Kepala Sekolah Berulah

"Sayang, kamu baik-baik saja?" tanya Langit, ia tadi masuk lebih dulu karena ada yang harus di bicarakan dengan tim.

Yura yang terkejut pun, tersadar karena pertanyaan Langit.

"Jagalah gadismu, ia tengah di incar. Kalau begitu kami pamit, Assalamu'alaikum" ucap Syahid

"Wa'alaikum salam" jawab Yura dan yang lain, Yura masih memikirkan ucapan Ita. Menjatuhkan mentalnya? Untuk apa?

"Evi, maafkan aku ya. Karena aku, kamu hampir celaka." ucap Yura, namun tatapannya menatap kosong ke arah Evi.

"Hei, Yura. Aku ga papa kok, kamu liat kan aku baik-baik saja." ucap Evi menyadarkan Yura

tes

Air mata Yura pun menetes, Langit terkejut. Ia pun menariknya ke dalam pelukan, Yura pun menangis. Kenapa ada orang yang berniat jahat padanya? Apa ia sudah menyinggung seseorang? Siapa?

Cery, Kalingga dan Narendra yang baru datang. Merasa bingung dan juga khawatir, Narendra mendekati Evi yang kini ikut meneteskan air mata.

"Ada apa?" tanya Narendra, seraya menghapus air mata Evi

"Tadi... tadi aku hampir tertabrak, tapi ada yang menyelamatkan aku." jawab Evi bercerita

"APA?!" teriak Cery, Narendra dan Kalingga

"Tapi, dia bilang. Bila semua ini, di tujukan untuk menjatuhkan mental Yura." lanjut Evi

Langit pun akhirnya paham, ini pasti perbuatan perempuan itu. Ia sudah tau tujuannya, pindah ke sini. Ingin menjatuhkan sekolah papa Rei, tidak akan ia maafkan.

"Kalau begitu, sebaiknya kamu bawa Yura pulang Ngit. Sepertinya ia shock, bukankah selama ini ia tak pernah mengalami hal seperti ini?" saran Kalingga

"Ya, abang benar. Maaf kami tidak bisa ikut, karena masih ada latihan." sambung Cery, Langit mengangguk.

"Baiklah, kalau begitu aku pamit. Tolong sampaikan pada yang lain, aku tidak ikut latihan hari ini. Dan katakan pada bu De..."

"YURAAAA" panggil Haikal, ia pun berlari mendekati mereka semua.

Yura melepas pelukan Langit dan menghadap Haikal pun berhenti, dengan nafas yang ngos-ngosan.

"Apa apa Kal?" tanya Yura

"Bu Dewi, Bu Dewi di keluarkan sama kepala sekolah." jawab Haikal

"APA?!" teriak keenam anak tersebut

Yura segera berlari masuk ke sekolah, di ikuti Langit dan yang lain.

"Heiiii... hosh hosh.. aku baru berhentilah." ucap Haikal, namun ia tetap ikut mengejar Yura dan yang lain.

Sedangkan dari jauh, ada Ara yang kesal. Karena rencana membuat celaka teman Yura, gagal.

"DASAR BODOH" umpatnya marah, ia pun segera masuk ke sekolah.

.

Saat sampai di depan ruang guru, Yura dan yang lain berhenti. Melihat bu Dewi yang habis menangis, dengan membawa dus berisi barang-barangnya.

"Apa-apaan ini?" tanya Yura dingin, ia tak terima guru kesayangannya di perlakukan seperti ini.

Bu Dewi menengadah dan menatap Yura, air matanya kembali mengalir. Ia menahan tangisannya, sakit rasanya di perlakukan tidak adil oleh kepala sekolah. Tanpa alasan yang masuk akal, tiba-tiba ia di keluarkan secara tidak hormat.

Ada rasa lega melihat Yura dan Langit, mungkin nasibnya bisa tertolong saat ini.

"Siapa kamu? Berani-beraninya, ikut campur urusan orang dewasa." ucap kepala sekolah

Kalian nanyaeak... Kenapa bu Dewi tau siapa Yura dan Langit, tapi kepala sekolah nggak? Karena Bu Dewi merupakan, junior 2 tingkat di bawah Ken saat di kampus dulu. Tidak dekat, namun kenal. Sehingga ia pun tau, bagaimana keluarga Yura dan Langit. Karena Yura yang bercerita, dan Dewi pun berjanji menjaga rahasia.

"Siapa saya itu tidak penting, apa maksud anda mengeluarkan bu Dewi? Apa salah bu Dewi?" tanya Yura dengan tatapan tidak suka

"Cih, saya kepala sekolah di sini. Terserah saya mau bagaimana, dan saya menginginkan Dewi keluar dari sekolah ini. Lalu masalahnya apa dengan kamu? Kamu ini hanya seorang siswi, jangan macam-macam, mau saya keluarkan juga kamu hah?!" ucap kepala sekolah sombong, saat ia melihat Langit. Ia pun akhirnya sadar, siapa Yura. Ternyata Yura melupakan kejadian, yang baru saja terjadi pada sahabatnya.

"Kamu yang masih kecil sudah berpacaran itu kan, dengan dia. Saya mau kalian putus, kalau tidak aku akan mengeluarkan kalian." lanjutnya

"HAH?" semua orang yang melihat kejadian itu pun terperangah, apa-apaan?

"Maaf bu kepala sekolah, sebelumnya apa hubungan mereka di keluarkan dengan status mereka? Kalaupun mereka berpacaran, tetapi semua itu tidak mengganggu prestasi mereka sama sekali. Bahkan baik Yura, maupun Langit. Mereka berada di peringkat 1 di sekolahnya masih-masing, prestasi pun banyak yang mereka dapatkan." ucap bu Sita

"Benar, lagipula hubungan mereka masih di batas wajar." sambung bu Riri

"HUUUUUU.... MEREKA MAH THE BEST COUPLE BU" teriak para murid

"DIAM, APA KALIAN SEMUA MAU SAYA KELUARKAN!" teriak kepala sekolah, semua langsung terdiam. Tapi di hati mereka, tetap menggerutu.

Lagipula, mereka tidak terganggu melihat hubungan Langit dan Yura. Justru karena ada Langit yang rajin menghampiri Yura, mereka jadi semangat sekolah. Karena bisa cuci mata setiap hari, menatap Langit. Uuuunnnnccchhh...

"Kalian, saya tidak mau tau. Kalian harus mengakhiri hubungan kalian, kalau tidak saya akan keluarkan kalian." ucap kepala sekolah lagi, bu Dewi malah tersenyum melihat keangkuhan kepala sekolahnya saat ini. Bahkan ia hampir saja tertawa, rupanya wanita yang menjadi kepala sekolah ini. Tidak tau sedang berurusan dengan siapa?

Langit yang sedari tadi diam, akhirnya angkat bicara.

"Apa hak anda? Anda siapa kami, sampai harus memutuskan di keluarkan tidaknya saya, tunangan saya, bu Dewi dan yang lainnya." tanya Langit, mendengar suara bass Langit saja. Membuat para murid perempuan, meleleh.

"Hak saya? Saya adalah kepala sekolah di sini" jawab kepala sekolah, Langit tersenyum smirk

"Jabatan anda hanya kepala sekolah, sedangkan mengeluarkan guru atau pun murid tidak bisa sembarangan. Harus ada rapat komite, karena bukan hanya suara anda saja yang di dengar. Tapi semua guru dan juga jajaran penting yayasan ini, terutama pemilik sekolah ini." ucap Langit panjang lebar, tatapannya begitu mengintimidasi kepala sekolah.

Hampir membuatnya tak berkutik, namun ia sadar dengan siapa ia berhadapan. Hanya bocah ingusan, cih.

"Untuk apa ada rapat-rapat, pemilik sekolah saja sangat percaya padaku. Apa yang aku putuskan, ia pun pasti akan setuju. DEWI, KAMU SAYA KELUARKAN. CEPAT PERGI DARI SEKOLAH INI, JANGAN HARAP KAMU MENDAPATKAN PEKERJAAN SETELAH KELUAR DARI SINI!!!!" ucapnya dengan nada tinggi, sangat arrogant

"CUKUP!!! TAK ADA YANG KELUAR DARI SINI, KECUALI ANDA!!" teriak Yura, ia pun menahan bu Dewi yang hendak melangkahkan kakinya. Yura meminta bu Dewi menaruh barang yang di bawanya, untuk di taruh di meja. Dewi pun menurut, ia menaruh barangnya.

"APA HAKMU MENGHENTIKAN KEPUTUSANKU" bentak kepala sekolah

Langit yang tidak suka, tunangannya di bentak. Hampir saja, menampar mulut sampah kepala sekolah. Namun tangannya di tahan, dan...

PLAK

Bu Dewi kini berani, karena ada Yura dan Langit. Ia juga tidak terima bila murid kesayangannya, di perlakukan seperti ini. Sejak tadi ia menahan diri, tapi tidak untuk saat ini.

"DEWI"

"APA?!"

...****************...

Jangan lupa like, komen, gift dan vote nya🥰🥰

...Happy Reading All🥰🥰🥰...

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

DUH KEPALA SEKOLAH KAMU YG DIPECAT NNT KERJA GAK BENER DAN ARA JG KELUARIN DARI SEKOLAH CEWEK IBLIS

2024-08-04

1

Calista

Calista

baru juga jd kepala sekolah tp kelakuan ny ugh seperti pemilik sekolah aja

2024-03-15

4

Calista

Calista

klu berani coba aja kluarkan yura sama langit dr sekolah yg ada malah qm yg di pecat jd kepala sekolh

2024-03-15

2

lihat semua
Episodes
1 Awal Mula
2 Senior Belagu
3 Senior yang Ngeyel
4 Lost Contact
5 Kondisi Ezra dan Ros
6 Pindah Rumah Sakit
7 Hukuman
8 Amarah Naina
9 Kabar Baik
10 Kabar Baik Lagi
11 Hadiah untuk 3 Dokter
12 Felicia
13 Cery
14 Hadeeehhhh
15 Kekesalan Langit
16 Tak berkutik
17 Murid Baru
18 Pertemuan Tak Terduga
19 Kepala Sekolah Berulah
20 Adu Mulut
21 Keterkejutan Tania dan Ara
22 Akhir dari Tania dan Arabella
23 Perlombaan di Mulai
24 Perlombaan
25 Netan, Setan, Necan
26 Key Marah
27 Kondisi Nenek
28 Guntur namanya
29 Keterkejutan Baskoro
30 DUKA
31 Berita Kematian
32 Duka yang Mendalam
33 Keributan
34 Keturunan Reinhard
35 Tranding topik
36 Baskoro dan Dina 1
37 Baskoro dan Dina 2
38 Cieeee.... Charlie Angel!!!
39 Jalan-jalan ke mall
40 Judulin sendiri, ok!!
41 Kedatangan Ayah Satria
42 Akhir dari Damar dan Sakti
43 Naomi.... Naomi....
44 Penyerangan
45 Ada Apa Dengan Hari ini?
46 Salah Cari Lawan
47 Part 47
48 Hari Bercocok tanam bersama NomNom
49 Lamaran Dadakan
50 Pernikahan Baskoro dan Hana
51 Nggak Level
52 Chat an
53 Mulai Bergerak
54 Pertarungan
55 Yura Terluka
56 Kondisi Yura
57 Pembalasan
58 Yura Bangun
59 Yura dan Ros
60 Happy Birthday Love
61 Danu
62 Danu 2
63 Operasi Berjalan Lancar
64 Part 64
65 Feli
66 Part 66
67 Ibu Danu Siuman
68 Rita calon Masalah
69 Fitnah
70 Waaahhhh
71 Part 71
72 Masa Lalu Menyakitkan
73 Cerita Cery
74 Masih tentang Cery dan Kalingga
75 Dinar dalam Bahaya
76 Amarah Yura
77 Kepanikan Langit
78 Dinar Koma
79 Hukuman yang Pantas
80 Kondisi Ibu Kandung Dinar
81 Operasi
82 Dinar Siuman
83 Kepulangan Danu dan Arum
84 Tentang Dela
85 Dinar kembali drop
86 Tentang Aylin
87 Penculikan
88 Misi Penyelamatan
89 Aksi Penyelamatan
90 Kondisi Rei
91 Ken Marah
92 Happy Ending
93 Bewara
94 Sudah Pecah Telor
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Awal Mula
2
Senior Belagu
3
Senior yang Ngeyel
4
Lost Contact
5
Kondisi Ezra dan Ros
6
Pindah Rumah Sakit
7
Hukuman
8
Amarah Naina
9
Kabar Baik
10
Kabar Baik Lagi
11
Hadiah untuk 3 Dokter
12
Felicia
13
Cery
14
Hadeeehhhh
15
Kekesalan Langit
16
Tak berkutik
17
Murid Baru
18
Pertemuan Tak Terduga
19
Kepala Sekolah Berulah
20
Adu Mulut
21
Keterkejutan Tania dan Ara
22
Akhir dari Tania dan Arabella
23
Perlombaan di Mulai
24
Perlombaan
25
Netan, Setan, Necan
26
Key Marah
27
Kondisi Nenek
28
Guntur namanya
29
Keterkejutan Baskoro
30
DUKA
31
Berita Kematian
32
Duka yang Mendalam
33
Keributan
34
Keturunan Reinhard
35
Tranding topik
36
Baskoro dan Dina 1
37
Baskoro dan Dina 2
38
Cieeee.... Charlie Angel!!!
39
Jalan-jalan ke mall
40
Judulin sendiri, ok!!
41
Kedatangan Ayah Satria
42
Akhir dari Damar dan Sakti
43
Naomi.... Naomi....
44
Penyerangan
45
Ada Apa Dengan Hari ini?
46
Salah Cari Lawan
47
Part 47
48
Hari Bercocok tanam bersama NomNom
49
Lamaran Dadakan
50
Pernikahan Baskoro dan Hana
51
Nggak Level
52
Chat an
53
Mulai Bergerak
54
Pertarungan
55
Yura Terluka
56
Kondisi Yura
57
Pembalasan
58
Yura Bangun
59
Yura dan Ros
60
Happy Birthday Love
61
Danu
62
Danu 2
63
Operasi Berjalan Lancar
64
Part 64
65
Feli
66
Part 66
67
Ibu Danu Siuman
68
Rita calon Masalah
69
Fitnah
70
Waaahhhh
71
Part 71
72
Masa Lalu Menyakitkan
73
Cerita Cery
74
Masih tentang Cery dan Kalingga
75
Dinar dalam Bahaya
76
Amarah Yura
77
Kepanikan Langit
78
Dinar Koma
79
Hukuman yang Pantas
80
Kondisi Ibu Kandung Dinar
81
Operasi
82
Dinar Siuman
83
Kepulangan Danu dan Arum
84
Tentang Dela
85
Dinar kembali drop
86
Tentang Aylin
87
Penculikan
88
Misi Penyelamatan
89
Aksi Penyelamatan
90
Kondisi Rei
91
Ken Marah
92
Happy Ending
93
Bewara
94
Sudah Pecah Telor

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!