20 20 — Penghinaan Yi Xing
21 21 — Siapa yang Lebih Cantik?
22 22 — Wei Lin Nomor 1
23 23 — Yi Xing Melawan Tian Heng
24 24 — Dikirim ke Akademi Guiyang
25 25 — Pembunuh Bertopeng
26 26 — Rumah Kayu Bibi Ning
27 27 — Reruntuhan Kota
28 28 — Hampir Saja Pingsan
29 29 — Latihan Kesabaran
30 30 — Pedang Cincin Bulan
31 31 — Harus Lebih Kuat
32 32 — Black Hole
33 33 — Asal-usul Yi Xing
34 34 — Dua Demi God
35 35 — Dikalahkan Saint Murong
36 36 — Rambut Hitam & Putih
37 37 — Yihua Berambut Hitam
38 38 — Emosi yang Meletup-letup
39 39 — BR 100K
40 40 — Dicium Gadis Asing
41 41 — Cantik & Enak Dipandang
42 42 — Tulang Dewa
43 43 — Tehnik Kolam Semesta
44 44 — Kekalahan Kedua
45 45 — Jarum Beracun
46 46 — Saint Pembunuh
47 47 — Perasaan Berdebar
48 48 — Murid Akademi Lanba
49 49 — Guru Ling
50 50 — Kontes Liar
51 51 — Menantang Huo Lu
52 52 — Menang Lagi
53 53 — Pemenang Kontes Liar
54 54 — Masalah Besar
55 55 — Jalan Iblis
56 56 — Demi Ayah & Ibu
57 57 — Melawan He Tian Xing
58 58 — Tidak Bisa Diremehkan
59 59 — Binatang Iblis Laba-laba
60 60 — Jenius Akademi
61 61 — Kapten Perjalanan
62 62 — Kolam Keabadian
63 63 — Misteri Terungkap
64 64 — Penampilan Berubah
65 65 — Souvernir Jepit Rambut
66 66 — 1 Juta Battle Point
67 67 — Yi Xing Memilih Wei Lin
68 68 — Balai Suci Dewa
69 69 — Guru Mo vs Saint Dugu & Jilong
70 70 — Jalur Iblis (2)
71 71 — BR 292K
72 72 — Murid Kebanggaan
73 73 — Taktik Yi Xing
74 74 — Melawan Xu Shan
75 75 — Melawan Yixue
76 76 — Latihan Fisik
77 77 — Pertandingan Hampir Tiba
78 78 — MVP Pertama
79 79 — Ketua Tim Akademi Xiangxi
80 80 — Peringatan Wei Lin
81 81 — Bei Bei Kesal
82 82 — Bertemu Wei Muyang
83 83 — Tuan Putri Gu Liena
84 84 — Xu Shan MVP
85 85 — Gu Jin Yang
86 86 — Puncak Klasemen
87 87 — Bertemu Kaisar
88 88 — Peringkat Ketiga
89 89 — Sebuah Alasan
90 90 — Tianmen Nomor 2
91 91 — Jamuan Mewah
92 92 — Pusaran Bambu
93 93 — Tianmen Juara Grup
94 94 — Memandang Tinggi
95 95 — Penjaga Turret
96 96 — Masalah Pertunangan
97 97 — Melawan Tim Akademi Api
98 98 — Taktik Berubah
99 99 — Masa Lalu Guru Ling (End Season 1)
100 100 — Aku Menyukaimu (Season 2)
101 101 — Kemenangan Tak Terkalahkan
102 102 — Binatang Iblis
103 103 — Phoenix Es Giok
104 104 — Berhasil Dikalahkan
105 105 — Rencana Lulus
106 106 — Tim Racun
107 107 — Asap Hitam
108 108 — Puncak Klasemen
109 109 — Emosi Meledak-ledak
110 110 — Yi Xing Kalah
111 111 — Kekuatan Ganda
112 112 — Mengakui Kekalahan
113 113 — Tim Monster
114 114 — Pohon Emas Suci
115 115 — Berangkat Menuju ke Kota Ni
116 116 — Binatang Iblis Serigala
117 117 — Kelompok Saint Pembunuh
118 118 — Mengalahkan Saint Pembunuh
119 119 — Penjahat Luar Pulau
120 120 — Pilar Iblis ke-65
121 121 — Pergi ke Utara
122 122 — Iblis Raksasa
123 123 — Jatuh Tak Berdaya
124 124 — Membangun Ulang Kota Ni
125 125 — Wei Zhou Menggoda
126 126 — Lima Saint Pendukung
127 127 — Penyatuan Elemen
128 128 — Memurnikan Tehnik Penyatuan
129 129 — Tehnik Penyatuan Berhasil
130 130 — Lari 100 Putaran
131 131 — Xu Shan Melawan Pemuda Sombong
132 132 — Sudah Sepadan
133 133 — Surat Peringatan
134 134 — Serangan Musuh
135 135 — Serangan Ular Raksasa
136 136 — Ledakan Bunga Es
137 137 — Mengalahkan Ular Raksasa
138 138 — Pertarungan Tak Seimbang
139 139 — Terkuat Ditumpaskan
140 140 — Saint Pelindung & Saint Penyerang
141 141 — Bantuan Datang
142 142 — Cocok Berteman
143 143 — Tuan Muda Gu
144 144 — Kota di Provinsi Anle
145 145 — Perasaan Ling Zhu
146 146 — Tiba di Kota Bulao
147 147 — Racun Dingin
148 148 — Darah Merah
149 149 — Racun yang Merepotkan
150 150 — Tim Pembuka Pertandingan
151 151 — Racun Rusa Merah
152 152 — Lama Tidak Bertemu
153 153 — Aib Negara
154 154 — Diselamatkan Kakek
155 155 — Akademi Agung
156 156 — Pangeran Berulah
157 157 — Sangat Hebat
158 158 — Akademi Dewi Malaikat
159 159 — Bertemu Feng Mian
160 160 — Identitas Penting
161 161 — Domain Void Padat
162 162 — Racun Pengikis Jiwa
163 163 — Formasi Emas
164 164 — Membohongi Perasaan
165 165 — Rahasia Xu Shan
166 166 — Bunga Aprikot Api & Air
167 167 — Menghajar Xu Yang
168 168 — Tianmen Kalah
169 169 — Tidak Akan Tampil
170 170 — Pertandingan Tanpa Yi Xing & Xu Shan
171 171 — Pembunuh Xu Shan
172 172 — Wei Lin Dikalahkan
173 173 — Di Luar Dugaan
174 174 — Binatang Roh Laba-laba
175 175 — Kemenangan Tanpa Diunggulkan
176 176 — Membawa Senior Xu
177 177 — Menyusun Taktik
178 178 — Menggelora Semangat
179 179 — Ling Yan Dilemma
180 180 — Kondisi Yi Xing
181 181 — Xu Shan Sudah Pulih
182 182 — Semua Orang Terkejut
183 183 — Akademi Dewi Malaikat Kalah
184 184 — Ling Zhu Menemui Guru Ling
185 185 — Perintah Kaisar
186 186 — Monster Tanah
187 187 — Negosiasi Liu Ya
188 188 — Aku Tahu Caranya
189 189 — Dipaksa Mengalah
190 190 — Membantu Balas Dendam
191 191 — Pengorbanan Jiwa
192 192 — Cincin Kedelapan
193 193 — Mahkota Dewa
194 194 — Ge Renzhu
195 195 — Senjata Roh
196 196 — Domain Hitam-Putih
197 197 — Reputasi Ketua Tim
198 198 — Kota Megah
199 199 — Menikahi Wei Lin (End Season 2)
200 200 — Tehnik Terbaru Yi Xing
201 201 — Bei Bei Penasaran
202 202 — Tehnik Replika
203 203 — Kesan yang Kuat
204 204 — Melawan Akademi Han
205 205 — Hua Jinma Memperingati
206 206 — Pengorbanan Berkali-kali
207 207 — Tim Pertama
208 208 — Dunia Ilusi
209 209 — Putri Klan Wei
210 210 — Peringkat Empat
211 211 — Formasi Bintang Jatuh
212 212 — Perusak Mental
213 213 — Cincin Dewa Terungkap
214 214 — Sebuah Fenomena
Episodes

Updated 214 Episodes

1
01 — Tinggal Bersama Guru Mo
2
02 — Berburu Binatang Iblis
3
03 — Tehnik Bawaan
4
04 — BR 25K
5
05 — Serangan Wei Lin
6
06 — Tehnik Kupu-kupu Roh
7
07 — Latihan di Arena Pertandingan
8
08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman
9
09 — Batu Loncatan
10
10 — Iblis Rubah Sembilan Ekor
11
11 — Latihan Pedang
12
12 — Cincin Dewa Baru
13
13 — Hutan Perbatasan
14
14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi
15
15 — Hari Pertandingan
16
16 — Anak Desa Tanpa Orang Tua
17
17 — Klasemen Sementara
18
18 — Yu Chan & Yu Lingzhi
19
19 — Di Bawah Tekanan
20
20 — Penghinaan Yi Xing
21
21 — Siapa yang Lebih Cantik?
22
22 — Wei Lin Nomor 1
23
23 — Yi Xing Melawan Tian Heng
24
24 — Dikirim ke Akademi Guiyang
25
25 — Pembunuh Bertopeng
26
26 — Rumah Kayu Bibi Ning
27
27 — Reruntuhan Kota
28
28 — Hampir Saja Pingsan
29
29 — Latihan Kesabaran
30
30 — Pedang Cincin Bulan
31
31 — Harus Lebih Kuat
32
32 — Black Hole
33
33 — Asal-usul Yi Xing
34
34 — Dua Demi God
35
35 — Dikalahkan Saint Murong
36
36 — Rambut Hitam & Putih
37
37 — Yihua Berambut Hitam
38
38 — Emosi yang Meletup-letup
39
39 — BR 100K
40
40 — Dicium Gadis Asing
41
41 — Cantik & Enak Dipandang
42
42 — Tulang Dewa
43
43 — Tehnik Kolam Semesta
44
44 — Kekalahan Kedua
45
45 — Jarum Beracun
46
46 — Saint Pembunuh
47
47 — Perasaan Berdebar
48
48 — Murid Akademi Lanba
49
49 — Guru Ling
50
50 — Kontes Liar
51
51 — Menantang Huo Lu
52
52 — Menang Lagi
53
53 — Pemenang Kontes Liar
54
54 — Masalah Besar
55
55 — Jalan Iblis
56
56 — Demi Ayah & Ibu
57
57 — Melawan He Tian Xing
58
58 — Tidak Bisa Diremehkan
59
59 — Binatang Iblis Laba-laba
60
60 — Jenius Akademi
61
61 — Kapten Perjalanan
62
62 — Kolam Keabadian
63
63 — Misteri Terungkap
64
64 — Penampilan Berubah
65
65 — Souvernir Jepit Rambut
66
66 — 1 Juta Battle Point
67
67 — Yi Xing Memilih Wei Lin
68
68 — Balai Suci Dewa
69
69 — Guru Mo vs Saint Dugu & Jilong
70
70 — Jalur Iblis (2)
71
71 — BR 292K
72
72 — Murid Kebanggaan
73
73 — Taktik Yi Xing
74
74 — Melawan Xu Shan
75
75 — Melawan Yixue
76
76 — Latihan Fisik
77
77 — Pertandingan Hampir Tiba
78
78 — MVP Pertama
79
79 — Ketua Tim Akademi Xiangxi
80
80 — Peringatan Wei Lin
81
81 — Bei Bei Kesal
82
82 — Bertemu Wei Muyang
83
83 — Tuan Putri Gu Liena
84
84 — Xu Shan MVP
85
85 — Gu Jin Yang
86
86 — Puncak Klasemen
87
87 — Bertemu Kaisar
88
88 — Peringkat Ketiga
89
89 — Sebuah Alasan
90
90 — Tianmen Nomor 2
91
91 — Jamuan Mewah
92
92 — Pusaran Bambu
93
93 — Tianmen Juara Grup
94
94 — Memandang Tinggi
95
95 — Penjaga Turret
96
96 — Masalah Pertunangan
97
97 — Melawan Tim Akademi Api
98
98 — Taktik Berubah
99
99 — Masa Lalu Guru Ling (End Season 1)
100
100 — Aku Menyukaimu (Season 2)
101
101 — Kemenangan Tak Terkalahkan
102
102 — Binatang Iblis
103
103 — Phoenix Es Giok
104
104 — Berhasil Dikalahkan
105
105 — Rencana Lulus
106
106 — Tim Racun
107
107 — Asap Hitam
108
108 — Puncak Klasemen
109
109 — Emosi Meledak-ledak
110
110 — Yi Xing Kalah
111
111 — Kekuatan Ganda
112
112 — Mengakui Kekalahan
113
113 — Tim Monster
114
114 — Pohon Emas Suci
115
115 — Berangkat Menuju ke Kota Ni
116
116 — Binatang Iblis Serigala
117
117 — Kelompok Saint Pembunuh
118
118 — Mengalahkan Saint Pembunuh
119
119 — Penjahat Luar Pulau
120
120 — Pilar Iblis ke-65
121
121 — Pergi ke Utara
122
122 — Iblis Raksasa
123
123 — Jatuh Tak Berdaya
124
124 — Membangun Ulang Kota Ni
125
125 — Wei Zhou Menggoda
126
126 — Lima Saint Pendukung
127
127 — Penyatuan Elemen
128
128 — Memurnikan Tehnik Penyatuan
129
129 — Tehnik Penyatuan Berhasil
130
130 — Lari 100 Putaran
131
131 — Xu Shan Melawan Pemuda Sombong
132
132 — Sudah Sepadan
133
133 — Surat Peringatan
134
134 — Serangan Musuh
135
135 — Serangan Ular Raksasa
136
136 — Ledakan Bunga Es
137
137 — Mengalahkan Ular Raksasa
138
138 — Pertarungan Tak Seimbang
139
139 — Terkuat Ditumpaskan
140
140 — Saint Pelindung & Saint Penyerang
141
141 — Bantuan Datang
142
142 — Cocok Berteman
143
143 — Tuan Muda Gu
144
144 — Kota di Provinsi Anle
145
145 — Perasaan Ling Zhu
146
146 — Tiba di Kota Bulao
147
147 — Racun Dingin
148
148 — Darah Merah
149
149 — Racun yang Merepotkan
150
150 — Tim Pembuka Pertandingan
151
151 — Racun Rusa Merah
152
152 — Lama Tidak Bertemu
153
153 — Aib Negara
154
154 — Diselamatkan Kakek
155
155 — Akademi Agung
156
156 — Pangeran Berulah
157
157 — Sangat Hebat
158
158 — Akademi Dewi Malaikat
159
159 — Bertemu Feng Mian
160
160 — Identitas Penting
161
161 — Domain Void Padat
162
162 — Racun Pengikis Jiwa
163
163 — Formasi Emas
164
164 — Membohongi Perasaan
165
165 — Rahasia Xu Shan
166
166 — Bunga Aprikot Api & Air
167
167 — Menghajar Xu Yang
168
168 — Tianmen Kalah
169
169 — Tidak Akan Tampil
170
170 — Pertandingan Tanpa Yi Xing & Xu Shan
171
171 — Pembunuh Xu Shan
172
172 — Wei Lin Dikalahkan
173
173 — Di Luar Dugaan
174
174 — Binatang Roh Laba-laba
175
175 — Kemenangan Tanpa Diunggulkan
176
176 — Membawa Senior Xu
177
177 — Menyusun Taktik
178
178 — Menggelora Semangat
179
179 — Ling Yan Dilemma
180
180 — Kondisi Yi Xing
181
181 — Xu Shan Sudah Pulih
182
182 — Semua Orang Terkejut
183
183 — Akademi Dewi Malaikat Kalah
184
184 — Ling Zhu Menemui Guru Ling
185
185 — Perintah Kaisar
186
186 — Monster Tanah
187
187 — Negosiasi Liu Ya
188
188 — Aku Tahu Caranya
189
189 — Dipaksa Mengalah
190
190 — Membantu Balas Dendam
191
191 — Pengorbanan Jiwa
192
192 — Cincin Kedelapan
193
193 — Mahkota Dewa
194
194 — Ge Renzhu
195
195 — Senjata Roh
196
196 — Domain Hitam-Putih
197
197 — Reputasi Ketua Tim
198
198 — Kota Megah
199
199 — Menikahi Wei Lin (End Season 2)
200
200 — Tehnik Terbaru Yi Xing
201
201 — Bei Bei Penasaran
202
202 — Tehnik Replika
203
203 — Kesan yang Kuat
204
204 — Melawan Akademi Han
205
205 — Hua Jinma Memperingati
206
206 — Pengorbanan Berkali-kali
207
207 — Tim Pertama
208
208 — Dunia Ilusi
209
209 — Putri Klan Wei
210
210 — Peringkat Empat
211
211 — Formasi Bintang Jatuh
212
212 — Perusak Mental
213
213 — Cincin Dewa Terungkap
214
214 — Sebuah Fenomena

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!