"Baik, Tuan." Jawab sopir itu dengan patuh.
Sopir itupun turun dari mobil dan berjalan ke arah gadis tersebut kemudian mengecek nadinya dan ternyata masih hidup.
Sopir itupun menggendong gadis itu ala bridal style dan membawanya ke dalam mobil dan meletakkan di samping pengemudi tapi di larang oleh pria tampan tersebut.
"Letakkan di sebelahku!" Perintah pria tampan tersebut.
Sopir itu menjadi sangat terkejut tapi berusaha bersikap biasa. Sopir itupun meletakkan gadis tersebut di belakang pengemudi dan kepalanya bersandar di ke dua paha pria tampan tersebut.
"Syukurlah masih hidup." Ucap pria tampan tersebut setelah mengecek nadinya.
"Iya, Tuan." Jawab sopir tersebut tanpa banyak komentar.
Pria tampan itu hanya menganggukkan kepalanya tanpa banyak bicara sedikitpun. Awalnya pria tampan tersebut tangannya tidak pernah berhenti memainkan ponselnya namun entah kenapa dirinya meletakkan ponselnya.
Pria tampan tersebut melepaskan jasnya untuk menyelimuti tubuh gadis tersebut kemudian mengusap rambut gadis tersebut dengan lembut.
Lagi-lagi sopir itu terkejut tapi berusaha diam karena dirinya tahu sifat tuan mudanya. Lima belas menit kemudian mereka sudah sampai di mansion milik pria tampan tersebut.
Entah kenapa pria tampan itu paling anti menyentuh wanita kecuali satu orang dan dirinya sudah lama tidak menemuinya.
Tapi kini dirinya kembali menyentuh gadis lain tanpa mengetahui kalau gadis tersebut adalah gadis yang sama. Wajah gadis tersebut lebam dan kotor terkena tanah di tambah tidak berhenti mengeluarkan darah segar membuat wajahnya agak sulit dikenali.
Pria tampan itu menggendong gadis itu menuju ke kamar pribadinya yang tidak pernah dimasuki oleh wanita manapun.
Hal itu tentu saja membuat para penghuni mansion terkejut tapi pria tampan itu tidak memperdulikan tatapan mereka.
"Siapkan air hangat dan hubungi butik untuk membeli beberapa pakaian wanita dan hubungi dokter!" Perintah pria tampan tersebut sambil melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga menuju ke arah kamar pribadinya.
"Baik, Tuan." Jawab kepala pelayan dengan patuh.
Pria tampan tersebut meletakkan gadis itu secara perlahan ke ranjang miliknya kemudian menyelimuti dengan selimut tebal.
Setelah selesai pria tampan itupun berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket dan terkena cipratan darah baik darah dari gadis itu juga darah dari musuhnya yang habis di siksa.
Dua puluh lima menit kemudian pria tampan itu sudah selesai mandi dan memakai pakaian tebal dan duduk di ranjang sambil memperhatikan gadis itu dengan seksama.
"Kenapa Aku perduli dengan gadis ini?" Tanya pria tampan tersebut dengan wajah bingung.
tok tok tok tok
"Masuk." Jawab pria tampan tersebut.
Kepala pelayan datang membawa air hangat dan di belakangnya ada pelayan yang mengikutinya sambil membawa pakaian wanita berikut pakaian dalamnya.
"Kamu lap tubuh gadis ini dan pakaikan bajunya!" perintah pria tampan tersebut.
"Baik, Tuan." Jawab kepala pelayan dengan patuh.
Pria tampan itupun berdiri dan berjalan ke luar dari kamar pribadinya lalu berdiri tepat di depan pintu bersamaan kedatangan dokter pribadinya.
"Selamat malam, Tuan Muda Jonathan William." Panggil dokter pribadinya dengan menyebut namanya dengan lengkap.
"Ck ... Panggil Jonathan." Ucap Jonathan dengan wajah kesal.
"Hehehehe ... Apakah ke dua kaki atau mata Tuan Muda bermasalah?" Tanya dokter tersebut sambil tertawa.
"Tidak ke dua kakiku sudah bisa berjalan seperti biasanya dan tidak sakit lagi begitu pula dengan ke dua mataku di mana Aku sudah bisa melihat dengan jelas." Jawab Jonathan.
"Lalu ... Kenapa Tuan Jonathan memanggilku?" Tanya dokter pribadi tersebut dengan wajah bingung.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Frianty Frianty
mampir kesini gara gara putri kasandra
2024-10-01
0
Nining Dwi Astuti
Nach kn di tolong sm kak Nathan siap2 aj putri Sandra bkln bls dendam
2024-02-03
1