Bab 8 Melangkah Maju

Pertarungan masih berlanjut hingga beberapa jam. Tak terasa waktu menunjukkan pukul 03.00 pagi, dan pertarungan hewan kontrak serta pertarungan antar tuan sudah mencapai puncaknya.

"Aku mengandalkan dirimu, Burung Oozlum, Fusion," Kakek Wu terlihat melayang, sementara Burung Oozlum sendiri langsung terbang menuju belakang Kakek Wu.

Fusion adalah jurus gabungan antara Hewan Kontrak dan pihak pembuat kontrak. Jurus ini memerlukan persetujuan kedua belah pihak; jika tidak, Fusion akan mengubah seseorang dan Hewan Kontrak menjadi siluman haus darah tanpa akal sehat.

Di saat bersamaan, Wang Ji juga melakukan Fusion dengan Centicore miliknya. Aura dari kedua orang itu terlihat beradu tekanan, meratakan yang di bawah menjadi tanah tanpa pepohonan sejauh 10 kilometer.

Beruntung rumah Kakek Wu sudah dikelilingi oleh formasi array terkuat. Jika tidak, mungkin Luo Chen maupun rumah sudah ambruk dan hancur tak tersisa karena tekanan besar.

Kakek Wu yang sedang melakukan Fusion dikelilingi oleh warna biru dengan aliran pecahan elemen petir yang menyambar. Perubahan mulai terjadi, di mana Kakek Wu mengenakan armor dan pedang dari Burung Oozlum, serta sepasang sayap gagah di punggungnya.

Hanya satu kata untuk Kakek Wu: Ksatria. Luo Chen yang berada di dalam rumah juga berdecak kagum akan penampilan Kakek Wu saat ini. Meskipun kagum, rasa khawatir Luo Chen tetap menggelayuti hatinya.

Di saat bersamaan, Wang Ji sendiri juga sudah selesai berubah, menjadi seperti seorang penyihir, dengan tongkat yang memiliki ujung tengkorak kepala kambing. Penampilannya sangat serasi dengan rambut putih miliknya yang berkibar saat terkena angin.

"Luo Chen, ingat pesan Kakek. Jika di atas langit ada langit, maka pasti di atas Maha Pencipta ada Maha Pencipta," suara Kakek Wu masuk lewat telepati menuju Luo Chen.

"Kakek sialan itu, kenapa harus ceramah saat situasi begini?" gumam Luo Chen, saat melihat Kakek Wu melirik ke arahnya.

"Mari kita akhiri sekarang," ucap Wang Ji sambil mengumpulkan seluruh energi Qi miliknya yang tersisa ke dalam tongkatnya.

Kakek Wu, saat di langit, segera mengumpulkan seluruh energi yang tersisa. Dengan menghela nafas, ia berucap, "Huffttt, Jurus Rasi Bintang Aquila, tingkat puncak, Aquila Bintang." Pedang Kakek Wu bersinar terang.

Tepat saat ditebas dari atas ke bawah, bayangan Elang sebesar 500 kaki terlihat, dan melesat menuju Wang Ji. Wang Ji tidak hanya diam melihat serangan Kakek Wu; dia juga segera merapalkan teknik miliknya.

"Jurus Naga Meteor, tingkat puncak, Naga Magma!" Bayangan Naga juga terlihat dengan ukuran yang setara. Tatapan ganasnya memancar, tanpa menunggu serangan itu melayang ke depan.

Kedua serangan tampak seperti pertarungan antar Hewan, di mana saat bentrokan terjadi, malah terlihat adu serangan menuju langit. Hingga tiba-tiba, kedua serangan itu meluncur ke bawah dengan sangat cepat.

"Blarrrrrrr!" Ledakan besar terjadi, meratakan hutan sejauh 30 kilometer, mengubah hutan yang subur menjadi wilayah tanpa kehidupan. Bahkan, air sungai yang biasanya terisi penuh kini habis tak tersisa.

Debu mulai menghilang, dan Luo Chen kebingungan di dalam rumah mencari Kakek Wu. Akhirnya terlihat, Kakek Wu sedang berdiri dengan seseorang.

"Ahhhgggg!" Kakek Wu memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, sambil melihat dantian miliknya tertusuk dengan sebuah pisau.

"Pilihan ada di kamu. Jika ingin mati tanpa merasa sakit lagi, cabut pisau itu," bisik Wang Ji dengan senyuman sinis.

"Brakkk!" Kakek Wu terbaring tak berdaya, hanya bisa memandang langit, sambil melihat kepergian orang yang sangat ingin ia bunuh demi membalaskan dendam klan Sun.

Wang Ji langsung pergi begitu saja, karena ia sendiri mengalami luka yang parah akibat pertarungan sebelumnya. Alasan mengapa Wang Ji tidak membunuh langsung adalah karena ia ingin menyiksa Sun Luo Wu.

Darah terus menetes dari tubuh Kakek Wu. Andai dia bukan kultivator dengan tingkat tinggi, mungkin dia sudah mati sejak awal ledakan. Kakek Wu tersenyum, merasakan energi dari Luo Chen yang ada di rumah.

"Kakekkk, ahggg, terbuka pintu sialannn!" Luo Chen penuh amarah, melihat Kakek Wu terbaring bersimbah darah.

Kesedihan yang mendalam bercampur dengan kemarahan membuat perasaan Luo Chen tertutup oleh kabut hitam. Aura hitam keluar dari tubuh Luo Chen sambil meletakkan telapak tangan ke arah pintu yang terdapat formasi array.

Luo Chen bergumam, "Jurus Pelahap, tingkat pertama, Kehancuran." Keretakan terjadi pada formasi, seiring energi Qi yang dikirim Luo Chen semakin banyak.

Keretakan semakin besar, hanya butuh beberapa detik. Akhirnya, formasi array itu hancur. Luo Chen tersadar dan langsung berlari menghampiri Kakek Wu yang terbaring lemah.

"Kakekkk, jangan sampai meninggalkan aku sendiri lagiii!" teriak Luo Chen sambil memeluk erat tubuh Kakek Wu yang terbaring.

Rasa dingin tubuh Kakek Wu terasa, kulitnya semakin memutih seiring waktu berlalu. Sambil tersenyum, Kakek Wu berusaha mengusap Luo Chen dengan penuh kelembutan.

"Chen'er, Kakek akan selalu bersamamu, di hatimu. Ingat selalu Kakek ya? Maaf atas kekasaran Kakek selama ini. Jika ingin berbakti pada Kakek, tolong cabut pisau ini dari tubuh Kakek ya?" perintah Kakek Wu sambil menatap Luo Chen untuk terakhir kalinya.

"Kakekkk? Akan aku lakukan," Luo Chen dengan tangan gemetar, memegang pisau yang menancap di perut Kakek Wu.

"Lakukan, Chen'er," ujar Kakek Wu dengan nada penuh kasih sayang.

"Hiyaaa!" Pisau itu tercabut, bersamaan dengan tangan yang mengusap kepala Luo Chen.

Sebuah pisau terlempar, jatuh dengan posisi menancap, mengiringi keheningan yang terjadi. Luo Chen terdiam, menatap kepergian orang yang paling ia kagumi, sayang, dan paling berharga.

"Aku harus kuat. Tunggu sebentar ya, Kek." Luo Chen melepas jubah yang ia pakai, dan menaruhnya di atas tubuh Kakek Wu.

Luo Chen berjalan ke belakang rumah, mengambil sebuah cangkul, dan segera membuat lubang sebesar tubuh Kakek Wu, sedikit lebih besar. Hanya butuh waktu beberapa menit, sebuah lubang yang dia inginkan sudah terbuat.

Air mata terus mengalir, mengiringi kegiatan Luo Chen sampai saat ini. Setelah selesai, Luo Chen segera menghampiri Kakek Wu yang sudah meninggal atau menjadi mayat.

"Kakek, mungkin ini menjadi terakhir kaliku berbakti padamu. Tolong terima ya, jangan memarahiku saat kita bertemu nanti," gumam Luo Chen diakhiri dengan tawa kecil.

Luo Chen menggendong tubuh Kakek Wu, lalu memasukkan ke dalam lubang yang ia buat. Sambil mengambil jubah yang ia pakai untuk menutupi tubuh Kakek Wu, Luo Chen menaruh papan di atas mayat Kakek Wu dengan jarak beberapa sentimeter.

Segera, Luo Chen menutupi dengan tanah dan mengambil pedang Kakek Wu. Ia membuat ukiran nama di batu keras samping rumah, mengukir nama Sun Luo Wu, dan menaruhnya di atas makam Kakek Wu.

Sambil mencoba tersenyum, Luo Chen berbicara, "Kakek, sehat selalu di sana. Aku akan pergi dari sini untuk membalaskan dendam ini dan mencapai puncak kultivasi."

Matahari mulai bersinar, warna indahnya seakan menyambut perjalanan baru Luo Chen, bocah berumur 12 tahun. Luo Chen, dengan pedang Kakek Wu di samping, berjalan pergi meninggalkan tempat penuh kenangan.

Episodes
1 Bab 1 Pertemuan
2 Bab 2 Hewan Iblis
3 Bab 3 Elements Dan Awal Pelatihan
4 Bab 4 Pelajaran Masa Lalu
5 Bab 5 Fenomena Tidak Terduga
6 Bab 6 Kontes Memancing
7 Bab 7 Pertarungan Sengit
8 Bab 8 Melangkah Maju
9 Bab 9 Lima Bersaudara
10 Bab 10 Bakat Memasak
11 Bab 11 Menuju Kota
12 Bab 12 Keluarga Tambahan
13 Bab 13 Perkenalan
14 Bab 14 Persetujuan Pelelangan
15 Bab 15 Sedikit Ancaman
16 Bab 16 Bantuan Tidak Terduga
17 Bab 17 Kehangatan
18 Bab 18 Waktu Minim
19 Bab 19 Malam Tenang
20 Bab 20 Tiga Kendali
21 Bab 21 Kehangatan Keluarga
22 Bab 22 Langkah Awal
23 Bab 23 Memilih Kitab
24 Bab 24 Scorpius
25 Bab 25 Kepergian
26 Bab 26 Awal Pertarungan
27 Bab 27 Kekuatan
28 Bab 28 Air Terjun
29 Bab 29 Pertarungan Sengit
30 Bab 30 Puncak Pertarungan
31 Bab 31 Kedamaian
32 Bab 32 Harta Tak Terduga
33 Bab 33 Ruangan Rahasia
34 Bab 34 Lorong Gelap
35 Bab 35 Pemilik Harta
36 Bab 36 Tekanan
37 Bab 37 Pencerahan
38 Bab 38 Tempat Misterius
39 Bab 39 Harta Terakhir
40 Bab 40 Dua Lawan Satu
41 Bab 41 Sekte Elang Langit
42 Bab 42 Villa
43 Bab 43 Kehangatan
44 Bab 44 Obrolan Ringan
45 Bab 45 Persiapan
46 Bab 46 Topeng
47 Bab 47 VVIP
48 Bab 48 Pembukaan Lelang dan Pil Qi Pemula
49 Bab 49 Piala Jiwa Sejati
50 Bab 50 Persaingan dan Barang Terakhir
51 Bab 51 Ancaman
52 Bab 52 Ritual
53 Bab 53 Transaksi
54 Bab 54 Benua Tengah
55 Bab 55 Penginapan Kyabakura
56 Bab 56 Wanita Misterius
57 Bab 57 Pendamping Hidup
58 Bab 58 Perjalanan Romantis
59 Bab 59 Tepi Danau
60 Bab 60 Percakapan Yang Mengubah Segalanya
61 Bab 61 Kebebasan
62 Bab 62 Perjalanan Baru
63 Bab 63 Dratiger
64 Bab 64 Perjalanan Laut
65 Bab 65 Lomba Hewan Kontrak
66 Bab 66 Lautan Luas
67 Bab 67 Sea Serpent
68 Bab 68 Dewa Scorpius
69 Bab 69 Awal Perjalanan Baru
70 Bab 70 Mencari Petunjuk
71 Bab 71 Amarah
72 Bab 72 Akses Teleportasi
73 Bab 73 Perjalanan Berliku
74 Bab 74 Pertarungan Awal Sekte Taring Naga
75 Bab 75 Pertarungan Mengerikan Dalam Markas Sekte
76 Bab 76 Serangan Mei Xue yang Menggegerkan Sekte
77 Bab 77 Pertarungan dengan Para Petinggi Sekte
78 Bab 78 Misi Berbahaya
79 Bab 79 Melawan Ice Snake
80 Bab 80 Misi Tuntas
81 Bab 81 Perjalanan Menuju Gunung Eldoria
82 Bab 82 Menuju Kaki Gunung
83 Bab 83 Pertemuan dengan Monster Dragaraj
84 Bab 84 Pertarungan di Puncak Eldoria
85 Bab 85 Pertemuan dengan Nagasatu
86 Bab 86 Akhir Pertarungan
87 Bab 87 Penemuan Altar Misterius
88 Bab 88 Portal Menuju Alam Abadi
89 Menemukan Tujuan Baru
90 Menyusun Dasar Sekte
91 Mengundang Para Ahli
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Bab 1 Pertemuan
2
Bab 2 Hewan Iblis
3
Bab 3 Elements Dan Awal Pelatihan
4
Bab 4 Pelajaran Masa Lalu
5
Bab 5 Fenomena Tidak Terduga
6
Bab 6 Kontes Memancing
7
Bab 7 Pertarungan Sengit
8
Bab 8 Melangkah Maju
9
Bab 9 Lima Bersaudara
10
Bab 10 Bakat Memasak
11
Bab 11 Menuju Kota
12
Bab 12 Keluarga Tambahan
13
Bab 13 Perkenalan
14
Bab 14 Persetujuan Pelelangan
15
Bab 15 Sedikit Ancaman
16
Bab 16 Bantuan Tidak Terduga
17
Bab 17 Kehangatan
18
Bab 18 Waktu Minim
19
Bab 19 Malam Tenang
20
Bab 20 Tiga Kendali
21
Bab 21 Kehangatan Keluarga
22
Bab 22 Langkah Awal
23
Bab 23 Memilih Kitab
24
Bab 24 Scorpius
25
Bab 25 Kepergian
26
Bab 26 Awal Pertarungan
27
Bab 27 Kekuatan
28
Bab 28 Air Terjun
29
Bab 29 Pertarungan Sengit
30
Bab 30 Puncak Pertarungan
31
Bab 31 Kedamaian
32
Bab 32 Harta Tak Terduga
33
Bab 33 Ruangan Rahasia
34
Bab 34 Lorong Gelap
35
Bab 35 Pemilik Harta
36
Bab 36 Tekanan
37
Bab 37 Pencerahan
38
Bab 38 Tempat Misterius
39
Bab 39 Harta Terakhir
40
Bab 40 Dua Lawan Satu
41
Bab 41 Sekte Elang Langit
42
Bab 42 Villa
43
Bab 43 Kehangatan
44
Bab 44 Obrolan Ringan
45
Bab 45 Persiapan
46
Bab 46 Topeng
47
Bab 47 VVIP
48
Bab 48 Pembukaan Lelang dan Pil Qi Pemula
49
Bab 49 Piala Jiwa Sejati
50
Bab 50 Persaingan dan Barang Terakhir
51
Bab 51 Ancaman
52
Bab 52 Ritual
53
Bab 53 Transaksi
54
Bab 54 Benua Tengah
55
Bab 55 Penginapan Kyabakura
56
Bab 56 Wanita Misterius
57
Bab 57 Pendamping Hidup
58
Bab 58 Perjalanan Romantis
59
Bab 59 Tepi Danau
60
Bab 60 Percakapan Yang Mengubah Segalanya
61
Bab 61 Kebebasan
62
Bab 62 Perjalanan Baru
63
Bab 63 Dratiger
64
Bab 64 Perjalanan Laut
65
Bab 65 Lomba Hewan Kontrak
66
Bab 66 Lautan Luas
67
Bab 67 Sea Serpent
68
Bab 68 Dewa Scorpius
69
Bab 69 Awal Perjalanan Baru
70
Bab 70 Mencari Petunjuk
71
Bab 71 Amarah
72
Bab 72 Akses Teleportasi
73
Bab 73 Perjalanan Berliku
74
Bab 74 Pertarungan Awal Sekte Taring Naga
75
Bab 75 Pertarungan Mengerikan Dalam Markas Sekte
76
Bab 76 Serangan Mei Xue yang Menggegerkan Sekte
77
Bab 77 Pertarungan dengan Para Petinggi Sekte
78
Bab 78 Misi Berbahaya
79
Bab 79 Melawan Ice Snake
80
Bab 80 Misi Tuntas
81
Bab 81 Perjalanan Menuju Gunung Eldoria
82
Bab 82 Menuju Kaki Gunung
83
Bab 83 Pertemuan dengan Monster Dragaraj
84
Bab 84 Pertarungan di Puncak Eldoria
85
Bab 85 Pertemuan dengan Nagasatu
86
Bab 86 Akhir Pertarungan
87
Bab 87 Penemuan Altar Misterius
88
Bab 88 Portal Menuju Alam Abadi
89
Menemukan Tujuan Baru
90
Menyusun Dasar Sekte
91
Mengundang Para Ahli

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!