merasa ada yang aneh Jia Chen mulai kebingungan, namun ia memutuskan untuk melanjutkan latihan fisik yang telah ia lakukan. dengan penuh semangat ia kembali mengangkat barbel, agar ia bisa segera mengikuti menyelesaikan misi.
"jika aku tidak selesai, maka aku akan tertinggal. apa lagi jika di bandingkan orang-orang seusiaku, yang sudah mencapai tingkat tinggi." Jia Chen menghela nafas, dan tanpa di sadari ia berhasil memenuhi target dari Liu Qing.
"kau terlihat lebih hebat dari yang aku duga," Liu Qing mengelus kepala Jia Chen. "Tidak heran kau adalah orang spesial, seperti sebuah berlian yang belum dipoles." gumam Liu Qing.
"kau mengatakan sesuatu?" Jia Chen menatap Liu Qing yang tersenyum sendiri, dan seketika terdiam. " berhenti mengelus kepalaku, aku bukan anak kecil." Jia Chen merasa jengkel dan cemberut.
"jika wajahmu seperti itu, aku gigit nanti." Liu Qing tertawa sambil menggosok wajah Jia Chen.
"yang benar saja, aku tidak lucu. ok." Jia Chen berbalik dan bersiap melakukan olah raga lainnya. "jadi apa selanjutnya, tidak sabar aku menaikkan tingkatan spiritualku."
"maaf tapi itu tidak bisa di lakukan, karena kita harus beristirahat sejenak. atau akan berakhir menjadi es krim yang meleleh." Liu Qing menarik lengan Jia Chen ke tempat mengganti baju.
"Aku tidak membawa baju ganti, jadi aku akan melewati ini." Jia Chen mencoba untuk pergi dari sana.
"kau tenang saja, gym ini adalah milikku. jadi aku punya semua akses ke seluruh area tempat ini, kali ini kita akan bersantai di kolam. apa mungkin kau mau aku membantumu dalam mengganti pakaian?" Liu Qing menggoda Jia Chen yang terlihat sangat gugup.
tapi Jia Chen hanya diam, dan tanpa menunggu lama. ia mencari pakaian yang pas, lalu secepat kilat ia berhasil mengganti pakaiannya walau bajunya terbalik.
padahal Jia Chen sudah sangat percaya diri, namun berakhir dengan buruk. ia lalu berniat untuk pergi keluar dari ruang ganti, dan tentu saja langkahnya di hentikan oleh Liu Qing.
"mau kemana kau?" Liu Qing menarik kerah baju belakang Jia Chen.
"kembali ke latihan..." Jia Chen berpikir sejenak. "maksudku beristirahat, karena itu yang kau katakan bukan?"
"dengan pakaian seperti itu?" Liu Qing melihat Jia Chen dari atas kepala hingga kaki. "itu terbalik, kau bahkan mengenakan bagian depan di belakang, dan bagian dalam di luar."
sontak Jia Chen menatap pakaian yang ia kenakan, namun menurutnya ia memakai dengan baik. dan hampir tidak ada masalah yang berarti.
melihat kebodohan Jia Chen yang bahkan tidak mengerti tentang pakaian, Liu Qing mencoba menjelaskan dengan lebih rinci.
"kau lihat tanda yang ada di sini." Liu Qing menunjuk baju depan Jia Chen. "itu seharusnya berada di bagian dalam dan leher pakaian, apa kau mengerti?"
"astaga, maaf." Jia Chen membuka pakaiannya dan menggunakan dengan lebih baik. "Terima kasih, jika bukan karena kau. mungkin aku akan berakhir di tertawakan oleh orang-orang."
tapi Liu Qing hanya menepuk kepalanya sambil menghela nafas panjang, ia berpikir mungkin akan memberitahukan beberapa hal kepada Jia Chen. yang mungkin akan mempererat hubungan antara mereka berdua.
"Ayo ikut aku ke kolam renang, karena kau itu pemula. aku akan menunjukkan beberapa hal kepadamu." Liu Qing menarik lengan Jia Chen dan menuju tempat kolam.
"Aku tidak yakin bisa melakukannya." Jia Chen gemetaran ketika melihat air kolam yang begitu dalam. "bisakah kau menunjukkan cara berenang..." kata-katanya terhenti untuk alasan tidak jelas.
"Tentu saja, aku akan melakukannya." Liu Qing meletakkan tangan di pinggang, dan merasa sangat percaya diri.
ketika sedang berbicara, Liu Qing mendengar seperti ada sesuatu yang terjatuh ke dalam kolam. dan dengan cepat ia membuka mata lalu mencari keberadaan Jia Chen namun tidak bisa di temukan di mana saja.
tentu saja hal itu membuat Liu Qing menjadi panik, ia terhenti dan berpikir mungkin saja Jia Chen telah jatuh ke dalam kolam. lalu tidak bisa berenang, dan berakhir meninggal.
saat sedang mencari kemana-mana, Jia Chen akhirnya muncul di atas air. dan dengan kondisi mengambang. dengan secepat kilat Liu Qing pergi untuk mengeluarkan Jia Chen.
namun entah bagaimana Han Wei datang dan mengeluarkan Jia Chen dari dalam air, yang tentu saja membuat Liu Qing kaget dan terkejut.
karena merasa yang mengangkatnya bukan Liu Qing, akhirnya Jia Chen bergerak dengan tegap. ternyata ia sangat ahli dalam olah raga renang.
"kau, hampir membuat aku kaget. tahu... aku pikir kau akan meninggalkan aku sendiri," Liu Qing melompat dan berjalan ke arah Jia Chen lalu memeluknya. "kau adalah orang yang spesial untukku, dan takkan aku biarkan kau pergi."
"Aku minta maaf ya." Jia Chen mengelus kepala Liu Qing dengan lembut, lalu menatap Han Wei. "Aku juga minta maaf karena membuatmu menjadi khawatir."
"itu tidak masalah, lagi pula kau terlihat begitu lucu." seketika Han Wei terdiam. "Aku juga meminta maaf karena telah menyentuh tubuhmu, tanpa izin." Han Wei menundukkan kepalanya dan merasa bersalah.
namun Jia Chen hanya tertawa, karena awalnya itu adalah prank yang di buat khusus untuk mengagetkan Liu Qing agar sedikit lebih santai.
entah kenapa tiba-tiba Liu Qing tidak berbicara apapun, dan ketika Jia Chen melihat ternyata sudah tertidur.
"Apa ada orang yang tidur di dalam air." Jia Chen memeluk Liu Qing dan berjalan keluar dari dalam kolam.
seketika ada cahaya menyilaukan muncul dari arah kolam, yang ternyata Han Wei adalah seorang duyung.
dengan secepat kilat Jia Chen membawa Liu Qing ke tepi kolam, sambil mengatur nafas lalu mengusap mata. agar memastikan apa yang di lihatnya benar-benar bukan ilusi.
"kau adalah duyung, bagaimana bisa?" Jia Chen menelan air Liu Qingnya. "katakan bahwa ini hanyalah sebuah mimpi, atau mungkin ilusi yang tidak nyata."
"maaf, tapi... aku benar-benar seorang duyung." Han Wei mendekat ke arah Jia Chen. "Aku tidak bermaksud membuatmu ketakutan, tapi sepertinya ada hal yang berbeda darimu. dan itu menarik perhatian kami para non-human."
walau hampir pingsan karena kaget, Jia Chen berdiri dengan pandangan yang mulai kabur. lalu meletakkan Liu Qing ke atas kursi dan pingsan.
di dalam alam mimpi Jia Chen melihat dirinya di masa lalu, ketika ia hanya tertarik berbicara dengan makhluk gaib dari pada manusia.
"ternyata aku aneh sejak kecil," Jia Chen menghela nafas. "tapi itu bukan salahku, karena tidak memiliki seorang teman manusia."
dulu saat Jia Chen pergi ke taman kanak-kanak ia mencoba untuk menjalin persahabatan dengan orang lain, namun tidak ada orang yang mau berbicara dengannya. dan hanya mengabaikan keberadaan dirinya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 41 Episodes
Comments