Jantungku Berdetak Kencang

"Kamu tunggu di sini dulu, nanti kamu akan tahu." Jawab Jonathan.

"Baiklah." Jawab dokter tersebut.

"Oh ya, Aku ingin kamu merahasiakan kalau Aku sudah sembuh dari keluargaku maupun orang lain. Cukup hanya kamu dan asisten setiaku saja yang tahu." Ucap Jonathan dengan wajah serius.

"Memangnya kenapa?" Tanya dokter pribadinya dengan wajah terkejut.

"Karena Aku sudah tahu kalau dalang di balik ini semua adalah ulah ibu tiriku dan adik tiriku yang sangat jahat padaku. Mereka pasti akan merencanakan membunuhku lagi untuk yang ke dua kalinya." Jawab Jonathan dengan wajah kesal dan menahan amarahnya terhadap mereka.

"Dalang di balik kecelakaan Tuan Muda akibat ulah mereka?" Tanya dokter tersebut dengan wajah terkejut dan tidak percaya kalau mereka sangat jahat karena selama ini mereka sangat baik dan tulus.

"Betul sekali. Aku juga baru mengetahui dari orang suruhanku hari ini. Karena itulah Aku berencana pura-pura lumpuh dan buta sambil membalas kejahatan mereka." Jawab Jonathan.

"Kalau di bunuh langsung enak buat mereka jadi harus di siksa secara perlahan." Ucap dokter tersebut yang juga sangat marah dengan mereka yang sangat tega melakukan apapun dengan segala cara.

"Ya betul." Jawab Jonathan sambil menggenggam ke dua tangannya dengan erat.

Ceklek

Kepala pelayan membuka pintu kemudian menunduk hormat ke arah majikannya begitu pula pelayan yang berada di belakangnya. Setelah menunduk hormat ke dua pelayan pergi meninggalkan mereka berdua.

"Ikuti, Aku!" Perintah Jonathan.

Dokter itupun mengikuti langkah Jonathan dan masuk ke dalam kamar pribadi milik Jonathan. Ke duanya langsung membulatkan matanya dengan sempurna.

Mereka berdua melihat gadis yang sangat cantik walau wajahnya masih lebam terlebih Jonathan. Di mana Jonathan melihat kalau gadis tersebut sangat kotor, wajahnya lebam - lebam dan darah segar membasahi wajahnya namun kini berubah menjadi gadis yang sangat cantik.

"Siapa gadis yang sedang tertidur?" Tanya dokter tersebut sambil matanya tidak berhenti menatap gadis tersebut.

"Aku tidak tahu. Aku menemukan gadis itu di pinggir jalan." Jawab Jonathan.

"Jaga matamu dan periksa gadis ini." Sambung Jonathan sambil menatap tajam ke arah dokter tersebut.

"Iya ... Iya... Setahuku Jonathan paling anti dengan wanita tapi kenapa sekarang Tuan jadi berubah?" Tanya dokter tersebut sambil mengeluarkan stetoskop di dalam tasnya.

"Aku tidak tahu." Jawab Jonathan sambil mengangkat bahunya acuh.

"Setahuku kamar ini tidak pernah ditiduri oleh seorang gadis manapun. Beruntung sekali gadis ini bisa tidur di ranjang Jonathan." Ucap dokter tersebut.

"Berisik! Cepat periksa!" Perintah Jonathan dengan nada kesal.

"Iya... iya..." Ucap dokter tersebut.

Dokter itupun mulai memeriksa keadaan gadis tersebut setelah lima belas menit dokter tersebut sudah selesai memeriksa.

"Gadis ini terlalu banyak di luar makanya tubuhnya kedinginan. Berikan selimut tebal dan jika sadar langsung berikan obat ini." Ucap dokter tersebut sambil memberikan obat.

"Kalau belum sadar juga?" Tanya Jonathan sambil menerima obat tersebut.

"Kalau bisa usahakan gadis ini sadar dan meminum obatnya." Jawab dokter tersebut sambil tersenyum devil.

"Sekarang kamu pergilah!" Usir Jonathan.

"Aish ... Nyebelin banget. Pokoknya ingat kasih obatnya kalau tidak sadar juga cari cara agar gadis itu meminum obatnya." Ucap dokter tersebut sambil berdiri dan meninggalkan mereka berdua.

'Hehehehe... Maaf Tuan, Aku sengaja berbohong. Sebenarnya obat itu diberikan jika gadis itu sadar dari pingsannya. Aku hanya ingin tahu apakah Tuan berani melakukan itu, terlebih Aku ingin Tuan bahagia." Sambung dokter tersebut dalam hati.

Jonathan menunggu gadis itu selama satu jam tapi belum juga sadar setelah lama berfikir akhirnya dirinya mempunyai ide.

Jonathan mengambil air minum dan menahan di dalam mulutnya kemudian mengambil obat tersebut lalu memasukkan ke dalam mulutnya.

Jonathan membuka mulut gadis tersebut kemudian memasukkan obat tersebut ke dalam mulut gadis itu hingga obat itu masuk ke dalam mulut gadis tersebut dengan bantuan air yang diminumnya.

" Bibirnya sangat manis." Ucap Jonathan sambil menjilati bibirnya.

cup

Jonathan mengecup bibir gadis itu dengan singkat membuat Jonathan menginginkan lebih. Jonathan menaiki tubuh gadis itu dan mulai menciumi kening, mata, hidung dan bibir sambil tangan kanannya memainkan salah satu gunung kembar himalaya.

Setelah puas melakukan itu Jonathan mulai menciumi leher gadis tersebut dan memberikan tanda kepemilikan membuat gadis itu melenguh membuat Jonathan langsung menarik tubuhnya.

'Si*l .... Apa yang Aku lakukan? Untung saja gadis itu tidak terbangun.' gumam Jonathan merutuki kebodohannya.

"Kenapa jantungku berdetak kencang." sambung Jonathan sambil memegangi dadanya.

Terpopuler

Comments

Oi Min

Oi Min

opo Putri Sandra ora nganggo kalung e sing seko Nathan o?? kok sampe ra kenal si Nathan??

2024-06-06

0

Yakasa

Yakasa

hehehehe ... Terima kasih jangan lupa bintang atau rate lima ya

2024-02-04

0

Nining Dwi Astuti

Nining Dwi Astuti

wah kak Nathan mlh jd ketagihan 😁

2024-02-04

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Pergi Kemana?
3 Aku Bersumpah
4 Surat Kematian Palsu
5 Redi dan Ririn Di Usir
6 Pemuda
7 Rencana Jahat Ririn
8 Enam Belas Tahun Kemudian
9 Flash Back
10 Vincent
11 Awal Bertemu
12 Tuan Muda Jonathan William
13 Apa Yang Mesti Daddy Lakukan?
14 Tawa Jahat
15 Merindukannya
16 Tuan Jonathan
17 Jantungku Berdetak Kencang
18 Putri Sandra dan Nathan
19 Jambret
20 Empat Pasang Mata
21 Asisten Sekretaris
22 Apa Yang Kamu Minta?
23 Sedikit Saja
24 Sangat Nyaman
25 Apakah Kakak Lupa?
26 Mau Minta Hadiah Apa?
27 Membantumu
28 Jiwa Usilnya
29 Ada Apa?
30 Tapi Kek ...
31 Membalaskan Dendam
32 Tali Panjang
33 Awal Pembalasan
34 Ada Apa Redi?
35 Hukuman Untuk Redi
36 Brangkas
37 Atas Nama
38 Pria Tampan
39 Kembali Bertemu
40 Jual Saja
41 Tumben
42 Milikku
43 Empat Pemuda Tampan
44 Suara Bariton
45 Aku jawab apa ya?
46 Kenapa Kamu Tidak Mempertahankanku?
47 Satu Kata
48 Menahan Amarahnya
49 Ada Apa?
50 Nathan Dan Putri Sandra
51 Apakah Benar?
52 Karma
53 Ada apa?
54 Kamu Tidak Pantas
55 Di Usir
56 Dokumen
57 Dela dan Tuan Louis
58 Milik Bersama
59 Tuan Berani Pada Kami
60 Barang Berharga
61 Kenapa Aku Tidak Berhak?
62 Adik Kecil
63 Karma
64 Redi Meninggal Dunia
65 Keceplosan
66 Tidak Percaya
67 Kematian Ririn
68 Janji
69 Alergi Cumi dan Udang
70 Tidak Suka
71 Dua puluh lima juta
72 Simpanan
73 Penasaran
74 Kembali ke jaman dahulu
75 Menikah Dengan Putra Sulung
76 Han, apa yang harus aku lakukan?
77 Pria Tampan
78 Tuan Muda Pertama dan Reynald
79 Putri Sandra Kesakitan
80 Maaf
81 Di Hukum
82 Racun
83 Tuan Muda Zulke
84 Kamera CCTV
85 Angel
86 Kenapa Terburu-buru Turun
87 Wanita Sangat Cantik
88 Pura-pura
89 Tamat
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Awal Mula
2
Pergi Kemana?
3
Aku Bersumpah
4
Surat Kematian Palsu
5
Redi dan Ririn Di Usir
6
Pemuda
7
Rencana Jahat Ririn
8
Enam Belas Tahun Kemudian
9
Flash Back
10
Vincent
11
Awal Bertemu
12
Tuan Muda Jonathan William
13
Apa Yang Mesti Daddy Lakukan?
14
Tawa Jahat
15
Merindukannya
16
Tuan Jonathan
17
Jantungku Berdetak Kencang
18
Putri Sandra dan Nathan
19
Jambret
20
Empat Pasang Mata
21
Asisten Sekretaris
22
Apa Yang Kamu Minta?
23
Sedikit Saja
24
Sangat Nyaman
25
Apakah Kakak Lupa?
26
Mau Minta Hadiah Apa?
27
Membantumu
28
Jiwa Usilnya
29
Ada Apa?
30
Tapi Kek ...
31
Membalaskan Dendam
32
Tali Panjang
33
Awal Pembalasan
34
Ada Apa Redi?
35
Hukuman Untuk Redi
36
Brangkas
37
Atas Nama
38
Pria Tampan
39
Kembali Bertemu
40
Jual Saja
41
Tumben
42
Milikku
43
Empat Pemuda Tampan
44
Suara Bariton
45
Aku jawab apa ya?
46
Kenapa Kamu Tidak Mempertahankanku?
47
Satu Kata
48
Menahan Amarahnya
49
Ada Apa?
50
Nathan Dan Putri Sandra
51
Apakah Benar?
52
Karma
53
Ada apa?
54
Kamu Tidak Pantas
55
Di Usir
56
Dokumen
57
Dela dan Tuan Louis
58
Milik Bersama
59
Tuan Berani Pada Kami
60
Barang Berharga
61
Kenapa Aku Tidak Berhak?
62
Adik Kecil
63
Karma
64
Redi Meninggal Dunia
65
Keceplosan
66
Tidak Percaya
67
Kematian Ririn
68
Janji
69
Alergi Cumi dan Udang
70
Tidak Suka
71
Dua puluh lima juta
72
Simpanan
73
Penasaran
74
Kembali ke jaman dahulu
75
Menikah Dengan Putra Sulung
76
Han, apa yang harus aku lakukan?
77
Pria Tampan
78
Tuan Muda Pertama dan Reynald
79
Putri Sandra Kesakitan
80
Maaf
81
Di Hukum
82
Racun
83
Tuan Muda Zulke
84
Kamera CCTV
85
Angel
86
Kenapa Terburu-buru Turun
87
Wanita Sangat Cantik
88
Pura-pura
89
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!