Tuan Jonathan

"Baik, Tuan." Jawab sopir itu dengan patuh.

Sopir itupun turun dari mobil dan berjalan ke arah gadis tersebut kemudian mengecek nadinya dan ternyata masih hidup.

Sopir itupun menggendong gadis itu ala bridal style dan membawanya ke dalam mobil dan meletakkan di samping pengemudi tapi di larang oleh pria tampan tersebut.

"Letakkan di sebelahku!" Perintah pria tampan tersebut.

Sopir itu menjadi sangat terkejut tapi berusaha bersikap biasa. Sopir itupun meletakkan gadis tersebut di belakang pengemudi dan kepalanya bersandar di ke dua paha pria tampan tersebut.

"Syukurlah masih hidup." Ucap pria tampan tersebut setelah mengecek nadinya.

"Iya, Tuan." Jawab sopir tersebut tanpa banyak komentar.

Pria tampan itu hanya menganggukkan kepalanya tanpa banyak bicara sedikitpun. Awalnya pria tampan tersebut tangannya tidak pernah berhenti memainkan ponselnya namun entah kenapa dirinya meletakkan ponselnya.

Pria tampan tersebut melepaskan jasnya untuk menyelimuti tubuh gadis tersebut kemudian mengusap rambut gadis tersebut dengan lembut.

Lagi-lagi sopir itu terkejut tapi berusaha diam karena dirinya tahu sifat tuan mudanya. Lima belas menit kemudian mereka sudah sampai di mansion milik pria tampan tersebut.

Entah kenapa pria tampan itu paling anti menyentuh wanita kecuali satu orang dan dirinya sudah lama tidak menemuinya.

Tapi kini dirinya kembali menyentuh gadis lain tanpa mengetahui kalau gadis tersebut adalah gadis yang sama. Wajah gadis tersebut lebam dan kotor terkena tanah di tambah tidak berhenti mengeluarkan darah segar membuat wajahnya agak sulit dikenali.

Pria tampan itu menggendong gadis itu menuju ke kamar pribadinya yang tidak pernah dimasuki oleh wanita manapun.

Hal itu tentu saja membuat para penghuni mansion terkejut tapi pria tampan itu tidak memperdulikan tatapan mereka.

"Siapkan air hangat dan hubungi butik untuk membeli beberapa pakaian wanita dan hubungi dokter!" Perintah pria tampan tersebut sambil melanjutkan langkahnya menaiki anak tangga menuju ke arah kamar pribadinya.

"Baik, Tuan." Jawab kepala pelayan dengan patuh.

Pria tampan tersebut meletakkan gadis itu secara perlahan ke ranjang miliknya kemudian menyelimuti dengan selimut tebal.

Setelah selesai pria tampan itupun berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket dan terkena cipratan darah baik darah dari gadis itu juga darah dari musuhnya yang habis di siksa.

Dua puluh lima menit kemudian pria tampan itu sudah selesai mandi dan memakai pakaian tebal dan duduk di ranjang sambil memperhatikan gadis itu dengan seksama.

"Kenapa Aku perduli dengan gadis ini?" Tanya pria tampan tersebut dengan wajah bingung.

tok tok tok tok

"Masuk." Jawab pria tampan tersebut.

Kepala pelayan datang membawa air hangat dan di belakangnya ada pelayan yang mengikutinya sambil membawa pakaian wanita berikut pakaian dalamnya.

"Kamu lap tubuh gadis ini dan pakaikan bajunya!" perintah pria tampan tersebut.

"Baik, Tuan." Jawab kepala pelayan dengan patuh.

Pria tampan itupun berdiri dan berjalan ke luar dari kamar pribadinya lalu berdiri tepat di depan pintu bersamaan kedatangan dokter pribadinya.

"Selamat malam, Tuan Muda Jonathan William." Panggil dokter pribadinya dengan menyebut namanya dengan lengkap.

"Ck ... Panggil Jonathan." Ucap Jonathan dengan wajah kesal.

"Hehehehe ... Apakah ke dua kaki atau mata Tuan Muda bermasalah?" Tanya dokter tersebut sambil tertawa.

"Tidak ke dua kakiku sudah bisa berjalan seperti biasanya dan tidak sakit lagi begitu pula dengan ke dua mataku di mana Aku sudah bisa melihat dengan jelas." Jawab Jonathan.

"Lalu ... Kenapa Tuan Jonathan memanggilku?" Tanya dokter pribadi tersebut dengan wajah bingung.

Terpopuler

Comments

Frianty Frianty

Frianty Frianty

mampir kesini gara gara putri kasandra

2024-10-01

0

Nining Dwi Astuti

Nining Dwi Astuti

Nach kn di tolong sm kak Nathan siap2 aj putri Sandra bkln bls dendam

2024-02-03

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Pergi Kemana?
3 Aku Bersumpah
4 Surat Kematian Palsu
5 Redi dan Ririn Di Usir
6 Pemuda
7 Rencana Jahat Ririn
8 Enam Belas Tahun Kemudian
9 Flash Back
10 Vincent
11 Awal Bertemu
12 Tuan Muda Jonathan William
13 Apa Yang Mesti Daddy Lakukan?
14 Tawa Jahat
15 Merindukannya
16 Tuan Jonathan
17 Jantungku Berdetak Kencang
18 Putri Sandra dan Nathan
19 Jambret
20 Empat Pasang Mata
21 Asisten Sekretaris
22 Apa Yang Kamu Minta?
23 Sedikit Saja
24 Sangat Nyaman
25 Apakah Kakak Lupa?
26 Mau Minta Hadiah Apa?
27 Membantumu
28 Jiwa Usilnya
29 Ada Apa?
30 Tapi Kek ...
31 Membalaskan Dendam
32 Tali Panjang
33 Awal Pembalasan
34 Ada Apa Redi?
35 Hukuman Untuk Redi
36 Brangkas
37 Atas Nama
38 Pria Tampan
39 Kembali Bertemu
40 Jual Saja
41 Tumben
42 Milikku
43 Empat Pemuda Tampan
44 Suara Bariton
45 Aku jawab apa ya?
46 Kenapa Kamu Tidak Mempertahankanku?
47 Satu Kata
48 Menahan Amarahnya
49 Ada Apa?
50 Nathan Dan Putri Sandra
51 Apakah Benar?
52 Karma
53 Ada apa?
54 Kamu Tidak Pantas
55 Di Usir
56 Dokumen
57 Dela dan Tuan Louis
58 Milik Bersama
59 Tuan Berani Pada Kami
60 Barang Berharga
61 Kenapa Aku Tidak Berhak?
62 Adik Kecil
63 Karma
64 Redi Meninggal Dunia
65 Keceplosan
66 Tidak Percaya
67 Kematian Ririn
68 Janji
69 Alergi Cumi dan Udang
70 Tidak Suka
71 Dua puluh lima juta
72 Simpanan
73 Penasaran
74 Kembali ke jaman dahulu
75 Menikah Dengan Putra Sulung
76 Han, apa yang harus aku lakukan?
77 Pria Tampan
78 Tuan Muda Pertama dan Reynald
79 Putri Sandra Kesakitan
80 Maaf
81 Di Hukum
82 Racun
83 Tuan Muda Zulke
84 Kamera CCTV
85 Angel
86 Kenapa Terburu-buru Turun
87 Wanita Sangat Cantik
88 Pura-pura
89 Tamat
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Awal Mula
2
Pergi Kemana?
3
Aku Bersumpah
4
Surat Kematian Palsu
5
Redi dan Ririn Di Usir
6
Pemuda
7
Rencana Jahat Ririn
8
Enam Belas Tahun Kemudian
9
Flash Back
10
Vincent
11
Awal Bertemu
12
Tuan Muda Jonathan William
13
Apa Yang Mesti Daddy Lakukan?
14
Tawa Jahat
15
Merindukannya
16
Tuan Jonathan
17
Jantungku Berdetak Kencang
18
Putri Sandra dan Nathan
19
Jambret
20
Empat Pasang Mata
21
Asisten Sekretaris
22
Apa Yang Kamu Minta?
23
Sedikit Saja
24
Sangat Nyaman
25
Apakah Kakak Lupa?
26
Mau Minta Hadiah Apa?
27
Membantumu
28
Jiwa Usilnya
29
Ada Apa?
30
Tapi Kek ...
31
Membalaskan Dendam
32
Tali Panjang
33
Awal Pembalasan
34
Ada Apa Redi?
35
Hukuman Untuk Redi
36
Brangkas
37
Atas Nama
38
Pria Tampan
39
Kembali Bertemu
40
Jual Saja
41
Tumben
42
Milikku
43
Empat Pemuda Tampan
44
Suara Bariton
45
Aku jawab apa ya?
46
Kenapa Kamu Tidak Mempertahankanku?
47
Satu Kata
48
Menahan Amarahnya
49
Ada Apa?
50
Nathan Dan Putri Sandra
51
Apakah Benar?
52
Karma
53
Ada apa?
54
Kamu Tidak Pantas
55
Di Usir
56
Dokumen
57
Dela dan Tuan Louis
58
Milik Bersama
59
Tuan Berani Pada Kami
60
Barang Berharga
61
Kenapa Aku Tidak Berhak?
62
Adik Kecil
63
Karma
64
Redi Meninggal Dunia
65
Keceplosan
66
Tidak Percaya
67
Kematian Ririn
68
Janji
69
Alergi Cumi dan Udang
70
Tidak Suka
71
Dua puluh lima juta
72
Simpanan
73
Penasaran
74
Kembali ke jaman dahulu
75
Menikah Dengan Putra Sulung
76
Han, apa yang harus aku lakukan?
77
Pria Tampan
78
Tuan Muda Pertama dan Reynald
79
Putri Sandra Kesakitan
80
Maaf
81
Di Hukum
82
Racun
83
Tuan Muda Zulke
84
Kamera CCTV
85
Angel
86
Kenapa Terburu-buru Turun
87
Wanita Sangat Cantik
88
Pura-pura
89
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!