14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi

“Hei, kau dari mana saja? Kenapa selarut ini kau baru kembali?” Wei Lin menegur di depan pintu masuk asrama.

Yi Xing tidak menjawab. Dia dingin hari ini. Wei Lin menyadari perubahan sikap anak desa itu. Wei Lin memerhatikan tubuh Yi Xing. Dia terluka. Bajunya robek beberapa bagian. Ada noda darah juga.

Saat kaki Yi Xing menginjak lantai masuk asrama, dia hampir tumbang. Wei Lin segera menyambut badannya sebelum jatuh pingsan. Yi Xing hampir tidak bertenaga dan lelah.

“Kau terluka. Kau dari mana? Apa yang kau lakukan seharian ini.” Wei Lin memberondong pertanyaan. Kakinya membawa langkah Yi Xing menuju ke tempat tidur.

Yi Xing menarik napas sengal. Dia sudah berbaring di atas tempat tidur. Wei Lin pergi sesaat, membawa ember kayu dan kain untuk membersihkan badan Yi Xing.

Anak itu terkenang kejadian tadi. Saat dia hampir mati diserang binatang iblis harimau. Cakar itu tajam, mengerikan. Kurang dari satu senti meter, hampir mencungkil bola mata Yi Xing. Jika saja dia tidak gesit menghindar. Untungnya kecepatan cahayanya berhasil membawa Yi Xing mengelak.

Dia terbang di udara. Dalam sekian detik, dia mengeluarkan lagi tehnik berikutnya.

“Tehnik ketiga, pesona dewi, serang!” Kekuatan Yi Xing memerangkap tubuh binatang iblis.

Yi Xing menyerangnya dari udara. Binatang itu terdorong mundur. Memanfaatkan kesempatan, Yi Xing mengeluarkan kekuatannya yang lain.

“Tehnik pertama, hujan pedang!” Roh pedang lagi-lagi menjadi tehnik Yi Xing berikutnya. Tehnik ini menghujani badan binatang iblis berkali-kali. Bahkan ratusan kali. Tidak ada hentinya.

Yi Xing kehabisan tenaga. Dia kelelahan. Tubuhnya tumbang. Perlahan sayap kupu-kupu kembali lenyap. Batasannya berakhir. Yi Xing terjun pelan ke tanah. Dia memuntahkan darah. Semua tehnik telah dicoba. Satu-satunya tehnik yang tidak dipakai adalah tehnik kupu-kupu roh. Itu belum cukup kuat menghadapi musuh kuat. Tehnik ini hanya untuk bertahan dan terbang saja.

Yi Xing mengira kalau semuanya sudah berakhir. Sayangnya belum. Binatang Iblis meskipun terluka, tetapi masih memiliki tenaga untuk menyerang. Battle ranking-nya lima puluh ribu, binatang iblis ini cukup tangguh.

Cakar tajamnya menyangsang wajah Yi Xing lagi. Bocah sembilan tahun itu menahannya dengan pedang di tangan. Pedang besar. Sekuat tenaga dia menghalau. Sayangnya, satu pukulan cakar kiri binatang iblis mampu menumbangkan Yi Xing.

Bocah itu terpental jauh. Punggungnya menabrak batu di belakangnya. Badan terguling-guling. Sampai retak bebatuan itu. Binatang iblis melancarkan serangan lagi, berlari cepat, cakar siap menerkam mangsa.

Dalam situasi ini, Yi Xing tidak mau mati. Dia akan berusaha melawan. Belum saatnya dia tewas mengenaskan. Sebab masih banyak hal yang harus diselesaikannya di dalam kehidupan ini. Matanya terpejam, tangan kanan di depan dada.

“Tehnik penyatuan, pesona dewi, tehnik keempat, serangan mematikan. Lenyapkan!”

Bum! Serangan ini adalah serangan terkuat Yi Xing. Dia menghabiskan seluruh tenaga untuk mengumpulkannya. Sebelum cakar harimau iblis merobek kulit Yi Xing, cahaya tajam berhasil memutuskan leher binatang itu.

Dalam satu detik, dia tewas. Tubuhnya terpisah dua. Darah binatang itu hijau pekat. Yi Xing menatap jijik. Napas anak itu terengah-engah.

Pedang tajamnya merobek belakang punggung binatang iblis. Yi Xing mengeluarkan sesuatu dari sana. Tulang dewa dua puluh ribu tahun. Ini akan cocok dengan Wei Lin. Tipe serangan mereka sama-sama di samping.

“Kau membuatku penasaran. Latihan apa yang membuatmu bisa terluka separah ini?” Wei Lin berbicara sembari tangannya mengobati luka luar Yi Xing.

“Tidak ada.”

“Huh.” Wei Lin mendengus. Urusannya sudah selesai.

Yi Xing sudah diobati. Sudah berganti pakaian. Gadis kecil itu akan pergi, beranjak dari sana. Tapi tangan kanannya ditarik Yi Xing.

“Aku memiliki hadiah untukmu.”

“Apa?”

Yi Xing mengeluarkan tulang dewa yang didapatkannya siang tadi. Diserahkan kepada Wei Lin. Gadis itu sempat mengerutkan keningnya. Tulang dewa itu bisa dipakai untuk mengisi tehnik pertama cincin dewa.

“Kau mendapatkannya dari mana?” tanya Wei Lin.

“Ambilah. Itu cocok untukmu. Sama-sama tipe penyerang sayap kiri.”

Wei Lin menghela napas. Otaknya jadi berpikir banyak hal. Rupanya ini alasan kenapa Yi Xing terluka seperti ini. Untungnya dia tidak kenapa-kenapa. Dan ini juga alasan kenapa Yi Xing hilang seharian ini. Pergi entah ke mana.

“Jika guru tahu, dia pasti akan sangat marah.”

“Jangan katakan apapun padanya.” Yi Xing meminta.

Wei Lin menggeleng pelan. Jika diminta demikian, maka Wei Lin bisa memenuhinya. Perempuan kecil itu menerima pemberian Yi Xing, sesaat sebelum akhirnya meninggalkan asrama. Mengembalikan ember kayu ke tempat semula.

••••

Hari-hari berlalu.

Guru Mo takjub dengan kemajuan Wei Lin dan Yi Xing. Setiap hari dia memerhatikan perkembangan dua anak itu. Seperti hari ini, guru Mo memerhatikan Yi Xing melatih ilmu pedang bersama Wei Lin. Di tempat biasa. Di padang rumput hijau luas. Dekat dengan hutan akademi.

Kemarin Wei Lin dan Yi Xing berlatih di perpustakaan akademi, mempelajari teori-teori serangan dalam pertandingan seleksi calon saint. Wei Lin ketularan hobi membaca manuskrip-manuskrip kuno peninggalan tetua akademi.

“Semenjak mengenal anak itu, Lin’er menjadi lebih disiplin.” Kakek tetua di keluarga Wei Lin berkomentar.

Dia berdiri tidak jauh dari tempat cucunya berlatih. Di sampingnya ada guru Mo. Tetua itu mengurut janggut putihnya yang tebal. Tangan kanan memegang tongkat besi dengan kepala ukiran singa. Dia sudah bungkuk. Amat sepuh. Umurnya di atas dua ratus tahun.

“Kebersamaan membuat mereka menjadi memahami sifat satu dan yang lainnya.” Guru Mo menambahkan.

Kakek menatap guru Mo. “Terima kasih atas pengajaran Anda selama ini, Master Mo.”

“Anak-anak memiliki kemauan yang keras. Mereka sangat berusaha. Itu adalah usaha terbaik mereka.”

“Ehm ..., kompetisi calon saint sebentar lagi akan tiba. Apakah anak-anak ini mampu berdiri di lima besar calon saint terkuat?” Pak tua menggiring opini ke percakapan berikutnya. Tangan mengusap janggutnya lagi.

“Melihat perkembangan mereka, aku yakin keduanya bisa berdiri di puncak. Terlebih, aku melihat beberapa murid masih belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kecuali Wei Lin dan Tian Heng.” Guru Mo balas menjawab.

Kakek balik badan, melangkah pelan. “Aku berharap mereka bisa masuk ke dalam akademi Guiyang. Membuat perubahan besar untuk nama baik akademi Tianmen.”

Setelah percakapan itu, kedua memilih kembali ke akademi. Sedangkan Wei Lin dan Yi Xing tetap melanjutkan latihan mereka. Sekali serangan ilmu pedang Wei Lin menyasar ke arah batu. Membuat batu besar di sana hancur berkeping-keping. Tidak puas hanya sekali, tehnik hujan seribu pedang masih menyasar batu-batu yang lebih besar di sana.

“Kau ingin mencobanya denganku?” Wei Lin menantang. Dia sudah menyelesaikan tahap kultivasi cincin dewanya. Tentu saja berkat tulang dewa yang Yi Xing beri.

Yi Xing memerhatikan lamat-lamat. Wei Lin telah memasuki BR tiga puluh satu ribu. Yi Xing tertinggal. Padahal tiga tahun lalu dia masih di atas anak ini.

Waktu juga tidak terasa cepat berlalu. Sudah tiga tahun Yi Xing bersembunyi di akademi ini. Tinggal di asrama, kadang kala berkeliling kota, mencari pekerjaan sampingan.

“Aku tidak yakin aku bisa mengalahkanmu.” Yi Xing berkata lirih.

Namun demikian, dia tetap mengangkat senjatanya. Pedang pemberian guru. Tetapi pedang itu sudah dimodifikasi. Yi Xing menempanya dengan menambahkan bebatuan mulia, hasil membeli di pasar kota. Yi Xing tiga tahun terakhir juga banyak mempelajari ilmu pedang dari buku-buku di perpustakaan akademi.

Wei Lin menyeringai. Dia juga mengeluarkan pedangnya. Pedang guntur. Dia bisa hilang dan datang sesuka hati saat Wei Lin memanggilnya.

“Siapa bilang kau akan kalah dariku? Ingat, battle ranking hanyalah angka. Keterampilan yang menentukan. Lagi pula, kau pernah mengalahkan binatang iblis yang level BR-nya lima puluh ribu. Kau jangan lupakan itu!” Wei Lin mengingatkan.

Ya, Yi Xing tidak akan lupa. Dia memang pernah mengalahkan iblis binatang itu. Bahkan tulang dewanya berhasil Yi Xing berikan kepada gadis di depannya ini.

“Tehnik kedua, pedang roh!” Yi Xing mulai menyerang.

Pedangnya terbang ke sana-sini, menyerang Wei Lin pertama. Dia mengendalikan dengan pikirannya. Yi Xing hanya menggerakkan tangannya. Sedangkan pedang itu bergerak menebas Wei Lin.

Gadis itu melakukan perlawanan. Dua-tiga serangan Yi Xing dipatahkan. Beberapa pedang roh terpental, jatuh menancap ke tanah. Wei Lin menyeringai lagi, ini kesempatannya membalas serangan pedang roh Yi Xing.

“Tehnik kedua, pedang guntur, serang!” Wei Lin terbang di udara. Sayap kupu-kupu roh mengangkatnya setinggi tujuh meter.

Dengan gerakan tangannya, pedang guntur melakukan serangan balik. Yi Xing menangkis setiap serangan beruntun pedang itu. Suara dentingan tak terelakan.

“Tehnik pertama, pesona dewi!” Yi Xing mengeluarkan kekuatannya yang sudah biasa Wei Lin lihat.

Tehnik itu berhasil memblokir serangan pedang guntur. Pedang itu menyerang cepat dan berkali-kali, membuat dentingan ribut.

Terpopuler

Comments

Jemmy Mangkey

Jemmy Mangkey

⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐

2024-05-16

0

Sintapriyanti Andini

Sintapriyanti Andini

kyaya mc nya perlu berpetualang tuk menaikan ilmuya deh biar lbih byk komplik n lbih seru bcaya..jgn hnya sebatas bljar di akademi..

2024-05-05

1

lihat semua
Episodes
1 01 — Tinggal Bersama Guru Mo
2 02 — Berburu Binatang Iblis
3 03 — Tehnik Bawaan
4 04 — BR 25K
5 05 — Serangan Wei Lin
6 06 — Tehnik Kupu-kupu Roh
7 07 — Latihan di Arena Pertandingan
8 08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman
9 09 — Batu Loncatan
10 10 — Iblis Rubah Sembilan Ekor
11 11 — Latihan Pedang
12 12 — Cincin Dewa Baru
13 13 — Hutan Perbatasan
14 14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi
15 15 — Hari Pertandingan
16 16 — Anak Desa Tanpa Orang Tua
17 17 — Klasemen Sementara
18 18 — Yu Chan & Yu Lingzhi
19 19 — Di Bawah Tekanan
20 20 — Penghinaan Yi Xing
21 21 — Siapa yang Lebih Cantik?
22 22 — Wei Lin Nomor 1
23 23 — Yi Xing Melawan Tian Heng
24 24 — Dikirim ke Akademi Guiyang
25 25 — Pembunuh Bertopeng
26 26 — Rumah Kayu Bibi Ning
27 27 — Reruntuhan Kota
28 28 — Hampir Saja Pingsan
29 29 — Latihan Kesabaran
30 30 — Pedang Cincin Bulan
31 31 — Harus Lebih Kuat
32 32 — Black Hole
33 33 — Asal-usul Yi Xing
34 34 — Dua Demi God
35 35 — Dikalahkan Saint Murong
36 36 — Rambut Hitam & Putih
37 37 — Yihua Berambut Hitam
38 38 — Emosi yang Meletup-letup
39 39 — BR 100K
40 40 — Dicium Gadis Asing
41 41 — Cantik & Enak Dipandang
42 42 — Tulang Dewa
43 43 — Tehnik Kolam Semesta
44 44 — Kekalahan Kedua
45 45 — Jarum Beracun
46 46 — Saint Pembunuh
47 47 — Perasaan Berdebar
48 48 — Murid Akademi Lanba
49 49 — Guru Ling
50 50 — Kontes Liar
51 51 — Menantang Huo Lu
52 52 — Menang Lagi
53 53 — Pemenang Kontes Liar
54 54 — Masalah Besar
55 55 — Jalan Iblis
56 56 — Demi Ayah & Ibu
57 57 — Melawan He Tian Xing
58 58 — Tidak Bisa Diremehkan
59 59 — Binatang Iblis Laba-laba
60 60 — Jenius Akademi
61 61 — Kapten Perjalanan
62 62 — Kolam Keabadian
63 63 — Misteri Terungkap
64 64 — Penampilan Berubah
65 65 — Souvernir Jepit Rambut
66 66 — 1 Juta Battle Point
67 67 — Yi Xing Memilih Wei Lin
68 68 — Balai Suci Dewa
69 69 — Guru Mo vs Saint Dugu & Jilong
70 70 — Jalur Iblis (2)
71 71 — BR 292K
72 72 — Murid Kebanggaan
73 73 — Taktik Yi Xing
74 74 — Melawan Xu Shan
75 75 — Melawan Yixue
76 76 — Latihan Fisik
77 77 — Pertandingan Hampir Tiba
78 78 — MVP Pertama
79 79 — Ketua Tim Akademi Xiangxi
80 80 — Peringatan Wei Lin
81 81 — Bei Bei Kesal
82 82 — Bertemu Wei Muyang
83 83 — Tuan Putri Gu Liena
84 84 — Xu Shan MVP
85 85 — Gu Jin Yang
86 86 — Puncak Klasemen
87 87 — Bertemu Kaisar
88 88 — Peringkat Ketiga
89 89 — Sebuah Alasan
90 90 — Tianmen Nomor 2
91 91 — Jamuan Mewah
92 92 — Pusaran Bambu
93 93 — Tianmen Juara Grup
94 94 — Memandang Tinggi
95 95 — Penjaga Turret
96 96 — Masalah Pertunangan
97 97 — Melawan Tim Akademi Api
98 98 — Taktik Berubah
99 99 — Masa Lalu Guru Ling (End Season 1)
100 100 — Aku Menyukaimu (Season 2)
101 101 — Kemenangan Tak Terkalahkan
102 102 — Binatang Iblis
103 103 — Phoenix Es Giok
104 104 — Berhasil Dikalahkan
105 105 — Rencana Lulus
106 106 — Tim Racun
107 107 — Asap Hitam
108 108 — Puncak Klasemen
109 109 — Emosi Meledak-ledak
110 110 — Yi Xing Kalah
111 111 — Kekuatan Ganda
112 112 — Mengakui Kekalahan
113 113 — Tim Monster
114 114 — Pohon Emas Suci
115 115 — Berangkat Menuju ke Kota Ni
116 116 — Binatang Iblis Serigala
117 117 — Kelompok Saint Pembunuh
118 118 — Mengalahkan Saint Pembunuh
119 119 — Penjahat Luar Pulau
120 120 — Pilar Iblis ke-65
121 121 — Pergi ke Utara
122 122 — Iblis Raksasa
123 123 — Jatuh Tak Berdaya
124 124 — Membangun Ulang Kota Ni
125 125 — Wei Zhou Menggoda
126 126 — Lima Saint Pendukung
127 127 — Penyatuan Elemen
128 128 — Memurnikan Tehnik Penyatuan
129 129 — Tehnik Penyatuan Berhasil
130 130 — Lari 100 Putaran
131 131 — Xu Shan Melawan Pemuda Sombong
132 132 — Sudah Sepadan
133 133 — Surat Peringatan
134 134 — Serangan Musuh
135 135 — Serangan Ular Raksasa
136 136 — Ledakan Bunga Es
137 137 — Mengalahkan Ular Raksasa
138 138 — Pertarungan Tak Seimbang
139 139 — Terkuat Ditumpaskan
140 140 — Saint Pelindung & Saint Penyerang
141 141 — Bantuan Datang
142 142 — Cocok Berteman
143 143 — Tuan Muda Gu
144 144 — Kota di Provinsi Anle
145 145 — Perasaan Ling Zhu
146 146 — Tiba di Kota Bulao
147 147 — Racun Dingin
148 148 — Darah Merah
149 149 — Racun yang Merepotkan
150 150 — Tim Pembuka Pertandingan
151 151 — Racun Rusa Merah
152 152 — Lama Tidak Bertemu
153 153 — Aib Negara
154 154 — Diselamatkan Kakek
155 155 — Akademi Agung
156 156 — Pangeran Berulah
157 157 — Sangat Hebat
158 158 — Akademi Dewi Malaikat
159 159 — Bertemu Feng Mian
160 160 — Identitas Penting
161 161 — Domain Void Padat
162 162 — Racun Pengikis Jiwa
163 163 — Formasi Emas
164 164 — Membohongi Perasaan
165 165 — Rahasia Xu Shan
166 166 — Bunga Aprikot Api & Air
167 167 — Menghajar Xu Yang
168 168 — Tianmen Kalah
169 169 — Tidak Akan Tampil
170 170 — Pertandingan Tanpa Yi Xing & Xu Shan
171 171 — Pembunuh Xu Shan
172 172 — Wei Lin Dikalahkan
173 173 — Di Luar Dugaan
174 174 — Binatang Roh Laba-laba
175 175 — Kemenangan Tanpa Diunggulkan
176 176 — Membawa Senior Xu
177 177 — Menyusun Taktik
178 178 — Menggelora Semangat
179 179 — Ling Yan Dilemma
180 180 — Kondisi Yi Xing
181 181 — Xu Shan Sudah Pulih
182 182 — Semua Orang Terkejut
183 183 — Akademi Dewi Malaikat Kalah
184 184 — Ling Zhu Menemui Guru Ling
185 185 — Perintah Kaisar
186 186 — Monster Tanah
187 187 — Negosiasi Liu Ya
188 188 — Aku Tahu Caranya
189 189 — Dipaksa Mengalah
190 190 — Membantu Balas Dendam
191 191 — Pengorbanan Jiwa
192 192 — Cincin Kedelapan
193 193 — Mahkota Dewa
194 194 — Ge Renzhu
195 195 — Senjata Roh
196 196 — Domain Hitam-Putih
197 197 — Reputasi Ketua Tim
198 198 — Kota Megah
199 199 — Menikahi Wei Lin (End Season 2)
200 200 — Tehnik Terbaru Yi Xing
201 201 — Bei Bei Penasaran
202 202 — Tehnik Replika
203 203 — Kesan yang Kuat
204 204 — Melawan Akademi Han
205 205 — Hua Jinma Memperingati
206 206 — Pengorbanan Berkali-kali
207 207 — Tim Pertama
208 208 — Dunia Ilusi
209 209 — Putri Klan Wei
210 210 — Peringkat Empat
211 211 — Formasi Bintang Jatuh
212 212 — Perusak Mental
213 213 — Cincin Dewa Terungkap
214 214 — Sebuah Fenomena
Episodes

Updated 214 Episodes

1
01 — Tinggal Bersama Guru Mo
2
02 — Berburu Binatang Iblis
3
03 — Tehnik Bawaan
4
04 — BR 25K
5
05 — Serangan Wei Lin
6
06 — Tehnik Kupu-kupu Roh
7
07 — Latihan di Arena Pertandingan
8
08 — Wei Lin & Yi Xing Berteman
9
09 — Batu Loncatan
10
10 — Iblis Rubah Sembilan Ekor
11
11 — Latihan Pedang
12
12 — Cincin Dewa Baru
13
13 — Hutan Perbatasan
14
14 — Pedang Guntur vs Pesona Dewi
15
15 — Hari Pertandingan
16
16 — Anak Desa Tanpa Orang Tua
17
17 — Klasemen Sementara
18
18 — Yu Chan & Yu Lingzhi
19
19 — Di Bawah Tekanan
20
20 — Penghinaan Yi Xing
21
21 — Siapa yang Lebih Cantik?
22
22 — Wei Lin Nomor 1
23
23 — Yi Xing Melawan Tian Heng
24
24 — Dikirim ke Akademi Guiyang
25
25 — Pembunuh Bertopeng
26
26 — Rumah Kayu Bibi Ning
27
27 — Reruntuhan Kota
28
28 — Hampir Saja Pingsan
29
29 — Latihan Kesabaran
30
30 — Pedang Cincin Bulan
31
31 — Harus Lebih Kuat
32
32 — Black Hole
33
33 — Asal-usul Yi Xing
34
34 — Dua Demi God
35
35 — Dikalahkan Saint Murong
36
36 — Rambut Hitam & Putih
37
37 — Yihua Berambut Hitam
38
38 — Emosi yang Meletup-letup
39
39 — BR 100K
40
40 — Dicium Gadis Asing
41
41 — Cantik & Enak Dipandang
42
42 — Tulang Dewa
43
43 — Tehnik Kolam Semesta
44
44 — Kekalahan Kedua
45
45 — Jarum Beracun
46
46 — Saint Pembunuh
47
47 — Perasaan Berdebar
48
48 — Murid Akademi Lanba
49
49 — Guru Ling
50
50 — Kontes Liar
51
51 — Menantang Huo Lu
52
52 — Menang Lagi
53
53 — Pemenang Kontes Liar
54
54 — Masalah Besar
55
55 — Jalan Iblis
56
56 — Demi Ayah & Ibu
57
57 — Melawan He Tian Xing
58
58 — Tidak Bisa Diremehkan
59
59 — Binatang Iblis Laba-laba
60
60 — Jenius Akademi
61
61 — Kapten Perjalanan
62
62 — Kolam Keabadian
63
63 — Misteri Terungkap
64
64 — Penampilan Berubah
65
65 — Souvernir Jepit Rambut
66
66 — 1 Juta Battle Point
67
67 — Yi Xing Memilih Wei Lin
68
68 — Balai Suci Dewa
69
69 — Guru Mo vs Saint Dugu & Jilong
70
70 — Jalur Iblis (2)
71
71 — BR 292K
72
72 — Murid Kebanggaan
73
73 — Taktik Yi Xing
74
74 — Melawan Xu Shan
75
75 — Melawan Yixue
76
76 — Latihan Fisik
77
77 — Pertandingan Hampir Tiba
78
78 — MVP Pertama
79
79 — Ketua Tim Akademi Xiangxi
80
80 — Peringatan Wei Lin
81
81 — Bei Bei Kesal
82
82 — Bertemu Wei Muyang
83
83 — Tuan Putri Gu Liena
84
84 — Xu Shan MVP
85
85 — Gu Jin Yang
86
86 — Puncak Klasemen
87
87 — Bertemu Kaisar
88
88 — Peringkat Ketiga
89
89 — Sebuah Alasan
90
90 — Tianmen Nomor 2
91
91 — Jamuan Mewah
92
92 — Pusaran Bambu
93
93 — Tianmen Juara Grup
94
94 — Memandang Tinggi
95
95 — Penjaga Turret
96
96 — Masalah Pertunangan
97
97 — Melawan Tim Akademi Api
98
98 — Taktik Berubah
99
99 — Masa Lalu Guru Ling (End Season 1)
100
100 — Aku Menyukaimu (Season 2)
101
101 — Kemenangan Tak Terkalahkan
102
102 — Binatang Iblis
103
103 — Phoenix Es Giok
104
104 — Berhasil Dikalahkan
105
105 — Rencana Lulus
106
106 — Tim Racun
107
107 — Asap Hitam
108
108 — Puncak Klasemen
109
109 — Emosi Meledak-ledak
110
110 — Yi Xing Kalah
111
111 — Kekuatan Ganda
112
112 — Mengakui Kekalahan
113
113 — Tim Monster
114
114 — Pohon Emas Suci
115
115 — Berangkat Menuju ke Kota Ni
116
116 — Binatang Iblis Serigala
117
117 — Kelompok Saint Pembunuh
118
118 — Mengalahkan Saint Pembunuh
119
119 — Penjahat Luar Pulau
120
120 — Pilar Iblis ke-65
121
121 — Pergi ke Utara
122
122 — Iblis Raksasa
123
123 — Jatuh Tak Berdaya
124
124 — Membangun Ulang Kota Ni
125
125 — Wei Zhou Menggoda
126
126 — Lima Saint Pendukung
127
127 — Penyatuan Elemen
128
128 — Memurnikan Tehnik Penyatuan
129
129 — Tehnik Penyatuan Berhasil
130
130 — Lari 100 Putaran
131
131 — Xu Shan Melawan Pemuda Sombong
132
132 — Sudah Sepadan
133
133 — Surat Peringatan
134
134 — Serangan Musuh
135
135 — Serangan Ular Raksasa
136
136 — Ledakan Bunga Es
137
137 — Mengalahkan Ular Raksasa
138
138 — Pertarungan Tak Seimbang
139
139 — Terkuat Ditumpaskan
140
140 — Saint Pelindung & Saint Penyerang
141
141 — Bantuan Datang
142
142 — Cocok Berteman
143
143 — Tuan Muda Gu
144
144 — Kota di Provinsi Anle
145
145 — Perasaan Ling Zhu
146
146 — Tiba di Kota Bulao
147
147 — Racun Dingin
148
148 — Darah Merah
149
149 — Racun yang Merepotkan
150
150 — Tim Pembuka Pertandingan
151
151 — Racun Rusa Merah
152
152 — Lama Tidak Bertemu
153
153 — Aib Negara
154
154 — Diselamatkan Kakek
155
155 — Akademi Agung
156
156 — Pangeran Berulah
157
157 — Sangat Hebat
158
158 — Akademi Dewi Malaikat
159
159 — Bertemu Feng Mian
160
160 — Identitas Penting
161
161 — Domain Void Padat
162
162 — Racun Pengikis Jiwa
163
163 — Formasi Emas
164
164 — Membohongi Perasaan
165
165 — Rahasia Xu Shan
166
166 — Bunga Aprikot Api & Air
167
167 — Menghajar Xu Yang
168
168 — Tianmen Kalah
169
169 — Tidak Akan Tampil
170
170 — Pertandingan Tanpa Yi Xing & Xu Shan
171
171 — Pembunuh Xu Shan
172
172 — Wei Lin Dikalahkan
173
173 — Di Luar Dugaan
174
174 — Binatang Roh Laba-laba
175
175 — Kemenangan Tanpa Diunggulkan
176
176 — Membawa Senior Xu
177
177 — Menyusun Taktik
178
178 — Menggelora Semangat
179
179 — Ling Yan Dilemma
180
180 — Kondisi Yi Xing
181
181 — Xu Shan Sudah Pulih
182
182 — Semua Orang Terkejut
183
183 — Akademi Dewi Malaikat Kalah
184
184 — Ling Zhu Menemui Guru Ling
185
185 — Perintah Kaisar
186
186 — Monster Tanah
187
187 — Negosiasi Liu Ya
188
188 — Aku Tahu Caranya
189
189 — Dipaksa Mengalah
190
190 — Membantu Balas Dendam
191
191 — Pengorbanan Jiwa
192
192 — Cincin Kedelapan
193
193 — Mahkota Dewa
194
194 — Ge Renzhu
195
195 — Senjata Roh
196
196 — Domain Hitam-Putih
197
197 — Reputasi Ketua Tim
198
198 — Kota Megah
199
199 — Menikahi Wei Lin (End Season 2)
200
200 — Tehnik Terbaru Yi Xing
201
201 — Bei Bei Penasaran
202
202 — Tehnik Replika
203
203 — Kesan yang Kuat
204
204 — Melawan Akademi Han
205
205 — Hua Jinma Memperingati
206
206 — Pengorbanan Berkali-kali
207
207 — Tim Pertama
208
208 — Dunia Ilusi
209
209 — Putri Klan Wei
210
210 — Peringkat Empat
211
211 — Formasi Bintang Jatuh
212
212 — Perusak Mental
213
213 — Cincin Dewa Terungkap
214
214 — Sebuah Fenomena

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!