"Biasanya ide Mommy lancar?" Tanya Rina.
"Mommy kesal setiap melihat wajahnya membuat ide Mommy tidak lancar." Jawab Ririn sambil masih berpikir.
"Daddy juga sama, sangat kesal setiap melihat wajahnya membuat mata Daddy sakit." Ucap Redi.
"Aha ... Mommy ada ide. Lusa kita akan pergi ke Tiongkok jadi kita bunuh saja gadis itu dan membuangnya di pemakaman karena kalau di sini kita akan ketahuan." Ucap Ririn memberikan ide jahat.
"Aku setuju, Mom. Daddy kebetulan punya kenalan yang bisa menyewa pembunuh bayaran untuk melakukan itu semua jadi tidak ada yang mencurigai kita." Ucap Redi.
Redi tidak mengatakan ke Ririn dan Rina kalau sebenarnya pembunuh bayaran adalah teman - temannya yang bekerja sebagai anggota mafia seperti dirinya.
"Rina setuju dengan ide Mommy dan rencana Daddy untuk membunuh Kak Putri Sandra." Ucap Rina sambil tersenyum devil.
"Kalau begitu, besok Daddy akan hubungi teman Daddy untuk merencanakan pembunuhan terhadap gadis itu." Ucap Redi tanpa punya rasa empati sedikitpun terhadap putri kandungnya.
"Semoga lancar." Ucap Ririn dan Rina dengan serempak sambil tersenyum bahagia.
''Aku harus berhati - hati dengan Redi karena putri kandungnya saja tega mau di bunuh, bagaimana kalau ternyata Rina bukan putri kandungnya?' Tanya Ririn yang tidak ingin suaminya tahu kalau dirinya selingkuh dan mempunyai anak dari pria lain.
"Sekarang sudah malam kita istirahat." Ucap Redi.
"Baik, Dad." Jawab Ririn dan Rina dengan serempak.
Mereka bertiga keluar dari ruangan kerja dengan hati bahagia terutama Ririn dan Rina, mereka beristirahat hingga pagi menjelang.
Putri Sandra yang terbiasa bangun pagi melakukan pekerjaan yang seharusnya dilakukan oleh pelayan tapi dengan sabar Putri Sandra melakukan itu semua.
Pukulan dan segala hinaan di terima oleh Putri Sandra dan Putri Sandra hanya bisa berusaha menahan rasa sakit dihatinya hingga tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya.
Kini hari yang di tunggu mereka telah tiba dimana mereka sudah berangkat ke Tiongkok. Awalnya Putri Sandra bahagia karena mengira keluarganya sudah berubah makanya mengajak dirinya berjalan-jalan ke luar negeri.
"Sebelum kita berangkat ke apartemen, Daddy ingin ke makam nenek." Ucap Redi berbohong.
"Baik, Dad." Jawab mereka dengan serempak.
"Tuan Besar, masih mempunyai keluarga di sini?" Tanya Putri Sandra.
"Hanya nenekku satu-satunya yang tinggal di sini tapi sayang sudah meninggal dunia. Karena itu mumpung kita berada di negara Tiongkok ini sekalian kita ke makam." Jawab Redi berbohong kembali.
Tiga puluh lima menit mereka sudah sampai di pemakaman tua. Banyak nisan tua di mana nama - namanya sudah memudar sehingga sulit di baca karena makam itu memang makam yang sudah ratusan tahun lamanya dan tidak pernah di tengok oleh keluarganya lagi.
Redi menghentikan mobilnya dan merekapun turun dari mobil dan berjalan ke arah makam tampak enam orang sedang menunggu mereka. Di mana mereka pura - pura berdoa di salah satu makam tersebut.
Bruk
"Bunuh gadis ini dan buang mayatnya di pemakaman tua ini!" Perintah Redi sambil mendorong Putri Sandra ke arah mereka dengan di bantu oleh Ririn hingga Putri Sandra terjatuh di hadapan mereka.
"Baik, Tuan Besar." Jawab mereka dengan serempak.
"Kenapa kalian melakukan ini padaku?" Tanya Putri Sandra dan tidak berapa lama air matanya keluar.
Hatinya sangat sakit terlebih terhadap Ayah kandungnya yang ternyata sangat jahat dan tega menyuruh orang untuk membunuh dirinya.
"Karena kami semua menginginkan kamu mati dengan cara mengenaskan." Jawab mereka dengan serempak tanpa punya rasa iba sedikitpun.
"Ayo kita pergi dari sini." Ajak Redi sambil membalikkan badannya dan diikuti oleh istri dan putri bungsunya.
"KALIAN SANGAT JAHAT PADAKU! JIKA AKU TERLAHIR KEMBALI MAKA AKU AKAN MEMBALAS BERKALI-KALI LIPAT!!!" teriak Putri Sandra dengan suara menggelegar.
Jederr
Jederr
Tiba - tiba suara petir saling bersahutan membuat Redi, Ririn dan Rina membalikkan badannya sambil tersenyum sinis.
"Hahahahahaha ..." Tawa jahat Redi, Ririn dan Rina.
"Aku tunggu pembalasanmu." Ucap Redi.
"Ya, kami tunggu." Sambung Ririn dan Rina sambil tersenyum devil.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Nining Dwi Astuti
awal mula putri Sandra berubah y🤔🤔
2024-02-03
2