13 : Pengasuh Jan.cuk

Alina sudah kembali beraktivitas. Wanita itu sudah mondar-mandir di depan pintu masuk perusahaan. Seperti saat keluar dari klinik milik Binar, sampai saat ini, Alina juga masih memakai kacamata bening berbingkai warna ungu.

Tak seperti biasa, kali ini Yusuf datang menggunakan motor. Yusuf menggunakan jasa ojek. Tentu Yusuf yang tak sengaja melihat ke pintu masuk, langsung menemukan Alina. Bergegas Yusuf menghampiri Alina. Pria itu sampai lupa membayar ojeknya lantaran terlalu terbawa suasana. Hingga mau tak mau, Yusuf yang pagi ini sudah sangat apes, juga sampai dimarahi tukang ojek.

“Alina!” seru Yusuf. Ia sampai berlari.

“Eh, anaknya si ibu Mimi. Sumpah, gedeg banget aku ke nih orang. Pasti dia mau bahas mobil. Mau bilang kenapa aku sampai nekat bagi dua tuh mobil!” sinis Alina berbicara lirih.

Hari ini Alina tidak memakai rias. Karena Alina memang tidak punya stok, setelah perlengkapan rias miliknya, entah dikemanakan oleh ibu Mimi. “Tapi aku curiga, tuh kosmetik sengaja diambil ibu Mimi buat si Masya Allah. Tahu gini, aku balik ke sana, tapi sebelum itu minta racikan pembuat koreng ke mbak Binar. Biar yang pakai kosmetikku itu burik seumur hidup!” batin Alina sudah berpapasan dengan Yusuf.

Alina memang sengaja buru-buru turun. Alina sampai berlari karena di depan sana, ada mobil Dharen yang memasuki halaman perusahaan. Dharen masih memakai mobil sport warna merah yang atapnya dibiarkan terbuka.

Dari segi penampilan, Dharen yang kembali memakai kacamata hitam tebal, memang sangat keren. Alina mengakuinya. Yusuf bahkan tidak ada apa-apanya. Namun jika ingat porsi otak maupun attitude Dharen, cucu dari kakek Restu itu akan membuat Alina selaku pengasuhnya, sibuk istighfar.

“ALINA! Itu mobil, kamu apain?” tegas Yusuf penuh penekanan.

Alina yang berlari melewati Yusuf begitu saja, masih bisa mendengar dengan sangat jelas. Karenanya, Alina yang tetap berlari, berkata, “Dibagi dua, kan?”

Yusuf tidak terima dengan balasan Alina. Hingga sekali lagi, ia memanggil Alina dengan nada keras dan lebih terdengar membentak. “Masalahnya, kenapa sampai—”

Yusuf tak kuasa melanjutkan ucapannya. Karena ketika ia balik badan dan bermaksud menatap Alina, wanita yang Yusuf pastikan masih menjadi istrinya itu justru menghampiri Dharen.

Dharen yang memang tipikal kompeni jail, berusaha menakut-nakuti Alina. Dharen berulah, seolah dirinya akan menabrak Alina. Namun tak disangka, Alina dengan cepat loncat, kemudian duduk di sebelah Dharen.

“Enggak usah uji nyaliku. Sudah kubilang, panutanku itu Sun Go Kong! Kalau ada yang mau membiayai, aku bahkan siap-siap saja dikirim ke Palestina buat perang!” ucap Alina dan sukses membuat Dharen bengong.

“Sumpah, punya pengasuh kayak kamu enggak seru. Masa iya, harus aku yang takut ke kamu? Cipung saja enggak takut ke Sus Rini!” sebal Dharen.

Alina langsung tertawa. Tawa yang benar-benar lepas. “Ya ampun, ... ternyata Bos kenal Cipung bahkan Sus Rini!” Namun dengan cepat, Alina kembali serius. “Katakan kepadaku, kesalahan apa yang telah Bos lakukan, hingga nanti siang, akan ada rapat dadakan dengan klien.”

“Astaga ... baru juga ngakak, kamu sudah langsung bisa serius? Ngeri, ih. Jangan-jangan, kamu ini psikopet!” komentar Dharen.

Dari kejauhan, yang Yusuf tangkap ialah keakraban antara sang istri dengan Dharen, bos mereka. Dharen bahkan dengan sangat mudah ngambek ke Alina. Seolah, mereka memang sangat dekat.

Dharen meninggalkan mobilnya begitu saja. Ia bahkan keluar tanpa membuka pintu. “Parkir mobilku di tempat khusus biasa. Setelah itu, bawa ketiga ranselku.”

“Kenapa Bos bawa ransel sampai ada tiga?” sergah Alina segera berdiri setelah ia sampai mematikan mesin mobilnya.

“Biar kamu punya banyak beban. itu isinya barbel semua. Biar seru, masa iya aku terus yang takut sama kamu!” tegas Dharen.

“Eh, Bos enggak kasihan ke aku? Di luar kantor, aku ini tak lebih dari istri sekaligus menantu teraniaya.” Alina sengaja berseru karena Dharen yang minus attitude, sudah telanjur melangkah jauh.

“Ya sudah, cerai saja. Ngapain makan hati hanya buat suami dan mertua enggak tahu diri!” Dharen meledak-ledak, dan memang sengaja berseru lantaran jaraknya dan Alina, cukup jauh.

Yusuf yang ada di belakang Alina, langsung tersinggung. Namun, Yusuf sengaja cari aman dengan bergegas pergi dari sana.

“Nanti kalau kamu sudah jadi jandes, kamu nikah sama aku saja. Dah, gitu saja beres!” lantang Dharen kali ini tersenyum ceria kepada Alina.

Ada yang langsung kebakaran, dan tentu saja itu Yusuf. Yusuf yang awalnya mau cari aman, refleks berhenti melangkah. Rahang Yusuf mengeras, sementara kedua tangannya mengepal di sisi tubuh.

Padahal, Alina saja sama sekali tidak baper. Karena yang ada, Alina malah membalas Dharen dengan sinis. “Bos mau nikahin aku, cuma buat kedok. Biar aku yang ngerjain semua pekerjaan sekaligus tanggung jawab Bos. Sementara Bos dugem terus!”

Alina memilih memarkir mobil Dharen. “Ayo kita nikah, tapi kamu harus waras dulu. Karena aku saja baru keluar dari kandang buaya!” gerutu Alina.

“Bagaimana caranya agar aku bisa berbicara dengan Alina? Nyesel aku sudah kasih dia izin buat kerja lagi!” batin Yusuf benar-benar kesal. Namun, ia langsung tersenyum santun kepada Dharen yang ternyata tengah mengawasinya.

“Oh, ternyata ada orang. Berarti tadi dia dengar kalau aku baru saja mengajak pengasuhku nikah?” batin Dharen yang takut wibawanya hilang. Karenanya, ia kembali bersikap arogan. Karena biasanya, memang begitu dirinya di depan orang-orang. Namun khusus jika dengan Alina, Dharen tidak bisa. Padahal, mereka baru kenal sekaligus bekerja sama, kemarin.

Yusuf memilih melangkah di belakang Dharen. Namun tentu saja, ketika sudah masuk perusahaan, mereka beda lift. Karena lift untuk Dharen sekeluarga, memang dibedakan. Lift untuk Dharen sekeluarga, ukurannya lebih luas sekaligus lebih bagus. Sementara lift untuk karyawan biasa, tentu tidak lebih baik, tapi masih terbilang bagus.

Karena kedua lift tersebut saling berhadapan, Yusuf sengaja agak membungkuk. Itu ibarat wujud hormat Yusuf ke Dharen. Kendati demikian, Dharen benar-benar cuek. Meski tentu saja, Yusuf tidak boleh marah apalagi bar-bar layaknya Alina.

Tak lama kemudian, ada suara langkah setengah lari. Ternyata itu Alina yang membawa tiga ransel milik Dharen. Alina sudah sampai berkeringat karena isi ransel Dharen memang sangat berat.

Pintu lift Dharen maupun pintu lift Yusuf, sama-sama tertutup. Namun, keduanya yang menatap Alina, kompak membuat pintu lift mereka terbuka. Namun, tidak hanya sampai di situ. Karena setelah Yusuf sengaja menghampiri Alina, hal yang sama juga dilakukan oleh Dharen. Dharen bahkan mengambil semua ransel yang Alina bawa. Satu Dharen gendong, sisanya Dharen tenteng.

Setelah Alina pastikan, ternyata di depan pintu masuk sana, ada rombongan kakek Restu. Alina nyaris ngakak karena Dharen justru termakan senjat.anya sendiri.

“Tadi kakek lihat kamu bawa ransel sebanyak ini?” bisik Dharen sambil menggiring Alina masuk ke dalam lift. Mereka meninggalkan Yusuf begitu saja.

“Ya lihat lah. Kakek Bos sampai lihat merk barbelnya. Kan dicek satu-satu ranselnya!” balas Alina.

Mendengar itu, Dharen jadi buru-buru membuat pintu lift kebersamaan mereka menutup. “Jan.cuk emang kamu Lin! Enggak ada baik-baiknya! Harusnya kamu contoh Sus Rini!”

Diomeli begitu, Alina hanya cekikikan. Namun, Alina langsung ngakak ketika salah satu ransel Dharen, menjatuhi kaki kanan Dharen.

Dharen kesakitan dan latah “Jan.cuk” berulang kali.

Di luar lift, kakek Restu yang datang bersama pak Devano, bertemu Yusuf. Yusuf yang awalnya akan masuk lift khusus karyawan, segera membungkuk hormat kepada keduanya. Yang membuat Yusuf bertanya-tanya, kenapa kakek Restu jadi sibuk mengawasinya?

Terpopuler

Comments

himawatidewi satyawira

himawatidewi satyawira

astajim alinaaa

2024-10-06

0

Sandisalbiah

Sandisalbiah

karena kamu target yg pas buat di mutilasi, Yusuf..

2024-07-28

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

hhhhhhhh Alina 😆😆😆😆😆 dasar 😁😁😁

2024-04-26

1

lihat semua
Episodes
1 1 : Mandul Dan Poligami
2 2 : Bagai Api Dalam Sekam
3 3 : Menolak Disentuh
4 4 : Rita, Pacaran Kebablasan, Hamil Di Luar Pernikahan, Menantu Idaman Ibu Mimi!
5 5 : Persiapan
6 6 : Si Mandul Dan Si Masya Allah
7 7 : Menjadi Pengasuh Dharen
8 8 : Dharen, Target Suami Baru Alina
9 9 : Kecemburuan Yusuf
10 10 : Terlalu Jiji.k
11 11 : Menantu Sin.ting yang Melarikan Diri
12 12 : Dibagi Dua
13 13 : Pengasuh Jan.cuk
14 14 : Rita yang Merasa Tidak Pernah Salah
15 15 : Menantu, Bukan Pembantu
16 16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian
17 17 : Jebakan Rita Dan Tidur Bersama!
18 18 : Pengacara
19 19 : Terikat Kesepakatan
20 20 : Cantik Banget!
21 21 : Mesin Cuci
22 22 : Resep Hidup Hemat
23 23 : Sudah Janji
24 24 : Undangan Pernikahan
25 25 : Menyusun Rencana Dan Persiapan
26 26 : Zeedev Dan Sudah Sampai Hotel
27 27 : Kacau Dan Tidak Nyaman
28 28 : EMOSI ISTRI PERTAMA
29 29 : Salah Cari Lawan
30 30 : Lelah (Tidak Apa-Apa )
31 31 : Mendadak Liburan
32 32 : Pernikahan Macam Apa?
33 33 : Balas Dendam Dengan Bahagia
34 34 : Ini Belum Apa-Apa, Mas!
35 35 : Menemani Selama 24 Jam
36 36 : Sunah Rasul Malam Jumat
37 37 : Pelukan Penenang
38 38 : Ayang!
39 39 : Memulai Misi
40 40 : Miranda (Misi Menyelamatkan Calon Janda)
41 41 : Emosi Dan Tawa Di Balik Misi
42 42 : Mandul, Hamil, Dan Kehamilan Rita
43 43 : Merasa Di Atas Awan
44 44 : Erick Dan Masa Lalu Rita
45 45 : Voucher Dan Member
46 46 : Tidak Mau Mencerai Dan Minta Dinafkahi
47 47 : Sederet Rencana
48 48 : Beberapa Bukti
49 49 : Sebenarnya Sudah Sangat Kacau
50 50 : Surat Gugatan Cerai
51 51 : PENDARAHAN
52 52 : Merasa Tidak Bersalah
53 53 : TALAK
54 54 : Istirahat Total
55 55 : C.iuman Pertama
56 56 : Bertemu Rita dan Erick
57 57 : Ribut Dan Kejutan
58 58 : Waktu Bahagia
59 59 : Putusan Perceraian
60 60 : Kencan Dan Syukuran
61 61 : Berusaha Romantis
62 62 : Minuman yang Dikhususkan
63 63 : Perlawanan Dari Alina
64 64 : Berakhir Tenggelam
65 65 : Akan Menikah
66 66 : Selangkah Lagi
67 67 : Akhirnya Sah!
68 68 : Sus Dan Bayik Sudah Menikah
69 69 : Memang Dia Suamiku!
70 70 : Secuil Kebu.sukan yang Akhirnya Terungkap
71 71 : Rita Oh Rita
72 72 : Kehidupan Setelah Menjadi Suami Istri
73 73 : Digere.bek
74 74 : Talak Dan Bukan Mimpi
75 75 : Keseng.saraan Yusuf
76 76 : Kehamilan Alina
77 77 : Ngem.is
78 78 : Kabar Kehamilan Alina dan Laki-Laki Mandul
79 79 : Niat Banget
80 80 : Pembuktian dan Tes Mandul
81 81 : Kurang Subur Dan Sifilis
82 82 : Keluarga Dari Kampung
83 83 : Yusuf yang Ingin Bahagia
84 84 : Buah yang Sangat Manis
85 85 : Berderai Air Mata
86 86 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
87 87 : Harus Segera Menjalani Persalinan
88 88 : Pembukaan!
89 89 : Akhirnya Lahiran
90 90 : Efek Mengidam
91 91 : Kabar Yusuf dan Bu Mimi
92 92 : Kabar Terbaru Rita
93 93 : Kasih Sayang Untuk Oskar
94 94 : Bahagia Bersama Orang yang Tepat
95 95 : Mengasuh Anak-Anak
96 96 : Kumis Cakar Katulistiwa
97 97 : Sempurna Di Mata Orang Lain
98 98 : Karena Akina
99 99 : Pernikahan Yusuf
100 Novel Keluarga Alina & Dharen
101 100 : Episode Spesial
102 Sampai Jumpa Dan Terima Kasih!
103 Novel Menikahi Wanita Taruhan
104 Novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)
105 Promo Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
106 Novel : Bukan Tulang Rusuk, Tapi Tulang Punggung (Penyesalan Papa Dari Anakku)
107 Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
108 Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
109 Novel Akina : Ternyata Aku ISTRI KEDUA (Dibuang Setelah Istri Pertama Hamil)
110 Tukar Tambah Pasangan (Gara-Gara Dituduh Mandul)
111 Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
112 Promo Novel : Kejar Aku Mas Mafia! (Kisah Cinta Dua Dunia)
113 Novel Baru : Pengantin Samaran Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 113 Episodes

1
1 : Mandul Dan Poligami
2
2 : Bagai Api Dalam Sekam
3
3 : Menolak Disentuh
4
4 : Rita, Pacaran Kebablasan, Hamil Di Luar Pernikahan, Menantu Idaman Ibu Mimi!
5
5 : Persiapan
6
6 : Si Mandul Dan Si Masya Allah
7
7 : Menjadi Pengasuh Dharen
8
8 : Dharen, Target Suami Baru Alina
9
9 : Kecemburuan Yusuf
10
10 : Terlalu Jiji.k
11
11 : Menantu Sin.ting yang Melarikan Diri
12
12 : Dibagi Dua
13
13 : Pengasuh Jan.cuk
14
14 : Rita yang Merasa Tidak Pernah Salah
15
15 : Menantu, Bukan Pembantu
16
16 : Kekhawatiran Dan Kepedulian
17
17 : Jebakan Rita Dan Tidur Bersama!
18
18 : Pengacara
19
19 : Terikat Kesepakatan
20
20 : Cantik Banget!
21
21 : Mesin Cuci
22
22 : Resep Hidup Hemat
23
23 : Sudah Janji
24
24 : Undangan Pernikahan
25
25 : Menyusun Rencana Dan Persiapan
26
26 : Zeedev Dan Sudah Sampai Hotel
27
27 : Kacau Dan Tidak Nyaman
28
28 : EMOSI ISTRI PERTAMA
29
29 : Salah Cari Lawan
30
30 : Lelah (Tidak Apa-Apa )
31
31 : Mendadak Liburan
32
32 : Pernikahan Macam Apa?
33
33 : Balas Dendam Dengan Bahagia
34
34 : Ini Belum Apa-Apa, Mas!
35
35 : Menemani Selama 24 Jam
36
36 : Sunah Rasul Malam Jumat
37
37 : Pelukan Penenang
38
38 : Ayang!
39
39 : Memulai Misi
40
40 : Miranda (Misi Menyelamatkan Calon Janda)
41
41 : Emosi Dan Tawa Di Balik Misi
42
42 : Mandul, Hamil, Dan Kehamilan Rita
43
43 : Merasa Di Atas Awan
44
44 : Erick Dan Masa Lalu Rita
45
45 : Voucher Dan Member
46
46 : Tidak Mau Mencerai Dan Minta Dinafkahi
47
47 : Sederet Rencana
48
48 : Beberapa Bukti
49
49 : Sebenarnya Sudah Sangat Kacau
50
50 : Surat Gugatan Cerai
51
51 : PENDARAHAN
52
52 : Merasa Tidak Bersalah
53
53 : TALAK
54
54 : Istirahat Total
55
55 : C.iuman Pertama
56
56 : Bertemu Rita dan Erick
57
57 : Ribut Dan Kejutan
58
58 : Waktu Bahagia
59
59 : Putusan Perceraian
60
60 : Kencan Dan Syukuran
61
61 : Berusaha Romantis
62
62 : Minuman yang Dikhususkan
63
63 : Perlawanan Dari Alina
64
64 : Berakhir Tenggelam
65
65 : Akan Menikah
66
66 : Selangkah Lagi
67
67 : Akhirnya Sah!
68
68 : Sus Dan Bayik Sudah Menikah
69
69 : Memang Dia Suamiku!
70
70 : Secuil Kebu.sukan yang Akhirnya Terungkap
71
71 : Rita Oh Rita
72
72 : Kehidupan Setelah Menjadi Suami Istri
73
73 : Digere.bek
74
74 : Talak Dan Bukan Mimpi
75
75 : Keseng.saraan Yusuf
76
76 : Kehamilan Alina
77
77 : Ngem.is
78
78 : Kabar Kehamilan Alina dan Laki-Laki Mandul
79
79 : Niat Banget
80
80 : Pembuktian dan Tes Mandul
81
81 : Kurang Subur Dan Sifilis
82
82 : Keluarga Dari Kampung
83
83 : Yusuf yang Ingin Bahagia
84
84 : Buah yang Sangat Manis
85
85 : Berderai Air Mata
86
86 : Waktu yang Berputar Sangat Cepat
87
87 : Harus Segera Menjalani Persalinan
88
88 : Pembukaan!
89
89 : Akhirnya Lahiran
90
90 : Efek Mengidam
91
91 : Kabar Yusuf dan Bu Mimi
92
92 : Kabar Terbaru Rita
93
93 : Kasih Sayang Untuk Oskar
94
94 : Bahagia Bersama Orang yang Tepat
95
95 : Mengasuh Anak-Anak
96
96 : Kumis Cakar Katulistiwa
97
97 : Sempurna Di Mata Orang Lain
98
98 : Karena Akina
99
99 : Pernikahan Yusuf
100
Novel Keluarga Alina & Dharen
101
100 : Episode Spesial
102
Sampai Jumpa Dan Terima Kasih!
103
Novel Menikahi Wanita Taruhan
104
Novel : Talak Di Malam Pertama (Kesucian yang Diragukan)
105
Promo Novel : Rujuk Bersyarat Turun Ranjang
106
Novel : Bukan Tulang Rusuk, Tapi Tulang Punggung (Penyesalan Papa Dari Anakku)
107
Promo Novel : Bukan Mauku Hamil Di Luar Nikah
108
Promo Novel : Gadis Berisik Kesayangan CEO Pembaca Pikiran
109
Novel Akina : Ternyata Aku ISTRI KEDUA (Dibuang Setelah Istri Pertama Hamil)
110
Tukar Tambah Pasangan (Gara-Gara Dituduh Mandul)
111
Novel Baru : Kau Selingkuh Dengan Istriku, Kuratukan Istrimu
112
Promo Novel : Kejar Aku Mas Mafia! (Kisah Cinta Dua Dunia)
113
Novel Baru : Pengantin Samaran Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!