18 : Pengacara

“Aku baru tahu, kalau kamu cucunya mbah Arum. Mbah kita bersahabat, kan?” Dharen menatap khawatir Alina.

Di salah satu bangku tunggu klinik milik Binar, kebersamaan mereka terjadi.

“Kamu aku infus saja, ya. Soalnya keringat kamu berlebihan,” lembut Binar masih memakai seragam dokternya.

“Nih orang kekurangan gizi kayaknya. Seharian ini saja, dia nahan lapar!” ucap Dharen.

Binar yang mendengar itu langsung khawatir. Sementara Adam sang suami yang memang menemani Binar jaga malam, menyarankan agar Alina di infus di kamar.

“Sekalian istirahat. Infus semalam, lumayan biar besok bisa aktivitas,” ucap Adam yang dari sikap sekaligus pembawaannya, berbanding terbalik dengan Dharen.

Karena ketika Dharen tengil pecicilan, dan sekadar ucapan saja tidak dikontrol. Adam suami Binar justru sangat kalem sekaligus cool.

Dharen masih bertahan duduk di sebelah Alina. Ia menatap saksama Alina yang masih mirip orang linglung. Padahal biasanya, Alina sangat bar-bar.

“Aku baik-baik saja. Cuman, ... gimana ya? Rasanya kok mendadak aneh begini,” lirih Alina.

“Nah ini, ... yang aku khawatirkan itu, kamu diguna-guna!” sergah Dharen makin berisik.

Ketika Binar dan Adam langsung bertatapan, Alina juga menatap heran sang bos.

“Ini tadi, aku posisinya baru shalat isya,” yakin Alina.

“Yang namanya musibah termasuk guna-guna, kalau bukan ahlinya, lagi shalat pun kena!” yakin Dharen yang berdalih akan mengundangkan ustad untuk Alina.

“Ustad terdekat di mana, yah, Mas? Bisa COD, enggak?” sergah Dharen.

Ketika Adam langsung syok akibat ucapan Dharen. Apalagi, dirinya yang diajak bicara, tidak dengan Binar yang jadi menahan tawa.

“Kita ke kamar kamu lagi. Kamu aku infus, nanti sambil baca-baca doa,” ucap Binar penuh perhatian kepada Alina.

Setelah Binar membawa Alina pergi dari sana, Dharen yang memang kenal Binar berikut sang suami, kembali mengajak Adam bicara.

“Nanti aku siapin air yang didoakan,” yakin Adam yang juga menyarankan Dharen untuk pulang.

“Nanti orang rumah, nyariin kamu,” ucap Adam lagi.

Dharen yang jadi tidak semangat, berangsur mengangguk-angguk. Anggukan yang terbilang tidak ikhlas.

“Ternyata Alina sekretaris kamu?” tanya Adam yang dalam hatinya berkata, “Pasti ada maksud terselubung kenapa kakekmu, sampai ngutus Alina buat jadi sekretaris kamu.”

Di luar dugaan, Dharen memilih terjaga untuk Alina. Dharen memboyong satu buah ranjang rawat dan sengaja ia taruh di sebelah tempat tidur Alina.

Sementara alasan Dharen terus mengawasi Alina dengan saksama, tentu karena Dharen terlalu yakin, Alina terkena guna-guna.

“Sus, kamu belum tidur, kan?” lirih Dharen berangsur duduk sambil terus menatap punggung Alina.

“Iya, ... aku mau telepon ....” Alina yang sudah diinfus masih berucap lemas.

“Telepon siapa?” balas Dharen benar-benar kepo.

“Saudaraku yang ... pengacara.” Alina meraih ponselnya.

“Loh, memangnya sejak kapan pengacara bisa melawan guna-guna. Apa, yang kamu maksud pengacara justru, pengangguran banyak acara?” sergah Dharen.

“Kalau kamu memang tahu keluargaku, harusnya kamu tahu pak Aidan.

“Owh ....” Mendadak, Dharen tidak bisa berkomentar.

“Kenapa?” tanya Alina sambil menoleh dan menatap Dharen.

“Dia ... mantan terindah mama. Mantu idaman ... opa dan oma,” ucap Dharen tidak bersemangat.

Nada suara Dharen jadi sangat sedih. Membuat Alina yakin, pemuda itu sangat kesepian.

“Bos ...?” Berbeda dari biasanya, kali ini Alina bersuara dengan sangat hati-hati.

Dharen tidak menjawab. Namun selain berangsur menghela napas pelan, tatapan Dharen juga jadi fokus menatap kedua mata Alina.

“Bos pasti kangen banget ya, ke mama papa, Bos?” lanjut Alina. Detik itu juga, Alina mendapati tatapan Dharen yang jadi redup.

“Kelak, jadi orang tua yang baik ya, buat anak-anak Bos. Bos juga harus jaga kesehatan, biar Bos bisa mendampingi anak-anak Bos. Cukup Bos saja yang merasakan sepi tanpa adanya peran orang tua. Peran orang tua yang tetap tidak terganti, meski orang-orang di sekitar Bos, berusaha memberikan banyak bahagia.”

“Sebenarnya, ... itu juga yang sedang aku rasakan,” lanjut Alina.

“Orang tua kamu belum meninggal, kan?” sergah Dharen dengan suaranya yang jadi serak.

Aline menggeleng pelan. “Belum. Namun, aku merasa sudah sangat melukai mereka dengan apa yang aku alami.”

“Ya sudah, cerai saja, jangan enggak!” balas Dharen kali ini mulai kembali berisik. “Meski agama kita, bahkan Allah membenci perceraian. Buat apa bertahan di lingkungan toxic penuh kezaliman? Yang artinya, bertahannya kamu juga akan menjadi sumber dosa. Karena selain mereka yang terus zalim ke kamu. Kamu juga enggak mau dipoligami,” ucap Dharen.

“Apalagi, makin ke sini, banyak yang makin enggak jelas. Banyak yang menggunakan agama hanya untuk kedok. Ke pengajian bukannya ngaji, tapi buat ajang pamer pakaian sama perhiasan baru,” lemas Dharen terlalu terbawa suasana. Suasana penderitaan istri terzali.mi, sekaligus fenomena orang alim dadakan masa kini. Orang alim yang akan menganggap dirinya paling suci, kemudian menganggap orang lain memiliki kasta ren.dah, hanya karena tidak satu circle dengannya.

Mengobrol dengan Dharen, Alina juga merasa kembali normal. Rasa aneh yang sampat membuatnya kebas, perlahan hilang tak tersisa. Ia bahkan berangsur bersedekap sambil duduk sila.

“Bos, kalau saya amati, Bos ini tahu semua perkembangan masa kini. Sus Rini dan Cipung saja, Bos kenal. Terus, fenomena orang alim dadakan,” ucap Alina jadi kepo.

“Lah, memangnya kamu enggak tahu, kalau aku ini pengacara alias pengangguran banyak acara?” ucap Dharen yang kemudian berkata, “Sepertinya, guna-guna di kamu, sudah mulai luntur.”

Sempat tersenyum, apa yang Dharen katakan, sukses membuat Alina kembali sendu. “Sebenarnya aku merasa, apa yang terjadi denganku, ....” Ia yang menahan ucapannya sengaja menatap Dharen. “Dia yang tetap tidak mau menceraikanku, telah melakukan kesalahan fatal. Ibaratnya, ini insting seorang istri. Karena meski aku sudah tidak mengharapkan hubungan kami lagi, ... ya enggak tahu kenapa. Aku memang selalu begini. Apalagi yang namanya pernikahan kan, ibarat janji kita dengan Tuhan kita. Janji dia dengan Tuhan, termasuk sumpahnya di depan banyak saksi.”

“Aku enggak tahu mengenai perceraian. Karena menikah saja, aku belum. Namun, kamu bisa konsultasi ke ahlinya. Kalau perlu secepatnya. Atau, kalau enggak ... biar aku menemuinya. Biar aku yang memberinya pelajaran, sebelum dia poligami dan banyak poli lagi!” tegas Dharen sungguh-sungguh.

“Heh, ... si tuan muda yang kesepian ini, tampaknya sedang memperjuangkan nasibku, agar aku juga tidak kesepian sepertinya,” batin Alina.

Terpopuler

Comments

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

menghayati bngt km ren..suka nonton sinetron ikan terbang ya?

2024-10-07

1

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

somplak nih

2024-10-07

0

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

🤣🤣🤣insap ren..

2024-10-07

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Mandul Dan Poligami
2 2 : Bagai Api Dalam Sekam
3 3 : Menolak Disentuh
4 4 : Rita, Pacaran Kebablasan, Hamil Di Luar Pernikahan, Menantu Idaman Ibu Mimi!
5 5 : Persiapan
6 6 : Si Mandul Dan Si Masya Allah
7 7 : Menjadi Pengasuh Dharen
8 8 : Dharen, Target Suami Baru Alina
9 9 : Kecemburuan Yusuf
10 10 : Terlalu Jiji.k
11 11 : Menantu Sin.ting yang Melarikan Diri
12 12 : Dibagi Dua
13 13 : Pengasuh Jan.cuk
14 14 : Rita yang Merasa Tidak Pernah Salah
15 15 : Menantu, Bukan Pembantu
16 16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian
17 17 : Jebakan Rita Dan Tidur Bersama!
18 18 : Pengacara
19 19 : Terikat Kesepakatan
20 20 : Cantik Banget!
21 21 : Mesin Cuci
22 22 : Resep Hidup Hemat
23 23 : Sudah Janji
24 24 : Undangan Pernikahan
25 25 : Menyusun Rencana Dan Persiapan
26 26 : Zeedev Dan Sudah Sampai Hotel
27 27 : Kacau Dan Tidak Nyaman
28 28 : EMOSI ISTRI PERTAMA
29 29 : Salah Cari Lawan
30 30 : Lelah (Tidak Apa-Apa )
31 31 : Mendadak Liburan
32 32 : Pernikahan Macam Apa?
33 33 : Balas Dendam Dengan Bahagia
34 34 : Ini Belum Apa-Apa, Mas!
35 35 : Menemani Selama 24 Jam
36 36 : Sunah Rasul Malam Jumat
37 37 : Pelukan Penenang
38 38 : Ayang!
39 39 : Memulai Misi
40 40 : Miranda (Misi Menyelamatkan Calon Janda)
41 41 : Emosi Dan Tawa Di Balik Misi
42 42 : Mandul, Hamil, Dan Kehamilan Rita
43 43 : Merasa Di Atas Awan
44 44 : Erick Dan Masa Lalu Rita
45 45 : Voucher Dan Member
46 46 : Tidak Mau Mencerai Dan Minta Dinafkahi
47 47 : Sederet Rencana
48 48 : Beberapa Bukti
49 49 : Sebenarnya Sudah Sangat Kacau
50 50 : Surat Gugatan Cerai
51 51 : PENDARAHAN
52 52 : Merasa Tidak Bersalah
53 53 : TALAK
54 54 : Istirahat Total
55 55 : C.iuman Pertama
56 56 : Bertemu Rita dan Erick
57 57 : Ribut Dan Kejutan
58 58 : Waktu Bahagia
59 59 : Putusan Perceraian
60 60 : Kencan Dan Syukuran
61 61 : Berusaha Romantis
62 62 : Minuman yang Dikhususkan
63 63 : Perlawanan Dari Alina
64 64 : Berakhir Tenggelam
65 65 : Akan Menikah
66 66 : Selangkah Lagi
67 67 : Akhirnya Sah!
68 68 : Sus Dan Bayik Sudah Menikah
69 69 : Memang Dia Suamiku!
70 70 : Secuil Kebu.sukan yang Akhirnya Terungkap
71 71 : Rita Oh Rita
72 72 : Kehidupan Setelah Menjadi Suami Istri
73 73 : Digere.bek
74 74 : Talak Dan Bukan Mimpi
75 75 : Keseng.saraan Yusuf
76 76 : Kehamilan Alina
77 77 : Ngem.is
78 78 : Kabar Kehamilan Alina dan Laki-Laki Mandul
79 79 : Niat Banget
80 80 : Pembuktian dan Tes Mandul
81 81 : Kurang Subur Dan Sifilis
82 82 : Keluarga Dari Kampung
83 83 : Yusuf yang Ingin Bahagia
84 84 : Buah yang Sangat Manis
85 85 : Berderai Air Mata
86 86 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
87 87 : Harus Segera Menjalani Persalinan
88 88 : Pembukaan!
89 89 : Akhirnya Lahiran
90 90 : Efek Mengidam
91 91 : Kabar Yusuf dan Bu Mimi
92 92 : Kabar Terbaru Rita
93 93 : Kasih Sayang Untuk Oskar
94 94 : Bahagia Bersama Orang yang Tepat
95 95 : Mengasuh Anak-Anak
96 96 : Kumis Cakar Katulistiwa
97 97 : Sempurna Di Mata Orang Lain
98 98 : Karena Akina
99 99 : Pernikahan Yusuf
100 Novel Keluarga Alina & Dharen
101 100 : Episode Spesial
102 Sampai Jumpa Dan Terima Kasih!
103 Novel Menikahi Wanita Taruhan
104 Novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)
105 Promo Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
106 Novel : Bukan Tulang Rusuk, Tapi Tulang Punggung (Penyesalan Papa Dari Anakku)
107 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
108 Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
109 Novel Akina : Ternyata Aku ISTRI KEDUA (Dibuang Setelah Istri Pertama Hamil)
110 Tukar Tambah Pasangan (Gara-Gara Dituduh Mandul)
111 Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
112 Promo Novel : Kejar Aku Mas Mafia! (Kisah Cinta Dua Dunia)
113 Novel Baru : Pengantin Samaran Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 113 Episodes

1
1 : Mandul Dan Poligami
2
2 : Bagai Api Dalam Sekam
3
3 : Menolak Disentuh
4
4 : Rita, Pacaran Kebablasan, Hamil Di Luar Pernikahan, Menantu Idaman Ibu Mimi!
5
5 : Persiapan
6
6 : Si Mandul Dan Si Masya Allah
7
7 : Menjadi Pengasuh Dharen
8
8 : Dharen, Target Suami Baru Alina
9
9 : Kecemburuan Yusuf
10
10 : Terlalu Jiji.k
11
11 : Menantu Sin.ting yang Melarikan Diri
12
12 : Dibagi Dua
13
13 : Pengasuh Jan.cuk
14
14 : Rita yang Merasa Tidak Pernah Salah
15
15 : Menantu, Bukan Pembantu
16
16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian
17
17 : Jebakan Rita Dan Tidur Bersama!
18
18 : Pengacara
19
19 : Terikat Kesepakatan
20
20 : Cantik Banget!
21
21 : Mesin Cuci
22
22 : Resep Hidup Hemat
23
23 : Sudah Janji
24
24 : Undangan Pernikahan
25
25 : Menyusun Rencana Dan Persiapan
26
26 : Zeedev Dan Sudah Sampai Hotel
27
27 : Kacau Dan Tidak Nyaman
28
28 : EMOSI ISTRI PERTAMA
29
29 : Salah Cari Lawan
30
30 : Lelah (Tidak Apa-Apa )
31
31 : Mendadak Liburan
32
32 : Pernikahan Macam Apa?
33
33 : Balas Dendam Dengan Bahagia
34
34 : Ini Belum Apa-Apa, Mas!
35
35 : Menemani Selama 24 Jam
36
36 : Sunah Rasul Malam Jumat
37
37 : Pelukan Penenang
38
38 : Ayang!
39
39 : Memulai Misi
40
40 : Miranda (Misi Menyelamatkan Calon Janda)
41
41 : Emosi Dan Tawa Di Balik Misi
42
42 : Mandul, Hamil, Dan Kehamilan Rita
43
43 : Merasa Di Atas Awan
44
44 : Erick Dan Masa Lalu Rita
45
45 : Voucher Dan Member
46
46 : Tidak Mau Mencerai Dan Minta Dinafkahi
47
47 : Sederet Rencana
48
48 : Beberapa Bukti
49
49 : Sebenarnya Sudah Sangat Kacau
50
50 : Surat Gugatan Cerai
51
51 : PENDARAHAN
52
52 : Merasa Tidak Bersalah
53
53 : TALAK
54
54 : Istirahat Total
55
55 : C.iuman Pertama
56
56 : Bertemu Rita dan Erick
57
57 : Ribut Dan Kejutan
58
58 : Waktu Bahagia
59
59 : Putusan Perceraian
60
60 : Kencan Dan Syukuran
61
61 : Berusaha Romantis
62
62 : Minuman yang Dikhususkan
63
63 : Perlawanan Dari Alina
64
64 : Berakhir Tenggelam
65
65 : Akan Menikah
66
66 : Selangkah Lagi
67
67 : Akhirnya Sah!
68
68 : Sus Dan Bayik Sudah Menikah
69
69 : Memang Dia Suamiku!
70
70 : Secuil Kebu.sukan yang Akhirnya Terungkap
71
71 : Rita Oh Rita
72
72 : Kehidupan Setelah Menjadi Suami Istri
73
73 : Digere.bek
74
74 : Talak Dan Bukan Mimpi
75
75 : Keseng.saraan Yusuf
76
76 : Kehamilan Alina
77
77 : Ngem.is
78
78 : Kabar Kehamilan Alina dan Laki-Laki Mandul
79
79 : Niat Banget
80
80 : Pembuktian dan Tes Mandul
81
81 : Kurang Subur Dan Sifilis
82
82 : Keluarga Dari Kampung
83
83 : Yusuf yang Ingin Bahagia
84
84 : Buah yang Sangat Manis
85
85 : Berderai Air Mata
86
86 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
87
87 : Harus Segera Menjalani Persalinan
88
88 : Pembukaan!
89
89 : Akhirnya Lahiran
90
90 : Efek Mengidam
91
91 : Kabar Yusuf dan Bu Mimi
92
92 : Kabar Terbaru Rita
93
93 : Kasih Sayang Untuk Oskar
94
94 : Bahagia Bersama Orang yang Tepat
95
95 : Mengasuh Anak-Anak
96
96 : Kumis Cakar Katulistiwa
97
97 : Sempurna Di Mata Orang Lain
98
98 : Karena Akina
99
99 : Pernikahan Yusuf
100
Novel Keluarga Alina & Dharen
101
100 : Episode Spesial
102
Sampai Jumpa Dan Terima Kasih!
103
Novel Menikahi Wanita Taruhan
104
Novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)
105
Promo Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
106
Novel : Bukan Tulang Rusuk, Tapi Tulang Punggung (Penyesalan Papa Dari Anakku)
107
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
108
Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
109
Novel Akina : Ternyata Aku ISTRI KEDUA (Dibuang Setelah Istri Pertama Hamil)
110
Tukar Tambah Pasangan (Gara-Gara Dituduh Mandul)
111
Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
112
Promo Novel : Kejar Aku Mas Mafia! (Kisah Cinta Dua Dunia)
113
Novel Baru : Pengantin Samaran Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!