Bisnis Baru Myonya

Pagi harinya, Maoya bangun dan mendapati dirinya tengah memeluk dan menindih tubuh Jovan dengan tangan dan kakinya. Sadar bahwa ia sedang berada dalam masalah besar, Maoya segera memindahkan tangan dan kakinya dari tubuh Jovan perlahan-lahan.

“Udah bangun?” tanya Jovan masih dengan memejamkan matanya.

Maoya langsung kembali merebahkan diri dan berpura-pura kembali tertidur.

Jovan menghempaskan tangan, kaki dan tubuh Maoya menjauh darinya. Maoya jatuh terjerembab di lantai kamar Jovan tapi sama sekali tidak berani marah meskipun pinggangnya kesakitan.

“Ada yang mau lo jelasin?” tanya Jovan dengan tatapan penuh intimidasi.

“Oh, itu.... itu.... Jadi....” Maoya tidak tahu bagaimana harus menjelaskannya. “Bisa ngga lo ngga ngeliatin gue kaya gitu?! Gimana gue bisa mikir kalau tatapan lo bikin gue ngerasa hendak dimangsa.”

Jovan mengalihkan pandangannya. Bangun dari tempat tidurnya lalu berdiri sambil menyilangkan kedua tangannya di dada, tepat di hadapan Maoya yang masih bersimpuh di lantai sambil memikirkan alasan.

“Jadi?”

“Jadi.... semalam..... jadi... ah, iya. Semalam gue tidur sambil berjalan dan gue ngga tahu gimana ceritanya, tiba-tiba aja gue udah ada di sini.”

“Oh, sleep walker yah?”

Maoya mengangguk cepat. ia senang alasan bodohnya itu ternyata berhasil.

Jovan membungkuk lalu mengambil ponsel milik Maoya, memaksanya memasukkan password lalu menggeledah seluruh isi ponsel Maoya semaunya.

“Apa ini bisa dikategorikan pemaksaan dan perbuatan tidak menyenangkan?” gumam Maoya lirih.

Jovan menggeleng. “Karena gue ngga mengungkapkan ungkapan pemaksaan baik secara verbal maupun non verbal dan elo ngebuka ponsel lo dengan suka rela, maka masalah ini tidak bisa dikategorikan sebagai pemaksaan.”

“Tapi kalau ini sangat bisa dijadikan sebagai bahan bukti atas tindakan asusila dan pelanggaran privasi.” Imbuh Jovan sambil menunjukkan isi galeri Maoya yang dipenuhi foto dirinya saat sedang tertidur.

“Tapi kan kita ini suami istri. Polisi mana yang bakal mempermasalahkan istri yang terobsesi untuk memotret dan menyimpan foto bobo tampan suaminya?” tukas Maoya cepat sambil merampas kembali ponselnya dari Jovan lalu segera kembali ke kamarnya.

‘Suami istri? Terobsesi?'

Entah kenapa kalimat konyol Maoya itu bisa membuat Jovan tersenyum tanpa sebab yang jelas.

‘Lo pikir gue ngga tahu semua yang lo lakuin semalem? Tapi karena lo bilang itu obsesi lo terhadap ketampanan gue, kali ini gue bakal lepasin elo.’

Jovan tidak bisa menahan bibirnya yang terus saja ingin tersenyum. Jadi ia memutuskan untuk segera mandi agar tubuh dan otaknya bisa segera kembali ke jalan yang benar.

*****************************

Saat tiba di meja makan, Maoya sudah berdandan rapi dan siap menunggunya di meja makan. Seolah sama sekali tidak peduli dan tidak terpengaruh dengan keberadaan Maoya, Jovan segera duduk di kursinya dan siap untuk menikmati sarapan paginya.

“Pagi ini koki siapin french toast kesukaan kamu. Aku juga sudah panasin susu buat kamu.” Ujar Maoya sambil mendekatkan makanan dan minuman ke hadapan Jovan. “Silakan dinikmati!”

“Tunggu! Lo mau kemana?”

“Gue bakal tunggu lo di ruang tamu.”

“Duduk!”

Tubuh Maoya merinding seketika. Ia sama sekali tidak berharap akan kembali diintrogasi di meja makan seperti itu.

“Ada apa? Bukannya lo ngga suka makan digangguin orang lain?” tanya Maoya memberanikan diri.

“Coba ini!” Jovan menyodorkan piring berisi french toast ke hadapan Maoya.

“Kenapa? Lo ngga berpikir kalau roti ini beracun kan?”

“Siapa yang tahu?”

Maoya merasa kesal karena Jovan selalu saja berprasangka buruk kepada orang lain, bahkan para pelayan dan juga dirinya yang selalu setia kepadanya. Jadi Maoya segera mencicipi roti bakar itu.

“Lo liat kan? Gue masih hidup dan sehat wal afiat.”

“Gimana rasanya?”

“Eh... Enak.”

“Lo kelihatan ngga yakin. Coba lagi!”

Maoya kembali menyuapkan roti bakar ke mulutnya. “Enak kok! Beneran.”

“Kalau gitu, habisin!”

“Lah kok malah gue yang ngabisin sih?”

“Lo mau gue makan sisa makanan lo?”

Maoya terdiam seketika. Ia kembali menyuapkan roti ke dalam mulutnya. Mengunyahnya dengan cepat hingga habis tak bersisa. Ia lalu menyodorkan piring kosongnya kepada Jovan yang baru saja selesai menghabiskan susunya.

“Gue udah turutin semua perintah lo. Bisa ngga kalau lo ngga mempermasalahkan lagi soal kejadian semalem?”

“Oke.” Jawab Jovan sambil meraih tasnya yang tergeletak di meja.

'Hah? Semudah itu?'

“Bagus. Kalau gitu gue boleh kan ikut lo ke kantor?”

Dan tiba-tiba saja langkah Jovan terhenti. “Dikasih hati minta jantung.”

“Iya maaf. Semalam gue ngga sengaja. Tapi hari ini gue harus banget ikut lo ke kantor. Pliiisss...”

“Mau ngapain?”

“Bisnis.”

“Nggak.”

“Jovan pliiiiissss... gue bakal turutin semua omongan lo, ngga buat masalah dan pergi dengan tenang. Oke? Plissss...” rengek Maoya dengan wajah memelas sambil menarik-narik ujung lengan kemeja Jovan.

Jovan menyerah. Meskipun tidak yakin tidak akan menyesali keputusannya, tapi ia merasa tidak ada salahnya mengawasi Maoya secara langsung dari dekat. Jadi ia sengaja membiarkan Maoya terus mengikuti langkahnya menuju ke dalam mobil.

“Hore!!!!!!”

*******************************************

Episodes
1 Bukan Kecelakaan Biasa
2 Maling Cantik vs Tuan Jaksa Tampan
3 Tertangkap Basah
4 Harga Sebuah Informasi
5 Siluman Balok Es
6 Ungkapan Terima Kasih
7 Tahi Lalat
8 Dorongan Batin
9 Jangan Coba-Coba
10 Wali
11 Sambil Menyelam Minum Susu
12 Bisnis Baru Myonya
13 Apa Salahnya?
14 Makan Bersama
15 Janji Temu
16 Peri Sawi
17 Logika / Lo gila
18 Modus Jimmy
19 Dating
20 Ancaman Tak Terduga
21 Ditipu Mentah-Mentah
22 Musibah Membawa Berkah
23 Botan
24 Senjata Makan Tuan
25 Mata-Mata
26 Pelampiasan Kecil
27 Gelagat Aneh Jimmy
28 Peringatan Keras
29 Nyaris
30 Bantuan Galih
31 Kejelasan Masa Depan
32 Anniv Party
33 Teman Lama
34 Serangan Balik
35 Keputusan Jovan
36 Friend Zone
37 Dukungan Terbaik
38 Kerja Bersama
39 Kehilangan
40 Siuman
41 Pentingnya Pengakuan
42 Sidang Akhir
43 Temuan Baru
44 Menelusuri Pelaku
45 Hasil Tes
46 Perubahan Tak Terencana
47 Dilema
48 Kegilaan Bimo
49 Pilihan di Tangan Maoya
50 Pergi atau Tinggal
51 Teralihkan
52 Kota Persinggahan
53 Sang Kepala Desa
54 Menginap di Gudang
55 Ambruk
56 Berlatih Peran
57 Masuk Hutan
58 Mencari Jovan
59 Keributan Kecil
60 Rute Alternatif
61 Bimbang
62 Pasti Bisa
63 Menipu Penipu
64 Dihadang Musuh
65 Mencari Bantuan
66 Kejutan di Perjalanan
67 Perayaan Bersih Desa
68 Perundingan Alot
69 Membalik Keadaan
70 Terkecoh
71 Tak Ada Jalan Mundur
72 Duka Mendalam
73 Didesak
74 Sidang Darurat
75 Status Baru
76 Sweet Moment
77 EPILOG
78 Novel Baru : CASSANOVA PENCABUT NYAWA
Episodes

Updated 78 Episodes

1
Bukan Kecelakaan Biasa
2
Maling Cantik vs Tuan Jaksa Tampan
3
Tertangkap Basah
4
Harga Sebuah Informasi
5
Siluman Balok Es
6
Ungkapan Terima Kasih
7
Tahi Lalat
8
Dorongan Batin
9
Jangan Coba-Coba
10
Wali
11
Sambil Menyelam Minum Susu
12
Bisnis Baru Myonya
13
Apa Salahnya?
14
Makan Bersama
15
Janji Temu
16
Peri Sawi
17
Logika / Lo gila
18
Modus Jimmy
19
Dating
20
Ancaman Tak Terduga
21
Ditipu Mentah-Mentah
22
Musibah Membawa Berkah
23
Botan
24
Senjata Makan Tuan
25
Mata-Mata
26
Pelampiasan Kecil
27
Gelagat Aneh Jimmy
28
Peringatan Keras
29
Nyaris
30
Bantuan Galih
31
Kejelasan Masa Depan
32
Anniv Party
33
Teman Lama
34
Serangan Balik
35
Keputusan Jovan
36
Friend Zone
37
Dukungan Terbaik
38
Kerja Bersama
39
Kehilangan
40
Siuman
41
Pentingnya Pengakuan
42
Sidang Akhir
43
Temuan Baru
44
Menelusuri Pelaku
45
Hasil Tes
46
Perubahan Tak Terencana
47
Dilema
48
Kegilaan Bimo
49
Pilihan di Tangan Maoya
50
Pergi atau Tinggal
51
Teralihkan
52
Kota Persinggahan
53
Sang Kepala Desa
54
Menginap di Gudang
55
Ambruk
56
Berlatih Peran
57
Masuk Hutan
58
Mencari Jovan
59
Keributan Kecil
60
Rute Alternatif
61
Bimbang
62
Pasti Bisa
63
Menipu Penipu
64
Dihadang Musuh
65
Mencari Bantuan
66
Kejutan di Perjalanan
67
Perayaan Bersih Desa
68
Perundingan Alot
69
Membalik Keadaan
70
Terkecoh
71
Tak Ada Jalan Mundur
72
Duka Mendalam
73
Didesak
74
Sidang Darurat
75
Status Baru
76
Sweet Moment
77
EPILOG
78
Novel Baru : CASSANOVA PENCABUT NYAWA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!