"Praaaaang...
muka Amira seketika memerah, menahan rasa malu yang tiada terkira.
Semua menghampiri Amira dan bertanya
"Apa Amira baik-baik saja?.."
"Baik bu,maaf kacanya jadi pecah gara-gara saya"
"Tidak apa-apa nak yang penting kamu tidak ada yang luka?"
"Tidak bu"
🤔🤔🤔apa ini pertanda buruk y pemirsa... ???
*eh jangan percaya mitos 🤭*
Keluarga Arya mengajak keluarga Amira agar secepatnya menikahkan Arya dan Amira.
Amira dan keluarganya pun menyetujuinya.
Setelah beberapa minggu kemudian, mereka melangsungkan pernikahan.Sesuai dengan keinginan Amira,tidak ada pesta dalam pernikahan itu.
Mereka pun menikah di KUA,cuma anggota keluarga saja yang hadir ke sana.
Setelah menikah,Arya begitu memanjakan Amira.
Amira diperlakukan bak seperti seorang ratu. Arya tidak pernah membiarkan istrinya bekerja membereskan pekerjaan rumah sendiri kalau dia sedang di rumah, bahkan kadang Arya membuat kan Amira dan Purnama sarapan. Sungguh dia menjadi sosok suami dan ayah idaman.
Yang bikin Amira selalu ingat juga yaitu, jika mereka mau tidur Arya selalu membelai -belai rambut Amira sambil menyanyikan lagu sampai Amira tertidur
Setiap manusia punya rasa cinta
yang mestilah dijaga kesucian nya
namun ada kala insan tak berdaya
saat dusta mampir bertahta
kuingin kan dia yang punya setia
dan mampu menjaga kemurnian nya
saat ku tak ada ku jauh darinya
amanah pun jadi penjaga nya
hatimu tempat berlindung ku
dari kejahatan syahwat ku
Tuhan ku merestui itu
dijadikan engkau istriku
engkau lah bidadari surgaku
Robbana hablana minazwajina
wadzurriyatina qurrota ' ayyun waj'alna lilmuttaqinna
imamaa imamaa imamaa
****************
Lagu ust. jefri tersebut yang selalu Arya lantunkan untuk menemani Arumi sampai dia tertidur.
"(Masya Alloh.. romantis bener ya pemirsa..) "
Seiring waktu berlalu, Arumi pun menjadi sosok istri idaman. yang selalu mempersiapkan kebutuhan suaminya lahir batin.
Pagi pagi sekali Arumi dan Arya selalu bangun dan mengerjakan sholat berjamaah.
Kemudian mereka masak untuk sarapan secara bekerja sama.Arumi memotong sayuran, Arya mengupas bawang.Canda tawa mengiringi aktivitas mereka sampai selesai memasak.
Setelah masak mereka sarapan bersama-sama,tidak lupa Purnama pun ikut sarapan dengan mereka.
Purnama pergi ke Sekolah dan Arya berangkat kerja (kalau di sini kebanyakan laki laki nya bekerja di pertambangan, ada juga sih yang menjadi petani).
Arumi selalu mencium takzim tangan Arya jika dia mau berangkat kerja,Arya pun mengecup mesra kening istrinya itu.
"Assalamu'alaikum..$
"Wa'alaikumsalam..Hati-hati ya kerjanya!"
"Iya sayang,kamu juga hati-hati di rumah"
Suatu hari pulang bekerja Arya sakit, badan nya panas. Arumi dengan telaten mengompresnya dengan air hangat dan memberikan obat dari warung.
Setelah dua hari panasnya tidak turun juga, Akhirnya Arumi memanggil mantri ke rumah agar memeriksa keadaan Arya.
Arya pun di periksa ternyata Arya terkena penyakit 'tipus'.
Pak Mantri memberi beberapa obat untuk Arya makan.
Dengan telaten Arumi berikan obat-obat itu pada Arya sesuai petunjuk dari Pak Mantri.
Arumi juga meminta bapaknya untuk mengambil kepiting sawah lalu Arumi rebus dan airnya di minum kan ke Arya, katanya kepiting bagus buat nurunin panas.
Setelah hampir dua minggu akhirnya Arya pun berangsur-angsur sembuh.
"Alhamdulillah sekarang aa sudah sembuh,Suhu badan aa sekarang sudah normal lagi"
"Iya,itu semua berkat ketelatenan kamu sayang,yang selalu merawatku.Hingga akhirnya aku sembuh seperti sedia kala"
Arya pun sekarang sudah kuat untuk bekerja kembali.
Sebelum bekerja mereka berdua duduk di teras, Arya bertanya pada Arumi
"Sayang.. beras kita sudah habis ya?"
"Iya, sabun, dan gas juga sudah habis." sahut Arumi
"Maafkan aa ya.. gara-gara aa sakit aa tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari kita. " Arya meminta maaf ke Amira air mata nya pun jatuh membasahi pipi nya
"Tidak apa-apa a, sudah melihat aa sembuh juga Amira sudah seneng, harta kan bisa dicari. " Tutur Amira sambil tersenyum manis dan memeluk Arya.
Kini Arya mulai bekerja lagi seperti biasa, badan nya sudah benar-benar sehat.
Pekerjaan nya di pertambangan memang sangat berbahaya, memasuki lorong yang begitu sempit dengan jarak ber meter meter, merangkak masuk membawa pahat untuk memahat bongkahan batu cadas yang ada urat emasnya.
Tidak sedikit penambang yang meninggal karena tertimpa tanah di dasar lobang dan sulit untuk di gali mayatnya, (tapi itu terjadi di daerah lain).Disini Alhamdulillah aman.
Pulang bekerja Arya mendapati Amira sedang muntah-muntah di kamar mandi. Dia terlihat begitu lemah dan mukanya sangat pucat.
Arya langsung menghampiri dan memapahnya ke kamar agar bisa istirahat.
Amira meminta Arya untuk memijat dan mengoleskan minyak telon ke punggung nya, karena mungkin saja dia masuk angin.
Setelah di pijat ternyata Amira masih saja merasakan mual, akhirnya Arya membawa Amira ke Puskesmas terdekat.
Amira di periksa oleh seorang dokter. Setelah memeriksa Amira dokter pun berbicara pada Arya..
(Apakah yang di katakan dokter tentang kondisi Amira...?)
kita bahas di bab berikut nya ya pemirsa 😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments
Yohana
Gelombang emosi
2024-01-26
0