Bab 15 Sedikit Ancaman

Setelah keluar dari gerbang, mereka melanjutkan perjalanan menuju tempat kedua. Sebuah restoran berbintang tiga terpampang di depan mata, hanya satu kata yang bisa menggambarkan tempat tersebut: "indah."

Tempat itu ditata dengan penuh perhatian; debu pun tidak terlihat di area tertentu. Meja, kursi, dan hiasan diletakkan pada tempat yang strategis, menciptakan kesan tersendiri.

“Apa aku bisa menjual ikan ke tempat ini?” tanya Luo Huang Chen kepada salah satu pelayan wanita yang sedang membersihkan meja dari sisa makanan dan minuman.

Saat wanita itu menoleh, terlihat sebuah belenggu di lehernya. “Bisa, tapi hanya beberapa jenis langka yang akan diterima, Tuan,” sahut wanita itu, berusaha tersenyum.

Huang Za terlihat melangkah ke depan, ingin menarik perhatian pelayan wanita. Namun, langkahnya dihentikan oleh Luo Huang Chen dengan isyarat tangan dan kedipan mata.

“Paman Za, jelaskan saja lewat telepati. Jangan bertindak tergesa-gesa. Dari tadi ada yang mengawasi kita, jadi kita akan menunggu dia keluar dulu sebelum bertindak.” Suara Luo Huang Chen terngiang dalam pikiran paman Za, yang terdiam saat menatap tuan mudanya.

“Kalau begitu bisa, tolong panggilkan? Aku akan menjual beberapa ikan Gudgeon,” ujar Luo Huang Chen kepada si pelayan wanita.

“Sebaiknya saya antar saja langsung, Tuan Muda,” jawab si pelayan, lalu melangkah pergi, diikuti oleh Luo Huang Chen, paman Za, dan paman Zo.

Saat melewati lorong menuju ruangan tertentu di ujung, obrolan antara paman Za dan Luo Huang Chen masih berlanjut lewat telepati. “Jadi, yang ada di leher wanita itu belenggu budak?” tanya Luo Huang Chen.

Paman Za berjalan dengan santai, tetapi di dalam pikirannya, ia sedang berbincang dengan Luo Huang Chen. “Benar, Tuan Muda. Biasanya belenggu itu ada karena tercipta kontrak antara pihak lain.”

“Jadi, wanita ini memiliki tuan sendiri? Lalu dia wajib menuruti tuannya?”

“Bisa dibilang begitu. Jika budak menolak, biasanya mereka akan menghadapi tiga pilihan: pertama, dihukum biasa; kedua, dipaksa menuruti perintah; dan ketiga…”

“Apa yang ketiga, Paman Za? Kalau mereka dipaksa menuruti, bukankah itu juga bisa terjadi?”

“Pilihan ketiga, mereka bisa mati. Untuk penjelasan, Tuan Muda tidak salah lagi. Bahkan, sudah banyak kejadian di mana para budak dijadikan pelampiasan nafsu.”

“Kita harus bantu dia. Tunggu sampai urusan kita selesai, nanti akan aku beri tanda untuk menyelamatkan para budak.”

“Baik, Tuan Muda,” jawab paman Za. Tepat saat obrolan mereka selesai, mereka tiba di ruangan nomor 8C. Saat pintu dibuka, jejeran bahan makanan terlihat sangat rapi di atas meja dan lemari.

“Permisi, Tuan, ini ada tamu yang ingin memasok ikan Gudgeon yang sudah susah dicari,” ujar pelayan wanita kepada lelaki berpakaian khas kerajaan berwarna hijau putih.

“Benarkah? Aku harap Tuan tidak berniat menipu kami hanya agar membeli bahan makanan yang kau jual,” lelaki tersebut berbalik badan, lalu menghadap Luo Huang Chen dan memberi isyarat tangan agar si pelayan pergi.

“Brak!” Satu ekor ikan Gudgeon keluar dari cincin milik Luo Huang Chen.

“Tuan Muda, perkenalkan saya Jin Yao. Bisa tolong masukkan ikan itu kembali, Tuan?” panik lelaki tersebut saat melihat ikan Gudgeon sebesar buaya atau bahkan lebih.

“Cepat siapkan tempatnya, aku ada sekitar tujuh ekor ikan yang akan dijual,” Luo Huang Chen memasukkan kembali ikan tersebut ke dalam cincin dan menunggu dengan tatapan tajam.

“Silakan ikuti saya, Tuan Muda,” kata Jin Yao, lalu berjalan diikuti oleh mereka bertiga melewati jalan lebar yang di sampingnya berjejeran meja penuh dengan bahan makanan, hingga Jin Yao membuka sebuah ruangan dengan dua pintu.

Saat pintu dibuka, terlihat ruang itu penuh dengan tumpukan bahan makanan di bagian samping. Namun, tatanan yang sangat rapi meninggalkan tempat kosong di bagian tengah ruangan yang luas.

“Tuan Muda bisa menaruh bahan makanan di tengah ruangan sana, tetapi setelah itu akan ada pengecekan seberapa segar ikan tersebut. Semakin segar, semakin memiliki nilai yang tinggi.”

Luo Huang Chen melangkah memasuki ruangan tersebut setelah mendengarkan ucapan Jin Yao. Begitu masuk, ia melihat semua bahan berasal dari berbagai golongan, mulai dari bahan masakan biasa hingga yang langka.

Saat melihat semua bahan, Luo Huang Chen teringat akan sebuah buku catatan dari cincin penyimpanannya, di mana semua informasi sudah terpampang jelas, mulai dari ciri-ciri, efek, dan lainnya.

“Bruk!” Tujuh ikan Gudgeon keluar dari cincin, ukuran terkecilnya sekitar 1,7 meter, sedangkan yang terbesar sekitar 3 meter. Jin Yao tersenyum lebar melihat tumpukan ikan Gudgeon tersebut.

“Jika sudah semua, mari kita bicarakan masalah harga ikan tersebut di ruangan pribadiku yang di lantai atas,” sahut Jin Yao sambil terus tersenyum.

Di Lantai 3 Dalam Sebuah Ruangan Pribadi

“Hemmm, jadi sebenarnya kami tidak bisa menentukan harga yang pantas untuk ketujuh Gudgeon itu,” Jin Yao membuka percakapan, sambil menatap kaca yang memperlihatkan suasana kota di sore hari.

“Apakah satu tahun cukup untuk memberi harga yang tepat nanti? Aku tahu pasti pihak restoran akan membutuhkan persetujuan dari pihak atas,” kata Luo Huang Chen, bangkit dari tempat duduk dan berjalan ke arah pintu keluar diikuti kedua pamannya.

“Tunggu, Tuan Muda? Bagaimana Anda bisa tahu? Lalu bagaimana cara diriku menghubungi Tuan Muda nanti?” berbagai pertanyaan terus keluar dari Jin Yao saat melihat Luo Huang Chen melangkah ke arah pintu keluar.

Tepat pada saat pintu dibuka, Luo Huang Chen berhenti. Tanpa berbalik, ia berkata, “Jangan tanyakan hal yang di luar batasan. Dengarkan baik-baik. Pertama, aku akan melakukan kultivasi tertutup. Jadi, entah nanti yang membawa uang itu kamu, Tuan Jin Yao, atau karyawan di sini…”

Luo Huang Chen berbalik dengan tatapan tajam, melanjutkan, “Bisa kalian antar ke vila yang sudah lama tidak terjual. Kalian pasti tahu tempatnya, bukan? Nanti biar penghuni rumah itu yang menerima uang tersebut. Aku harap tidak ada kecurangan, atau... kalian akan tahu akibatnya.”

Lagi-lagi aura hitam merembes keluar dari tubuhnya, menciptakan rasa hampa yang menyelimuti Jin Yao. Ia sampai melangkah mundur, lalu tertunduk dengan keringat dingin membasahi pakaian.

Saat Luo Huang Chen berbalik dan melanjutkan langkahnya keluar dari ruangan, diikuti kedua pamannya, aura tersebut ikut tertarik, namun efek dari aura masih terasa nyata pada Jin Yao.

“Anjing! Auranya pekat, tatapan itu... Apa itu tatapan kekosongan, kesedihan, amarah, atau tatapan kehampaan? Sial, jangan sampai ada permusuhan dalam transaksi ini. Pelayan!!!”

Dalam posisi masih tertunduk lemas, Jin Yao mencoba duduk di kursinya. Beberapa detik kemudian, pelayan wanita datang dengan tergesa-gesa.

“Iya, Tuan,” pelayan tersebut terdiam, melihat kondisi tubuh Jin Yao yang masih bergetar dengan keringat dingin membasahi pakaian.

“Cepat kabari ketua pusat, ada transaksi penting, dan ini adalah darurat,” bentak Jin Yao, berusaha menenangkan jiwanya yang masih bergetar.

Pelayan wanita langsung pergi meninggalkan ruangan sesuai perintahnya. “Mugo-mugo aku ora nyinggung Tuan Muda,” batin Jin Yao.

Episodes
1 Bab 1 Pertemuan
2 Bab 2 Hewan Iblis
3 Bab 3 Elements Dan Awal Pelatihan
4 Bab 4 Pelajaran Masa Lalu
5 Bab 5 Fenomena Tidak Terduga
6 Bab 6 Kontes Memancing
7 Bab 7 Pertarungan Sengit
8 Bab 8 Melangkah Maju
9 Bab 9 Lima Bersaudara
10 Bab 10 Bakat Memasak
11 Bab 11 Menuju Kota
12 Bab 12 Keluarga Tambahan
13 Bab 13 Perkenalan
14 Bab 14 Persetujuan Pelelangan
15 Bab 15 Sedikit Ancaman
16 Bab 16 Bantuan Tidak Terduga
17 Bab 17 Kehangatan
18 Bab 18 Waktu Minim
19 Bab 19 Malam Tenang
20 Bab 20 Tiga Kendali
21 Bab 21 Kehangatan Keluarga
22 Bab 22 Langkah Awal
23 Bab 23 Memilih Kitab
24 Bab 24 Scorpius
25 Bab 25 Kepergian
26 Bab 26 Awal Pertarungan
27 Bab 27 Kekuatan
28 Bab 28 Air Terjun
29 Bab 29 Pertarungan Sengit
30 Bab 30 Puncak Pertarungan
31 Bab 31 Kedamaian
32 Bab 32 Harta Tak Terduga
33 Bab 33 Ruangan Rahasia
34 Bab 34 Lorong Gelap
35 Bab 35 Pemilik Harta
36 Bab 36 Tekanan
37 Bab 37 Pencerahan
38 Bab 38 Tempat Misterius
39 Bab 39 Harta Terakhir
40 Bab 40 Dua Lawan Satu
41 Bab 41 Sekte Elang Langit
42 Bab 42 Villa
43 Bab 43 Kehangatan
44 Bab 44 Obrolan Ringan
45 Bab 45 Persiapan
46 Bab 46 Topeng
47 Bab 47 VVIP
48 Bab 48 Pembukaan Lelang dan Pil Qi Pemula
49 Bab 49 Piala Jiwa Sejati
50 Bab 50 Persaingan dan Barang Terakhir
51 Bab 51 Ancaman
52 Bab 52 Ritual
53 Bab 53 Transaksi
54 Bab 54 Benua Tengah
55 Bab 55 Penginapan Kyabakura
56 Bab 56 Wanita Misterius
57 Bab 57 Pendamping Hidup
58 Bab 58 Perjalanan Romantis
59 Bab 59 Tepi Danau
60 Bab 60 Percakapan Yang Mengubah Segalanya
61 Bab 61 Kebebasan
62 Bab 62 Perjalanan Baru
63 Bab 63 Dratiger
64 Bab 64 Perjalanan Laut
65 Bab 65 Lomba Hewan Kontrak
66 Bab 66 Lautan Luas
67 Bab 67 Sea Serpent
68 Bab 68 Dewa Scorpius
69 Bab 69 Awal Perjalanan Baru
70 Bab 70 Mencari Petunjuk
71 Bab 71 Amarah
72 Bab 72 Akses Teleportasi
73 Bab 73 Perjalanan Berliku
74 Bab 74 Pertarungan Awal Sekte Taring Naga
75 Bab 75 Pertarungan Mengerikan Dalam Markas Sekte
76 Bab 76 Serangan Mei Xue yang Menggegerkan Sekte
77 Bab 77 Pertarungan dengan Para Petinggi Sekte
78 Bab 78 Misi Berbahaya
79 Bab 79 Melawan Ice Snake
80 Bab 80 Misi Tuntas
81 Bab 81 Perjalanan Menuju Gunung Eldoria
82 Bab 82 Menuju Kaki Gunung
83 Bab 83 Pertemuan dengan Monster Dragaraj
84 Bab 84 Pertarungan di Puncak Eldoria
85 Bab 85 Pertemuan dengan Nagasatu
86 Bab 86 Akhir Pertarungan
87 Bab 87 Penemuan Altar Misterius
88 Bab 88 Portal Menuju Alam Abadi
89 Menemukan Tujuan Baru
90 Menyusun Dasar Sekte
91 Mengundang Para Ahli
Episodes

Updated 91 Episodes

1
Bab 1 Pertemuan
2
Bab 2 Hewan Iblis
3
Bab 3 Elements Dan Awal Pelatihan
4
Bab 4 Pelajaran Masa Lalu
5
Bab 5 Fenomena Tidak Terduga
6
Bab 6 Kontes Memancing
7
Bab 7 Pertarungan Sengit
8
Bab 8 Melangkah Maju
9
Bab 9 Lima Bersaudara
10
Bab 10 Bakat Memasak
11
Bab 11 Menuju Kota
12
Bab 12 Keluarga Tambahan
13
Bab 13 Perkenalan
14
Bab 14 Persetujuan Pelelangan
15
Bab 15 Sedikit Ancaman
16
Bab 16 Bantuan Tidak Terduga
17
Bab 17 Kehangatan
18
Bab 18 Waktu Minim
19
Bab 19 Malam Tenang
20
Bab 20 Tiga Kendali
21
Bab 21 Kehangatan Keluarga
22
Bab 22 Langkah Awal
23
Bab 23 Memilih Kitab
24
Bab 24 Scorpius
25
Bab 25 Kepergian
26
Bab 26 Awal Pertarungan
27
Bab 27 Kekuatan
28
Bab 28 Air Terjun
29
Bab 29 Pertarungan Sengit
30
Bab 30 Puncak Pertarungan
31
Bab 31 Kedamaian
32
Bab 32 Harta Tak Terduga
33
Bab 33 Ruangan Rahasia
34
Bab 34 Lorong Gelap
35
Bab 35 Pemilik Harta
36
Bab 36 Tekanan
37
Bab 37 Pencerahan
38
Bab 38 Tempat Misterius
39
Bab 39 Harta Terakhir
40
Bab 40 Dua Lawan Satu
41
Bab 41 Sekte Elang Langit
42
Bab 42 Villa
43
Bab 43 Kehangatan
44
Bab 44 Obrolan Ringan
45
Bab 45 Persiapan
46
Bab 46 Topeng
47
Bab 47 VVIP
48
Bab 48 Pembukaan Lelang dan Pil Qi Pemula
49
Bab 49 Piala Jiwa Sejati
50
Bab 50 Persaingan dan Barang Terakhir
51
Bab 51 Ancaman
52
Bab 52 Ritual
53
Bab 53 Transaksi
54
Bab 54 Benua Tengah
55
Bab 55 Penginapan Kyabakura
56
Bab 56 Wanita Misterius
57
Bab 57 Pendamping Hidup
58
Bab 58 Perjalanan Romantis
59
Bab 59 Tepi Danau
60
Bab 60 Percakapan Yang Mengubah Segalanya
61
Bab 61 Kebebasan
62
Bab 62 Perjalanan Baru
63
Bab 63 Dratiger
64
Bab 64 Perjalanan Laut
65
Bab 65 Lomba Hewan Kontrak
66
Bab 66 Lautan Luas
67
Bab 67 Sea Serpent
68
Bab 68 Dewa Scorpius
69
Bab 69 Awal Perjalanan Baru
70
Bab 70 Mencari Petunjuk
71
Bab 71 Amarah
72
Bab 72 Akses Teleportasi
73
Bab 73 Perjalanan Berliku
74
Bab 74 Pertarungan Awal Sekte Taring Naga
75
Bab 75 Pertarungan Mengerikan Dalam Markas Sekte
76
Bab 76 Serangan Mei Xue yang Menggegerkan Sekte
77
Bab 77 Pertarungan dengan Para Petinggi Sekte
78
Bab 78 Misi Berbahaya
79
Bab 79 Melawan Ice Snake
80
Bab 80 Misi Tuntas
81
Bab 81 Perjalanan Menuju Gunung Eldoria
82
Bab 82 Menuju Kaki Gunung
83
Bab 83 Pertemuan dengan Monster Dragaraj
84
Bab 84 Pertarungan di Puncak Eldoria
85
Bab 85 Pertemuan dengan Nagasatu
86
Bab 86 Akhir Pertarungan
87
Bab 87 Penemuan Altar Misterius
88
Bab 88 Portal Menuju Alam Abadi
89
Menemukan Tujuan Baru
90
Menyusun Dasar Sekte
91
Mengundang Para Ahli

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!