Hari itu ketika Jia Chen menatap langit malam yang begitu indah, menunggu detik-detik menuju tahun baru.
dengan sabar Jia Chen duduk di bangku teras rumahnya, ditemani oleh Xuan Huang dan juga teman-temannya yang lain.
"tinggal beberapa menit lagi hingga tahun baru, aku tidak sabar." Jia Chen menatap ke arah langit.
"tahun baru akan datang, bahkan ketika kau tidak menyadari nya." ucap Xuan Huang sambil menepuk pundak Jia Chen.
sebelum tahun baru, Jia Chen memutuskan untuk pergi dan mencari kembang api. agar ketika waktunya tiba, ia bisa segera menyalakan nya. tapi ada satu masalah, yaitu mereka belum membeli nya.
beberapa saat kemudian Jia Chen berdiri dan mencari teman yang bisa dia ajak untuk pergi ke toko, karena sendirian itu merepotkan.
sambil menghela nafas Jia Chen berpikir sejenak, dan melihat ke arah sekeliling. kadang-kadang menatap teman-temannya yang sepertinya tidak peduli dengan perayaan acara tersebut.
"teman-teman, aku ingin meminta bantuan kalian untuk menemaniku pergi ke supermarket." Jia Chen menatap teman-temannya yang sedang sibuk sendiri. dan karena bosan menunggu lama ia berdiri "Kalau begitu aku pergi sendiri."
merasa tidak ada yang peduli Jia Chen mengambil ransel nya dan berjalan keluar dari ruangan santai tersebut.
"Tunggu, aku akan ikut dengan mu." Liu Qing menarik lengan Jia Chen. "Aku bisa membawa mu terbang."
"terbang hanya untuk orang lemah." Xuan Huang Huang menyilangkan tangan di dadanya dan berkata dengan nada sombong.
sontak hal itu membuat Yue Lin, Liu Qing dan Xiu Mei Mei menatap nya dengan wajah serius. dan tampak tidak menyukai apa yang di katakan Xuan Huang.
"Aku sih tidak butuh terbang, tapi aku pintar dalam hal berenang." Han Wei melihat bagian belakang rumah Jia Chen sambil menatap betapa indah nya kolam renang itu apalagi ketika cahaya bulan menyinari.
"Aku bisa berlari dengan cepat, jadi aku akan mengantar Jia Chen pergi ke supermarket." Xue Qiu terlihat sangat bersemangat sekali.
"Aku punya ide luar biasa." Xuan Huang berpikir sejenak. "Bagaimana jika aku, Jia Chen dan juga Liu Qing yang pergi? karena kita sama-sama lelaki, jadi bisa sinkron dalam memilih kembang api."
"itu hal yang lumayan bagus." Liu Qing mengeluarkan sayap nya dan berubah menjadi seekor naga berukuran kecil, namun itu masih bisa menampung beberapa orang.
"kita belum memutuskan tentang hal itu, ok." Yue Lin terlihat tidak begitu senang.
tapi sayang nya perkataan yang Yue Lin lontarkan tidak didengar oleh Liu Qing, karena dengan sangat cepat ia mengangkat Jia Chen pergi dari sana. dan meninggalkan Xuan Huang menatap langit, dalam kehampaan.
"lebih baik jika kita pergi berdua saja, benar kan?" Liu Qing berkedip ke arah Jia Chen, namun tentu saja tidak bisa di lihat.
tentu saja karena Jia Chen kan berada di punggung dari Liu Qing, gimana bisa kelihatan coba? ga mungkin kan?
beberapa saat berlalu dan akhirnya Jia Chen dan juga Liu Qing berhasil sampai ke supermarket yang dituju, mereka pun berjalan jalan menelusuri lorong-lorong sambil melihat jenis kembang api apa yang akan mereka beli nantinya.
setelah pikir panjang akhirnya Jia Chen menetapkan tekad nya dan mengambil beberapa kembang api yang tidak terlalu ribut, agar tidak mengganggu para tetangga.
mereka mengambil beberapa kembang api bintang dan Gliter, karena menurut mereka itu terlihat sedikit berkesan. namanya juga tidak terlalu mencurigakan, setelah mengambil banyak. Jia Chen serta Liu Qing pergi ke kasir untuk membayar nya.
"harga nya 152.371 gold," ucap sang kasir saat sedang menghitung harga dari semua belanjaan dari Jia Chen dan juga Liu Qing.
sontak Jia Chen menjadi kaget, ketika mendengar jumlah tersebut. karena ia bahkan sedang menampung uang untuk membeli keperluan sehari hari, apa lagi rumah Jia Chen semakin ramai dengan kedatangan beberapa makhluk mitos dalam rumah nya.
awal nya Jia Chen berpikir untuk mengembalikan semua kembang api tersebut, tapi ia mengurungkan niat nya karena beberapa alasan yang tidak bisa ia katakan.
melihat Jia Chen yang kerepotan, Liu Qing mengeluarkan uang dari dompet dalam saku nya. dan memberikan uang yang pas agar tidak perlu di kembalikan.
"Terima kasih, telah berbelanja di sini. mohon datang lagi ke sini ya." kasir itu tersenyum dan membungkuk dengan sopan.
mereka pun beranjak dari sana, dan tidak lupa untuk mengambil barang belanjaan mereka. lalu berjalan keluar dari supermarket.
"Aku mengantuk sekali, ingin ... tidur ..." seketika Jia Chen langsung jatuh dan tertidur.
namun ketika Jia Chen akan jatuh ke lantai, Liu Qing dengan cepat menangkap nya. dan memastikan tidak terluka sedikit pun.
sebenarnya Liu Qing berniat pulang ke rumah dengan cara terbang, namun hal itu tidak ia lakukan. karena beberapa alasan teknis.
beberapa saat berlalu, akhirnya Liu Qing yang sedang mengendong Jia Chen di punggung nya berhasil sampai ke rumah dengan selamat.
di depan pintu Xuan Huang berdiri dengan wajah datar dan ekspresi serius, sambil menyilangkan tangan di dada lalu menghentakan kaki ke lantai dengan keras.
"tegasnya kau meninggalkan aku di sini, bersama para gadis." Xuan Huang menghela nafas panjang.
"lagi pula, bukankah kau yang berkata bahwa terbang hanya untuk orang lemah?" Liu Qing yang masih mengendong Jia Chen, mencari sebuah tempat agar Jia Chen bisa beristirahat dengan tenang.
karena ditinggalkan Huang hanya menggertakkan gigi nya, dan merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat. karena hampir pukul 00:00 jadi Liu Qing memastikan untuk membangunkan Jia Chen.
"Sekarang hampir tahun baru, apa kau tidak keberatan melewati ini semua." Liu Qing berusaha agar Jia Chen tidak merasa seperti sebuah beban.
tak lama kemudian Jia Chen membuka mata nya, dan Liu Qing memutuskan untuk menyalakan kembang api yang telah mereka beli sebelum nya.
dengan satu percikan dari korek api, semua kembang api yang telah di siapkan dengan menyala. mereka lalu menatap langit yang sedang di penuhi oleh kembang api.
kadang-kadang mereka mengambil beberapa foto dan menyimpannya ke dalam ponsel, sebagai kenang-kenangan tahun yang telah berganti menjadi tahun yang baru.
dan sebagai pengingat tentang hal-hal yang telah mereka lalui bersama selama ini, serta kebahagiaan dalam kebersamaan.
kemeriahan tahun ini mungkin tidak seperti tahun lalu yang dipenuhi oleh warna warni kehidupan, tapi tetap saja tahun ini sangat amat luar biasa.
...SELAMAT TAHUN BARU 01 JANUARI 2024,...
...SEMOGA TAHUN INI BISA MENJADI AWAL DARI KESUKSESAN....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments