Terjerat Suami Kontrakku

Terjerat Suami Kontrakku

Bab 1

Terjerat suami kontrakku

Hidup dengan kemewahan tidak membuat Emilia si gadis cantik merasakan keindahan hidupnya, bayang bayang perselingkuhan orang tuanya membuat ia sedikit terauma dengan pernikahan

Kini hidupnya terbanding terbalik di mana ia menikah dengan salah satu anak yang keluarganya rusak karena ibunya.

Haruskah menanggung semua yang ibunya lakukan, bukannya anak tidak seharusnya menanggung kesialan hidupnya, Bisakah ia bertahan dengan pernikahan yang sedari awal hanya untuk balas dendam, Emilia rasanya ingin menyerah dengan kehidupannya yang sekarang.

Ayah yang entah di mana, sedari dia SMP ayahnya ini  meninggalkan ibunya, memang ibunya bersalah tetapi haruskah ia juga di tinggalkan ayahnya dan masuk di kandang singa dengan pernikahan balas dendam ini.

Pagi ini di rumah yang besar, berbagai makanan sudah Hana siapkan, semua hidangan di meja hasil masakannya, setelah ia menikah sang suami Verhag membawanya di salah satu rumah pembeliannya.

Tap

Tap

Tap

Dengan langkah pelan suara kaki menuruni anak tangga menyita perhatian Emilia, lalu ia menoleh melihat pasangan yang baru saja terbangun menuruni anak tangga, Ya prempuan itu adalah sang kekasih yang dimana menginap di rumah ini atas keinginan suaminya.

Meskipun mereka berdua tertidur dengan kamar yang berbeda,. Tetapi negara sang suami yang terkenal bebas sex membuat ia berfikir yang tidak-tidak.

“Kamu ingin apa sayang” tanya Lana si kekasih sang suami

“Ambilkan apa saja, aku akan tetap memakannya” jawabnya dengan di iringi senyum.

Emilia yang melihat kemesaran keduanya, hanya bisa menghela napas panjang, ia bukan iri atau semacamnya, tetapi ia merasa muak dengan tampang si sang suami, “Sungguh pemandangan yang menggelikan” batinya, rasanya Emilia ingin menyiram wajah sang suami dengan sup yang ia buat pagi ini.

“Sudah kan, bisakah kau pindah ke belakang tinggal kan kami berdua” Dengan cepat Emilia meninggalkan pasangan itu.

Meskipun negara Emilia terbilang sedikit bebas tetapi ia memiliki prinsip jika belum menikah dia tidak ingin tinggal bareng dengan suaminya.

Bahkan para pelayan yang ada di rumah ini pun di buat bingung dengan kehadiran si pacar sang pria, yaitu suaminya.

“Non...” panggil salah satu pelayan yang sangat akrab dengan dirinya

“Ada apa Bi” Jawab Emilia dengan mendekat ke arah Bi suroh

“Non tidak sarapan bareng dengan..” Bi Suroh menjeda ucapanya menatap istri sah majikanny “Maafin Bibi ya Non, bibi tidak bermaksud untuk ikut campur” Lajut Bi Suroh dengan menundukkan, tidak seharusnya ia mengurusi rumah tangga majikannya.

“Tidak papa Bi, Emilia sudah terbiasa dengan semuanya” senyum Emilia mengembang dengan mengelus bahu Bi Suroh

“Oh ya Bi, apa semua pelayan sudah sarapan” tanya Emilia mengalihkan pembicaraannya, ia rasanya muak jika harus membahas sang suami yang kini sedang bermesraan dengan kekasihnya.

Sudah non, Bibi baru pertama kali merasakan masakan nona jadi ketagihan, ternyata non Emilia jago memasak” jawab Bi Suroh dengan mengangkat kedua jempolnya.

Emilia terkekeh mendengar jawaban Bi Suroh

Tanpa keduanya sadari, sedari tadi  ada sepasang mata yang sedang menatap ke arahnya, bahkan perempuan yang ada di sampingnya itu pun di buat kesal karena tidak menyahuti ucapannya beberapa kali.

“Verhag....” sentak Lana dengan cemberut.

“Maaf honey....cup”  Verhag dengan cepat ia mengecup pipi sang pacar,pikirannya sedikit terusik dengan tawa dan keceriaan sang istri.

Sangat terbanding terbalik jika bersama dirinya, Emilia akan menampilkan mimik ketidak sukaanya

“Sepertinya kau sudah memiliki perasaan dengan istrimu” tanya Lana dengan nada dingin.

“Tidak ada wanita yang membuatku jatuh cinta selain dirimu”

“Ku peganga ucapanmu”

“Untuk hari ini kau bebas ingin berbelanja apapun” tawar Verhag, ya. Salah satu pereda kesal sang kekasih dengan menegosiasikan barang barang mewah.

Dengan semangat Lana menyetujui tawaran sang kekasih, kapan lagi ia bisa bebas berbelanja dengan sepuas nya.

“Kesempatan tidak datang dua kali” batinnya dengan menyeringai

Akhirnya keduanya melanjutkan sarapan yang sedikit tertunda.

***

Malam hari,

Di kamar, Emilia menatap dirinya di pantulan cermin besar yang ada di dekat ranjang, ia memastikan penampilan nya ini tidak berantaka.

Hari ini Emilia memiliki janji dengan beberapa teman waktu kuliahnya dulu, rasanya ia sangat merindukan teman temannya.

Selama menikah ia jarang sekali berkumpul dengan teman temannya, bahkan sekedar minum kopi saja ia merasa tidak bisa, meskipun suaminya mengijinkannya bahkan terkesan tidak peduli dengan kesehariannya, mengingat itu Emilia jadi teringat  dengan suaminya yang kini sedang pergi dengan kekasihnya itu.

“Dia pikir dengan bermesraan di depanku akan membuatku cemburu, ck jangan harap” gumamnya mengoles ulang lipstik di bibirnya.

Emilia mengambil ponselnya dari atas nakas, ia melihat layar itu tertera nama teman temannya menyuruhnya berkumpul di resto dalam mall terbesar yang ada di Madrid.

Dengan terampil dia membalas pesan sang teman temannya, lalu ia melangkah dengan sangat anggun

Hari ini ia menggenakan dress berwarna merah di atas lutut, sungguh ia sangatlah anggun di tubuhnya, dengan di padukan hels sedang.

Hari ini ia mengemudi kendaraan sendiri, tanpa supir yang suaminya tugas kan, sepanjang perjalanan Emilia menikmati pemandangan mobil yang berlalu lalang memenuhi jalan kota Madrid.

Pada saat lampu merah perhatia Hana tersita dengan mobil yang ada di depannya, ia menajamkan pandangannya dan benar itu mobil sang suami, lampu yang tadinya hijau kini berganti merah, Emilia menekan pedal gas mobilnya dengan menaiki kecepatannya bahkan ia tidak menghirauka jika nanti suaminya mengenalnya.

Dua lima menit kemudian, Emilia sampai juga di tempat yang temannya janjikan, ia memarkirkan mobilnya terlebih dulu, dan ia juga memperhatikan mobil mobil disekitarnya, aihh rupannya Emilia cukup mengenali mobil mobil temannya ini.

Lalu ia turun berjalan melangkah menaiki lift menuju lantai tiga di mana ia menuju restoran yang ada di dalam mall.

Sesampai di lantai tiga dengan semangat Emilia melangkah tas yang ia gandeng dengan tangan kirinya membuat dirinya terkesan sangat anggun.

“Emilia....” panggil dari ujung sana.

Restoran yang temannya ini pilih adalah restauran privat room yang dimana di dalamnya hanya menampung sekitar 20 orang, dengan pemandang indah dari kota Madrid. Dengan suguhan masakan seorang chef profesional.

“Rindu sekali” Emilia memeluk temannya satu persatu dengan.

“Astaga sudah lama sekali kita tidak berkumpul”  Emilia mengangguk menyetujui ucapan temannya.

“Bagaimana kabar kalian” tanya Emilia kepada temannya, Eva dan Maya.

“Kabar baik” jawab kompak Eva dan Maya

Dengan gelengan Emilia “Kompak sekali kalian” sambil terkekeh Emilia mencicipi hidangan yang di buat khusus langsung dari chef nya, dengan berjarak beberapa meter, ketiga bisa melihat dengan cekatan memasaknya.

Selesai makan hidangan yang ada di depannya, kini saatnya ketiga menyantai dengan obrolan obrolan yang serius.

“Emilia....” panggil Eva menatapnya serius “Ada apa” tanya Emilia melihat mimik temanya ini yang berubah.

“Kemarin aku tidak sengaja melihat suami berengsek mu itu dengan seorang perempuan” cecer Eva dengan menggebu gebu “Uhh rasanya ingin ku lempar dengan botol bekas kearah prempuan itu” lanjutnya

Emilia mengangkat kedua bahunya “ biarkan saja samapai mana Verhag bertahan dengan kekasihnya”

“What kekasih” Suguh Eva dan Maya kaget dengan ucapan temannya, yang sepertinya seperti tida terjadi apa apa dalam pernikahan.

“Wah harus kita beri pelajaran keduanya” ucap maya degan menggebu gebu, bahkan ia mencengkram bahu temanya.

”Memangnya kau berani berurusan dengan Tuan Verhag? Yang ada hidupmu berhenti sampai sini” dengan kesal Eva memindahkan tangan temannya yang sedari tadi mencengkram bahunya.

“Sudalah lah, aku sangat malas sekali membahasnya”

Akhirnya ketiganya melanjutkan lagi obrolannya di mana menceritakan hal random yang biasa perempuan obrolkan ketika bertemu temannya.

Happy reading guys

Jika ada kata typo tolong koreksinya ya

Terima kasih.

Terpopuler

Comments

Sulistyono

Sulistyono

Sules Setiono

2024-03-26

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!