Redi dan Ririn Di Usir

Daddy Edward menyuruh orang kepercayaannya untuk membuat kuburan palsu kemudian mereka pulang dari rumah sakit. Hingga Redi datang sekitar lima belas menit setelah orang tuanya pulang dari rumah sakit.

Orang tua Clara dan orang tua Redi pergi ke mansion milik orang tua Redi untuk merencanakan langkah selanjutnya.

Ketika mereka berbicara tiba - tiba datang Redi bersama kekasihnya sekaligus sahabatnya Clara yang bernama Ririn.

"Mommy dan Daddy karena istriku sudah meninggal dunia maka Aku akan menikah lagi dengan Ririn." Ucap Redi tanpa punya rasa empati sedikitpun.

"Apa???" Teriak mereka dengan serempak dengan wajah terkejut sekaligus menahan amarah yang teramat sangat.

Plak

"Dasar menantu tidak tahu diri, putriku meninggal pasti karena ulahmu!!" Bentak ayahnya Clara sambil menampar pipi Redi dengan sangat keras.

Walau Ayahnya Clara tahu kalau putrinya tidak meninggal dunia namun Ayahnya Clara ingin melampiaskan amarahnya terhadap Redi.

"Putrimu mati karena melahirkan bukan karena ulah diriku." Ucap Redi dengan nada tegas tanpa ada rasa bersalah sedikitpun.

"Putriku baru saja di kubur, waktu pemakaman kamu tidak datang sama sekali. Ibu dan Ayah sangat kecewa denganmu." Ucap ibunya Clara dengan nada kesal.

"Aku datang tapi Clara tidak ada dan katanya sudah di kubur karena itulah Aku pulang ke sini." Ucap Redi yang tidak mau disalahkan.

"Ririn, Ibu tidak menyangka kamu menusuk sahabatmu sendiri padahal kami memperlakukan dirimu dengan sangat baik dan menganggapmu putri kami." Ucap ibunya Clara tanpa memperdulikan ucapan Redi dengan wajah sangat kecewa yang teramat sangat.

Ririn pura-pura acuh dengan ucapan ibunya Clara malah menatap ibunya Clara dengan tatapan sinis.

Bagi Ririn kematian Clara tidak perlu disedihkan karena bagi dirinya nyawa Clara tidak ada artinya sama seperti persahabatan mereka.

"Baiklah, kalau kamu ingin menikah silahkan aku tidak perduli asalkan cucuku kami yang asuh." Ucap ayahnya Clara yang tidak ingin cucunya tersiksa seperti putrinya.

"Silahkan, karena Aku tidak perduli. Toh nanti Aku sebentar lagi menikah dan mempunyai anak." Jawab Redi tanpa punya rasa empati sedikitpun.

Plak

Plak

"Daddy sangat kecewa dengan kamu Redi, mulai sekarang kamu bukan putra kami lagi. Kamu pergilah dari sini dan bawa wanita murahan mu itu!" Usir Daddy Edward sambil menampar ke dua pipi putranya untuk pertama kalinya.

"Hei om jangan sembarangan menuduhku wanita murahan ya! Aku tidak terima!!" Bentak Ririn dengan nada kesal.

plak

plak

"Jangan membentak suamiku, kamu pantas di sebut jalang karena tega menyakiti sahabatmu sendiri. Pergi kalian berdua!!! pergi!!!" Teriak Mommy Elisabeth dengan berlinangan air mata.

"Ayo sayang kita pergi dari sini." Ucap Redi sambil menarik tangan Ririn.

"Tapi kita ingin tinggal di mana?" Tanya Ririn dengan wajah pucat pasi sambil memegangi ke dua pipinya akibat tamparan calon ibu mertuanya.

'Si*l, kenapa jadi begini? Aku tidak mau hidup miskin.' Sambung Ririn dalam hati.

Ririn tidak menyangka kalau Redi dan Ririn akan di usir dari mansion milik calon mertuanya membuat Ririn membenci Clara. Karena ulahnya dirinya dan Redi di usir tanpa menyadari kalau itu kesalahan mereka.

"Tenang saja Aku masih ada tabungan." Ucap Redi dengan nada santai.

Akhirnya Ririn mengikuti Redi sambil mencari rencana jahat agar dirinya bisa hidup mewah walau dengan cara licik sekalipun.

Enam Bulan Kemudian

Gaya hidup Ririn yang sangat tinggi membuat tabungan Redi hanya menyisakan dua juta saja.

"Sayang, bagaimana kalau kamu bunuh ke dua orang tuamu?" Tanya Ririn memberikan usulan.

"Apa membunuh? Kamu gila ya?" Tanya Redi dengan nada satu oktaf.

"Orang tuamu itu yang gila! Seharusnya harta itu milikmu. Apakah kamu tidak ingin seperti dulu lagi?" Tanya Ririn berusaha mempengaruhi Redi.

"Baiklah, terserah padamu. Aku lagi cape jadi kamu puasin Aku." Ucap Redi sambil berbaring di ranjang.

Ririn berusaha menahan kesabarannya karena bagi dirinya untuk menjadi orang kaya harus bersabar.

Terlebih sebentar lagi dirinya akan menjadi nyonya Redi yang sangat kaya raya yang sudah ada di depan mata.

xxxxxxx

Malam harinya Redi menunggu di jalan yang sepi, tempat biasa Daddy Edward melewati jalan tersebut bersama sopir pribadinya.

Redi menunggu bersama empat orang preman yang di sewanya untuk menghabisi nyawa Daddy Edward.

Setelah lama menunggu akhirnya mobil itupun melewati jalan yang sepi membuat Redi tersenyum menyeringai.

cittttt

Mobil yang ditumpangi Daddy Edward terpaksa berhenti karena Redi sengaja memarkirkan mobilnya di tengah jalan.

"Tuan tunggu di sini saja, biar Saya dan temanku yang menghadapi mereka." Ucap salah satu bodyguard yang merangkap sebagai sopir.

"Tidak, lebih baik Aku ikut." Ucap Daddy Edward yang tidak tega anak buahnya terluka.

Mereka bertiga turun dari mobil dan berjalan ke arah mereka sambil masing - masing memasang kuda - kuda.

"Redi!!!" Teriak Daddy Edward dengan wajah sangat terkejut.

"Hallo Daddy, kenapa terkejut?" Tanya Redi sambil memiringkan wajahnya kemudian tersenyum jahat.

Terpopuler

Comments

Helen Nirawan

Helen Nirawan

anak durhaka ,, kutuk aj jd kecoa , amit2

2024-07-16

0

Oi Min

Oi Min

Redi bner2 wes pedot kabeh sarap utekke

2024-06-06

0

Nur

Nur

lanjut

2024-02-02

2

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Pergi Kemana?
3 Aku Bersumpah
4 Surat Kematian Palsu
5 Redi dan Ririn Di Usir
6 Pemuda
7 Rencana Jahat Ririn
8 Enam Belas Tahun Kemudian
9 Flash Back
10 Vincent
11 Awal Bertemu
12 Tuan Muda Jonathan William
13 Apa Yang Mesti Daddy Lakukan?
14 Tawa Jahat
15 Merindukannya
16 Tuan Jonathan
17 Jantungku Berdetak Kencang
18 Putri Sandra dan Nathan
19 Jambret
20 Empat Pasang Mata
21 Asisten Sekretaris
22 Apa Yang Kamu Minta?
23 Sedikit Saja
24 Sangat Nyaman
25 Apakah Kakak Lupa?
26 Mau Minta Hadiah Apa?
27 Membantumu
28 Jiwa Usilnya
29 Ada Apa?
30 Tapi Kek ...
31 Membalaskan Dendam
32 Tali Panjang
33 Awal Pembalasan
34 Ada Apa Redi?
35 Hukuman Untuk Redi
36 Brangkas
37 Atas Nama
38 Pria Tampan
39 Kembali Bertemu
40 Jual Saja
41 Tumben
42 Milikku
43 Empat Pemuda Tampan
44 Suara Bariton
45 Aku jawab apa ya?
46 Kenapa Kamu Tidak Mempertahankanku?
47 Satu Kata
48 Menahan Amarahnya
49 Ada Apa?
50 Nathan Dan Putri Sandra
51 Apakah Benar?
52 Karma
53 Ada apa?
54 Kamu Tidak Pantas
55 Di Usir
56 Dokumen
57 Dela dan Tuan Louis
58 Milik Bersama
59 Tuan Berani Pada Kami
60 Barang Berharga
61 Kenapa Aku Tidak Berhak?
62 Adik Kecil
63 Karma
64 Redi Meninggal Dunia
65 Keceplosan
66 Tidak Percaya
67 Kematian Ririn
68 Janji
69 Alergi Cumi dan Udang
70 Tidak Suka
71 Dua puluh lima juta
72 Simpanan
73 Penasaran
74 Kembali ke jaman dahulu
75 Menikah Dengan Putra Sulung
76 Han, apa yang harus aku lakukan?
77 Pria Tampan
78 Tuan Muda Pertama dan Reynald
79 Putri Sandra Kesakitan
80 Maaf
81 Di Hukum
82 Racun
83 Tuan Muda Zulke
84 Kamera CCTV
85 Angel
86 Kenapa Terburu-buru Turun
87 Wanita Sangat Cantik
88 Pura-pura
89 Tamat
Episodes

Updated 89 Episodes

1
Awal Mula
2
Pergi Kemana?
3
Aku Bersumpah
4
Surat Kematian Palsu
5
Redi dan Ririn Di Usir
6
Pemuda
7
Rencana Jahat Ririn
8
Enam Belas Tahun Kemudian
9
Flash Back
10
Vincent
11
Awal Bertemu
12
Tuan Muda Jonathan William
13
Apa Yang Mesti Daddy Lakukan?
14
Tawa Jahat
15
Merindukannya
16
Tuan Jonathan
17
Jantungku Berdetak Kencang
18
Putri Sandra dan Nathan
19
Jambret
20
Empat Pasang Mata
21
Asisten Sekretaris
22
Apa Yang Kamu Minta?
23
Sedikit Saja
24
Sangat Nyaman
25
Apakah Kakak Lupa?
26
Mau Minta Hadiah Apa?
27
Membantumu
28
Jiwa Usilnya
29
Ada Apa?
30
Tapi Kek ...
31
Membalaskan Dendam
32
Tali Panjang
33
Awal Pembalasan
34
Ada Apa Redi?
35
Hukuman Untuk Redi
36
Brangkas
37
Atas Nama
38
Pria Tampan
39
Kembali Bertemu
40
Jual Saja
41
Tumben
42
Milikku
43
Empat Pemuda Tampan
44
Suara Bariton
45
Aku jawab apa ya?
46
Kenapa Kamu Tidak Mempertahankanku?
47
Satu Kata
48
Menahan Amarahnya
49
Ada Apa?
50
Nathan Dan Putri Sandra
51
Apakah Benar?
52
Karma
53
Ada apa?
54
Kamu Tidak Pantas
55
Di Usir
56
Dokumen
57
Dela dan Tuan Louis
58
Milik Bersama
59
Tuan Berani Pada Kami
60
Barang Berharga
61
Kenapa Aku Tidak Berhak?
62
Adik Kecil
63
Karma
64
Redi Meninggal Dunia
65
Keceplosan
66
Tidak Percaya
67
Kematian Ririn
68
Janji
69
Alergi Cumi dan Udang
70
Tidak Suka
71
Dua puluh lima juta
72
Simpanan
73
Penasaran
74
Kembali ke jaman dahulu
75
Menikah Dengan Putra Sulung
76
Han, apa yang harus aku lakukan?
77
Pria Tampan
78
Tuan Muda Pertama dan Reynald
79
Putri Sandra Kesakitan
80
Maaf
81
Di Hukum
82
Racun
83
Tuan Muda Zulke
84
Kamera CCTV
85
Angel
86
Kenapa Terburu-buru Turun
87
Wanita Sangat Cantik
88
Pura-pura
89
Tamat

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!