11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam

“Ibu Cinta muntah-muntah, selain beliau yang tidak bisa berhenti menangis. Sepertinya ibu Cinta terkena baby blues, Pak!” ucap Fia sangat sopan ketika malamnya, Syam pulang.

Di ruang keluarga lantai bawah, pertemuan itu terjadi. Syam langsung mengernyit karena memang tidak paham dengan apa yang Fia maksud.

“Baby blues? Apa itu baby blues?” tanya Syam kepada Fia.

Sekitar lima menit kemudian, di tengah suasana rumah yang sudah serba remang, Syam masuk ke kamar Hasna. Di sana, di dekat tabung inkubator, Cinta masih berdiri layaknya orang hilang.

Tatapan Cinta memang kosong, tapi sampai detik ini, Cinta masih tersedu-sedu.

“Wanita, selalu saja merepotkan! Bisa aku pastikan, dia akan makin merepotkan jika aku beri perhatian!” batin Syam yang memilih pergi. Namun, kenyataan kakinya yang tak sengaja menend-ang tong samp-ah di sebelah pintu, sukses mengusik Cinta.

“S-Syam ...?” lirih Cinta buru-buru menyeka air matanya menggunakan kedua jemari tangannya. “Semalam ini kamu baru pulang? Hasan baik-baik saja, kan?”

Sangat sabar, Cinta langsung berusaha melakukan pendekatan kepada Syam. “Ayo kita ngobrol. Bahas semuanya,” ucapnya yang bahkan bertanya, “Kamu sudah makan?”

Namun, Syam menolak Cinta tanpa sepatah kata pun, bahkan itu sekadar lirikan.

“Kalaupun kamu enggak sudi berkomunikasi dengan aku, setidaknya kamu kasih tahu ke aku, bagaimana kabar Hasan!” mohon Cinta sampai mengikuti Syam.

“Aku hanya ingin tahu kabar anakku!” Kali ini Cinta meledak-ledak.

Syam yang geram bahkan tubuhnya sampai gemetaran, berangsur balik badan. Tepat di lantai bawah setelah tangga yang menghubungkan ke lantai atas, Syam menatap marah Cinta.

“Tugasmu hanya menghasilkan asi. Fokus urus anak-anak, sudah, beneran enggak ada lagi!” tegas Syam. “Masih saja kurang?!” tegas Syam lagi masih marah-marah. Di hadapannya, Cinta tak kalah marah. Cinta sungguh menatapnya dengan tatapan marah. Wanita itu bahkan menghampirinya.

Namun, Syam sungguh tak menyangka, bukannya menghaj-arnya, Cinta justru memeluknya erat. Cinta tersedu-sedu sambil terus memeluk Syam.

“Kamu sakit, ... kamu enggak boleh begini karena kamu sudah menjadi seorang papa. Kamu merupakan seorang kepala rumah tangga. Sudah enggak kurang-kurang kasus yang terjadi dan memenuhi pemberitaan,” ucap Cinta tersedu-sedu.

Sampai detik ini Syam masih diam. Ia terlalu bingung kenapa harus ada adegan seperti sekarang? Karena yang ia harapkan, Cinta membencinya dan Cinta tetap menjadi Cinta yang mandiri layaknya Cinta yang selama ini ia kenal.

“Pelan-pelan, ... pelan-pelan tolong biasakan,” isak Cinta lagi benar-benar memohon.

“Memangnya kamu enggak mau jadi papa bahagia seperti Helios, Akala, dan papa lainnya?” Cinta berangsur menengadah hanya untuk menatap kedua mata Syam.

“Bukan anak-anak yang harus berubah mengikuti cara hidup kamu. Namun kamu lah yang harus membiasakan diri mengimbangi mereka.” Cinta masih sangat sabar dalam menghadapi Syam.

“Aku enggak tahu apa yang sebenarnya terjadi ke kamu. Namun tanpa mengubah diri, kamu yang sudah terbiasa kas-ar juga bisa melakukannya kepada anak-anak, bahkan meski kamu enggak bermaksud.” Cinta menatap dalam kedua mata Syam. Ia sungguh penasaran mengenai apa yang telah terjadi hingga membuat Syam lebih kasa-r sekaligus lebih bengis dari Helios.

Malam ini, setelah apa yang Cinta lakukan, Syam merasa waktu menjadi berputar lebih lambat. Syam tidak bisa tidur dan berakhir memutuskan diam-diam masuk ke kamar Hasna. Ajaibnya, Cinta masih menangis memandangi Hasna. Pemandangan yang sama persis saat malam kepulangannya.

“Baby blues ... sebahaya itu kah dampaknya?” batin Syam. “Dia jadi mirip orang setre-s,” batin Syam.

Keesokan harinya, Cinta yang ketiduran terbangun dengan kenyataan, Syam sudah pergi tampa pamit kepadanya.

“Pak Syam enggak bilang dia mau ke mana? Apa mau ke Hasan? Apa mau kerja?” tanya Cinta kepada Fia.

Karena Fia juga tidak tahu dan tidak bisa memberi Cinta kepastian, Cinta memutuskan untuk bangkit.

“Mandi, makan, urus Hasna, pompa asi.” Cinta menyemangati dirinya sendiri. Ia melangkah hati-hati menaiki anak tangga yang menghubungkan ke lantai atas kamar sang putri berada.

“Andai masa lalu kami baik-baik saja, aku pasti tidak perlu alasan hanya untuk bertanya ke Helios. Aku ingin tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi kepada Syam,” pikir Cinta jadi kembali sedih di setiap ia melihat wajah Hasna. Wajah yang sangat mirip dengan wajah Syam.

Seharian ini, Cinta menunggu kabar dari Syam. Termasuk pesan WA dari Syam yang memang tak kunjung ia dapatkan.

Semuanya berjalan dengan semestinya meski Cinta masih tidak nap-su makan. Selain itu, asi yang Cinta hasilkan juga masih sangat pas-pasan.

“Sudah malam, papa kalian masih belum kasih kabar apalagi pulang. Ini susu kedua di hari ini untuk dek Hasan. Alhamdulillah untuk pertama kalinya dapat dua dot khusus untuk dek Hasan,” ucap Cinta menyerahkan kantong berisi asinya, kepada Fia.

Kini, Fia menjelma menjadi asisten pribadi untuk Cinta. Fia selalu terjaga di sisi Cinta. Meski ketika Cinta did alam kamar, Fia hanya akan berdiri di depan pintu.

Tepat pukul sepuluh malam, Cinta yang penasaran sengaja keluar dari kamar. Cinta sengaja memastikan kepulangan Syam, tapi nyatanya papa dari anak-anaknya itu belum pulang. Barulah ketika Cinta tidur sambil mendekap Hasna di tempat tidur, ada aroma anyir yang mengusik. Cinta membuka matanya, merasakan ada kehidupan lain yang ada di sana selain dirinya dan Hasna.

“Syam, ... kamu kenapa?” Cinta langsung panik.

Dengan sangat hati-hati, Cinta yang mendekap Hasna berangsur berdiri. Ia meletakan Hasna kembali ke inkubator, tanpa bisa benar-benar menyudahi tatapannya kepada Syam. Pria itu terluka parah dan sampai berdara-h-dara-h.

Banyak dar-ah segar dari kedua tangan maupun bahu Syam.

Cinta merawat Syam, dan Syam hanya pasrah.

“Ini kok bisa begini?” Berbekal P3K yang ia terima dari Fia, Cinta mengobati Syam di kamar Hasna.

“Coba jaketnya dibuka,” minta Cinta yang juga berangsur membuka jaket Syam dengan sangat hati-hati.

Terpopuler

Comments

azka myson28

azka myson28

syam kena karma karena sudah menyakiti istrinya

2024-06-12

1

Ida Ulfiana

Ida Ulfiana

kok masih aja punya musuh si syam ni

2024-05-28

1

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

mungkin aslinya si Syam orang baik, tapi karena tempaan masa lalu yang bikin dia jadi kasar gitu yah,,,

2023-12-14

2

lihat semua
Episodes
1 1 : Paksaan yang Terus Berlanjut
2 2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban
3 3 : Harus Menikah!
4 4 : Kesepakatan Dan Pernikahan
5 5 : Alasan Syam Menikahi Cinta
6 6 : Hasna dan Hasan (Gugup)
7 7 : Pakde Ilham
8 8 : Misteri Latar Belakang Syam
9 9 : Pertengkaran Pertama
10 10 : Baby Blues
11 11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam
12 12 : Mencurigakan dan Pelukan Pertama
13 13 : Janji Syam
14 14 : Sup Ayam Dan Suara Tembakan
15 15 : Hina-an yang Sangat Menyakitkan
16 16 : Menjadi Pengasuh Anak Sendiri
17 17 : Istri Kucel yang Mencoba Kembali Bekerja
18 18 : Syam yang Jadi Sering Si-al
19 19 : Perubahan Cinta Dan Cara Syam Mengikatnya
20 20 : Menjadi Istri Mandiri
21 21 : Ceraikan Aku!
22 22 : Memilih Pergi
23 23 : Putus Asa
24 24 : Gubuk Di Sebelah Sekolah
25 25 : Lega Dan Tenang
26 26 : Suaminya Cinta
27 27 : Ojan yang Harus Syam Contoh
28 28 : Demi Anak-Anak
29 29 : Mulai Belajar Saling Peduli
30 30 : Keluarga Dan Lingkungan Tumbuh
31 31 : Kedua Kaki Syam
32 32 : Kebersamaan Hangat
33 33 : SAH Lagi
34 34 : Deg-Degan Banget!
35 35 : Cara yang Berbeda
36 36 : Terpaksa Agresi-f
37 37 : Apes
38 38 : Bahagia Dan Bangga
39 39 : Kembar Genius
40 40 : Ada Polisi Dan Si Kembar yang Keren
41 41 : Gengsi, Tapi Lega
42 42 : Pekerjaan Syam yang Sangat Berisiko
43 43 : Kesetiaan Dan Luka yang Menjadi Alasan
44 44 : Teka Teki yang Mulai Terbongkar
45 45 : Pulang Ke Rumah
46 46 : Tragedi Garis Khatulistiwa
47 47 : Kesalahan yang Tidak Bisa Diubah
48 48 : Tanggapan Cinta, Kejujuran Syam, Dan Keceriaan Anak-Anak
49 49 : Selega Ini......
50 50 : Kesehatan Hasan
51 51 : Hampir Ketahuan
52 52 : Drama Si Kembar
53 53 : Emansipasi
54 54 : Nyaman dan Bahagia
55 55 : Mulai Cemburu
56 56 : Misi Memikat Hati Istri
57 57 : Tersesat Lagi
58 58 : Kedatangan Chalvin Dan Keluarga Kecilnya
59 59 : Mendadak Jadi Bapak Rumah Tangga
60 60 : Syam yang Makin Perhatian
61 61 : Kedatangan Alex
62 62 : Wanita Bercadar
63 63 : Modus Dan Honimun Telselubung
64 64 : Langsung Waspada
65 65 : Sangat Tiba-Tiba
66 66 : Tak Mau Mati
67 67 : Kalut
68 68 : Bertahanlah, Jangan Pergi!
69 69 : Sangat Saling Mencintai
70 70 : Ada Pengkhianat
71 71 : Perkara Asmara
72 72 : Istrinya Jay
73 73 : Berusaha Menjadi Wanita Hebat
74 74 : Hasan Tidak Ingin Punya Adik
75 75 : Mulai Saling Jujur
76 76 : Makin Waspada, Jaga-Jaga
77 77 : Mendadak Menghadapi Lawan
78 78 : Penyusup yang Mengancam Nyawa Si Kembar
79 79 : Pap—Pa!
80 80 : Terima Kasih Dan Bahagia
81 81: Peran Penting Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak
82 82 : Si Kembar yang Makin Besar
83 83 : Tingkah Si Kembar yang Makin Menggemaskan
84 84 : Yang Manis-Manis
85 85 : Kebahagiaan yang Mengejutkan
86 86 : Demi Kebahagiaan Anak-Anak
87 Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam (Tamat)
88 Promo Novel Dan Pembaca Setres!!!
89 Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
90 Novel Hasan : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia
91 Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa
Episodes

Updated 91 Episodes

1
1 : Paksaan yang Terus Berlanjut
2
2 : Kembar Prematur Dan Kelainan Karena Ketuban
3
3 : Harus Menikah!
4
4 : Kesepakatan Dan Pernikahan
5
5 : Alasan Syam Menikahi Cinta
6
6 : Hasna dan Hasan (Gugup)
7
7 : Pakde Ilham
8
8 : Misteri Latar Belakang Syam
9
9 : Pertengkaran Pertama
10
10 : Baby Blues
11
11 : Cinta yang Mencoba Mendekati Syam
12
12 : Mencurigakan dan Pelukan Pertama
13
13 : Janji Syam
14
14 : Sup Ayam Dan Suara Tembakan
15
15 : Hina-an yang Sangat Menyakitkan
16
16 : Menjadi Pengasuh Anak Sendiri
17
17 : Istri Kucel yang Mencoba Kembali Bekerja
18
18 : Syam yang Jadi Sering Si-al
19
19 : Perubahan Cinta Dan Cara Syam Mengikatnya
20
20 : Menjadi Istri Mandiri
21
21 : Ceraikan Aku!
22
22 : Memilih Pergi
23
23 : Putus Asa
24
24 : Gubuk Di Sebelah Sekolah
25
25 : Lega Dan Tenang
26
26 : Suaminya Cinta
27
27 : Ojan yang Harus Syam Contoh
28
28 : Demi Anak-Anak
29
29 : Mulai Belajar Saling Peduli
30
30 : Keluarga Dan Lingkungan Tumbuh
31
31 : Kedua Kaki Syam
32
32 : Kebersamaan Hangat
33
33 : SAH Lagi
34
34 : Deg-Degan Banget!
35
35 : Cara yang Berbeda
36
36 : Terpaksa Agresi-f
37
37 : Apes
38
38 : Bahagia Dan Bangga
39
39 : Kembar Genius
40
40 : Ada Polisi Dan Si Kembar yang Keren
41
41 : Gengsi, Tapi Lega
42
42 : Pekerjaan Syam yang Sangat Berisiko
43
43 : Kesetiaan Dan Luka yang Menjadi Alasan
44
44 : Teka Teki yang Mulai Terbongkar
45
45 : Pulang Ke Rumah
46
46 : Tragedi Garis Khatulistiwa
47
47 : Kesalahan yang Tidak Bisa Diubah
48
48 : Tanggapan Cinta, Kejujuran Syam, Dan Keceriaan Anak-Anak
49
49 : Selega Ini......
50
50 : Kesehatan Hasan
51
51 : Hampir Ketahuan
52
52 : Drama Si Kembar
53
53 : Emansipasi
54
54 : Nyaman dan Bahagia
55
55 : Mulai Cemburu
56
56 : Misi Memikat Hati Istri
57
57 : Tersesat Lagi
58
58 : Kedatangan Chalvin Dan Keluarga Kecilnya
59
59 : Mendadak Jadi Bapak Rumah Tangga
60
60 : Syam yang Makin Perhatian
61
61 : Kedatangan Alex
62
62 : Wanita Bercadar
63
63 : Modus Dan Honimun Telselubung
64
64 : Langsung Waspada
65
65 : Sangat Tiba-Tiba
66
66 : Tak Mau Mati
67
67 : Kalut
68
68 : Bertahanlah, Jangan Pergi!
69
69 : Sangat Saling Mencintai
70
70 : Ada Pengkhianat
71
71 : Perkara Asmara
72
72 : Istrinya Jay
73
73 : Berusaha Menjadi Wanita Hebat
74
74 : Hasan Tidak Ingin Punya Adik
75
75 : Mulai Saling Jujur
76
76 : Makin Waspada, Jaga-Jaga
77
77 : Mendadak Menghadapi Lawan
78
78 : Penyusup yang Mengancam Nyawa Si Kembar
79
79 : Pap—Pa!
80
80 : Terima Kasih Dan Bahagia
81
81: Peran Penting Orang Tua Dalam Tumbuh Kembang Anak
82
82 : Si Kembar yang Makin Besar
83
83 : Tingkah Si Kembar yang Makin Menggemaskan
84
84 : Yang Manis-Manis
85
85 : Kebahagiaan yang Mengejutkan
86
86 : Demi Kebahagiaan Anak-Anak
87
Kembar Genius Kesayangan Bos Mafia Kejam (Tamat)
88
Promo Novel Dan Pembaca Setres!!!
89
Promo Novel : Dituduh Mandul Dan Dicerai, Tapi Hamil Anak Bos
90
Novel Hasan : Pernikahan Paksa Berakhir Bahagia
91
Novel Baru : Pengantin Samaran Milik Tuan Muda Pura-Pura Lumpuh Dan Buruk Rupa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!