Firasat Precognition

...⦆⦈⦇⦅...

Caron dan Canoa menatap Raimound yang menjelaskan tentang teknologi pelindung yang sedang mereka kembangkan.

Teknologi yang digabungkan dengan alat-alat sehari sehingga tidak menimbulkan kecurigaan saat digunakan.

Raimound menunjukkan sebuah gelang berwarna tali berwarna coklat pada layar hologram di depan mereka.

“Dadu pada gelang ini mempunyai dua fungsi.”

Raimound menunjuk dadu kecil dengan dua huruf yang berada pada masing-masing sisinya di tengah gelang.

“Huruf P untuk protection dan C untuk communication. Gelang ini hanya bisa menjalankan satu perintah saja, kami sedang mengembangkan cara agar kedua perintah yang kami atur bisa berjalan bersamaan.”

Ryan menganggukkan kepalanya. “Gelang ini belum kami pasarkan dan masih tahap uji coba. Perintah protection pada gelang akan mengeluarkan sebuah kubah perisai selebar dua meter dari orang yang menggunakan gelang.”

Caron menatap gelang coklat pada layar hologram tersebut. Alat pelindung yang sangat berguna dan dapat menyelamatkan mereka dari kematian jika terjadi serangan mendadak. Selain itu tampilannya sangat sederhana dan bisa disembunyikan dari pandangan musuh.

“Caron, kamu juga bilang penyusup yang menyerangmu saat itu punya alat dengan kinerja yang mirip bukan?”

Caron menganggukkan kepalanya. “Seperti yang aku sampaikan sebelumnya, alat yang digunakan penyusup itu bisa menghasilkan dinding hijau transparan dan itu menghalangi fungsi alat yang bersentuhan dengannya.”

Caron menatap layar hologram di depannya. “Ada sebuah tombol di permukaan bola hijau itu dan saat tombol itu disentuh, dinding transparan berwarna hijau muncul dan menutupi benda yang berada di dekatnya. Tidak! Lebih tepatnya membatalkan fungsi benda yang ditempelinya.”

Lalita melirik Canoa yang menganggukkan kepalanya.

“Sepertinya ini ulah Aerance Organization. Mereka memang suka cari gara-gara dengan keluarga kita, bukan? Terlebih ada rumor soal Caron yang kembali dengan rencana brilliant-Nya.”

Laister menganggukkan kepalanya. “Dari dulu Aerance Organization sangat suka mengusik keluarga Lacrymos. Aku tidak tahu apa yang ditemukannya dalam keluarga Lacrymos. Anehnya saat kematian kepala keluarga Lacrymos mereka kembali tenang.”

Canoa menganggukkan kepalanya. Teror bom yang dihadapinya sebelumnya, kemudian kecelakaan keluarga mereka, dalam masa itu serangan dari Aerance Organization perlahan menghilang berganti menjadi serangan mutan erchi yang berusaha memasuki pulau mereka.

“Mereka kembali bergerak saat Bang Caron kembali dengan berita keberhasilan rencananya. Aku merasa mereka sudah menunggu pergerakan kami.”

Caron melirik Canoa yang mengepalkan tangannya. Pria muda itu hanya bisa menebak dan menyimak alur pembicaraan di depannya. Mata navy Caron menatap kakinya yang tetap diam di atas kursi roda.

Berkali-kali dirinya berusaha menggerakkan jemari kakinya, tetapi tak ada hasil, sedangkan untuk kekuatan telekinesisnya sendiri Caron hanya bisa mengangkat benda seperti pulpen ke udara setinggi satu centimeter.

Aku harus bergerak cepat! Dengan kondisi seperti ini aku bisa m*ti lagi! Batin Caron mengusap wajahnya dan menatap diskusi di depannya.

Raimound melirik Ryan yang larut dalam pikirannya. “Apa Aerance Organization punya ilmuan yang bisa mengembangkan teknologi seperti ini?”

Semua mata menatap ke arah Ryan yang bersuara dengan ragu, termasuk Caron yang sejak tadi sudah gatal ingin bersuara, tetapi masih menunggu waktu yang tepat untuk menyampaikan pendapatnya.

“Aku tidak tahu harus menyampaikan apa karena keterbatasan ingatanku, tapi Raimound dan Ryan. Apa kalian tidak kehilangan draft tentang alat-alat penemuan kalian? Atau apa ada keanehan yang kalian rasakan selama beberapa waktu terakhir?”

Semua mata menatap ke arah Caron yang tetap fokus menatap layar hologram di depannya. Aura yang berbeda dan tatapan yang terasa mencekam.

Canoa yang duduk di samping Caron juga terdiam dan kemudian senyum kecil hadir di wajah bungsu Lacrymos itu.

Abang kembali! Batin Canoa menatap Raimound dan Ryan yang berada di depannya.

Ryan menggelengkan kepalanya. “Tidak ada, Bang Caron. Kami melakukan pengembangan alat ini di ruang rahasia dan belum ada pelayan ataupun para pekerja yang mengetahuinya.”

Lalita menyandarkan punggungnya pada kursi di belakangnya. “Itu artinya Aerance Organization mulai mengejar teknologi kita. Jika kita lebih lambat dari ini, mereka bisa menghabisi kita!”

...***...

Mata navy Caron menatap langit biru di atas kepalanya. Sejak tadi perasaannya terus gelisah. Caron terus melirik sekitarnya dengan perasaan yang tidak nyaman, sedangkan Canoa tampak berbicara santai dengan Lalita menjelang kepulangan mereka.

Siang ini mereka dijadwalkan kembali menuju kota masing-masing. Pesawat dari keluarga Lacrymos sudah datang dan mendarat di halaman mansion Engyna. Mata navy Caron memandang dalam pesawat dengan warna hitam biru itu.

“Tuan Muda, kita akan segera berangkat.” Caron menoleh ke arah Veistar yang baru saja kembali dari pesawat dan berbincang singkat dengan sang pilot.

Caron menganggukkan kepalanya dan melirik Canoa yang masih asik berbincang dengan Lalita, sedangkan Laister tengah sibuk membaca buku tentang revolusi pedang yang dipinjamnya dari Ryan dengan punggung bersandar pada dinding luar mansion Engyna.

“Kamu larut dalam pikiran lagi, Caron?”

Caron menoleh ke arah Raimound yang mendekat ke arahnya sambil menatap pesawat Lacrymos di depan mereka.

“Ya, ada banyak hal yang mengganggu pikiranku.”

Caron melirik Raimound yang hanya berdehem di sampingnya. Tuan Muda keluarga Engyna ini adalah sosok yang sebisa mungkin dihindari Caron.

Tatapan mata yang sulit dibaca dan juga minim ekspresi, Raimound adalah teka-teki yang sulit untuk ditebak Caron.

Tidak seperti Ryan yang lebih ekspresif dan hangat, Raimound hanya banyak diam dan menatap semuanya dengan mata orchid itu. Caron ingat dengan pertanyaan Raimound yang kembali memvalidasi soal kebenaran tentang amnesianya.

Untung saja Veistar datang mencariku ke kamar dan melaporkan ketidakhadiranku kepada para penjaga mansion. Jika tidak, aku yakin dia akan memintaku menjawab pertanyaan itu. Batin Caron menatap burung gagak yang terbang di atas langit.

Raimound melirik Caron dari sudut matanya dan meraih sesuatu dari dalam saku jaketnya.

“Aku ingin menyerahkan benda ini.”

Caron menoleh dan menatap benda di tangan Raimound. Itu gelang yang sebelumnya tampil di layar hologram saat mereka sedang berdiskusi sebelumnya. Caron menatap ekspresi datar di wajah Raimound dan mengambil gelang coklat tersebut.

“Kenapa? Bukankah alat ini masih dikembangkan?”

Raimound mengerutkan keningnya dan menghela nafas. Pria muda itu melirik pesawat Lacrymos di depan mereka.

“Pakai saja. Aku hanya merasa perlu memberikannya kepadamu.”

Caron mengerutkan keningnya dan mulai memasang gelang tali coklat itu di pergelangan tangan kanannya.

Raimound menatap datar gelang yang terpasang di pergelangan tangan Caron dan melirik Lalita dan yang lainnya di belakangnya.

“Apa ini ada kaitannya dengan kekuatan precognition mu, Raimound?”

Raimound tersentak dan menoleh ke arah Caron yang menatapnya tenang.

Precognition adalah kekuatan yang memungkinkan penggunanya bisa melihat masa depan. Caron yang baru sadar dengan ucapannya terdiam dan menatap wajah kaget Raimound.

Apa kunci ingatannya kembali terbuka sehingga dirinya bisa mengetahui kekuatan Raimound?

Raimound menganggukkan kepalanya. “Aku melihat sesuatu yang aneh tentang perjalanan kalian. Berhati-hatilah lah, Caron. Aku merasa gusar, karena aku tidak bisa melihatnya dengan jelas seolah ada pembatas yang menghalangi kemampuanku.”

Caron menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis ke arah Raimound. “Baiklah. Terima kasih atas peringatanmu, Raimound.”

“Tuan Muda, kita bisa berangkat sekarang.” Caron menganggukkan kepalanya ke arah Veistar yang berbalik mendekat ke arah Canoa.

Kursi roda Caron mulai bergerak ke arah pesawat di depannya. Caron menghentikan laju kursi rodanya dan berbalik menatap Raimound.

“Soal pertanyaan mu sebelumnya … aku benar-benar amnesia, Raimound. Aku mungkin melakukan banyak kesalahan di masa lalu, tapi sekarang aku berubah dan memperbaikinya.”

...⦆⦈⦇⦅...

Jangan lupa tinggalkan like dan komentar ya 🌺

Episodes
1 Kesempatan Kedua
2 Mencari Informasi
3 Menjalin Komunikasi
4 Flowlax
5 Serangan Pembuka
6 Rencana Pertama
7 Menuju Arah Baru
8 Kunci Ingatan
9 Rencana Perubahan
10 Rozittyo
11 Janji Masa Lalu
12 Hati ke Hati
13 Teror Tengah Malam
14 Aerance Organization
15 Pertemuan Tiga Keluarga
16 Pertemuan Tiga Keluarga (2)
17 Jalan-jalan
18 Tersembunyi dibalik Badai
19 Sahabat Lama?
20 Firasat Precognition
21 Ledakan Pesawat
22 Gelang Pelindung
23 Tiga Sisi Hati
24 Fakta yang Sebenarnya
25 Serpihan Jiwa
26 Kembali Sadar
27 Portal Teleportasi
28 Kata-kata Penenang
29 Alat Penyadap
30 Anak yang Terbuang
31 Menjadi Keluarga
32 Tiga Tetua Pusat
33 Silat Lidah Caron
34 Teknologi Baru Engyna
35 Keyakinan dan Tekad
36 Pertemuan Berujung Bencana
37 Sulung Lacrymos Kembali
38 Kaki yang Bergerak
39 Pemikiran Bersama
40 Dua Kekuatan yang Bereaksi
41 Curahan Hati Raimound
42 Rasa Curiga dan Gelisah
43 Pekerja Baru
44 Mutasi Mutan Erchi
45 Tim Penyerang
46 Serangan Gabungan Caron-Veistar
47 Bisikan Setan
48 Serangan di Mansion Lacrymos
49 Kecemasan Caron
50 Isi Hati Canoa
51 Perlindungan Saudara
52 Pesan si Bungsu
53 Hati yang Kacau
54 Sebuah Perubahan
55 Rapat Penentuan
56 Panggilan Penyusup
57 Sebuah Tantangan
58 Menuju Daratan
59 Serangan dari Daratan
60 Akhirnya Bertemu
61 Satu Hama Kalah
62 Keluarga Yang Kacau
63 Hitam yang Berakhir
64 Bunga Perpisahan
65 Sankyu!
Episodes

Updated 65 Episodes

1
Kesempatan Kedua
2
Mencari Informasi
3
Menjalin Komunikasi
4
Flowlax
5
Serangan Pembuka
6
Rencana Pertama
7
Menuju Arah Baru
8
Kunci Ingatan
9
Rencana Perubahan
10
Rozittyo
11
Janji Masa Lalu
12
Hati ke Hati
13
Teror Tengah Malam
14
Aerance Organization
15
Pertemuan Tiga Keluarga
16
Pertemuan Tiga Keluarga (2)
17
Jalan-jalan
18
Tersembunyi dibalik Badai
19
Sahabat Lama?
20
Firasat Precognition
21
Ledakan Pesawat
22
Gelang Pelindung
23
Tiga Sisi Hati
24
Fakta yang Sebenarnya
25
Serpihan Jiwa
26
Kembali Sadar
27
Portal Teleportasi
28
Kata-kata Penenang
29
Alat Penyadap
30
Anak yang Terbuang
31
Menjadi Keluarga
32
Tiga Tetua Pusat
33
Silat Lidah Caron
34
Teknologi Baru Engyna
35
Keyakinan dan Tekad
36
Pertemuan Berujung Bencana
37
Sulung Lacrymos Kembali
38
Kaki yang Bergerak
39
Pemikiran Bersama
40
Dua Kekuatan yang Bereaksi
41
Curahan Hati Raimound
42
Rasa Curiga dan Gelisah
43
Pekerja Baru
44
Mutasi Mutan Erchi
45
Tim Penyerang
46
Serangan Gabungan Caron-Veistar
47
Bisikan Setan
48
Serangan di Mansion Lacrymos
49
Kecemasan Caron
50
Isi Hati Canoa
51
Perlindungan Saudara
52
Pesan si Bungsu
53
Hati yang Kacau
54
Sebuah Perubahan
55
Rapat Penentuan
56
Panggilan Penyusup
57
Sebuah Tantangan
58
Menuju Daratan
59
Serangan dari Daratan
60
Akhirnya Bertemu
61
Satu Hama Kalah
62
Keluarga Yang Kacau
63
Hitam yang Berakhir
64
Bunga Perpisahan
65
Sankyu!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!