Apa Salahnya?

Kali itu, Maoya benar-benar menepati janjinya. Ia sama sekali tidak banyak bicara dan melakukan hal yang mengganggu ketengan Jovan selama mengemudi. Sebaliknya, ia justru sibuk mendengarkan lagu dengan earphone yang terhubung ke ponselnya.

Jovan sesekali melirik ke arah Maoya yang sedang asyik bergumam lirih menyanyikan lagu-lagu favoritnya di tengah kilauan cahaya matahari pagi yang menyeruak dari balik jendela mobil. Gadis itu terlihat cantik dan menarik. Senyumnya tulus dan apa adanya. Ia kembali teringat bagaimana gadis dungu itu begitu terobsesi kepadanya. Dan tiba-tiba saja senyum Jovan kembali mengembang.

Setibanya di kantor, Maoya masih konsisten memegang teguh komitmennya. Ia bersikap sangat sopan dan sama sekali tidak melakukan hal-hal yang merugikan Jovan. Setelah Jovan masuk ke ruangannya, gadis itu tiba-tiba saja menghilang dengan tenang.

‘Gawat! Jangan-jangan dia punya rencana jahat di kantor ini. Kalau sampai terjadi kekacauan yang melibatkan Botan, Pak Perdana Menteri ngga bakalan pernah maafin gue.’

Jovan segera keluar dan mencari keberadaan Maoya.

“Selamat pagi, Pak.” sapa Mayang, sekretaris Jovan yang baru saja kembali dari ruang HRD.

“Pagi. Kamu lihat istri saya?”

“Oh, Nyonya? Tadi saya lihat beliau ada di ruang admin.”

“Ruang admin?” Jovan langsung pergi ke ruangan itu untuk menemukan Meiza. Tapi ternyata gadis itu tidak berada di sana.

“Pagi Pak Jovan. Lagi cari siapa, Pak?”

“Oh, ngga. Kok sepi? Pada kemana?”

“Maaf, Pak. ini para staff wanita sedang bertemu dengan Nyonya di pantry.”

“Pantry?” Jovan bergegas kesana sebelum gadis itu kembali menghilang.

Saat tiba di pantry, ruangan itu sudah penuh sesak oleh para staf wanita yang sedang mengelu-elukan dirinya.

[Pak Jovan cakep banget yah?]

[Iya, sexy]

[Lihat, lagi tidur aja cakepnya bukan main]

[Apalagi kalau lagi baca kaya gini.]

[Apa ada foto yang sedikit lebih sexy, eh... lagi mandi atau berenang gitu. Yang bertelanjang dada dan berbalut handuk]

“Ada. Tapi itu koleksi langka yang sangat terbatas.”

Jovan mendengar suara Maoya.

“Harganya juga beda, hehe...” suara Maoya kembali terdengar dari dalam pantry. “Gimana dengan tawaran pertama? tiga kali lipat harga normal.”

“Ehem.”

“Pak Jovan?”

Dan transaksi gelap itu pun bubar seketika.

“Eh, Tuan Jaksa Tampan.. Mau teh? Atau kopi? Biar sayq antar ke ruangan Anda.” rayu Maoya berusaha mengalihkan topik pembahasan.

“Tiga kali lipat harga normal?”

“Oh itu... anu... gue bisa jelasin.”

“Lo ngejual foto gue ke bawahan gue?!”

Maoya mengerut melihat api amarah yang tengah berkobar-kobar di mata dan kepala Jovan. “So..so...sori... Gue –“

Belum sempat Maoya menyelesaikan kalimat pembelaan dirinya, Jovan sudah lebih dulu menariknya dengan kasar menuju ke ruangannya. Sesampainya disana, Jovan menghempaskan dengan kasar tubuh Maoya ke sofa. Wajahnya memerah dan nafasnya terengah-engah. Maoya belum pernah melihat Jovan semarah itu sebelumnya. Ia terlihat ingin melontarkan banyak makian tapi justru mati-matian menahannya.

Tak sepatah katapun keluar dari mulut pria yang tengah terbakar api amarah itu. Ia hanya lalu-lalang sesaat untuk menenangkan diri lalu keluar dari ruangannya begitu saja. Dan itu justru membuat Maoya merasa tidak nyaman.

“Harusnya lo maki gue aja! Kenapa malah diem aja sih?!” cerocos Maoya setelah Jovan hilang di balik pintu.

****************************

Tak lama kemudian, Billy datang dan masuk begitu saja ke ruangan Jovan.

“Kenapa tuh anak? Kelihatannya lagi marah besar?” tanya Billy ketika bertemu Maoya di ruangan Jovan.

Maoya hanya bisa mengangguk pasrah. Ia kemudian menceritakan semua kejadian yang dialaminya hari itu.

“Apa?! Lo ngejual foto Jovan ke staf kantor?” tanya Billy sambil melotot saking terkejutnya.

“Lo juga kenapa sih? Ini kan cuma foto. Bukannya orang berhak menyimpan foto idola mereka? Dan apa salahnya gue ngebantu para penggemar berat balok es itu untuk bahagia?”

“Salah, Za! Lo salah besar. Lo boleh ngejual foto siapa aja tapi bukan Jovan. Dia orang yang paling benci privasinya diganggu apalagi lo sampai ngejual itu ke anak buahnya. Lo tahu kan kalau selama ini reputasi adalah hal yang paling penting buat seorang Jovan?”

“Memangnya kenapa kalau staf punya foto atasannya?”

“Tapi bukan foto saat dia sedang tidur apalagi telanjang dada, Za. Ini Jovan, bukan model majalah dewasa!” Billy benar-benar geram melihat Maoya yang masih saja tidak bisa memahami maksud perkataannya. “Sekarang gini deh, kalau itu elo. Terus gue foto lo diem-diem pas lagi tidur terus gue jual foto lo ke cowok incaran lo. Kira-kira lo bakal berterima kasih sama gue?”

Kali ini Maoya baru paham. Ia menatap Billy tanda mengerti. “Bil, tolongin gue dong! Plisss...”

Sebenarnya Billy enggan terlibat dalam masalah yang sangat berbahaya bagi persahabatannya itu. tapi melihat bagaimana Maoya merengek dan memohon kepadanya, akhirnya Billy menyerah juga dan memutuskan untuk membantunya.

***********************************

Episodes
1 Bukan Kecelakaan Biasa
2 Maling Cantik vs Tuan Jaksa Tampan
3 Tertangkap Basah
4 Harga Sebuah Informasi
5 Siluman Balok Es
6 Ungkapan Terima Kasih
7 Tahi Lalat
8 Dorongan Batin
9 Jangan Coba-Coba
10 Wali
11 Sambil Menyelam Minum Susu
12 Bisnis Baru Myonya
13 Apa Salahnya?
14 Makan Bersama
15 Janji Temu
16 Peri Sawi
17 Logika / Lo gila
18 Modus Jimmy
19 Dating
20 Ancaman Tak Terduga
21 Ditipu Mentah-Mentah
22 Musibah Membawa Berkah
23 Botan
24 Senjata Makan Tuan
25 Mata-Mata
26 Pelampiasan Kecil
27 Gelagat Aneh Jimmy
28 Peringatan Keras
29 Nyaris
30 Bantuan Galih
31 Kejelasan Masa Depan
32 Anniv Party
33 Teman Lama
34 Serangan Balik
35 Keputusan Jovan
36 Friend Zone
37 Dukungan Terbaik
38 Kerja Bersama
39 Kehilangan
40 Siuman
41 Pentingnya Pengakuan
42 Sidang Akhir
43 Temuan Baru
44 Menelusuri Pelaku
45 Hasil Tes
46 Perubahan Tak Terencana
47 Dilema
48 Kegilaan Bimo
49 Pilihan di Tangan Maoya
50 Pergi atau Tinggal
51 Teralihkan
52 Kota Persinggahan
53 Sang Kepala Desa
54 Menginap di Gudang
55 Ambruk
56 Berlatih Peran
57 Masuk Hutan
58 Mencari Jovan
59 Keributan Kecil
60 Rute Alternatif
61 Bimbang
62 Pasti Bisa
63 Menipu Penipu
64 Dihadang Musuh
65 Mencari Bantuan
66 Kejutan di Perjalanan
67 Perayaan Bersih Desa
68 Perundingan Alot
69 Membalik Keadaan
70 Terkecoh
71 Tak Ada Jalan Mundur
72 Duka Mendalam
73 Didesak
74 Sidang Darurat
75 Status Baru
76 Sweet Moment
77 EPILOG
78 Novel Baru : CASSANOVA PENCABUT NYAWA
Episodes

Updated 78 Episodes

1
Bukan Kecelakaan Biasa
2
Maling Cantik vs Tuan Jaksa Tampan
3
Tertangkap Basah
4
Harga Sebuah Informasi
5
Siluman Balok Es
6
Ungkapan Terima Kasih
7
Tahi Lalat
8
Dorongan Batin
9
Jangan Coba-Coba
10
Wali
11
Sambil Menyelam Minum Susu
12
Bisnis Baru Myonya
13
Apa Salahnya?
14
Makan Bersama
15
Janji Temu
16
Peri Sawi
17
Logika / Lo gila
18
Modus Jimmy
19
Dating
20
Ancaman Tak Terduga
21
Ditipu Mentah-Mentah
22
Musibah Membawa Berkah
23
Botan
24
Senjata Makan Tuan
25
Mata-Mata
26
Pelampiasan Kecil
27
Gelagat Aneh Jimmy
28
Peringatan Keras
29
Nyaris
30
Bantuan Galih
31
Kejelasan Masa Depan
32
Anniv Party
33
Teman Lama
34
Serangan Balik
35
Keputusan Jovan
36
Friend Zone
37
Dukungan Terbaik
38
Kerja Bersama
39
Kehilangan
40
Siuman
41
Pentingnya Pengakuan
42
Sidang Akhir
43
Temuan Baru
44
Menelusuri Pelaku
45
Hasil Tes
46
Perubahan Tak Terencana
47
Dilema
48
Kegilaan Bimo
49
Pilihan di Tangan Maoya
50
Pergi atau Tinggal
51
Teralihkan
52
Kota Persinggahan
53
Sang Kepala Desa
54
Menginap di Gudang
55
Ambruk
56
Berlatih Peran
57
Masuk Hutan
58
Mencari Jovan
59
Keributan Kecil
60
Rute Alternatif
61
Bimbang
62
Pasti Bisa
63
Menipu Penipu
64
Dihadang Musuh
65
Mencari Bantuan
66
Kejutan di Perjalanan
67
Perayaan Bersih Desa
68
Perundingan Alot
69
Membalik Keadaan
70
Terkecoh
71
Tak Ada Jalan Mundur
72
Duka Mendalam
73
Didesak
74
Sidang Darurat
75
Status Baru
76
Sweet Moment
77
EPILOG
78
Novel Baru : CASSANOVA PENCABUT NYAWA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!