16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian

“Yang sopan! Sekarang aku bosmu! Apalagi tadi, bos Dharen sampai kasih kamu peringatan!” kesal Alina sudah langsung menarik tangan kanannya sekuat tenaga dari tahanan tangan kanan Yusuf.

Baik Alina maupun Yusuf, sama-sama sempoyongan untuk beberapa saat, akibat ulah Alina. Namun, ulah Alina juga sukses membuat tangan kanannya lepas dari tahanan tangan kanan Yusuf. Kini, Alina masih menatap marah kedua mata Yusuf.

Yusuf jadi tidak bisa menjawab. “Aku mau, kita bicara!” ucapnya lirih, beda dengan Alina yang sama sekali tidak menjaga suaranya.

“Mau bicara lagi? Mau ngomong tinggal ngomong. Enggak usah sok penting!” tegas Alina cepat yang kemudian berkata, “Satu lagi, ... jangan berharap aku baik apalagi hormat kepadamu, kalau kamu saja zalim kepadaku!” Ia menunjuk-nunjuk dada Yusuf.

Seperti ketika Alina selesai bicara sebelumnya, lagi-lagi, Yusuf yang muak diadili, memalingkan wajah.

“Mengenai mobil? Mengenai pernikahanmu? Aku beneran enggak peduli!” sergah Alina lagi.

Mendengar itu, Yusuf menghela napas kasar. “Harus bagaimana lagi, agar kamu percaya, bahwa aku cinta banget ke kamu!”

“Cinta ... cinta kepalamu! Makan tuh cinta! Aku enggak butuh cinta dari orang enggak punya pendirian seperti kamu! Aku juga enggak butuh suami zalim seperti kamu!” sergah Alina benar-benar bengis.

“Sudah, enggak usah ngerecokin hidupku lagi!” tegas Alina. “Toh, sekadar menceraikan aku saja, kamu enggak mampu!”

“Justru karena aku sangat mencintaimu, aku enggak mungkin ceraikan kamu!” tegas Yusuf masih berbicara dengan suara lirih.

Usaha Yusuf dalam meyakinkan cintanya kepada Alina, hanya Alina tanggapi dengan gelengan sekaligus senyum keji. “Aku sumpahi, seumur hidup kamu, kamu enggak bakalan bahagia. Bahkan meski alasan kamu zalim ke aku itu mamamu. Mama yang kamu yakini sebagai perantara kamu masuk surga!”

“Terakhir, aku pastikan enggak ada wanita yang bisa sesabar aku dalam menghadapi kamu dan mama kamu! Palu kepalaku kalau kamu sampai bisa dapat yang lebih baik dari aku!” Alina meledak-ledak.

Tanpa Yusuf bahkan Alina sadari, Dharen yang sudah keluar dari ruang kerja kakek Restu, memergoki kebersamaan keduanya. Dharen yang awalnya bengis, mendadak tengil kemudian mengendap-endap. Dharen mendekati kebersamaan di depan sana, dengan gaya yang benar-benar tengil. Mirip kakak pertama di kisah fenomenal Kera Sakti.

“Saat nanti tiba, setelah Allah kasih aku kesempatan, aku akan hamil dengan suami yang benar-benar mencintaiku! Namun, aku juga merasa sangat bersyukur karena sampai sekarang, aku belum hamil! Enggak apa-apa sekarang aku kamu sebut mandul. Aku percaya Allah membuat ini terjadi karena aku maupun calon anak-anakku, terlalu istimewa untuk orang seperti kamu dan mamamu!” tegas Alina kali ini dengan suara sangat lirih penuh penekanan. Malahan, ucapannya jauh lebih lirih dari ucapan Yusuf.

Dharen yang mencoba menguping, tidak mendengar dengan jelas apa yang baru saja Alina katakan. Ucapan yang Dharen yakini sangat penting bahkan fatal. Terlebih, Alina mengatakannya dengan sangat emosional.

“Itu tadi, si Sus Janc.uk, ngomong apa sih? Tapi dia sampai nangis loh! Si Ucup lagi, ... Ucup lagi. Ini, dua orang ini, ... ada apa gerangan?” batin Dharen yang memang mengetahui, bahwa tadi sebelum langsung pergi, Alina sampai menangis.

“ALINA! Katakan kepadaku, sekarang kamu tinggal di mana?!” ucap Yusuf kali ini dengan suara lantang.

Dharen yang masih menguping, sampai kaget gara-gara ulah Yusuf barusan. Namun dalam sekejap, Dharen melangkah dan berhasil berdiri di belakang Yusuf. Hingga ketika Yusuf balik badan, giliran Yusuf yang dibuat terkejut karena adanya Dharen di sana.

“Kenapa?” tanya Dharen dingin. Dharen bersikap seolah dirinya tidak tahu apa-apa. Padahal, Dharen sudah mulai mengulik, apa yang sebenarnya terjadi antara Alina dan Yusuf.

Yusuf yang khawatir Dharen tahu, sengaja buru-buru pamit dari sana. Yusuf bersikap sangat sopan cenderung takut.

“Makin mencurigakan. Pasti ada apa-apa.” Dharen yang berbicara dalam hati, memastikan jika Yusuf benar-benar pergi.

Kemudian, yang Dharen lakukan ialah mengintip apa yang sedang Alina lakukan. “Hebat loh gaes, ... si Sus janc.uk, sudah aktivitas serius lagi. Padahal tadi dia nangis-nangis,” batin Dharen. Ia sengaja masuk ke ruang kerja Alina yang memang menjadi pintu masuk ruang kerjanya.

Konter meja kerja Alina, ada persis di sebelah pintu ruang kerja Dharen.

“Nih orang ... mencurigakan,” batin Alina menyadari gerak-gerik Dharen jadi berbeda. Lebih tepatnya, Dharen seolah sedang mengawasinya diam-diam.

“Oh iya, Bos,” ucap Alina sengaja berseru karena memang ada yang harus ia sampaikan kepada Dharen.

Alina sampai buru-buru beranjak dari tempat duduknya. Namun yang diajak berkomunikasi, justru terkejut dan berakhir latah.

“Bos ... Bos! Apaan sih, manggil-manggil enggak manusiawi banget!” omel Dharen. Ia yang awalnya akan membuka pintu kaca di hadapannya selaku pintu ruang kerjanya, juga tidak jadi. Sebab yang ada, ia malah jadi fokus sekaligus menghadap Alina penuh emosi. Hanya saja, pelakunya justru sibuk menahan tawa.

“Kamu mau, gaji kamu aku amputasi? Malah sibuk ketawa begitu!” galak Dharen sambil menunjuk-nunjuk wajah Alina. Ia masih berdiri di depan pintu kerjanya, dan kali ini sambil bersedekap.

Setelah berdeham dan mengatur napas sedemikian rupa, Alina berkata, “Maaf, Bos. Saya benar-benar minta maaf. Ini, tadi pihak klien yang Bos harapkan tidak lebih garang dari Bos, mengabari saya. Mereka minta maaf, dan memohon agar Bos tidak membatalkan kerja sama.”

Melihat Alina yang sangat sabar sekaligus santun, Dharen jadi kasihan. “Mirip orang yang punya banyak beban,” pikir Dharen.

Yang membuat Dharen salut, Alina sangat profesional. Wanita itu terus bekerja dengan sangat cekatan. Bahkan meski perut Alina terus bunyi sepanjang Alina bekerja di dekat Dharen. Sebab mereka tengah membahas banyak hal dan menyangkut kerja sama yang akhirnya mereka lanjutkan. Setelah pihak klien minta maaf dan berjanji tidak akan marah-marah apalagi semena-mena lagi.

“Perutmu sangat mengganggu. Sana pesan makanan dulu. Pesan nasi. Kamu harus makan nasi, biar dinosaurus di perut kamu enggak mangap-mangap terus,” kesal Dharen jadi merasa frustrasi sendiri. Apalagi Dharen masih sangat ingat, Alina pernah bilang. Bahwa sekretaris sekaligus pengasuhnya itu, merupakan istri sekaligus menantu yang dizalimi.

“Masuk akal enggak sih, kalau suami Sus Janc.uk justru si Ucup?” pikir Dharen. “Kalau dipikir-pikir, aku jadi khawatir ke Alina. Nih orang sebar-bar ini, sementara dia bermasalah dengan suami dan mertuanya. Takutnya dia mati sia-sia karena suami dan mertuanya. Zaman sekarang kan marak kasus gini!” batin Dharen serius.

Tak beda dengan Dharen, Alina juga sedang diam-diam menilai Dharen. Bagi Alina, Dharen dengan segala tingkah ajaibnya, tetap memiliki hati yang hangat.

“Mungkin sebenarnya, alasan bos Dharen berulah karena dia sangat kesepian. Dia butuh sosok orang tua. Sosok orang tua yang tetap tidak akan tergantikan, meski kakek dan saudaranya, selalu perhatian ke dia,” pikir Alina.

Terpopuler

Comments

Sandisalbiah

Sandisalbiah

kok jd pengen kirim santet online ke Mimi ya

2024-07-28

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

Daren ni cari perhatian orang kayaknya 😁😁😁

2024-04-28

1

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

Daren gitu lhooo 😁😁😁

2024-04-28

0

lihat semua
Episodes
1 1 : Mandul Dan Poligami
2 2 : Bagai Api Dalam Sekam
3 3 : Menolak Disentuh
4 4 : Rita, Pacaran Kebablasan, Hamil Di Luar Pernikahan, Menantu Idaman Ibu Mimi!
5 5 : Persiapan
6 6 : Si Mandul Dan Si Masya Allah
7 7 : Menjadi Pengasuh Dharen
8 8 : Dharen, Target Suami Baru Alina
9 9 : Kecemburuan Yusuf
10 10 : Terlalu Jiji.k
11 11 : Menantu Sin.ting yang Melarikan Diri
12 12 : Dibagi Dua
13 13 : Pengasuh Jan.cuk
14 14 : Rita yang Merasa Tidak Pernah Salah
15 15 : Menantu, Bukan Pembantu
16 16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian
17 17 : Jebakan Rita Dan Tidur Bersama!
18 18 : Pengacara
19 19 : Terikat Kesepakatan
20 20 : Cantik Banget!
21 21 : Mesin Cuci
22 22 : Resep Hidup Hemat
23 23 : Sudah Janji
24 24 : Undangan Pernikahan
25 25 : Menyusun Rencana Dan Persiapan
26 26 : Zeedev Dan Sudah Sampai Hotel
27 27 : Kacau Dan Tidak Nyaman
28 28 : EMOSI ISTRI PERTAMA
29 29 : Salah Cari Lawan
30 30 : Lelah (Tidak Apa-Apa )
31 31 : Mendadak Liburan
32 32 : Pernikahan Macam Apa?
33 33 : Balas Dendam Dengan Bahagia
34 34 : Ini Belum Apa-Apa, Mas!
35 35 : Menemani Selama 24 Jam
36 36 : Sunah Rasul Malam Jumat
37 37 : Pelukan Penenang
38 38 : Ayang!
39 39 : Memulai Misi
40 40 : Miranda (Misi Menyelamatkan Calon Janda)
41 41 : Emosi Dan Tawa Di Balik Misi
42 42 : Mandul, Hamil, Dan Kehamilan Rita
43 43 : Merasa Di Atas Awan
44 44 : Erick Dan Masa Lalu Rita
45 45 : Voucher Dan Member
46 46 : Tidak Mau Mencerai Dan Minta Dinafkahi
47 47 : Sederet Rencana
48 48 : Beberapa Bukti
49 49 : Sebenarnya Sudah Sangat Kacau
50 50 : Surat Gugatan Cerai
51 51 : PENDARAHAN
52 52 : Merasa Tidak Bersalah
53 53 : TALAK
54 54 : Istirahat Total
55 55 : C.iuman Pertama
56 56 : Bertemu Rita dan Erick
57 57 : Ribut Dan Kejutan
58 58 : Waktu Bahagia
59 59 : Putusan Perceraian
60 60 : Kencan Dan Syukuran
61 61 : Berusaha Romantis
62 62 : Minuman yang Dikhususkan
63 63 : Perlawanan Dari Alina
64 64 : Berakhir Tenggelam
65 65 : Akan Menikah
66 66 : Selangkah Lagi
67 67 : Akhirnya Sah!
68 68 : Sus Dan Bayik Sudah Menikah
69 69 : Memang Dia Suamiku!
70 70 : Secuil Kebu.sukan yang Akhirnya Terungkap
71 71 : Rita Oh Rita
72 72 : Kehidupan Setelah Menjadi Suami Istri
73 73 : Digere.bek
74 74 : Talak Dan Bukan Mimpi
75 75 : Keseng.saraan Yusuf
76 76 : Kehamilan Alina
77 77 : Ngem.is
78 78 : Kabar Kehamilan Alina dan Laki-Laki Mandul
79 79 : Niat Banget
80 80 : Pembuktian dan Tes Mandul
81 81 : Kurang Subur Dan Sifilis
82 82 : Keluarga Dari Kampung
83 83 : Yusuf yang Ingin Bahagia
84 84 : Buah yang Sangat Manis
85 85 : Berderai Air Mata
86 86 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
87 87 : Harus Segera Menjalani Persalinan
88 88 : Pembukaan!
89 89 : Akhirnya Lahiran
90 90 : Efek Mengidam
91 91 : Kabar Yusuf dan Bu Mimi
92 92 : Kabar Terbaru Rita
93 93 : Kasih Sayang Untuk Oskar
94 94 : Bahagia Bersama Orang yang Tepat
95 95 : Mengasuh Anak-Anak
96 96 : Kumis Cakar Katulistiwa
97 97 : Sempurna Di Mata Orang Lain
98 98 : Karena Akina
99 99 : Pernikahan Yusuf
100 Novel Keluarga Alina & Dharen
101 100 : Episode Spesial
102 Sampai Jumpa Dan Terima Kasih!
103 Novel Menikahi Wanita Taruhan
104 Novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)
105 Promo Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
106 Novel : Bukan Tulang Rusuk, Tapi Tulang Punggung (Penyesalan Papa Dari Anakku)
107 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
108 Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
109 Novel Akina : Ternyata Aku ISTRI KEDUA (Dibuang Setelah Istri Pertama Hamil)
110 Tukar Tambah Pasangan (Gara-Gara Dituduh Mandul)
111 Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
112 Promo Novel : Kejar Aku Mas Mafia! (Kisah Cinta Dua Dunia)
113 Novel Baru : Pengantin Samaran Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 113 Episodes

1
1 : Mandul Dan Poligami
2
2 : Bagai Api Dalam Sekam
3
3 : Menolak Disentuh
4
4 : Rita, Pacaran Kebablasan, Hamil Di Luar Pernikahan, Menantu Idaman Ibu Mimi!
5
5 : Persiapan
6
6 : Si Mandul Dan Si Masya Allah
7
7 : Menjadi Pengasuh Dharen
8
8 : Dharen, Target Suami Baru Alina
9
9 : Kecemburuan Yusuf
10
10 : Terlalu Jiji.k
11
11 : Menantu Sin.ting yang Melarikan Diri
12
12 : Dibagi Dua
13
13 : Pengasuh Jan.cuk
14
14 : Rita yang Merasa Tidak Pernah Salah
15
15 : Menantu, Bukan Pembantu
16
16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian
17
17 : Jebakan Rita Dan Tidur Bersama!
18
18 : Pengacara
19
19 : Terikat Kesepakatan
20
20 : Cantik Banget!
21
21 : Mesin Cuci
22
22 : Resep Hidup Hemat
23
23 : Sudah Janji
24
24 : Undangan Pernikahan
25
25 : Menyusun Rencana Dan Persiapan
26
26 : Zeedev Dan Sudah Sampai Hotel
27
27 : Kacau Dan Tidak Nyaman
28
28 : EMOSI ISTRI PERTAMA
29
29 : Salah Cari Lawan
30
30 : Lelah (Tidak Apa-Apa )
31
31 : Mendadak Liburan
32
32 : Pernikahan Macam Apa?
33
33 : Balas Dendam Dengan Bahagia
34
34 : Ini Belum Apa-Apa, Mas!
35
35 : Menemani Selama 24 Jam
36
36 : Sunah Rasul Malam Jumat
37
37 : Pelukan Penenang
38
38 : Ayang!
39
39 : Memulai Misi
40
40 : Miranda (Misi Menyelamatkan Calon Janda)
41
41 : Emosi Dan Tawa Di Balik Misi
42
42 : Mandul, Hamil, Dan Kehamilan Rita
43
43 : Merasa Di Atas Awan
44
44 : Erick Dan Masa Lalu Rita
45
45 : Voucher Dan Member
46
46 : Tidak Mau Mencerai Dan Minta Dinafkahi
47
47 : Sederet Rencana
48
48 : Beberapa Bukti
49
49 : Sebenarnya Sudah Sangat Kacau
50
50 : Surat Gugatan Cerai
51
51 : PENDARAHAN
52
52 : Merasa Tidak Bersalah
53
53 : TALAK
54
54 : Istirahat Total
55
55 : C.iuman Pertama
56
56 : Bertemu Rita dan Erick
57
57 : Ribut Dan Kejutan
58
58 : Waktu Bahagia
59
59 : Putusan Perceraian
60
60 : Kencan Dan Syukuran
61
61 : Berusaha Romantis
62
62 : Minuman yang Dikhususkan
63
63 : Perlawanan Dari Alina
64
64 : Berakhir Tenggelam
65
65 : Akan Menikah
66
66 : Selangkah Lagi
67
67 : Akhirnya Sah!
68
68 : Sus Dan Bayik Sudah Menikah
69
69 : Memang Dia Suamiku!
70
70 : Secuil Kebu.sukan yang Akhirnya Terungkap
71
71 : Rita Oh Rita
72
72 : Kehidupan Setelah Menjadi Suami Istri
73
73 : Digere.bek
74
74 : Talak Dan Bukan Mimpi
75
75 : Keseng.saraan Yusuf
76
76 : Kehamilan Alina
77
77 : Ngem.is
78
78 : Kabar Kehamilan Alina dan Laki-Laki Mandul
79
79 : Niat Banget
80
80 : Pembuktian dan Tes Mandul
81
81 : Kurang Subur Dan Sifilis
82
82 : Keluarga Dari Kampung
83
83 : Yusuf yang Ingin Bahagia
84
84 : Buah yang Sangat Manis
85
85 : Berderai Air Mata
86
86 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
87
87 : Harus Segera Menjalani Persalinan
88
88 : Pembukaan!
89
89 : Akhirnya Lahiran
90
90 : Efek Mengidam
91
91 : Kabar Yusuf dan Bu Mimi
92
92 : Kabar Terbaru Rita
93
93 : Kasih Sayang Untuk Oskar
94
94 : Bahagia Bersama Orang yang Tepat
95
95 : Mengasuh Anak-Anak
96
96 : Kumis Cakar Katulistiwa
97
97 : Sempurna Di Mata Orang Lain
98
98 : Karena Akina
99
99 : Pernikahan Yusuf
100
Novel Keluarga Alina & Dharen
101
100 : Episode Spesial
102
Sampai Jumpa Dan Terima Kasih!
103
Novel Menikahi Wanita Taruhan
104
Novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)
105
Promo Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
106
Novel : Bukan Tulang Rusuk, Tapi Tulang Punggung (Penyesalan Papa Dari Anakku)
107
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
108
Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
109
Novel Akina : Ternyata Aku ISTRI KEDUA (Dibuang Setelah Istri Pertama Hamil)
110
Tukar Tambah Pasangan (Gara-Gara Dituduh Mandul)
111
Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
112
Promo Novel : Kejar Aku Mas Mafia! (Kisah Cinta Dua Dunia)
113
Novel Baru : Pengantin Samaran Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!