"Cieeee!! Di antar ayanggg!" Seru Sisy heboh membuat Karin dan Bintang menoleh.
"Si! Lo tuh nggak malu, teriak - teriak di parkiran sekolah." Ella menahan kesal terhadap sahabatnya satu ini.
"Baru juga sampai di parkiran sekolah. Eh! Udah heboh karna liat orang pacaran." Gerutunya terus mengoceh pada Sisy, sedang yang di bicarakan mengedik acuh.
"Aku duluan ya, ratuku jangan lupa makan bekalnya." Pesan Bintang mengelus pelan rambut kekasih lalu pergi saat melihat kedua sahabat Karin mendekat yang tak jauh dari parkirannya.
"Omo...Omo!! Demi apa mata gue yang suci ini liat pemandangan"
Belus selesai gadis itu berbicara Ella langsung memotong ucapan sahabatnya itu. "Heh! Suci gimana. Lo aja sering nonton Drakor, Dracin, film Barat mana polos gitu. Yang ada sok polos namanya." Balas Ella penuh savage membuat Sisy kincep seketika.
Berbeda dengan Karin terkekeh pelan melihat kedua sahabatnya ini selalu seperti tom and Jerry.
"Kita masuk kelas bentar lagi bel. Aku mau makan dulu, yuk." Ajak Karin menengahi keduanya.
Ketiga gadis cantik itu berjalan memasuki ruang kelas, yang cukup jauh dari area perkiraan.
"Loh, kok Tasya belum datang? Bentar lagi bel." Sisy bingung bisanya sahabatnya ini paling cepat datang dari mereka. Tapi akhir - akhir ini perempuan itu sering terlambat atau terakhir datang di antara murid lainnya.
Karin dan Ella ikut membenarkan perkataan gadis itu. "Emm, bentar aku ke toilet dulu ya. Hari ini kita ulangan, nggak mungkin kan gue izin." Pamit Ella lalu pergi ke arah toilet.
.
.
"Demi apa, ulangan kali ini lumayan menguras otak." Sisy terus mengoceh sambil mengunyah makanan yang di sediakan pihak sekolah.
Karin dan Ella hanya mendengar saja, tak ingin menyahut sama sekali. Karena yang ada perempuan itu akan terus mengoceh jika di sahut.
"Gue pengen jenguk Tasya, tadi kata buk xila kalau Tasya sakit." Kata Sisy kembali membuka percakapan.
"Iya, kira - kira gimana keadaannya sekarang ya? Setahu aku, semalam dia baik - baik aja." Timpal Karin ikut merasa cemas dan khawatir.
Ella menatap kedua sahabatnya secara bergantian. "Tadi sebenarnya gue chat Tasya di kamar mandi." Terangnya, kedua perempuan di hadapannya itu otomatis menoleh ke arahnya.
"Lalu..."
Ella memotong ucapan Karin "Katanya dia demam. Karena semalam kecapean belajar jadi sakit tadi pagi. Tasya juga bilang kalau besok dia bakal masuk kok." Jelas Ella apa adanya.
Karin dan Sisy lega mendengarnya walau masih ada rasa khawatir pada Tasya.
Pembicaraan ketiganya berhenti saat seseorang memanggil nama Karin.
"Rin, Lo di panggil sama kak bintang di basecamp katanya." Ujar seorang gadis cantik bernama Celine yang tertulis di atribut seragam sekolah.
Karin menganggu dan tak lupa berterima kasih pada teman anggota OSIS yang tak lain kekasih dari Allon anggota Xanders.
"Udah sana, temui pujaan hati Lo itu. Nanti dia ngamuk kayak orang gila kalau Lo nggak datang." Cibir Sisy mengerucut bibirnya ke depan.
Karin yang melihat jadi gemas, setelah itu ia pergi selesai mengantar Napan makan-Nya.
"Udah, monyong Lo kayak gitu jelek. Udah jelek tambah jelek." Ejek Ella kembali mengunyah makanannya.
Sisy melotot tak terima langsung membalas, dan...ya.. seperti biasa keduanya tak ada mau mengalah. Al hasil, kedua sahabat itu kembali ribut menjadi pusat tontonan murid lain. Walau sudah bisa bagi mereka tetep saja merasa lucu dengan pertemanan kedua manusia itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 31 Episodes
Comments