Pak Osman menatap langit, cuaca begitu dingin menggigit tulang. Sebagai seseorang yang sangat mengenal dunia gaib, ia dapat merasakan jika sesuatu yang mengerikan telah terjadi.
Pak Osman menatap tali pocong yang digenggamnya. Benda yang berhasil Zulkifli keluar kan. Disini ia semakin yakin, jika anak angkatnya memiliki sebuah kelebihan.
Tiba-tiba angin berhembus, sangat dingin sekali. Mata Pak Komar memandang ke sekeliling, kelibat putih melayang rendah menghampiri Pak Osman .
Ia tahu jika si pemilik tapi itu akan datang mengambil barang nya. Karena Pak Osman sudah melakukan ritual pemanggilan arwah.
Pak Osman menyodorkan tali pocong tersebut kepada sosok perempuan yang separuh wajahnya hancur.
Perempuan itu pun mengambil nya, ia tersenyum sebagai tanda terimakasih.
" Kau Asih?" Pak Osman seperti mengenal perempuan itu, meskipun separuh wajahnya rusak.
Asih tertunduk pilu, ia juga sangat mengenal Pak Osman . Semasa ia hidup, mereka adalah sepasang sahabat sedari kecil.
" Kenapa tali pocong mu ada di rumah Pak Komar ?" Tanya Pak Osman .
Asih semakin sedih, kenangan yang membuat nya menjadi seperti sekarang ini terbentang dalam benak nya.
Asih merupakan salah satu bunga desa di kampung itu. Dia gadis baik, dan hanya dia yang mau berteman dengan Pak Osman muda yang sememangnya orang miskin dan papah.
Namun mereka hanya sebatas berteman, cinta Asih tercipta untuk Komar seorang. Sayang nya pada saat itu, Komar dijodohkan dengan Nurul.
Asih yang terlanjur mencintai Komar tidak bisa terima itu. Komar pun sangat mencintai Asih, namun ia tidak bisa menolak perjodohan ini. Karena keluarga Nurul adalah keluarga terpandang dan kaya raya.
Komar akan terjamin masa depannya jika menikah dengan Nurul.
Melepaskan Asih pun Komar tidak bisa, akhirnya Komar mengajak Asih untuk tinggal bersama di kota tanpa sepengetahuan siapapun.
Asih beralasan akan bekerja di Kota yang pasti dengan mudahnya mendapatkan restu dari kedua orang tuanya.
Di Kota, Asih dan Komar tinggal bersama selayaknya pasangan suami istri.
Pada akhirnya, Asih hamil. Komar mulai panik, ia tidak mungkin menikahi Asih. Semua fasilitas yang ia dapatkan itu semua dari keluarga Nurul.
Namun Asih ngotot, dia tidak mau menggugurkan bayinya. Dia ada sebab cinta dari Asih untuk Komar.
Karena terjadi perbedaan pendapat hingga keduanya bersitegang.
" Kalau kamu tidak mau bertanggung jawab, aku akan pulang. Aku akan membesarkan bayi ini sendirian, kalau perlu aku akan mengajak Osman untuk menikahi ku "
Komar muda terkejut, ia tidak terima jika Asih harus menjadi istri Osman. Emosi Komar tersulut, pada saat pertengkaran itu terjadi, Asih sedang menggoreng ikan.
Komar meraih tepi wajan dengan tangan terbalut kain lap, lalu menyiram kan semua isi wajan ke muka Asih.
Perempuan itu menjerit kepanasan, ia menutup wajahnya. Tak cukup sampai disitu, Komar menen-dang Asih hingga tubuh nya membentur dinding.
" Komaaaarrrr " Asih menjerit, ia tidak tahu jika pria itu akan menyeretnya masuk ke dalam kamar. Kemudian merantai tangan serta kakinya.
Asih menangis, wajahnya perih tubuhnya sakit. Tapi sedikit pun Komar tidak berusaha mengobati. Justru dengan sangat tega Komar meninggalkan Asih di dalam kamar yang terkunci dan terikat rantai.
Pria durjana itu pulang ke kampung untuk menemui guru spiritualnya. Yang merupakan orang yang selalu membantu melancarkan urusan Komar dalam segala hal. Termasuk dalam menghadapi ujian sekolah, Komar selalu melibatkan gurunya itu.
Pria yang dipanggil dengan sebutan Datuk oleh segelintir orang pemujanya, tersenyum penuh arti menanggapi masalah yang dihadapi oleh Komar.
" Bawalah perempuan itu kesini, aku akan menjaganya untuk mu. Suatu hari nanti, dia akan sangat berguna "
Komar mengangguk setuju, ia pamit dan langsung kembali ke Kota.
Pada saat itu, Nurul yang mendengar kekasih hatinya datang. Langsung menyusul ke rumah Komar. Ia sudah sangat rindu sekali, namun belum lagi Nurul sampai. Ia melihat Komar sudah pergi kembali ke kota.
Hati Nurul kecewa, ia berinisiatif untuk mengikuti Komar ke kota. Tak perduli orang tuanya mengijinkan atau tidak, Nurul harus bertemu Komar.
Dengan menaiki sepeda motor nya, Nurul terus mengikuti Komar. Ia belum pernah sekalipun tahu dimana Komar tinggal. Jadi Nurul terus saja membuntuti Komar kemanapun ia pergi.
Pada saat tiba di kostan tempat tinggal Komar, Nurul dengan hati-hati mengintip pria itu. Ia akan memberikan kejutan malam ini juga, pasti Komar sangat terkejut dan pasti akan senang melihat Nurul datang.
Namun justru Nurul yang dibuat terkejut, ia melihat Komar merangkul bahu seorang perempuan dari dalam lalu memasukkan perempuan itu ke dalam mobil.
Kemudian Komar pergi lagi entah kemana ? Jika Nurul mengikutinya pun dia pasti akan terlambat. Jadi Nurul memutuskan untuk masuk ke dalam tempat tinggal Komar guna mengetahui apa yang terjadi selama ini ? Kenapa Komar mengeluarkan seorang perempuan dari tempat ini ?
Nurul mencongkel jendela dan berhasil masuk ke dalam. Ia terkejut bukan main, hampir di setiap dinding kostan ini terpampang foto kemesraan Komar dan Asih.
Hati Nurul hancur, ia tidak bisa terima pengkhianatan ini. Tapi Nurul juga tidak mau kehilangan Komar.
Akhirnya Nurul memutuskan untuk pulang malam itu juga. Ia memesan taxi dan meninggalkan sepeda motor nya di tempat tinggal Komar.
Asih kembali di rantai dalam sebuah ruangan yang dipilih oleh Datuk.
" Kau tenang saja, dia akan menjadi tanggung jawab ku sekarang " Datuk menepuk pundak Komar, akhirnya Komar bisa bernafas dengan lega.
Hari sudah hampir pagi, Komar pulang ke rumah. Ia beristirahat terlebih dahulu sebelum kembali ke Kota.
Tiba-tiba saat ia bangun, Nurul sudah berada di kamarnya. Perempuan itu duduk dengan jelingan tajam ke arah Komar.
" Sa-sayang... Ka-kapan kamu datang ?" Tanya Komar gugup, ia beringsut bangun.
" Mana sundel itu?" Tanya Nurul dengan nada dingin.
" Su-sundel?? Si- siapa maksud kamu?"
Nurul menjawab dengan tatapan nyalang. Komar jadi bimbang, apakah yang ditanya oleh Nurul adalah Asih?
Ia meneguk Saliva, tenggorokannya seakan tercekik.
" Dimana dia?" Sekali lagi Nurul bertanya.
Komar kelabakan, kepalanya seakan membesar.
" Apa perlu aku bilang Bapak sama Ibu biar kamu mengerti siapa yang aku maksud ?"
Dengan ancaman itu, kini Komar yakin seratus persen kalau Nurul tahu mengenai dirinya dan Asih.
" A- Asih... Ada di... Tempat Datuk" Tidak ada jalan lain selain pengakuan.
" Sejak kapan dia tinggal sama kamu?"
" Sayang... Bukan seperti itu yang terjadi, tapi Asih menjebak ku"
Nurul melipat kedua tangannya, ia bersiap mendengar penjelasan dari Komar.
" Dia menyusul ku ke kota dan menyerahkan dirinya kepada ku. Aku menolak sayang karena aku sayang banget sama kamu "
Nurul terdiam, ia sedikit termakan cerita palsu si Komar.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 95 Episodes
Comments
𝓐𝓷𝓾
kadal gurun
2025-03-17
0
Doni Gunawan
lanjut
2024-11-24
0
ㅤㅤㅤㅤ😻Kᵝ⃟ᴸ⸙ᵍᵏ نَيْ ㊍㊍🍒⃞⃟🦅😻
emang dasar buaya ya
cuma bisa ngibulin
ini lagi sinurul mau aja dikibulin
namanya juga cinta bisa bikin hati orang buta/Facepalm/
2024-06-04
0