Selesai mengatakan hal itu mereka kembali membalikkan badannya dan tidak memperdulikan sumpah serapah yang keluar dari mulut Putri Sandra.
"Berisik!!" Teriak mereka dengan serempak.
Salah satu dari mereka menutup mulut Putri Sandra dengan lakban kemudian mulai memukul dan menendang tanpa punya perasaan.
Mereka berenam memukul dan menendang secara terus menerus tanpa henti hingga darah segar keluar dari mata, hidung, mulut dan tubuhnya hingga Putri Sandra tidak sadarkan diri.
Tapi mereka tanpa punya perasaan sedikitpun tetap memukuli gadis malang tersebut hingga akhirnya Putri Sandra tidak sadarkan diri.
"Coba kamu cek, masih hidup atau sudah mati!" Perintah salah satu dari mereka.
Orang yang diperintahkan mengecek nadinya baik pergelangan tangan, leher dan terakhir hidung.
"Sebentar lagi mati." Ucap orang itu sambil menarik lakban dengan kasar yang menutupi mulut gadis malang itu.
"Bagus, buang saja di pemakaman paling sebentar lagi mati karena di sini tidak ada orang." Ucap orang tersebut.
"Ok." Jawab mereka dengan serempak.
Merekapun melempar tubuh gadis malang itu secara asal di pemakaman tua itu kemudian mereka pergi meninggalkan tempat tersebut.
Jeder
Jeder
Suara petir saling bersahutan dan hujan deras membasahi pemakaman tua dan tubuh Putri Sandra. Hingga jari jemari Putri Sandra perlahan bergerak-gerak dan tidak berapa lama membuka matanya.
"Aku di mana?" Tanya Putri Sandra sambil menatap ke arah sekelilingnya kemudian melihat ke dua tangannya dan terakhir tubuhnya.
"Kenapa aku memakai pakaian jelek begini?" Tanya Putri Sandra dengan wajah bingung sambil duduk dan memegangi kepalanya.
"Bukankah Aku berada di ruang kerja milik Ayahanda bersama Kak Wilka, Willy dan Wilson? Tapi kenapa sekarang Aku berada di pemakaman?" Tanya Putri Sandra sambil masih memegangi kepalanya.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sebelumnya baca novelku dengan judul : Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Putri Sandra memegangi ke dua kepalanya ketika dirinya melihat beberapa kilasan balik tentang pemilik tubuhnya. Hampir setengah jam dirinya mulai mengerti kenapa dirinya berada di sini.
"Berarti pemilik tubuh ini hampir meninggal dunia karena di siksa dan akhirnya hampir mati terbunuh oleh pembunuh bayaran." Ucap Putri Sandra.
"Namanya Putri Sandra sama seperti namaku, Putri Sandra mempunyai ayah kandung, ibu tiri dan adik tiri dan mereka semua membencinya dan sering menyiksanya." Sambung Putri Sandra sambil berdiri.
"Baiklah, Aku akan membalas dendam ke mereka yang telah tega menyakitimu seperti ini dengan berkali-kali lipat." Ucap Putri Sandra dengan tatapan membunuh.
"Aku harus pergi dari sini karena udara semakin dingin." Ucap Putri Sandra sambil berjalan meninggalkan area pemakaman.
Putri Sandra pergi meninggalkan tempat pemakaman tersebut dengan tubuh menggigil hingga Putri Sandra sampai di jalan raya.
Udara yang sangat dingin yang teramat sangat membuat Putri Sandra tidak bisa menahannya hingga dirinya tidak sadarkan diri.
bruk
Baru dua menit tidak sadarkan diri sebuah mobil mewah berwarna hitam melewati jalan tersebut.
"Tuan lihat, ada wanita tergeletak di jalan." Ucap sopir tersebut sambil mengurangi kecepatan mobilnya.
"Coba cek, apakah masih hidup atau sudah mati, jika masih hidup bawa dia ke mansionku tapi jika mati kubur saja." Ucap pria tampan tersebut.
'Jika Aku tidak ingat dengan pesanmu, bisa Aku pastikan Aku sama sekali tidak peduli.' Ucap pria tampan tersebut dalam hati.
'Kenapa Aku merindukannya? Lebih baik besok Aku pulang saja dan menemui dirinya.' Sambung pria tampan tersebut.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 89 Episodes
Comments
Yakasa
Memang benar
2024-02-04
0
Nining Dwi Astuti
yg kmrn di tolong sm putri Sandra kak Nathan klo g salah
2024-02-03
0