"selamat ulangtahun om,semoga panjang umur,selalu di berikan kesehatan dan semoga semua hal dan harapan akan terwujud di tahun ini,wish you all the best untuk om gantengku" Arayan tersenyum sipu ketika membaca chat dari Amelia,bocah itu hampir membuat perjaka tulen itu salto di tempat,bagaimana tidak? untuk ketiga kalinya ada yang mengucapkan selamat padanya setelah kepergian kedua orangtuanya.
Kalau bukan karena aksi menyelinapnya ke kamar Arayan, Amelia mungkin sampai kapanpun tidak akan pernah tahu hari bersejarah bagi Arayan termasuk hari ulangtahun dan hari pertama dia masuk militer.
Dan sudah jadi sebuah tradisi juga bagi Arayan untuk selalu mengirim paket random di hari ulangtahun Amelia sesuai dengan usia gadis itu.
Karena jarak yang cukup jauh,mereka hanya bisa saling memberi ucapan selamat lewat chat selama dua tahun ini.tidak ada perayaan ataupun panggilan video.
Terakhir kali mereka bersama adalah ketika kemping, setelah itu Arayan seperti biasa harus kembali ke barak dan menyelesaikan semua tugasnya,sementara Amelia harus terus melanjutkan hidup, mendaftar sekolah SMA lalu kembali menjalani hari yang membosankan di rumah.
Tapi, setelah masuk SMA banyak perubahan yang terjadi pada Amelia, selain sudah bisa berinteraksi dengan banyak teman, bahkan sekarang Amelia sudah mulai bergaul.sering ikut nongkrong dan mengikuti banyak ekstra kurikuler di sekolah.membuatnya semakin jarang di rumah.
Walaupun Amelia tidak pernah memberi kabar bahkan tidak pernah lagi saling bertelepon tapi Arayan selalu memastikan kalau Amelia baik-baik saja dari Bu nensi.
"Bu, hari ini aku pulang terlambat ya,mau jalan-jalan dulu sama teman" begitulah setiap harinya, Amelia yang dulu selalu berada di kamar kini jadi sering keluyuran dan bahkan sibuk dengan berbagai acara sekolah.karena terlalu khawatir dengan pergaulan Amelia akhirnya Bu nensi meminta Arayan untuk memberi batasan pada Amelia, walaupun Bu nensi tahu Amelia bukan tipe anak yang lepas kontrol tapi Amelia adalah anak perempuan sementara di luar sana ada banyak segala bentuk kejahatan, membayangkannya saja membuat Bu nensi bergidik.
"ya udah bu,nanti aku coba kasih tahu Amel"
"satu lagi tuan,saya ijin pulang kampung karena sudah sembilan tahun saya tidak pulang"
"sembilan tahun?ya udah bu pulang aja,nanti aku transfer ya buat ongkos sama buat hadiah keluarga"
"saya tidak membutuhkan tuan,saya cuma khawatir dengan non Amel selama saya pergi"
Bu nensi benar,siapa yang akan menemani Amelia, sementara anak itu selalu tinggal sendirian,sibuk di sekolah,lupa makan,pulang malam,semakin sulit di atur karena sudah punya banyak teman, bagaimana kalau dia membuat keributan di rumah,membawa teman-teman untuk pesta miras dan pesta s*ks atau ada penjahat masuk ketika Amelia tidur.
"tuan...tuan...."
"ya......" panggilan Bu nensi membuyarkan semua pikiran buruk Arayan "ibu gak usah khawatir, Amelia biar aku yang urus,Bu nensi bersiap-siap saja"
Mendengar itu,tentu saja membuat Bu nensi sedikit tenang dan segera merapikan baju yang akan dia bawa, sementara itu uang yang Arayan transfer juga sudah terkirim ke rekening Bu nensi.
Setelah semuanya selesai,Bu nensi segera mengirim pesan pada Amelia dan Arayan.
"non,saya ijin pulang kampung sekarang ya,ingat ya non kalau ada apa-apa segera hubungi om atau saya dan jangan macam-macam nanti om marah" isi pesan Bu nensi untuk Amelia
"tuan,saya permisi pergi sekarang,jika ada hal lain silahkan telepon saya tuan"
"iya Bu, hati-hati ya,salam untuk keluarga di kampung terimakasih ya Bu"
Bu nensi segera memesan taksi dan pergi menuju stasiun.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 200 Episodes
Comments
sharvik
klau si om in brpa sih umr y skrg
2024-05-08
0