08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman

Yi Xing dan Wei Lin telah berada di pinggir hutan akademi. Mereka mempelajari tehnik roh kupu-kupu di sana bersama. Sudah duduk bersila, mata terpejam dan tangan diletakkan di kaki. Semacam meditasi. Sinar kekuatan muncul. Yi Xing mempelajari tehnik kupu-kupu tahap lanjutan. Sedangkan Wei Lin mempelajari tahap sayap.

Wei Lin dan Yi Xing kemudian terhubung di dalam dunia spritual. Di mana dunia itu tercipta karena mereka sama-sama mempelajari tehnik kupu-kupu roh biru ini. Dunia spiritual mereka luas. Tempat yang tenang dan nyaman.

“Tehnik roh kupu-kupu, bersinar!” Wei Lin berseru. Matanya yang tertutup seketika terbuka. Diikuti dengan sayap biru kupu-kupu roh keluar dari punggungnya.

Di antara kedua alisnya, muncul gambar roh kupu-kupu itu. Nampaknya tehnik yang dipelajari Wei Lin berhasil. Kemudian giliran Yi Xing. Tehnik roh kupu-kupunya bertambah satu.

Warna biru sayap itu kini disusul warna merah terang. Ada dua warna. Wei Lin menatap bocah lelaki itu dengan mata memicing. Namun tidak lama kemudian, mereka meninggalkan dunia spiritual.

“Kau sudah berhasil meningkatkan kekuatan roh kupu-kupu. Kerja bagus.” Yi Xing berkata. Lantas berdiri.

“Aku kira akan gagal!” Wei Lin menimpali.

Yi Xing menggeleng. Lalu kakinya melangkah pertama. Ingin kembali ke asrama murid. Namun ....

“Awas!” Yi Xing berseru. Suaranya setengah berteriak.

Tanpa diperintah, sayap kupu-kupu roh muncul. Dengan kecepatannya, Yi Xing berhasil menangkap badan Wei Lin yang hampir dihujam anak panah. Mereka terjatuh, terpental di tanah hingga berguling-guling.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Yi Xing. Pipinya memar, akibat terbentur tanah tadi.

“Ehm ..., aku baik-baik saja. Terima kasih,” jawab Wei Lin. Kemudian matanya menatap bocah lelaki yang memegang panah itu. Dia terbang. Dia memiliki sayap. Nampaknya murid akademi satu ini berhasil mengembangkan sayap Phoenix surga. Sayap itu merah menyala.

“Akhirnya kita bertemu lagi, adik akademi,” kata anak itu congkak.

Wei Lin menatap sebal. Bocah itu lawannya tempo hari. BR-nya berada di angka dua puluh ribuan. Wei Lin berhasil mengalahkan bocah lelaki itu saat di arena pertandingan. Meski mereka berbeda nilai pertempuran. Hanya kalah tipis, bukan kalah memalukan. Lagi pula, Wei Lin mengalahkannya bukan di arena pertandingan sungguhan, hanya di arena pertempuran latihan.

“Hei, bocah tengik. Kau ingin kuhajar lagi, hah?” Wei Lin menunjuknya kasar. Gadis itu menantang.

Bocah pemanah itu tertawa sombong. “Kali ini kau tidak akan bisa mengalahkan aku!”

Yi Xing memicing, memerhatikan Wei Lin dan anak yang tengah terbang itu. Di akademi ini ada murid jenius lain—selain Wei Lin. Dilihat dari pakaiannya, pasti anak ini keturunan bangsawan di kekaisaran Guiyang. Tampilannya berbeda.

“Kau harus merasakan kekuatan baruku, gadis angkuh!” Bocah itu bernama Tian Heng. Dia memang suka mencari perkara.

Dalam hitungan detik, Tian Heng langsung mengeluarkan kekuatan besarnya. Menyerang Wei Lin tanpa aba-aba. Untungnya kekuatan kecepatan Wei Lin tak kalah. Dengan sigap dia langsung memposisikan diri, menghindar, lantas balas menyerang Tian Heng di udara.

“Tehnik pertama, serangan dewi malaikat!” Kekuatan utama Wei Lin dikeluarkan. Itu sukses mengenai sasaran.

Namun perlu diingat, Tian Heng kali ini tidak mau dikalahkan sama sekali. Dia tidak akan dipermalukan dua kali. Sehingga dengan kekuatannya, dia mampu membuat tameng dari senjata. Dia berhasil menahan serangan dewi malaikat berkat formasi dari busur panah.

“Tehnik pertama, badai salju!” Tian Heng kembali membalikkan serangan.

Badai salju yang tercipta cukup mengerikan, meski itu kekuatan kecil di mata para saint. Serangan dewi malaikat itu dipukul mundur. Di mata calon saint dengan BR di bawah dua puluh ribu, ini adalah kekuatan yang cukup mengerikan. Bahkan Wei Lin juga terdorong di udara. Untungnya sayap kupu-kupu roh cukup tangguh. Bisa menahan Wei Lin sejauh ini.

Wei Lin menatap sebal. Kali ini dia tidak mengeluarkan kekuatan dewa. Namun langsung menyerang dengan tipe serangan cepat. Ini cukup efektif membuat Tian Heng kewalahan.

“Kecepatan petir!” Wei Lin berseru lagi. Serangannya jauh lebih cepat.

Tian Heng untuk sesaat hanya bisa menahannya. Selain itu, dia juga sudah terpukul berkali-kali oleh serangan tipe kecepatan ini. Hingga dia akhirnya menemukan titik terbaik untuk membalas.

Tian Heng berhasil mendapatkan kaki Wei Lin. Dengan cepat dia menghempaskan tubuh musuhnya itu ke tanah. Wei Lin ceroboh. Sebelum badannya jatuh, Yi Xing sigap membantu. Lekas terbang dan segera menjauhi Wei Lin dari Tian Heng.

“Lihat, kau bahkan tidak bisa mengalahkanku di sini!” Tian Heng tertawa sumbang.

Wei Lin maju, ingin menghajar lagi Tian Heng yang sombong. Tapi tangan Yi Xing berhasil menahannya. “Biarkan aku yang menyelesaikannya.”

“Kau tidak akan bisa. Meskipun battle ranking-mu besar, tapi tehniknya tidak tertandingi!” Wei Lin mengingatkan.

Yi Xing tidak peduli. Dia belum mencobanya. “Aku akan menggunakan tehnik kekuatan semampuku.”

Wei Lin menghela napas sengal. “Hah, kau susah diberitahu!”

Yi Xing maju. Dia menantang. Tian Heng menyeringai di udara. “Battle rangking yang besar. Tetapi belum tentu kau bisa mengalahkan aku! Kau tidak memiliki tehnik apapun.”

“Kau belum mencobanya. Kita tidak tahu siapa yang akan menang.”

Tian Heng tertawa makin sombong. “Rupanya ada pahlawan kesiangan di sini.”

“Mari kita putuskan. Jika aku berhasil mengalahkanmu, maka kau berhenti mencari masalah dengan nona Wei.” Yi Xing berkata lagi. Sayap kupu-kupu roh sudah keluar. Yi Xing telah terbang, menyamai ketinggian Tian Heng.

“Baiklah. Tapi jika kau kalah, maka kalian berdua harus jadi budakku!” Tian Heng balas menantang.

Yi Xing menyanggupi. Maka pertarungan saat itu dimulai. Tian Heng menyerang pertama. Yi Xing tidak tinggal diam. Tipe serangannya juga kekuatan. Sebelum Tian Heng sampai mendekati badannya, Yi Xing sudah berada di belakang sang lawan.

Dalam satu pukulan, Yi Xing berhasil meninju pinggang Tian Heng. Anak itu terpental. Tapi tidak sampai terjatuh di tanah. Dia mengesot di udara. Terdorong cukup keras.

“Baiklah. Rupanya aku terlalu meremehkanmu!” Tian Heng menghapus lelehan darah di sudut bibirnya. Sedetik berikutnya, Tian Heng mengeluarkan lagi tehnik dewanya. “Tehnik pertama, badai salju. Serang!”

Badai salju itu cukup cepat. Yi Xing harus dibuat bergerak lincah. Sebab tiap serangan Tian Heng mengunci. Empat-lima berhasil dihindari. Yi Xing tidak melawan kekuatan ini secara langsung. Tetapi dia tengah memikirkan rencana untuk membalasnya. Badai salju muncul di mana-mana. Dia mengetahui pergerakan Yi Xing. Pusaran itu sangat kencang.

Yi Xing memerhatikan sekitar. Dia harus menemukan titik lumpuh. Dan ya! Yi Xing berhasil mendapatkannya. Satu-satunya kekuatan badai salju, dia tidak menyerang pemiliknya. Justeru dikendalikan. Tian Heng mendengus tertawa. Dia di atas angin. Dia takkan dikalahkan kali ini. Dia pemenangnya.

“Jika aku tidak bisa membalas serangan badai salju, maka aku akan mengembalikan serangan itu pada pemiliknya!” Yi Xing berkata lirih.

Dalam sekejap mata, Yi Xing terbang cepat menuju ke belakang Tian Heng. Bocah itu tidak menyadarinya. Hingga matanya melotot tidak percaya kalau serangan badai salju telah di depan mukanya. Itu sukses menumbangkan sayap burung surga milik Tian Heng. Bocah itu seketika langsung lumpuh, terjatuh ke tanah.

Wei Lin tersenyum penuh kemenangan. “Kau hebat!” ujarnya pada Yi Xing.

“Dia hanya lumpuh sementara. Dua jam lagi dia akan pulih. Ayo kita pergi.” Yi Xing sempat menoleh ke arah Tian Heng.

Sesaat berikutnya, mereka benar-benar pergi. Meninggalkan padang rumput di pinggiran hutan akademi Tianmen. Kemenangan kali ini tidak terlalu memuaskan, sebab Tian Heng tidak kalah telak. Hanya kalah taktik.

Beberapa jam berikutnya, malam, di asrama murid akademi Tianmen.

“Terima kasih.” Wei Lin mendatangi tempat tidur Yi Xing.

Untungnya asrama saat itu sepi. Hanya ada mereka berdua. Murid-murid asrama sedang mengikuti kelas malam. Hanya Wei Lin dan Yi Xing yang telah menyelesaikan kelas mereka bersama guru Mo.

“Lupakan. Aku melakukannya karena kita sesama murid guru Mo.” Yi Xing berdiri.

Wei Lin menundukkan kepalanya. Dia malu. Sebab sudah meremehkan anak desa ini. Meskipun Yi Xing asal-usulnya tidak diketahui, bocah itu nyatanya sopan. Dia menghargai orang lain. Dan ..., Yi Xing bisa dikatakan satu-satunya murid paling tampan di akademi Tianmen. Rambut peraknya sangat cocok dengan penampilan itu. Yi Xing sempurna dalam hal fisik. Wei Lin mengakui itu.

“Ehm ..., aku minta maaf jika selama ini telah membuatmu kesal.” Wei Lin mencicit pelan.

Yi Xing menoleh ke arah gadis itu. “Aku tidak merasakannya.”

“Benarkah?” Mata Wei Lin mendadak berbinar.

Yi Xing mengangguk. “Kita sesama murid guru Mo. Tidak perlu ada perselisihan.”

“Apakah kita bisa berteman?” tanya Wei Lin.

Yi Xing mengangguk lagi. “Tentu.”

Maka malam itu keduanya resmi menjadi teman akrab.

Terpopuler

Comments

Jemmy Mangkey

Jemmy Mangkey

⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐

2024-05-16

0

Sintapriyanti Andini

Sintapriyanti Andini

ntar lama2 manja deh tuh cwekya. apa2 ngadu minta bntu...lengket bgtt nempel terus

2024-05-05

1

lihat semua
Episodes
1 01 — Tinggal Bersama Guru Mo
2 02 — Berburu Binatang Iblis
3 03 — Tehnik Bawaan
4 04 — BR 25K
5 05 — Serangan Wei Lin
6 06 — Tehnik Kupu-kupu Roh
7 07 — Latihan di Arena Pertandingan
8 08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman
9 09 — Batu Loncatan
10 10 — Iblis Rubah Sembilan Ekor
11 11 — Latihan Pedang
12 12 — Cincin Dewa Baru
13 13 — Hutan Perbatasan
14 14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi
15 15 — Hari Pertandingan
16 16 — Anak Desa Tanpa Orang Tua
17 17 — Klasemen Sementara
18 18 — Yu Chan & Yu Lingzhi
19 19 — Di Bawah Tekanan
20 20 — Penghinaan Yi Xing
21 21 — Siapa yang Lebih Cantik?
22 22 — Wei Lin Nomor 1
23 23 — Yi Xing Melawan Tian Heng
24 24 — Dikirim ke Akademi Guiyang
25 25 — Pembunuh Bertopeng
26 26 — Rumah Kayu Bibi Ning
27 27 — Reruntuhan Kota
28 28 — Hampir Saja Pingsan
29 29 — Latihan Kesabaran
30 30 — Pedang Cincin Bulan
31 31 — Harus Lebih Kuat
32 32 — Black Hole
33 33 — Asal-usul Yi Xing
34 34 — Dua Demi God
35 35 — Dikalahkan Saint Murong
36 36 — Rambut Hitam & Putih
37 37 — Yihua Berambut Hitam
38 38 — Emosi yang Meletup-letup
39 39 — BR 100K
40 40 — Dicium Gadis Asing
41 41 — Cantik & Enak Dipandang
42 42 — Tulang Dewa
43 43 — Tehnik Kolam Semesta
44 44 — Kekalahan Kedua
45 45 — Jarum Beracun
46 46 — Saint Pembunuh
47 47 — Perasaan Berdebar
48 48 — Murid Akademi Lanba
49 49 — Guru Ling
50 50 — Kontes Liar
51 51 — Menantang Huo Lu
52 52 — Menang Lagi
53 53 — Pemenang Kontes Liar
54 54 — Masalah Besar
55 55 — Jalan Iblis
56 56 — Demi Ayah & Ibu
57 57 — Melawan He Tian Xing
58 58 — Tidak Bisa Diremehkan
59 59 — Binatang Iblis Laba-laba
60 60 — Jenius Akademi
61 61 — Kapten Perjalanan
62 62 — Kolam Keabadian
63 63 — Misteri Terungkap
64 64 — Penampilan Berubah
65 65 — Souvernir Jepit Rambut
66 66 — 1 Juta Battle Point
67 67 — Yi Xing Memilih Wei Lin
68 68 — Balai Suci Dewa
69 69 — Guru Mo vs Saint Dugu & Jilong
70 70 — Jalur Iblis (2)
71 71 — BR 292K
72 72 — Murid Kebanggaan
73 73 — Taktik Yi Xing
74 74 — Melawan Xu Shan
75 75 — Melawan Yixue
76 76 — Latihan Fisik
77 77 — Pertandingan Hampir Tiba
78 78 — MVP Pertama
79 79 — Ketua Tim Akademi Xiangxi
80 80 — Peringatan Wei Lin
81 81 — Bei Bei Kesal
82 82 — Bertemu Wei Muyang
83 83 — Tuan Putri Gu Liena
84 84 — Xu Shan MVP
85 85 — Gu Jin Yang
86 86 — Puncak Klasemen
87 87 — Bertemu Kaisar
88 88 — Peringkat Ketiga
89 89 — Sebuah Alasan
90 90 — Tianmen Nomor 2
91 91 — Jamuan Mewah
92 92 — Pusaran Bambu
93 93 — Tianmen Juara Grup
94 94 — Memandang Tinggi
95 95 — Penjaga Turret
96 96 — Masalah Pertunangan
97 97 — Melawan Tim Akademi Api
98 98 — Taktik Berubah
99 99 — Masa Lalu Guru Ling (End Season 1)
100 100 — Aku Menyukaimu (Season 2)
101 101 — Kemenangan Tak Terkalahkan
102 102 — Binatang Iblis
103 103 — Phoenix Es Giok
104 104 — Berhasil Dikalahkan
105 105 — Rencana Lulus
106 106 — Tim Racun
107 107 — Asap Hitam
108 108 — Puncak Klasemen
109 109 — Emosi Meledak-ledak
110 110 — Yi Xing Kalah
111 111 — Kekuatan Ganda
112 112 — Mengakui Kekalahan
113 113 — Tim Monster
114 114 — Pohon Emas Suci
115 115 — Berangkat Menuju ke Kota Ni
116 116 — Binatang Iblis Serigala
117 117 — Kelompok Saint Pembunuh
118 118 — Mengalahkan Saint Pembunuh
119 119 — Penjahat Luar Pulau
120 120 — Pilar Iblis ke-65
121 121 — Pergi ke Utara
122 122 — Iblis Raksasa
123 123 — Jatuh Tak Berdaya
124 124 — Membangun Ulang Kota Ni
125 125 — Wei Zhou Menggoda
126 126 — Lima Saint Pendukung
127 127 — Penyatuan Elemen
128 128 — Memurnikan Tehnik Penyatuan
129 129 — Tehnik Penyatuan Berhasil
130 130 — Lari 100 Putaran
131 131 — Xu Shan Melawan Pemuda Sombong
132 132 — Sudah Sepadan
133 133 — Surat Peringatan
134 134 — Serangan Musuh
135 135 — Serangan Ular Raksasa
136 136 — Ledakan Bunga Es
137 137 — Mengalahkan Ular Raksasa
138 138 — Pertarungan Tak Seimbang
139 139 — Terkuat Ditumpaskan
140 140 — Saint Pelindung & Saint Penyerang
141 141 — Bantuan Datang
142 142 — Cocok Berteman
143 143 — Tuan Muda Gu
144 144 — Kota di Provinsi Anle
145 145 — Perasaan Ling Zhu
146 146 — Tiba di Kota Bulao
147 147 — Racun Dingin
148 148 — Darah Merah
149 149 — Racun yang Merepotkan
150 150 — Tim Pembuka Pertandingan
151 151 — Racun Rusa Merah
152 152 — Lama Tidak Bertemu
153 153 — Aib Negara
154 154 — Diselamatkan Kakek
155 155 — Akademi Agung
156 156 — Pangeran Berulah
157 157 — Sangat Hebat
158 158 — Akademi Dewi Malaikat
159 159 — Bertemu Feng Mian
160 160 — Identitas Penting
161 161 — Domain Void Padat
162 162 — Racun Pengikis Jiwa
163 163 — Formasi Emas
164 164 — Membohongi Perasaan
165 165 — Rahasia Xu Shan
166 166 — Bunga Aprikot Api & Air
167 167 — Menghajar Xu Yang
168 168 — Tianmen Kalah
169 169 — Tidak Akan Tampil
170 170 — Pertandingan Tanpa Yi Xing & Xu Shan
171 171 — Pembunuh Xu Shan
172 172 — Wei Lin Dikalahkan
173 173 — Di Luar Dugaan
174 174 — Binatang Roh Laba-laba
175 175 — Kemenangan Tanpa Diunggulkan
176 176 — Membawa Senior Xu
177 177 — Menyusun Taktik
178 178 — Menggelora Semangat
179 179 — Ling Yan Dilemma
180 180 — Kondisi Yi Xing
181 181 — Xu Shan Sudah Pulih
182 182 — Semua Orang Terkejut
183 183 — Akademi Dewi Malaikat Kalah
184 184 — Ling Zhu Menemui Guru Ling
185 185 — Perintah Kaisar
186 186 — Monster Tanah
187 187 — Negosiasi Liu Ya
188 188 — Aku Tahu Caranya
189 189 — Dipaksa Mengalah
190 190 — Membantu Balas Dendam
191 191 — Pengorbanan Jiwa
192 192 — Cincin Kedelapan
193 193 — Mahkota Dewa
194 194 — Ge Renzhu
195 195 — Senjata Roh
196 196 — Domain Hitam-Putih
197 197 — Reputasi Ketua Tim
198 198 — Kota Megah
199 199 — Menikahi Wei Lin (End Season 2)
200 200 — Tehnik Terbaru Yi Xing
201 201 — Bei Bei Penasaran
202 202 — Tehnik Replika
203 203 — Kesan yang Kuat
204 204 — Melawan Akademi Han
205 205 — Hua Jinma Memperingati
206 206 — Pengorbanan Berkali-kali
207 207 — Tim Pertama
208 208 — Dunia Ilusi
209 209 — Putri Klan Wei
210 210 — Peringkat Empat
211 211 — Formasi Bintang Jatuh
212 212 — Perusak Mental
213 213 — Cincin Dewa Terungkap
214 214 — Sebuah Fenomena
Episodes

Updated 214 Episodes

1
01 — Tinggal Bersama Guru Mo
2
02 — Berburu Binatang Iblis
3
03 — Tehnik Bawaan
4
04 — BR 25K
5
05 — Serangan Wei Lin
6
06 — Tehnik Kupu-kupu Roh
7
07 — Latihan di Arena Pertandingan
8
08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman
9
09 — Batu Loncatan
10
10 — Iblis Rubah Sembilan Ekor
11
11 — Latihan Pedang
12
12 — Cincin Dewa Baru
13
13 — Hutan Perbatasan
14
14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi
15
15 — Hari Pertandingan
16
16 — Anak Desa Tanpa Orang Tua
17
17 — Klasemen Sementara
18
18 — Yu Chan & Yu Lingzhi
19
19 — Di Bawah Tekanan
20
20 — Penghinaan Yi Xing
21
21 — Siapa yang Lebih Cantik?
22
22 — Wei Lin Nomor 1
23
23 — Yi Xing Melawan Tian Heng
24
24 — Dikirim ke Akademi Guiyang
25
25 — Pembunuh Bertopeng
26
26 — Rumah Kayu Bibi Ning
27
27 — Reruntuhan Kota
28
28 — Hampir Saja Pingsan
29
29 — Latihan Kesabaran
30
30 — Pedang Cincin Bulan
31
31 — Harus Lebih Kuat
32
32 — Black Hole
33
33 — Asal-usul Yi Xing
34
34 — Dua Demi God
35
35 — Dikalahkan Saint Murong
36
36 — Rambut Hitam & Putih
37
37 — Yihua Berambut Hitam
38
38 — Emosi yang Meletup-letup
39
39 — BR 100K
40
40 — Dicium Gadis Asing
41
41 — Cantik & Enak Dipandang
42
42 — Tulang Dewa
43
43 — Tehnik Kolam Semesta
44
44 — Kekalahan Kedua
45
45 — Jarum Beracun
46
46 — Saint Pembunuh
47
47 — Perasaan Berdebar
48
48 — Murid Akademi Lanba
49
49 — Guru Ling
50
50 — Kontes Liar
51
51 — Menantang Huo Lu
52
52 — Menang Lagi
53
53 — Pemenang Kontes Liar
54
54 — Masalah Besar
55
55 — Jalan Iblis
56
56 — Demi Ayah & Ibu
57
57 — Melawan He Tian Xing
58
58 — Tidak Bisa Diremehkan
59
59 — Binatang Iblis Laba-laba
60
60 — Jenius Akademi
61
61 — Kapten Perjalanan
62
62 — Kolam Keabadian
63
63 — Misteri Terungkap
64
64 — Penampilan Berubah
65
65 — Souvernir Jepit Rambut
66
66 — 1 Juta Battle Point
67
67 — Yi Xing Memilih Wei Lin
68
68 — Balai Suci Dewa
69
69 — Guru Mo vs Saint Dugu & Jilong
70
70 — Jalur Iblis (2)
71
71 — BR 292K
72
72 — Murid Kebanggaan
73
73 — Taktik Yi Xing
74
74 — Melawan Xu Shan
75
75 — Melawan Yixue
76
76 — Latihan Fisik
77
77 — Pertandingan Hampir Tiba
78
78 — MVP Pertama
79
79 — Ketua Tim Akademi Xiangxi
80
80 — Peringatan Wei Lin
81
81 — Bei Bei Kesal
82
82 — Bertemu Wei Muyang
83
83 — Tuan Putri Gu Liena
84
84 — Xu Shan MVP
85
85 — Gu Jin Yang
86
86 — Puncak Klasemen
87
87 — Bertemu Kaisar
88
88 — Peringkat Ketiga
89
89 — Sebuah Alasan
90
90 — Tianmen Nomor 2
91
91 — Jamuan Mewah
92
92 — Pusaran Bambu
93
93 — Tianmen Juara Grup
94
94 — Memandang Tinggi
95
95 — Penjaga Turret
96
96 — Masalah Pertunangan
97
97 — Melawan Tim Akademi Api
98
98 — Taktik Berubah
99
99 — Masa Lalu Guru Ling (End Season 1)
100
100 — Aku Menyukaimu (Season 2)
101
101 — Kemenangan Tak Terkalahkan
102
102 — Binatang Iblis
103
103 — Phoenix Es Giok
104
104 — Berhasil Dikalahkan
105
105 — Rencana Lulus
106
106 — Tim Racun
107
107 — Asap Hitam
108
108 — Puncak Klasemen
109
109 — Emosi Meledak-ledak
110
110 — Yi Xing Kalah
111
111 — Kekuatan Ganda
112
112 — Mengakui Kekalahan
113
113 — Tim Monster
114
114 — Pohon Emas Suci
115
115 — Berangkat Menuju ke Kota Ni
116
116 — Binatang Iblis Serigala
117
117 — Kelompok Saint Pembunuh
118
118 — Mengalahkan Saint Pembunuh
119
119 — Penjahat Luar Pulau
120
120 — Pilar Iblis ke-65
121
121 — Pergi ke Utara
122
122 — Iblis Raksasa
123
123 — Jatuh Tak Berdaya
124
124 — Membangun Ulang Kota Ni
125
125 — Wei Zhou Menggoda
126
126 — Lima Saint Pendukung
127
127 — Penyatuan Elemen
128
128 — Memurnikan Tehnik Penyatuan
129
129 — Tehnik Penyatuan Berhasil
130
130 — Lari 100 Putaran
131
131 — Xu Shan Melawan Pemuda Sombong
132
132 — Sudah Sepadan
133
133 — Surat Peringatan
134
134 — Serangan Musuh
135
135 — Serangan Ular Raksasa
136
136 — Ledakan Bunga Es
137
137 — Mengalahkan Ular Raksasa
138
138 — Pertarungan Tak Seimbang
139
139 — Terkuat Ditumpaskan
140
140 — Saint Pelindung & Saint Penyerang
141
141 — Bantuan Datang
142
142 — Cocok Berteman
143
143 — Tuan Muda Gu
144
144 — Kota di Provinsi Anle
145
145 — Perasaan Ling Zhu
146
146 — Tiba di Kota Bulao
147
147 — Racun Dingin
148
148 — Darah Merah
149
149 — Racun yang Merepotkan
150
150 — Tim Pembuka Pertandingan
151
151 — Racun Rusa Merah
152
152 — Lama Tidak Bertemu
153
153 — Aib Negara
154
154 — Diselamatkan Kakek
155
155 — Akademi Agung
156
156 — Pangeran Berulah
157
157 — Sangat Hebat
158
158 — Akademi Dewi Malaikat
159
159 — Bertemu Feng Mian
160
160 — Identitas Penting
161
161 — Domain Void Padat
162
162 — Racun Pengikis Jiwa
163
163 — Formasi Emas
164
164 — Membohongi Perasaan
165
165 — Rahasia Xu Shan
166
166 — Bunga Aprikot Api & Air
167
167 — Menghajar Xu Yang
168
168 — Tianmen Kalah
169
169 — Tidak Akan Tampil
170
170 — Pertandingan Tanpa Yi Xing & Xu Shan
171
171 — Pembunuh Xu Shan
172
172 — Wei Lin Dikalahkan
173
173 — Di Luar Dugaan
174
174 — Binatang Roh Laba-laba
175
175 — Kemenangan Tanpa Diunggulkan
176
176 — Membawa Senior Xu
177
177 — Menyusun Taktik
178
178 — Menggelora Semangat
179
179 — Ling Yan Dilemma
180
180 — Kondisi Yi Xing
181
181 — Xu Shan Sudah Pulih
182
182 — Semua Orang Terkejut
183
183 — Akademi Dewi Malaikat Kalah
184
184 — Ling Zhu Menemui Guru Ling
185
185 — Perintah Kaisar
186
186 — Monster Tanah
187
187 — Negosiasi Liu Ya
188
188 — Aku Tahu Caranya
189
189 — Dipaksa Mengalah
190
190 — Membantu Balas Dendam
191
191 — Pengorbanan Jiwa
192
192 — Cincin Kedelapan
193
193 — Mahkota Dewa
194
194 — Ge Renzhu
195
195 — Senjata Roh
196
196 — Domain Hitam-Putih
197
197 — Reputasi Ketua Tim
198
198 — Kota Megah
199
199 — Menikahi Wei Lin (End Season 2)
200
200 — Tehnik Terbaru Yi Xing
201
201 — Bei Bei Penasaran
202
202 — Tehnik Replika
203
203 — Kesan yang Kuat
204
204 — Melawan Akademi Han
205
205 — Hua Jinma Memperingati
206
206 — Pengorbanan Berkali-kali
207
207 — Tim Pertama
208
208 — Dunia Ilusi
209
209 — Putri Klan Wei
210
210 — Peringkat Empat
211
211 — Formasi Bintang Jatuh
212
212 — Perusak Mental
213
213 — Cincin Dewa Terungkap
214
214 — Sebuah Fenomena

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!